cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
ISSN : 23017929     EISSN : 25021745     DOI : -
Core Subject : Education,
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) is a semiannual journal, published on March and September. JIPM published by Universitas PGRI Madiun. JIPM provides a forum for lecturers, academicians, researchers, practitioners, and students to deliver and share knowledge in the form of empirical and theoretical research articles. The journal invites professionals in study of Mathematics Education, especially teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology , and educational developments.
Arjuna Subject : -
Articles 315 Documents
Trend Publication of Computational Thinking in Mathematics Education: Bibliometric Review Maharani, Swasti; Susanti, Vera Dewi; Andari, Tri; Krisdiana, Ika; Astuti, Indra Puji
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i1.17654

Abstract

Computational thinking and mathematics are closely related, namely mathematics plays a role in overcoming challenges and understanding concepts in computational thinking, while computational thinking ultimately simplifies and abstracts situations by formulating and presenting problems in mathematical form. The purpose of this study is to identify trends and research patterns with the topic of computational thinking in mathematics education using bibliometric analysis. Data is obtained from the dimensions database which has been refined through 4 stages (identification, screening, eligibility, and inclusion). The results showed that the peak of publications related to computational thinking in mathematics education research occurred in 2022. The Journal of Science of Education and Technology became the most influential journal with the most citations, namely 877 citations even though it only with 7 publications. The United States is the most influential country in this field because of the good number of publications, the number of citations is the highest of any other country. There are three research focuses related to computational thinking in mathematics education research on the dimensions database from 2013-2023, namely, 1) mathematics, study, teacher; 2) problem, child, learning; 3) student, steam, CT skill
Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Materi Statistika Kelas IV Sekolah Dasar Cahyanti, Windi Dwi; Fuadiah, Nyiayu Fahriza; Surmilasari, Nora
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i1.17303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika materi statistika kelas IV yang valid, praktis dan untuk mengetahui keefektifan modul yang telah dikembangkan. Berdasarkan hasil wawancara didapatkan bahwa peserta didik tidak dapat memahami materi secara mandiri harus dengan penjelasan dari pendidik yang secara berulang-ulang, dan pendidik menyatakan bahwa hasil belajar peserta didik masih rendah, sehingga perlu dikembangkannya bahan ajar untuk mendukung proses pembelajaran yaitu modul. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dan pengembangan, mengacu pada pengembangan model 4-D yang dibatasi menjadi 3-D dengan tiga tahapan yaitu (1) Define (pendefinisian). (2) Design (perancangan). (3) Develop (pengembangan). Penelitian bertempat di SDN 195 Palembang. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV SD. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen penilaian validasi modul, instrumen penilaian kepraktisan (guru), instrumen penilaian kepraktisan (peserta didik), dan data hasil tes soal peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan mendapatkan presentase 96,09% dengan kategori ’’sangat valid’’. Hasil penilaian kepraktisan (guru) mendapatkan 92,64% dengan kategori ’’sangat praktis’’. Hasil uji skala kecil mendapatkan presentase 90,41%. Hasil tes soal peserta didik mendapatkan presentase 88,88% dengan kategori ’’sangat efektif’’. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran matematika materi statistika kelas IV SD termasuk ke dalam modul yang valid, praktis, dan efektif
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Learning Circle 5e Menggunakan Geogebra Untuk Melatih Kemampuan Representasi Matematis Wulandari, Kathrin Nur; Syamsuri, Syamsuri; Fathurrohman, Maman; Novaliyosi, Novaliyosi
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i1.11194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbantuan Geogebra yang valid, praktis dan efektif untuk melatih kemampuan representasi siswa melalui pembelajaran 5e. Metode penelitian ini menggunakan prosedur 4D yang telah dimodifikasi yaitu tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi ahli untuk menilai kevalidan, kuesioner respons siswa untuk menilai kepraktisan dan keefektifan LKS dan applet Geogebra. Penelitian ini menghasilkan LKS berbantuan Geogebra berbasis pembelajaran 5e untuk melatih kemampuan representasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbantuan Geogebra valid melalui penilaian dari ahli materi mendapatkan rata-rata skor 4.93 dari skor maksimal 5 dengan kriteria sangat baik dan ahli media mendapatkan rata-rata skor 4.00 dari skor maksimal 5 dengan kriteria sangat baik. Angket respon siswa diperoleh rata-rata skor 2.95 dari skor maksimal 4 yang menunjukkan bahan ajar hasil pengembangan memiliki kualitas praktis dengan kriteria baik. Secara keseluruhan LKS yang dikembangkan dinilai valid, praktis dan efektif untuk pembelajaran, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran matematika di tingkat SMA.
The Effectiveness of Worksheet-Based Tri-N on Students' Mathematical Critical and Creative Thinking Abilities Material on Linear Equations in One Variable Suroyaningsih, Putri; Widodo, Sri Adi; Agustito, Denik; Perbowo, Krisna Satrio
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.19052

Abstract

This research is motivated by the fact that most junior high school students have low critical and creative thinking abilities when facing mathematical problems. Even though these two abilities can be used as a basis for solving a mathematical problem, this research aims to determine the effectiveness of Tri-N based LKPD on students' critical thinking and creative thinking skills in One Variable Linear Equations material. The research method used is an experimental method with a Posttest-Only Control Design. The sample size was 39 students in a private junior high school in Piyungan, Bantul. This sample was taken using a cluster random sampling technique. The instrument used in this research is a mathematical problem test, which aims to measure critical and creative thinking abilities in dealing with mathematical problems. The data analysis technique used is the MANOVA test. The research results show that learning mathematics on equations and linear inequalities in one variable using Tri-N based worksheets does not significantly affect students' ability to think critically and creatively. In connection with the results of this research, Tri-N based LKPD on equations and inequalities in one variable can be used as an alternative teaching material for mathematics learning in equations and inequalities in one variable.Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa sebagian besar siswa SMP memiliki kemamppuan berpikir kritis dan kreatif masih rendah saat menghadapi masalah matematis. Padahal dua kemampuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk menyelesaikan suatu permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas LKPD berbasis Tri-N terhadap kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa pada materi Persamaan Linier Satu Variabel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posttest-Only Control Design. Ukuran sampel sebesar 39 siswa SMP swasta di Piyungan, Bantul. Sampel ini diambil dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes masalah matematis yang bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam mengahdapi masalah matematis. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel menggunakan LKS berbasis Tri-N tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan kreatif. Berkaitan dengan hasil penelitian ini, LKPD berbasis Tri-N pada materi persamaan dan pertidaksamaan satu variabel dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran matematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan satu variabel.
Analisis Kemampuan Inisiatif Peserta Didik SMP Dalam Memecahkan Masalah Kontekstual Pada Pembelajaran Matematika Lisnawati, Angga Dwita Desi; Zawawi, Irwani; Khikmiyah, Fatimatul
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.19477

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah kontekstual merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan dalam menghadapi kehidupan nyata. Salah satu faktor internal yang perlu diperhatikan adalah kemampuan inisiatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan inisiatif peserta didik SMP dalam memecahkan masalah kontekstual pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 32 peserta didik kelas VII C SMP Negeri 34 Gresik Semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes dan angket. Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu tes dan penyebaran angket. Peserta didik mengerjakan tes dalam bentuk essai yang berisi dua soal kontekstual materi aljabar, dan angket yang berisi 15 item pernyataan. Kemudian, data akan dianalisis dengan menghitung persentase pada setiap indikatornya serta menggolongkan subjek penelitian kedalam kategori yang ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan inisiatif peserta didik kelas VII SMP tergolong tinggi dengan persentase 67%, meskipun kemampuan inisiatifnya tergolong tinggi tetapi kemampuan pemecahan masalah kontekstual mereka tergolong sedang dengan persentase 45%. Hal ini dapat dilihat pada analisis disetiap indikatornya yaitu peserta didik masih kurang pada indikator keterampilan berpikir luwes dalam kemampuan pemecahan masalah kontekstual, dan lebih banyak pada indikator berani mengambil risiko dalam kemampuan pemecahan masalah kontekstual. Contextual problem-solving skills are skills that need to be developed in dealing with real life. One of the internal factors to consider is the ability to take initiative. This study aims to describe the ability of junior high school students' initiative in solving contextual problems in mathematics learning. This type of research is descriptive research with a quantitative approach. The subjects of this study were 32 students of class VII C SMP Negeri 34 Gresik in the Even Semester of the 2023/2024 Academic Year. The instruments used are test sheets and questionnaires. The method of collecting this research data is testing and distributing questionnaires. Students take the test in the form of an essay containing two contextual questions of algebra material, and a questionnaire containing 15 statement items. Then, the data will be analyzed by calculating the percentage on each indicator and classifying the research subjects into specified categories. The results of this study showed that the initiative ability of grade VII junior high school students was high with a percentage of 67%, although their initiative ability was high, their contextual problem solving ability was classified as medium with a percentage of 45%. This can be seen in the analysis of each indicator, namely students are still lacking in indicators of flexible thinking skills in contextual problem solving abilities, and more in indicators of daring to take risks in contextual problem solving abilities.
Tren Penelitian Literasi Matematika di Indonesia: Analisis Bibliometric Warsitasari, Wahyu Dwi
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.18144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian tentang literasi matematika di Indonesia. Tren penelitian dipetakan menggunakan metode analisis bibliometric dengan database SINTA (Science and Technology Index) yang melibatkan 466 publikasi dengan rincian jurnal yang sesuai scope pendidikan matematika sebanyak 139 jurnal yang mempublikasikan penelitian dengan topik literasi matematika dalam kurun waktu 2009 sampai dengan 2023 menunjukkan bahwa artikel tentang topik literasi matematika terbanyak dilakukan pada tahun 2022. Penulis dengan jumlah artikel terbanyak tentang literasi matematika adalah Wardono dengan total sitasi untuk seluruh penelitian dengan topik ini adalah 165 sitasi. Jurnal tujuan yang membahas topik literasi matematika terbanyak adalah Aksioma Jurnal Pendidikan Matematika yang dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Metro. Kata kunci yang paling banyak digunakan dalam penelitian-penelitian literasi matematika di Indonesia adalah mathematical literacy, disusul mathematics literacy ability, PISA, PBL (Problem-Based Learning) dan mathematics literacy. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menggunakan topik-topik yang masih jarang dihubungkan dengan literasi matematika misalnya group investigation, information literacy, SPLTV (Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel), computer self-efficacy, scaffolding dan sebagainya.The purpose of this study is to ascertain the direction of mathematical literacy research in Indonesia. The SINTA (Science and Technology Index) database is used to map research trends using bibliometric analysis. This database contains details of 466 publications that correspond to the scope of mathematics education, as well as 139 journals that publish research on the topic of mathematical literacy between 2009 and 2023. The results indicate that the majority of articles on the topic of mathematical literacy were conducted in 2022. With 165 citations overall for all the studies on this subject, Wardono is the author with the most articles on mathematical literacy. The Aksioma Journal of Mathematics Education, which is published by Universitas Muhammadiyah Metro, is the journal that addresses mathematical literacy the most. Mathematical literacy is the most commonly used term in mathematical literacy research in Indonesia, followed by mathematics literacy ability, PISA, PBL (Problem-Based Learning), and mathematics literacy. Further study may be conducted on issues that are not commonly linked with mathematical literacy, such as group investigation, information literacy, SPLTV (System of Linear Equations Three Variables), computer self-efficacy, scaffolding, and so on. 
Pemetaan Tren Global Riset Etnomatematika dalam Pendidikan: Analisis Bibliometrik 2000-2023 Sumarno, Fauziah; Suparman, Suparman
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v13i1.19960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren riset etnomatematika menggunakan analisis bibliometrics, berdasarkan jumlah publikasi, jumlah sitasi, distribusi publikasi kategori bidang SDGs, kategori jurnal, banyaknya publikasi ditinjau dari peneliti, network visualization, overlay visualization, density visualization, dan network visualization untuk co-authorship memberikan gambaran tentang perkembangan dan kontribusi terhadap dunia pendidikan dari tahun 2000 sampai 2023. Metode yang digunakan adalah Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan tinjauan dan meta-analisis sistematis. Selanjutnya, sampel akhir dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasikan hubungan antar konsep dan mengidentifikasi pola-pola penting dalam data yang mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan jumlah publikasi dalam topik etnomatematics terjadi peningkatan signifikan terutama pada tahun 2017 hingga pada tahun 2023, serta peningkatan konsistensi dalam sitasi pertahun, yang tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan 947 sitasi. Penelitian mengenai SDGs, Bidang Quality Education memiliki 220 publikasi, mencerminkan meningkatnya popularitas etnomatematics di kalangan akademisi dengan peningkatan signifikan sejak tahun 2017 hingga 2023. Sementara Network visualization untuk co-authorship menemukan dua dinamika utama yaitu klaster yang tidak terhubung dapat menghambat pertukaran ide dan inovasi, sedangkan klaster yang terhubung menawarkan kolaborasi diskusi dalam etnomatematika.   This study aims to analyze the research trends in ethnomathematics through bibliometric analysis, focusing on the number of publications, citation counts, distribution of publications across Sustainable Development Goals (SDGs) categories, journal categories, and the volume of publications by researchers. Additionally, it employs network visualization, overlay visualization, density visualization, and co-authorship network visualization to illustrate the development and contributions to the field of education from 2000 to 2023. The methodology utilized is based on the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) framework, which enhances the transparency and quality of reporting in systematic reviews and meta-analyses. The final sample is analyzed using VOSviewer to visualize the relationships among concepts and identify significant patterns within the data that support this research. The findings indicate a notable increase in the number of publications on ethnomathematics, particularly from 2017 to 2023, alongside a consistent rise in annual citations, peaking in 2023 with 947 citations. Research related to SDGs, specifically in the area of Quality Education, has yielded 220 publications, reflecting the growing popularity of ethnomathematics among academics, with a significant increase observed from 2017 to 2023. Furthermore, the co-authorship network visualization reveals two primary dynamics: disconnected clusters that may hinder the exchange of ideas and innovation, and connected clusters that facilitate collaborative discussions in ethnomathematics.
Analisis Kesalahan Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Literasi Matematika Menggunakan Tes Testlet Rachma, Nur Ayuni Maulidya; Rosnawati, Raden
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.18707

Abstract

Literasi matematika merupakan sebuah kemampuan yang berkontribusi besar dalam penyelesaian masalah sehari-hari dengan berbagai konteks. Capaian literasi matematika siswa Indonesia masih rendah dan menunjukkan adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal literasi matematika dengan indikasi adanya kesalahan siswa dalam mengerjakan soal literasi matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persentase kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal literasi matematika menggunakan tes testlet, mendeskripsikan persentase kesalahan pada tiap aspek literasi matematika, dan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal literasi matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 153 siswa kelas VIII salah satu SMP di Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal literasi matematika menggunakan tes testlet berkisar antara 1,307%–96,078%; (2) 83,66% dan 59,62% kesalahan dilakukan siswa pada konten aljabar, serta geometri dan pengukuran, pada konteks personal, sosial budaya, dan saintifik masing-masing sebesar 62,75%, 76,78%, dan 75,38%, pada level kognitif knowing, applying, dan reasoning masing-masing sebesar 61,5%, 77%, dan 76,83%; (3) Jenis kesalahan dari yang paling dominan dilakukan adalah kesalahan transformasi sebesar 38%, kesalahan keterampilan proses sebesar 31%, kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 18%, dan kesalahan memahami sebesar 13%.Mathematical literacy is an ability that contributes greatly to solving everyday problems with various contexts. Achievement of mathematical literacy of Indonesian students is still low and shows the difficulty of students in solving mathematical literacy problems with an indication of students' errors in solving mathematical literacy problems. This study aims to describe the percentage of errors made by students in solving mathematics literacy problems using testlet test, describe the percentage of errors in eact aspect of mathematics literacy, and describe the types of errors made by students in solving mathematical literacy questions. This type of study is descriptive research with a qualitative approach. The subjects of this research were 153 students in class VIII of one of the junior high schools in Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. The research results showed that: (1) The percentage of errors made by class VIII students in solving mathematical literacy questions using the testlet test ranged from 1,307%–96,078%; (2) 83,66% errors were made by students in algebra content and 59,62% of errors were made by students in geometry and measurement content, in personal, socio-cultural and scientific contexts, respectively 62,75%, 76,78% and 75,38%, at the cognitive level of knowing, applying, and reasoning respectively 61,5%, 77%, and 76,83%; (3) The most dominant types of errors made were transformation errors at 38%, process skills errors at 31%, errors in writing final answers at 18%, and understanding errors at 13%.
Profil Literasi Numerasi Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal AKM Konten Aljabar Berdasarkan Kemampuan Matematika Rachmawati, Fitri Kurnia; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Oktavianingtyas, Ervin; Trapsilasiwi, Dinawati; Murtikusuma, Randi Pratama
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.18983

Abstract

Literasi numerasi diperlukan oleh siswa SMA untuk mempersiapkan diri dalam menempuh pendidikan tinggi atau memasuki dunia kerja pada abad 21 yang dapat diukur dengan tes AKM konten aljabar. Perbedaan kemampuan matematika siswa SMA menyebabkan perbedaan tingkat literasi numerasi yang dicapai. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan literasi numerasi siswa SMA dalam menyelesaikan soal AKM konten aljabar berdasarkan kemampuan matematika. Lokasi penelitian adalah SMAN 2 Jember dengan subjek penelitian adalah tiga siswa kelas XI MIPA 5 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes tulis dan wawancara yang kemudian dianalisis berdasarkan indikator literasi numerasi pada proses kognitif pemahaman, penerapan, dan penalaran; dilakukan member check; menyajikan data, serta melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi dikategorikan pada tingkat literasi numerasi mahir dan memenuhi seluruh indikator proses kognitif. Siswa dengan kemampuan matematika sedang dikategorikan pada tingkat literasi numerasi cakap dan hanya memenuhi indikator proses kognitif pemahaman dan penerapan. Siswa dengan kemampuan matematika rendah dikategorikan pada tingkat literasi numerasi dasar dan hanya memenuhi indikator proses kognitif pemahaman dan dua indikator proses kognitif penerapan. Dengan demikian, penggunaan soal dengan konteks kehidupan sehari-hari diperlukan untuk mengasah literasi numerasi siswa dalam menyelesaikan permasalahan dengan konteks dunia nyata.   Numeracy literacy is needed by high school students to prepare themselves for higher education or entering the workforce in the 21st century which can be measured by the AKM test on algebra content. Differences in the mathematical abilities of high school students cause differences in the level of numeracy literacy achieved. This type of research is descriptive qualitative with the aim of describing the numeracy literacy of high school students in solving AKM questions on algebra content based on mathematical ability. The research location is SMAN 2 Jember with the research subjects are three students of class XI MIPA 5 selected by purposive sampling technique. Data were collected through written tests and interviews which were then analyzed based on numeracy literacy indicators on cognitive processes of understanding, application, and reasoning; member checks were conducted; presenting data, and drawing conclusions. The results showed that students with high mathematics ability were categorized at the advanced numeracy literacy level because they met all the cognitive process indicators. Students with moderate mathematics ability are categorized at the proficient numeracy literacy level because they only fulfill the cognitive process indicators of understanding and application. Students with low mathematics ability are categorized at the basic numeracy literacy level because they only fulfill the cognitive process indicators of understanding and two cognitive process indicators of application. Thus, the use of problems with the context of everyday life is needed to hone students' numeracy literacy in solving problems with real-world contexts. 
Pengembangan Aktivitas Pembelajaran Menggunakan Aplikasi MathCityMap Untuk Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Kontekstual Pramudita, Anastasia Farren; Rudhito, Marcellinus Andy
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v13i1.19726

Abstract

Penalaran dalam matematika akan menjadi dasar dalam mengkonstruksi pengetahuan konsep-konsep awal matematika. Hasil studi literatur mengatakan siswa mengalami peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar matematika, jika pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan sebuah produk aktivitas pembelajaran matematika menggunakan aplikasi MathCityMap dengan tujuan penelitian 1) mengembangkan produk aktivitas pembelajaran menggunakan aplikasi MathCityMap untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kontekstual 2) mengetahui dan mendeskripsikan hasil kualitas produk aktivitas pembelajaran menggunakan aplikasi MathCityMap. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE dari Robert Maribe Branch (2009) dalam Sugiyono (2022). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, hasil pengukuran aktivitas pembelajaran soal kontekstual, penyebaran angket respon siswa, dan validasi produk aktivitas MathCityMap. Data tersebut akan dianalisis dengan teknik deskriptif dan kuantitatif untuk mengukur kevalidan, kepraktisan aktivitas, dan tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa. Uji coba produk aktivitas math trail dilakukan kepada 32 orang, siswa kelas VII E SMP Negeri 1 Yogyakarta. Hasil penelitian dalam mengembangkan produk aktivitas pembelajaran matematika menggunakan aplikasi MathCityMap untuk 1) mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kontekstual dengan tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil uji validitas produk MathCityMap diperoleh persentase 83,33% dengan kriteria sangat valid. Kemudian, 2) hasil kepraktisan produk dari angket respon siswa diperoleh persentase 74,13% dengan kriteria praktis. Hasil rata-rata pengerjaan aktivitas math trail adalah 77,7 dengan kriteria baik. Hasil rata-rata kemampuan pemecahan masalah yaitu 69,51% dengan kriteria sedang.