cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
OPTIMASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR MENGANDUNG EKSTRAK BIT (BETA VULGARIS L.) SEBAGAI PELEMBAB HERBAL Elliya Siswanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5771

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji optimasi sediaan sabun mandi cair yang mengandung ekstrak bit (Beta vulgaris L.) sebagai pelembap herbal melalui pendekatan Systematic Literature Review. Ekstrak bit diketahui mengandung betalain, flavonoid, dan senyawa fenolik yang berperan sebagai antioksidan alami dan berpotensi menjaga kelembapan kulit. Parameter yang dianalisis meliputi konsentrasi ekstrak, pH, viskositas, stabilitas, daya busa, dan keamanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa formulasi dengan konsentrasi optimal mampu memberikan keseimbangan antara efektivitas pelembap, stabilitas fisik, serta penerimaan sensori, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai inovasi kosmetik berbasis bahan alam.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN KADER DENGAN PELAKSANAAN SISTEM INFORMASI POSYANDU DI WILAYAH PUSKESMAS LONGKIB KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Siti Makrifah; Anas Rahmad Hidayat; Siswanto Pabidang
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5775

Abstract

Peran kader dalam penyelenggaraan Posyandu sangat besar diantaranya sebagai Pengelola, Penggerak dan Pelaksana dalam memberikan Pelayanan di Posyandu. 4 dari 5 Meja Pelayanan di Posyandu dilakukan oleh Kader. Dalam proses kegiatan Posyandu ada 25 Ketrampilan Dasar Kader Bidang Kesehatan yang wajib diketahui dan diterapkan oleh kader Posyandu, salah satu nya adalah Melakukan Pencatatan dan Pelaporan. Pencatatan tersebut dibuat dalam beberapa buku yang disebut sebagai Sistem Informasi Posyandu (SIP). Tujuan penelitian yaitu menganalisis Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Kader Dengan Pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu. Desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 80 kader. Hasil uji chi-square didapatkan bahwa variabel karakteristik kader tidak berhubungan dengan pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) karena mimiliki nilai p > 0,05, yaitu usia kader (0,131), Pendidikan (0,127) dan pekerjaan (1,000). Sedangkan Variabel Pengetahuan memiliki Hubungan dengan pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) karena memiliki nilai p = 0,000 < 0,05. Kesimpulannya Tidak ada hubungan karakteristik kader dengan pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) dan Ada hubungan Pengetahuan dengan Pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) di Wilayah Puskesmas Longkib Kota Subulussalam.
PENGEMBANGAN FORMULA MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS SENYAWA ORGANIK ALAMI UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Rossi Aulia Pratiwi; Ibrahim Ibrahim; Silmi Kaffah; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5783

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi tinggi pada remaja putri, wanita usia subur, ibu hamil, dan anak-anak. Menurut World Health Organization, anemia berkontribusi terhadap penurunan produktivitas, gangguan kognitif, serta peningkatan risiko komplikasi kehamilan. Pendekatan berbasis pangan melalui pengembangan minuman fungsional merupakan strategi preventif yang lebih praktis dan berkelanjutan dibandingkan suplementasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula minuman fungsional berbasis senyawa organik alami untuk mendukung pencegahan anemia. Formulasi mengombinasikan sumber zat besi nabati, vitamin C sebagai enhancer penyerapan besi non-heme, serta senyawa bioaktif antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Tahapan pengembangan meliputi seleksi bahan, optimasi komposisi, analisis kandungan zat besi dan vitamin C, pengujian sifat fisikokimia, serta uji aktivitas antioksidan dan organoleptik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN KESEHATAN GIGI SELAMA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DRIEN JALO, ACEH SELATAN Rizka Amalia Putri; Ulfa Husna Dhirah; Faradilla Safitri; Fithri Nazs
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5795

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN KESEHATAN GIGI SELAMA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DRIEN JALO, ACEH SELATAN
EFEKTIVITAS SABUN CAIR EKSTRAK DAUN KECOMBRANG ( ETLINGERA ELATIOR ) SEBAGAI REPELEN TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Lian Varis Riandi; Cinta Aurelia Adisty; Hennivanda Hennivanda; Fitrine Ekawasti; M. Hanafiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5796

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama berbagai penyakit arbovirus, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD), yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah tropis. Pengendalian vektor secara kimiawi konvensional melawan resistensi resistensi dan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menuangkan potensi sabun cair yang diformulasikan dengan ekstrak daun kecombrang ( Etlingera elatior ) sebagai pengusir Ae. aegypti . Metode eksperimental menggunakan lima kelompok perlakuan (kontrol negatif, kontrol positif, serta konsentrasi ekstrak 5%, 10%, dan 15%) dengan tiga kali pengulangan dan pengamatan selama 6 jam. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak daun kecombrang mengandung steroid, terpenoid, flavonoid, fenolik, dan tanin. Uji efektivitas menunjukkan bahwa sabun cair ekstrak daun kecombrang konsentrasi 15% memberikan daya proteksi terbaik, mencapai 84% pada jam pertama pengamatan. Analisis One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (P
EFEKTIVITAS INSEKTISIDAL DIFUSER ELEKTRIK EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR) TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Lian Varis Riandi; Mutiara Cahya Ramadhani; Hennivanda Hennivanda; Fitrine Ekawasti; M. Hanafiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.5797

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun kecombrang (Etlingera elatior) sebagai insektisida alami terhadap nyamuk Aedes aegypti dengan metode difuser elektrik. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu konsentrasi 1,73%, 1,92%, 2,12%, kontrol negatif (akuades), dan kontrol positif (dimeflutrin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mortalitas nyamuk meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Konsentrasi 2,12% menyebabkan kematian nyamuk sebesar 87% dengan rata-rata 8,66 ekor dalam 4 jam paparan, sementara kontrol positif mencapai 100% dan kontrol negatif 0%. Uji Anova menunjukkan perbedaan yang signifikan antarperlakuan (p < 0,05). Senyawa aktif seperti flavonoid, terpenoid, steroid, tanin, dan fenolik dalam ekstrak daun kecombrang berperan dalam kematian nyamuk melalui mekanisme gangguan pernapasan dan sistem saraf. Hasil ini membuktikan bahwa ekstrak daun kecombrang konsentrasi 2,12% efektif sebagai insektisida alami dengan metode difuser elektrik.
KASUS ORF PADA KAMBING DI KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN 2023: ANALISIS EPIDEMIOLOGI DAN UPAYA PENGENDALIAN Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Trisnawati Trisnawati; Safridhal Safridhal; Lian Varis Riandi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.5798

Abstract

Abstrak ORF merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh virus Parapoxvirus dan sering menyerang ternak ruminansia kecil, terutama kambing dan domba. Penyakit ini ditandai dengan munculnya lesi berupa pustula dan kerak pada daerah bibir, hidung, dan sekitar mulut. Berdasarkan laporan penyakit menular tahun 2023 di Kabupaten Nagan Raya, tercatat 8.877 kasus ORF pada kambing, menjadikannya penyakit dengan jumlah kejadian tertinggi dibandingkan penyakit menular lain seperti Pink Eye (6.282 kasus) dan Scabies (2.600 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kejadian ORF, faktor predisposisi yang mempengaruhi penyebarannya, serta upaya pengendalian yang telah dilakukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingginya kasus ORF berkorelasi dengan kondisi lingkungan lembap, sanitasi kandang yang buruk, serta kurangnya kesadaran peternak terhadap tindakan isolasi hewan terinfeksi. Upaya pengendalian dilakukan melalui pemberian antiseptik lokal, vaksinasi terbatas, serta penyuluhan kepada peternak mengenai biosekuriti dan kebersihan kandang. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan program surveilans, edukasi peternak, serta penerapan vaksinasi rutin untuk mencegah wabah berulang di masa mendatang.
KASUS SCABIES PADA KAMBING DI KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN 2022: ANALISIS EPIDEMIOLOGI DAN UPAYA PENGENDALIAN Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Trisnawati Trisnawati; Safridhal Safridhal; Lian Varis Riandi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.5799

Abstract

Abstrak Scabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei dan sering menyerang kambing. Penyakit ini menimbulkan gatal, luka, keropeng, dan penurunan berat badan yang menyebabkan penurunan produktivitas dan kerugian ekonomi bagi peternak. Berdasarkan laporan penyakit menular tahun 2022 di Kabupaten Nagan Raya, tercatat 1.604 kasus scabies pada kambing, menjadikannya penyakit dengan jumlah kejadian tertinggi dibandingkan penyakit menular lainnya seperti Pink Eye (642 kasus) dan ORF (645 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kejadian scabies, faktor predisposisi yang mempengaruhi penyebarannya, serta upaya pengendalian yang telah dilakukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingginya kasus scabies disebabkan oleh sanitasi kandang yang buruk, kepadatan populasi ternak yang tinggi, dan kurangnya penerapan biosekuriti di tingkat peternak. Upaya pengendalian dilakukan melalui pengobatan topikal dan injeksi antiparasit, desinfeksi kandang, serta penyuluhan kepada peternak mengenai pentingnya kebersihan dan pencegahan penularan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kesadaran peternak dan penerapan biosekuriti sebagai strategi pengendalian scabies secara berkelanjutan.
PENGARUH METODE ANALISIS ABC, ECONOMIC ORDER QUANTIY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) TERHADAP EFEKTIVITAS PENGENDALIAN OBAT UNTUK 5 PENYAKIT TERBANYAK DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT Sukma Jelita; Fitria Fitria
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5801

Abstract

PENGARUH METODE ANALISIS ABC, ECONOMIC ORDER QUANTIY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) TERHADAP EFEKTIVITAS PENGENDALIAN OBAT UNTUK 5 PENYAKIT TERBANYAK DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Faradilla Safitri; Fauziah Andika; Ismail Ismail; Rahmat Akbar; Cut Siti Halizar; Siska Sarina Mintia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5828

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan serta aktivitas belajar. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan remaja mengenai penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Pengetahuan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor individu, keluarga, media sosial, dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMP Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas IX sebanyak 36 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan rendah tentang anemia yaitu sebanyak 23 orang (63,9%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh faktor individu (p = 0,006) dan faktor media sosial (p = 0,011) terhadap pengetahuan remaja tentang anemia. Sementara itu, faktor keluarga (p = 0,292) dan faktor sekolah (p = 1,000) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan remaja tentang anemia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor individu dan media sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang lebih efektif melalui berbagai media informasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan anemia.