Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah
Journal of History Education Department in Faculty of Teacher Training and Education named Candrasangkala. In Indonesia Candrasangkala is the year of Saka as one of the influence of Hinduism. As a journal name, Candrasangkala is unique and closely related to history in terms of temporal aspects. Thus, Candrasangkala is a scientific journal of education and history as a place for critical thinking.
Articles
138 Documents
MENELUSURI WACANA KEMANDIRIAN EKONOMI DI INDONESIA (1920-1965)
Rhoma Dwi Aria Yuliantri
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.11383
Kemandirian ekonomi diartikan sebagai strategi ekonomi yang mementingkan ekonomi nasional oleh bangsa sendiri di atas kepentingan asing. Hakikatnya konsep kemandirian ekonomi menjadi bagian gagasan politik yang telah dikembangkan oleh para pemikir Indonesia dan diimplementasikan pada konteksnya masing-masing. Dengan metode Sejarah, penelitian ini berfokus pada gagasan kemandirian ekonomi politik yang digagas oleh Sukarno dan bagaimana gagasan tersebut diimplemantasikan dan diterjemahkan oleh orang-orang pada masa sesudahnya. Konsep kemandirian ekonomi politik Sukarno hingga saat ini masih diimpletasikan dan diterapkan meskipun seringkali dibungkus dengan cara berbeda tetapi dalam esensi yang sama. Konsep Sukarno tersebut kerap disandingkan dengan gagasan Swadesi oleh Mahatma Gandhi dari India. Kedua gagasan tersebut nampak serupa tetapi pada hakekatnya tidak sama. Gagasan kemandirian ekonomi politik Sukarno menekankan pada “egaliterianisme” yang tidak melandaskan pada kelas dan kelompok sosial tertentu. Gagasan Swadesi Gandhi tidak menekankan elemen egalitarianisme karena pengaruh dari konteks kultural masyarakat India, yang lekat dengan strata sosial.
MENELUSURI PERJALANAN KULINER PEDAGANG KAKI LIMA MENJADI PEDAGANG BINTANG LIMA: SOTO BETAWI H. MARUF (1943-1983)
Siti Azizah;
Kurniawati Kurniawati;
Muhammad Hasmi Yanuardi
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.9377
Penelitian ini menggambarkan kegiatan perekonomian dalam bidang tata usaha makanan dari salah satu restoran makanan legendaris yang ada di Jakarta yaitu Soto Betawi Haji Maruf. Dalam pengelolaannya, usaha tersebut berhasil melewati berbagai tantangan perubahan sosial yang terjadi sepanjang 1943-1983. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa kebijakan pemerintah terhadap kota Jakarta dari 1943-1983, memiliki dampak besar dalam proses tata usaha makanan Soto Betawi Haji Maruf. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian sejarah dengan dua pembahasan utama yaitu awal mula berdirinya Soto Maruf (1943-1945) dan dinamika mobilisasi Soto Maruf (1946-1983) dari Pasar Boplo, Pos Kereta Api Gondangdia, Pasar Kembang Cikini, dan Taman Ismail Marzuki. Hasil Penelitian ini memperlihatkan bahwa dinamika perubahan sosial ekonomi di Jakarta sepanjang 1943-1983, membuat Soto Betawi Haji Maruf mengalami proses usaha yang tidak mudah, mulai dari berjualan menggunakan pikulan keluar masuk kampung, menyewa kios, peristiwa penggusuran, hingga memiliki rumah makan. Adanya proses managemen usaha yang baik membuat Soto Betawi Haji Maruf dapat bertahan selama 40 tahun dalam melewati berbagai tantangan perubahan sosial ekonomi di Jakarta yang terjadi sepanjang 1943-1983.
PENGEMBANGAN KOMIK SEJARAH LOKAL BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH
Asyrul Fiqri;
Yanuar Al Fikri
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.10488
Penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat mempengaruhi minat, motivasi, dan hasil belajar peserta. Media belajar sejarah dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Media pembelajaran komik sejarah semakin menarik jika dikembangkan dalam bentuk sebuah aplikasi berbasis android. Kajian pada tulisan ini bertujuan untuk mendesain media pembelajaran sejarah dalam bentuk komik berbasis aplikasi android. Jenia penelitian yaitu R & D dengan pendekatan model ADDIE yang pada penelitian ini hanya sampai pada tahap development. Teknik validasi dengan metode angket. Hasil dari validasi ahli media ,ahli materi, dan ahli aplikasi android diperoleh sebesar 84,60 % dengan kategori valid atau baik. Maka aplikasi komik sejarah lokal berbasis android layak digunakan oleh peserta didik dalam pembelajaran sejarah untuk materi perlawanan rakyat Indonesia melawan penjajahan Belanda.Penggunaan Komik digital berbasis android diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai sejarah lokal
PENGEMBANGAN INFOGRAFIS BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH (MATERI SEJARAH REVOLUSI INDONESIA)
Achmad Firman Firdaus;
Yuni Maryuni;
Ana Nurhasanah
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.11417
penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan langkah-langkah dan hasil uji kelayakan pengembangan infografis berbasis android sebagai media pembelajaran sejarah pada materi Sejarah Revolusi Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analysis, design, development, implementation, evaluation. Produk yang dikembangkan dievalusi oleh ahli materi, ahli media, guru dan siswa. Validasi digunakan untuk menilai dan menelaah produk infografis berbasis android sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) media infografis berbasis android portable, mudah digunakan karena berbasis android, (2) digunakan secara offline sehingga tidak memerlukan akses internet untuk meminimalisir kendala lost connect, (3) murah dan gratis siswa hanya perlu instal dari gawai untuk pengoperasiannya, (4) materi muudah dipahami dan menarik karena disajiakan dalam bentuk infografis dan sistematis..
PESANTREN SEBAGAI PUSAT PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN TASAWUFISASI DI BANTEN (1552-1682)
Zofrano Ibrahimsyah Magribi Sultani;
Mutiara Syafira Anastasia;
Satrya Paramanandana;
Khoirunnis Salamah;
Siti Malikhah Towaf
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.6458
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan pesantren dalam mengembangkan tasawuf sebagai pusat pembelajaran dan pendidikan agama Islam abad XVI di Banten. Posisi geostrategis Banten yang berada di Selat Sunda menjadi tempat jaringan perdagangan Asia yang menyebabkan Islamisasi menyebar ke Banten melalui mendirikan pesantren. Pembentukan pesantren di Banten memberikan pengajaran dan pembelajaran agama Islam kepada masyarakat Banten dalam menyebarkan tasawufisasi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah. Hasilnya adalah pesantren menjadi pusat pendidikan dan pembelajaran agama Islam abad XVI melahirkan cendekiawan Muslim seperti Abdul Karim Al-Bantani dan tarekat Qadiriyah.
Kontribusi Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Buzz Group Materi Perang Dingin Pada Mata Kuliah Sejarah Kontemporer Eropa Terhadap Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa
Oka Agus Kurniawan Shavab;
Zulpi Miftahudin
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v5i2.6588
Berdasarkan observasi yang sudah dilakukan peneliti di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Siliwangi pada mahasiswa angkatan 2017 bahwa hasil belajar yang ditunjukkan masih belum maksimal. Rendahnya pencapaian nilai akhir mahasiswa ini menjadi indikasi bahwa pembelajaran yang dilakukan selama ini belum efektif. Hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya adalah kurang maksimalnya model pembelajaran yang dilakukan oleh dosen pengampu yang berdampak pada pemahaman kognitif mahasiswa dan situasi kelas yang kurang kondusif membuat mahasiswa tidak dapat berkonsentrasi secara maksimal dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran empirik tentang kontribusi model pembelajaran Cooperative Learning tipe Buzz Group materi perang dingin pada mata kuliah Sejarah Kontemporer Eropa Terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa. Metode Penelitian yang dipakai adalah metode quasi eksperimen dengan design one group pre test post test design. Berdasarkan uji hipotesis yang sudah dilakukan dengan menggunakan uji paired sample t tes didapat nilai signifikansinya sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga kesimpulannya adalah Terdapat kontribusi model pembelajaran cooperative learning tipe buzz group materi perang dingin pada mata kuliah sejarah kontemporer eropa terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa.
Pengembangan Bahan Ajar E-Learning pada Mata Kuliah Sejarah Afrika
Eko Ribawati
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v5i1.6094
Pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi seperti handphone, android, tablet,merupakan salah satu implementasi dari proses pembelajaran secara modern, dimana mahasiswa dapat melakukan pembelajaran kapanpun dan dimanapun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar e-learning pada mata kuliah Sejarah Afrika, dengan tujuan mengembangkan bahan ajar elektronik berbasis e-learning, diharapkan peningkatan dan keterlaksanaan pembelajaran pada mahasiswa menggunakan Bahan ajar elektronik yang lebih menarik dan inovatof dalam proses pembelajaran. Metode penelitian mencakup kedua hal yaitu, prosedur dan teknik penelitian, menggunakan metode R&D. Pendapat para ahli mengatakan bahwa dengan persentase 81,3% . Hal ini dapat diartikan bahwa ahli materi menyatakan bahwa pengembangan bahan ajar elektronik materi dalam video animasi pembelajatan berbasis aplikasi powtoon pokok bahasan mengenal datangnya Prancis di Aljazair termasuk dalam kategori layak. Dengan kualifikasi kelayakan tersebut bahwasannya bahan ajar ini cocok untuk di gunakan bahan sebagai panduan belajar siswa secara elektronik yang berkaitan dengan kebiasaan mahasiswa yang sering dan pandai dalam kreasi aplikasi, hal ini di manfaatkan untuk sesuatu hal yang positif.
SUNGAI BENGAWAN SOLO: TINJAUAN SEJARAH MARITIM DAN PERDAGANGAN DI LAUT JAWA
Melinda Rahmawati;
Muhammad Ihkwan Riyadi;
Rizkindo Junior Rizaldy
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v5i2.7120
Aliran Sungai Bengawan Solo sudah terkenal sejak masa penjajahan belanda. Sungai yang memiliki hulu di kaki gunung merapi dan pegunungan kidul, serta bermuara di laut selatan menjadikan sungai ini menjadi bagian terpenting dalam kehidupan masyarakat khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sungai Bengawan Solo ternyata menyimpan sejarah maritim pada masa lalu yakni menjadi jalur perdagangan serta transportasi pada masa kerajaan majapahit. Sejarah yang tersimpan ini belum sepenuhnya dimunculkan dan masih dalam penelitian lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Historiografi dengan membandingkan beberapa literasi yang bersumber dari buku teks, jurnal ilmiah, dan lainnya. hasil dari penelitian ini adalah diketahuinya sejarah maritim dari Sungai Bengawan Solo dan salah satu fungsinya sebagai jalur perdagangan serta transportasi pada masa kerajaan majapahit.
PEMERTAHANAN KEPERCAYAAN PADA MASYARAKAT TALAGA, MAJALENGKA DAN MASYARAKAT NAGOYA, JEPANG
Asri Soraya Afsari;
Ayu Septiani;
Risma Rismelati
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v3i2.3477
Abstrak: Kepercayaan sebagai salah satu dari tujuh unsur kebudayaan tentu dimiliki oleh setiap suku bangsa tidak terkecuali dimiliki pula oleh suku bangsa Sunda dan Jepang. Dengan sifat universal yang terkandung dalam tujuh unsur kebudayaan maka tidak menutup kemungkinan akan terdapat kesamaan dalam kepercayaan yang ada di suku bangsa Sunda (hal ini masyarakat Talaga) dan suku bangsa Jepang (masyarakat Nagoya). Hal ini menarik untuk dikaji, mengingat Talaga merupakan satu di antara kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat yang masih kental dengan nilai sakral dan sejarahnya karena di daerah ini pernah terdapat kerajaan tradisional yaitu Kerajaan Talaga Manggung sehingga banyak peninggalan sejarah dan kepercayaan yang sampai sekarang masih dilestarikan oleh masyarakat Talaga. Begitu pula dengan Nagoya. Masyarakat Nagoya merupakan satu di antara masyarakat Jepang yang masih menjunjung tinggi tradisi leluhur. Dengan demikian, melalui penelitian ini akan dikaji perbandingan kepercayaan masyarakat Talaga di Majalengka dan masyarakat Nagoya di Jepang, serta cara mereka mempertahankan kepercayaan tersebut di tengah arus globalisasi. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode kualitatif deskripstif dan pendekatan sejarah. Dalam pengumpulan data digunakan metode lapangan karena peneliti terjun langsung ke masyarakat. Di samping itu, digunakan pula metode survey melalui penyebaran daftar kuesioner.
LEARNING RESULT DIFFERENCE MOODLE–BASED ANALYSED BY GROUP INVESTIGATION LEARNING MODEL IMPLEMENTATION AND CRITICAL THINKING ABILITY
Nashar Nashar;
Ana Nurhasanah;
Rikza Fauzan
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/candrasangkala.v6i1.8100
This research objective is to investigate the difference of learning result Moodle-based by group investigation learning model implementation and critical thinking ability. The type of this research is quantitative using treatment design by level 2x2. The data of this research was taken by observation result, test and questionnaire. The data analysis technique using two way annova test and t test to investigate the difference of learning result moodle-based after treatment. The result shows that (1)The learning result of moodle-based using group investigation learning model is better than using convntional learning model; (2)There is interaction between learning model and critical thinking ability toward learning result moodle-based; (3) The learning result moodle-based using group investigation learning model with high critical thinking ability is better than using conventional learning model with high critical thinking ability; (4) The learning result moodle-based using conventional learning model with low critical thinking ability is better than using group investigation learning model with low critical thinking ability. Theoritically, this research result can be used as a direction to improve the learning model and evaluation tool base on e-learning. Furthermore, hopefully there will be a research which use learning model and evaluation tool base on e-learning with another independent variable that effect the learning result. Keywords: group investigation, critical thinking ability and learning result moodle-based