cover
Contact Name
Arif Widiyanto
Contact Email
-
Phone
+628132716766
Journal Mail Official
buletinkeslingmas@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl Raya Baturaden Km. 12 Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin Keslingmas
ISSN : 0215742X     EISSN : 26558033     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/keslingmas
Core Subject : Health, Social,
Buletin Keslingmas mencakup bidang penelitian bidang sanitasi /penyehatan air, penyehatan udara, penyehatan makanan, penyehatan tanah/ pengelolaan sampah, pengendalian vektor, penyehatan sarana fasilitas, Kesehatan dan Keselamat Kerja, Epidemiologi Kesehatan Lingkungan.
Articles 516 Documents
Deteksi Bahan Tambahan Beracun dan Kontaminasi Mikrobiologis dalam Makanan Jajanan Sekolah: Upaya Mewujudkan Pangan yang Berkualitas Syuhada, Ambar Dani; Juariah, Lela; Saputra, Aditiyana Eka
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i3.11826

Abstract

Makanan dan minuman sering mengandung bahan tambahan pangan yang berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan pencemaran bakteri E. Coli. Ini terutama berlaku untuk makanan dan minuman yang dibeli langsung di jalan. Sebuah penelitian yang dilakukan di enam kota (Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya) menemukan bahwa 72% dari jajanan sekolah anak positif mengandung zat berbahaya. Kota Cimahi terdiri dari 3 kecamatan yang memiliki jumlah Sekolah Dasar sebanyak 125 sekolah. Jumlah peserta didik untuk tahun genap 2023 sebanyak 14.787 siswa sedangkan untuk ganjil 14.768. Tujuan penelitaian ini yaitu mengidentifikasi kandungan senyawa formalin, boraks, Rhodamin B dan bakteri e.coli pada jajanan anak-anak Sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif cara melakukan pengambilan sampel pada penjual jajanan yang dijual di Sekolah Dasar Wilayah Kota Cimahi dan selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan kandungan zat pengawet boraks, formalin, rhodamin b dan e. coli. Populasi sejumlah 31 sekolah dasar dengan menggunakan simple random sampling. Sampel yang digunakan adalah jenis makanan yang diduga terdapat bahan kimia berbahaya seperti boraks, formalin dan rhodamin-B dan minuman memgandung e.coli Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan analisis distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari 31 lokasi sampel yang diambil didapatkan bahwa jajanan anak sekolah dasar di Kota Cimahi mengandung zat berbahaya, hal ini terbukti terdapat  3,2% postif boraks, postif  Rhodamin B sebesar 6,5%, postif e.Coli  sebanyak 32,3% dan positif formalin sebanyak 12,9%. sosialisasi tentang jajanan sehat kepada pengelola kantin sekolah dan pedagang di sekitar sekolah denagn cara kerja sama lintas sektor anatara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan lembaga pendidikan tinggi, orang tua agar dibiasakan siswa membawa makanan sehat dari rumah.
Kondisi Perilaku Personal Hygiene Dan Sanitasi Perumahan Pada Penderita Skabies Rahayu, Mellysa; Pramaningsih, Vita; Yuliawati, Ratna
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i1.11843

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau “Sarcoptes Scabiei Var Homonis” yang dapat menyerang individu dari segala usia, ras dan latar belakang sosial. Perilaku personal hygiene dan sanitasi perumahan merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam penyakit skabies. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang dilakukan dengan tujuan membuat gambaran atau deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 32 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data diolah secara manual dan disajikan dalam bentuk tabulasi nilai dan presentase Hasil penelitian perilaku personal hygiene yang dilakukan pada rumah yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda ditemukan bahwa hasil dari perilaku responden yang memenuhi kriteria baik 8 responden (25%), kriteria cukup 10 responden (31,25%) dan kriteria kurang 14 responden (43,75%). Hasil dari Penilaian Rumah Sehat yang memenuhi kriteria rumah sehat ada 12 rumah (37,5%) dan kriteria rumah tidak sehat ditemukan sebanyak 20 rumah (62,5%). Berdasarkan hasil penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda, dapat disimpulkan bahwa masih banyak responden yang memiliki perilaku personal hygiene yang kurang baik dan pada sanitasi perumahan mayoritas rumah responden tidak memenuhi syarat pada pencahayaan, Sarana Pembuangan Air Limbah, Sarana Pembuangan Tempat Sampah, serta jarang membuka jendela kamar, sehingga memungkinkan terjadinya penularan skabies.
Environmental Health Risk Assesment (EHRA) Permukiman Desa Kutasari dan Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas Cahyono, Tri; Utomo, Budi; Abdullah, Sugeng
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i3.11968

Abstract

Environmental Health Risk Assesment (EHRA) merupakan survey untuk mengetahui risiko fasilitas sanitasi dan perilaku masyarakat skala rumah tangga terhadap kesehatan. Risiko kesehatan lingkungan permukiman Desa Kutasari berada di perbatasan dan Rempoah ibukota kecamatan tentunya berbeda. Tujuan penelitian mengetahui risiko kesehatan lingkungan permukiman Desa Kutasari dan Rempoah. Metode, jenis penelitian observasional, populasi seluruh rumah desa, sampling incidental didapatkan di Desa Kutasari 672 rumah dan Desa Rempoah 830 rumah, pengumpulan data dengan wawancara dan observasional, analisis menggunakan Kruskal Wallis dan U Mann Whitney. Hasil, K.IRKL komponen fisik rumah Desa Kutasari 14,64 dan Desa Rempoah 19,01, perberbedaan tidak signifikan (p=0,462). K.IRKL sarana sanitasi Desa Kutasari 49,59 dan Desa Rempoah 47,35, perberbedaan tidak signifikan (p=1,000). K.IRKL perilaku penghuni rumah Desa Kutasari 11,86 dan Desa Rempoah 16,65, perberbedaan tidak signifikan (p=0,347). Perbedaan K.IRKL komponen fisik rumah dan sarana sanitasi di Desa Kutasari signifikan (p=0,007), di Desa Rempoah signifikan (0,007). Perbedaan K.IRKL komponen fisik rumah dan perilaku penghuni rumah di Desa Kutasari tidak signifikan (p=0,464), di Desa Rempoah tidak signifikan (0,462). Perbedaan K.IRKL sarana sanitasi dan perilaku penghuni rumah di Desa Kutasari signifikan (p=0,464), di Desa Rempoah signifikan (0,014).  Simpulan rata-rata K.IRKL secara keseluruhan komponen fisik rumah, sarana sanitasi dan perilaku penghuni rumah di Desa Kutasari 25,36, di Desa Rempoah 27,67, perbedaan tidak signifikan (p=0,520). Saran, masyarakat hendaknya melakukan pemenuhan lubang asap dapur, ventilasi, sarana pembuangan air limbah dan membuka jendela agar tidak menjadi factor risiko bagi kesehatan.
Efektivitas Penggunaan Larvitrap Berbahan Plastik dan Tempurung Kelapa terhadap Jumlah dan Densitas Larva Nyamuk Aedes sp yang Terperangkap Utomo, Nur; Emylisa, Honna; Indro Wardono, Hari Rudijanto
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i3.12119

Abstract

Vektor adalah hewan arthropoda yang dapat berperan sebagai penular penyakit. Vektor Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia adalah nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama dan Aedes albopictus sebagai vektor sekunder. Penyebaran penyakit tular vektor terkait erat dengan kepadatan penduduk, mobilitas, pengetahuan, sikap, perilaku, peran masyarakat, kondisi iklim, serta pengelolaan lingkungan yang kurang baik sehingga menyebabkan tingginya habitat perkembangbiakan nyamuk. Penyebaran dapat terjadi karna mutasi virus dan resistensi vektor akibat pengunaan insektisida terus menerus. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penggunaan larvitrap berbahan plastik dan tempurung kelapa terhadap jumlah dan densitas larva nyamuk yang terperangkap. Metode yang digunakan yaitu Pre-eksperimental dengan desain One-Shot Case Study. Pengamatan selama 2 siklus akuatik dengan pengecekan larva pada hari ke-5 dan hari ke- 10. Hasil penelitian jumlah larva terperangkap pada larvitrap plastik sebanyak 542 ekor (81%) dan jumlah larva terperangkap pada larvitrap tempurung kelapa 129 ekor (19%). Perhitungan densitas larva didapatkan hasil House Index (HI) 80%, Container Index (CI) 36,6%, Breteu Index (BI) 146% dan Angka Bebas Jentik (ABJ) sebesar 20%. Uji statistik menggunakan uji U mann Whitney dengan hasil p = 0,000, dimana 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan pada efektivitas penggunaan larvitrap berbahan plastik dan tempurung kelapa, dimana larvitap plastik lebih memikat nyamuk untuk bertelur. Kesimpulan penelitian ini terdapat perbedaan efektvitas penggunaan larvitrap berbahan plastik dan tempurung kelapa terhadap jumlah dan densitas larva yang didapatkan.
Pengolahan Air Limbah Domestik Menggunakan Sewage Treatment Plant di PT. PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Paiton Fadholi, Firda Azkiya Nisa'; Sulistyorini, Lilis; Arfiani, Novi Dian; Prasetyo, Purnomo Tri; Hafid, Indang Fauziah
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i4.12287

Abstract

Sewage Treatment Plant (STP) merupakan instalasi pengelolaan limbah cair domestik yang bertujuan untuk mengurangi kontaminan pada air buangan hasil kegiatan sehingga layak untuk dilepaskan ke badan air dan tidak menyebabkan kontaminasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengolahan limbah cair domestik, pemantauan dan pemeliharaan, serta hasil uji pengukuran parameter kualitas air limbah pada Sewage Treatment Plant (STP) di PT PLN Nusantara Unit Pembangkitan Paiton Unit 1 dan 2. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian artikel ini. Penelitian ini dilaksanakan di PT PLN Nusantara Unit Pembangkitan Paiton Unit 1&2 pada bulan Juli sampai Agustus 2024. Pengolahan limbah cair domestik melewati beberapa proses, diantaranya bak equalisasi, bak aerasi, bak pengendapan, bak filtrasi, dan bak effluent sebelum dibuang ke outfall. Pemantauan STP dilakukan dengan memonitoring secara visual ketinggian air pada bak equalisasi, blower, dan stok desinfektan dan memantau kualitas air sisa hasil kegiatan domestik yang dilepaskan ke laut. Selama setahun, limbah cair domestik yang dilepaskan ke laut telah memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan. STP terbukti efektif dalam menjaga kadar mutu air limbah sehingga tidak pernah melebihi dari baku mutu lingkungan. Selanjutnya perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pengolahan limbah di masa mendatang.
Misting Minyak Atsiri Serai Wangi Menggunakan Elektrik Diffuser untuk Mengendalikan Kepadatan Lalat Primastuti, Riezka Danastri; Windarso, Sarjito Eko; Istiqomah, Siti Hani
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i4.12299

Abstract

Hasil pengukuran kepadatan lalat di Foodcourt PT. Kokapura Avia Bandara Internasional Yogyakarta sebanyak 8 ekor/flygrill tergolong dalam kategori tinggi. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, baku mutu indeks populasi lalat < 2 ekor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi minyak atsiri serai wangi pada cairan elektrik diffuser terhadap penurunan kepadatan lalat dan konsentrasi minyak atsiri serai wangi yang paling efektif menurunkan kepadatan lalat. Penelitian bersifat Quasi Experiment dengan desain penelitian Pre Test-Post Test with Control Group Design. Pengukuran kepadatan lalat dilakukan sebelum dan sesudah perlakukan pada 3 kelompok eksperimen (cairan elektrik diffuser dengan penambahan konsentrasi minyak atsiri serai wangi 24%, 26%, dan 28%) dan 1 kelompok kontrol (cairan elektrik diffuser dengan tanpa penambahan konsentrasi minyak atsiri serai wangi). Analisis data menggunakan uji One Way Anova dan Post Hoc Test (LSD). Berdasarkan hasil pengukuran kepadatan lalat didapatkan hasil penurunan kepadatan lalat konsentrasi minyak atsiri serai wangi 24% sebesar 19,34%, konsentrasi 26% sebesar 42,91% dan konsentrasi 28% sebesar 71,71%. Hasil uji One Way Anova didapatkan nilai taraf signifikan <0,05 maka ada pengaruh konsentrasi minyak atsiri serai wangi pada cairan elektrik diffuser terhadap penurunan kepadatan lalat. Hasil uji Post Hoc Test (LSD) konsentrasi minyak atsiri serai wangi yang paling efektif menurunkan kepadatan lalat adalah 28%. Konsentrasi minyak atsiri serai wangi 28% paling efektif menurunkan kepadatan lalat dengan penurunan sebesar 71,71%.
Analisis Pengelolaan Sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Kemiri Muka Kota Depok Aulia, Nuansa Dwika
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i4.12339

Abstract

Timbulan sampah organik maupun anorganik yang ada di Pasar Tradisional Kemiri Muka belum dilakukan pemanfaatannya secara maksimal dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pengelolaan sampah di TPS Pasar Kemiri Muka. Pendekatan yang digunakan adalah metode Rapid Assessment Procedures (RAP) dengan pendekatan kualitatif, untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai tahapan pengelolaan sampah, termasuk identifikasi sumber sampah, proses penimbulan, pemilahan, pengangkutan, serta analisis aspek kelembagaan, regulasi, teknis operasional, pembiayaan, dan peran serta masyarakat. Informan dalam penelitian ini terdiri atas 6 orang yaitu petugas kebersihan (Pesapon), penanggungjawab TPS dari DLHK, UPT Pasar Kemiri Muka dari Dinas Perdagangan Kota Depok (UPTP), Anggota Ketertiban Pasar dari Dinas Perdagangan Kota Depok (Tibsar), Pedagang Pasar Kemiri Muka, Masyarakat disekitar TPS Pasar Kemiri Muka. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi dan wawancara mendalam. Pada saat wawancara peneliti membuat catatan lapangan (field notes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPS Pasar Kemiri Muka belum optimal dan memerlukan perbaikan dari sisi teknis dan partisipasi masyarakat. Faktor-faktor seperti kapasitas angkut yang terbatas, kurangnya pemilahan, dan sistem pembiayaan yang belum memadai menjadi hambatan dalam pengelolaan sampah yang efektif. Penelitian ini memberikan rekomendasi diperlukan revitalisasi sarana dan prasarana serta digitalisasi sistem retribusi akan membantu meningkatkan efisiensi operasional. Seperti perbaikan kendaraan pengangkut sampah yang lebih layak, TPS memiliki bangunan yang layak dan tahan hujan sehingga air lindi tidak terserap tanah, serta disediakan tempat sampah disetiap kios pedangan. Selain itu, Untuk DLHK, penambahan armada angkut dan pemeliharaan rutin sangat dibutuhkan guna mengatasi kendala ritase pengangkutan.
Pengaruh Pengolahan Filtrasi Dan Koagulasi Menggunakan Serbuk Biji Kelor Terhadap Penurunan Kadar COD Air Limbah Laundry De Yarist, Fhilomena Grace; Santjoko, Herman; Rois, Ibnu
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i3.12354

Abstract

Biji kelor dengan kandungan senyawa bioaktif rhamonksioloksi benzil isotiosianat mampu mengadsorbsi mineral yang terkandung dalam air limbah suspense dan protein makromolekul yang polielektrolit bermuatan positif yang mampu menetralisir tegangan koloid antar partikel. Berdasarkan pengujian sampel limbah yang dilakukan di Vivie laundry pada januari 2024 diketahui kadar COD sebesar 661,12 mg/l, kadar tersebut tidak memenuhi standar baku mutu Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta No. 7 tahun 2016 sebesar 150 mg/l. Maka diperlukan metode pengolahan filtrasi dengan pasir dan koagulasi menggunakan biokoagulan yaitu serbuk biji kelor. Penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan filtrasi dan koagulasi dengan bubuk biji kelor terhadap penurunan kandungan COD pada air limbah laundry. Jenis Penelitian ini adalah Quasi eksperimen, dengan desain penelitian “Pretest and posttest group design”. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah air limbah laundry sebanyak 10 liter. Sampel pada penelitian yaitu air limbah yang digunakan sebanyak 5 liter. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Kadar COD sebelum perlakuan sebesar 227,26 mg/l, setelah dilakukan pengolahan filtrasi dan koagulasi dengan serbuk biji kelor sebanyak 9 kali pengulangan, kadar COD mengalami penurunan rata-rata sebesar 152,88 mg/l dengan rasio penurunan sebanyak 32,73%. Berdasarkan pengujian satistik dapat disimpulkan bahwa perlakuan koagulasi dengan filtrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kandungan COD pada air limbah laundry.
Hubungan Intensitas Suara dengan Kelelahan Mental Pekerja Pemotong Batu Alam Home Industry Tahun 2024 Nahdah, Andin; Budiono, Zaeni; Ardiansyah, Iqbal
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i1.12411

Abstract

Penerapan tindakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) penting untuk mengurangi insiden kecelakaan di lingkungan kerja. Kebisingan merupakan salah satu risiko fisik yang terkait erat dengan operasi industri. Hasil survei pendahuluan di lokasi penelitian menggambarkan pekerja harus berteriak atau berbicara keras agar pekerja lain dapat mendengarnya. Hasil pengukuran kebisingan pada survei pendahuluan sebesar 84,72 dBA pada titik 1, 90,3 dBA pada titik 2 dan 89,6 dBA pada titik 3, serta ditemukan dua pekerja mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas suara dengan kelelahan mental pekerja pemotong batu alam Home Industry tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan desain cross sectional dengan variabel bebas intensitas suara dan variabel terikat kelelahan mental. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pekerja yang berjumlah 80 pekerja dengan sampel berjumlah 35 pekerja yang berinteraksi langsung dengan mesin pemotongan di bagian pemotongan. Analisis data dilakukan secara bivariat (uji chi-square dengan α. = 0.05). Hasil uji statistik intensitas suara rata-rata 107.731 dBA dengan standar deviasi 3.1740 dBA. Intensitas suara terendah 102.7 dBA dan intensitas suara tertinggi 114.3 dBA. Dua belas pekerja mengalami kelelahan mental dan dua puluh tiga pekerja tidak mengalami kelelahan mental. Tidak ada hubungan intensitas suara dengan kelelahan mental. Pertimbangkan rotasi pekerjaan agar pekerja tidak terpapar kebisingan secara terus-menerus.
Tingkat Pendidikan Penjamah dengan Cemaran Bakteri Coliform pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kelurahan Air Putih Afifah, Fika; Kurniawan, Deny; Rusdi, Rusdi
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i4.12414

Abstract

Penjamah depot air minum bertanggung jawab atas penanganan air dan peralatan, termasuk persiapan, pembersihan, dan pengelolaan. Peran mereka sangat penting dalam memastikan standar kualitas air minum yang sehat. Penjamah dengan pendidikan tinggi cenderung lebih sadar akan risiko kesehatan yang berkaitan dengan kebersihan air minum serta lebih mungkin mengambil langkah untuk menjaga kebersihan  Depot juga memahami regulasi dan standar kesehatan. Selain itu pendidikan tinggi juga dapat memberikan akses kepada teknologi dan metode pengolahan air yang lebih baik dan tepat untuk dapat membantu mengurangi kontaminasi bakteri pada air minum isi ulang. Di kelurahan Air Putih, Kota Samarinda, terdapat 14 DAMIU, 9 DAMIU belummemiliki sertifikat yang sesuai dan 5 sudah memiliki sertifikat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara Tingkat Pendidikan penjamah dengan kontaminasi bakteri Coliform. Dengan menggunakan metode eksperimen laboratorium dan desain potong lintang, penelitian ini tidakmenemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan penjamah dengan kontaminasi bakteri. Bakteri Coliform, 9 sampel memenuhi standar dan 5 sampel melebihi standar. Analisis deskriptif kuantitatif tentangkontaminasi Coliform dengan tingkat pendidikan penangan tidak signifikan (nilai signifikansi 0,872). Hal ini menunjukkan bahwa Tingkat Pendidikan penjamah tidak memiliki efek signifikan pada kontaminasi bakteri Coliform, sehingga menunjukkan bahwa ada faktor lain yang mungkin memiliki hubungan yang lebih besar.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 44 No. 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol 44, No 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol 44, No 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol 44, No 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol 43, No 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol 43, No 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol 43, No 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol 43, No 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol 42, No 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol. 42 No. 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol 42, No 3 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.3 TAHUN 2023 Vol 42, No 2 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.2 TAHUN 2023 Vol 42, No 1 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.1 TAHUN 2023 Vol 41, No 4 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.4 TAHUN 2022 Vol 41, No 3 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.3 TAHUN 2022 Vol 41, No 2 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.2 TAHUN 2022 Vol 41, No 1 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.1 TAHUN 2022 Vol 40, No 4 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.4 TAHUN 2021 Vol 40, No 3 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.3 TAHUN 2021 Vol 40, No 2 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.2 TAHUN 2021 Vol. 40 No. 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol 40, No 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol 39, No 3 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.3 TAHUN 2020 Vol 39, No 2 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.2 TAHUN 2020 Vol 39, No 1 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.1 TAHUN 2020 Vol 39, No 4 (2020): Edisi Spesial Seminar Internasional Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Keme Vol 38, No 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol. 38 No. 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol 38, No 3 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 3 TAHUN 2019 Vol 38, No 2 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 2 TAHUN 2019 Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019 Vol 37, No 4 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 4 TAHUN 2018 Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018 Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 36, No 4 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 4 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 2 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 2 Tahun 2017 Vol 36, No 1 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 1 Tahun 2017 Vol 35, No 4 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 4 Tahun 2016 Vol 35, No 2 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 2 Tahun 2016 Vol 35, No 1 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 1 Tahun 2016 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 3 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 3 Tahun 2015 Vol 34, No 2 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 2 Tahun 2015 Vol 34, No 1 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 1 Tahun 2015 Vol 33, No 124 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 124 Tahun 2014 Vol 33, No 123 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 123 Tahun 2014 Vol 33, No 122 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 122 Tahun 2014 Vol 33, No 121 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 121 Tahun 2014 More Issue