cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Pencegahan Perilaku Menyimpang melalui Pengendalian Gawai pada Siswa Madrasah Fatimah, Siti; Miftahuddin, Miftahuddin Miftahuddin
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7383

Abstract

Era Industri 4.0 dengan ditandai perkembangan industri dan salah satu hasil perkembangan yang sangat familiar dengan masyarakat adalah gawai. Pola atau gaya hidup masyarakat yang sudah semakin dinamis menjadi pemicu terjadinya faktor-faktor yang mempengaruhi pola perilaku. Kebiasaan menggunakan perangkat digital ini juga salah satu penyebabnya pada siswa karena penyediaan ragam permainanserta belajar yang minim membuat pola perilaku tersebut berubah karena penggunaan gawaiyang berlebihan. Tujuan penelitian untuk menjelaskan perilaku siswa dalam menggunakan gawai,membuktikan dampak penggunaan gawai terhadap penyimpangan perilaku siswa,menemukan upayapengendalian guru terhadap penggunaangawai, mendeskripsikan dampak pengendalian gawai terhadap perilaku siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan design studi kasus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua siswa MI kelas V mempunyai gawai sendiri. Perilaku mereka dalam menggunakan gawai sebanyak 44% game online, 31% youtube, 19% instagram, 3% whatsapp, dan 3% facebook. Durasi mereka bermain gawai sebanyak 11% ≤ 1 jam, 42% 1-2 Jam, dan 47% ≥ 2 jam. Dampak negatif penggunaan gawai:sering main game online/offline, malas belajar, bermain dengan teman yang sama-sama mempunyai gawai, berteman dengan teman yang punya gawai, tidak mau bermain dengan teman sebaya secara umum, suka berkumpul hanya untuk mabar (main bareng) game online, marah ketika gawai diminta oleh orang tua, gawaidianggap merupakan sumber utama untuk belajar sehingga sumber lain dianggap tidak perlu, gawaidianggap merupakan sumber kebahagiaan, gawaidianggap satu-satunya teman bermain, meminta gawai agar sama dengan temannya, dan meminta gawai karena barang dianggap keren. Upaya guru mengendalikannya: edukasi mengenai gawai, sanksi tegas,dan koordinasi dengan para orang tua. Dampakpengendalian gawai terhadap perilaku siswa: bersikap positif dalam menggunakan gawai, fokus belajar, bersosialisasi langsung dengan teman sebaya, dan siswa suka melakukan kegiatan positif.
Strategi Penyuluhan Berbasis Scientific Approach sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini (Studi Deskriptif pada Siswa MA Sultan Fattah Sukosono Kedung Jepara) Andriyani, Santi; Hamid, Abdulloh; Laila, Azzah Nur
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7170

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui strategi penyuluhan berbasis scientific approach sebagai upaya preventif Pernikahan Dini; dan 2) untuk mengetahui respon siswa mengenai praktik Pernikahan Dini. Objek penelitian dalam studi ini adalah berupa proses pembelajaran berbasis saintifik pada siswa MA Sultan Fatah Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Instrument penelitian yang digunakan yaitu observasi dan kuisioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) tahapan penyuluhan berbasis scientific approach mengenai Pernikahan Dini dan dampaknya  adalah; observing, questioning, experimenting; dan communicating. Hasil kuisioner tentang perspektif remaja/siswa MA Sultan Fatah Jepara atas fenomena Pernikahan Dini dan dampak negatifnya menunjukkan prosentase 84,3%  yang berarti siswa sangat setuju bahwa praktik Pernikahan Dini sangat  merugikan dan berimbas pada segala aspek kehidupan pasangan remaja. Dampak negatif praktik pernikahan dini juga  berimbas pada seluruh aspek kehidupan pasangan remaja termasuk aspek kesehatan, ekonomi, sosial, dan pendidikan.
Peran Majelis Taklim dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat Munawaroh, Munawaroh; Zaman, Badrus
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.7836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Majelis taklim ahad pagi di Desa Kadirejo dalam meningkatkan pemahaman keagamaan. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif karena data yang diperoleh diolah dan dijelaskan dalam deskripsi penulis. Dalam memperoleh data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data primer yaitu hasil wawancara dengan pengasuh, pengurus dan beberapa jamaah Majelis taklim ahad pagi di Desa Kadirejo, serta sumber data sekunder yang berasal dari dokumentasi kegiatan. Adapun hasil temuan dari peran majelis taklim ahad pagi di Desa Kadirejo dalam meningkatkan pemahaman keagamaan yaitu: 1. Pembinaan keimanan jamaah, setelah mengikuti Majelis taklim ahad pagi ini jamaah merasakan adanya peningkatan keimanan. 2. Membina keluarga dalam mewujudkan keluarga sakinah melalui kegiatan bahsul masail di Ahad legi. 3. Pemberdayaan kaum dhuafa dengan diadakannya kegiatan santunan anak yatim setiap bulan Muharram. 4. Peningkatan ekonomi rumah tangga dengan banyaknya jamaah yang ikut mengaji sambil berjualan. 5. Sebagai tempat untuk belajar ilmu agama, sehingga dapat meningkatkan pemahaman keagamaan. 6. Membina kerukunan sesama umat dengan silaturrahim.
Ritus Ibadah Haji dalam Pandangan Mohammed Arkoun (Kajian Q.S al-Hajj[22]: 25-37) Latif, Muhammad Sultan
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8525

Abstract

Mohammed Arkoun is a contemporary Muslim philosopher who has tried to offer several methods of interpreting al-Qur'an text so that it can produce an objective meaning.  In the understanding of the researcher, Arkoun offers three stages in exracting the meaning of the al-Qur'an text. Namely, first: take a linguistic approach. Second, understand the language of mystical structures. Third, the reach and boundaries of traditional exegesis. One of the themes studied by Arkoun was the pilgrimage. In Arkoun's view, the hajj ritual was different from other Muslim philosophers. He tries to understand the pilgrimage by looking all of the aspects and complements involved so that it can substantially redefine the pilgrimage itself. Arkoun does not only read verses related to Hajj as a mandatory and absolute commands from the almighty. With all the complexities of these components of worship, it should have an important meaning that Muslim philosopher in general have not heard so far. The meaning of Hajj in Arkoun's view is that Hajj is just not a departure from one place to another, but an act of transference of the soul from a bad soul to be better soul, from bad customs and habits to good customs and habits, as well as becomig the soul is more obedient and obedient to God.
Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran PAI dan Implikasinya terhadap Perkembangan Moral Siswa (Studi Kasus di SMA I Bae Kudus) Dzofir, Mohammad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7401

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada implemntasi pendidikan nilai dalam mata pelajaran PAI di SMA Negeri I Bae Kudus dan implikasinya terhadap perkembangan moral siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif digunakan karena metode ini dapat menjawab permaslahan yang telah ditentujan secara komprehensif. Selain itu dengan metode ini akan diperoleh data yang lebih lengkap, lebih mendalam, kredibel dan bermakna. Adapun hasil penelitiannya adalah bahwa Pembelajaran PAI di SMA I Bae Kudus diarahkan untuk mencapai standar kompetensi yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Dan Pembelajaran nilai melalui mata pelajaran PAI memberi dampak bagi perkembangan moralitas siswa yang tercermin dalam perilaku keberagamaan mereka. Salah satu indikator yang dapat diukur adalah adanya perubahan dan kemajuan dalam perilaku keberagmaan siswa, seperti peningkatan komitmen keberagamaan siswa, tumbuhnya kepedulian social kepada sesama serta ketaatan dalam menjaga etika pergaulan.
Representasi Masyarakat Aktif di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Ekonomi dan Sosial Keberagamaan di Bausasran Danurejan Yogyakarta) Istriyani, Ratna; Rahman, Muhammad Fathur
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8108

Abstract

The purpose of this study consists of two points. First, explore the responses and strategies of the Bausasran community in overcoming economic problems due to the Covid-19 pandemic. Second, reviewing the religious ritual protocol of the Bausasran community during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is descriptive qualitative. Collecting data was used two tecniques, that were observation and interview. Both of tecniques were did in accordance with health protocols in a pandemic situation.Based on the results of research conducted, community of Bausasran Yogyakarta were able to overcome the problem of food security, especially for economically vulnerable groups due to the pandemic. A strategy was carried out through a food packets distribution movement. The distribution of food packets carried out by the community for residents who lost their source of income during the pandemic. The funds of food packets were obtained from compulsory contributions made by residents every month through the RT and RW management. Then in the socio-religious aspect, local leaders together with residents made worship protocols for worshipers at the mosque according to the appeal of the Indonesian Ministry of Religion. In addition, it eliminated crowd routine religious activities. Based on this, it can be concluded that the local initiation from the Bausasran community in Yogyakarta is a representation of the active society, described by Amitai Etzioni who utilizes three factors: knowledge, decision making, and power.
Memijak Bumi, Menjunjung Langit: Identitas Kelompok Diaspora Muslim di Eropa Gemilang, Muhammad Soufi Cahya; Windayanto, Riqko Nur Ardi
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8557

Abstract

Imigrasi kelompok diaspora Muslim dari Timur Tengah menuju Eropa telah menyebabkan gejolak berupa naiknya kekuatan-kekuatan gerakan populis sayap kanan. Kehadiran diaspora Muslim dipandang dapat mengancam status sosial dan identitas kultural. Akibatnya, mereka mengalami serangan identitas, marginalisasi, dan diskriminasi. Penelitian ini mencoba menguraikan strategi negosasi dan apropriasi yang dilakukan oleh kelompok diaspora Muslim dalam menghadapi serangan-serangan tersebut melalui penyesuaian nilai-nilai Islam dengan nilai-nilai kebudayaan Barat. Selain itu, penelitian ini juga memaparkan proses-proses dalam menjalankan strategi dan dampak dari strategi tersebut bagi kelompok diaspora Muslim di Eropa. Data penelitian diperoleh melalui tinjauan literatur berupa jurnal periodik, buku, dan surat kabar cetak maupun daring yang relevan terhadap pembahasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa negosiasi antara kelompok diaspora Muslim dengan kebudayaan Barat menghasilkan tiga identitas sebagai produk brain drain dan gain, yaitu Muslim Liberal, Moderat, dan Radikal. Studi ini menawarkan sebuah refleksi bahwa diaspora Muslim bukanlah kelompok homogen sebagaimana propaganda yang diwacanakan oleh kelompok sayap kanan di Eropa. Akan tetapi, mereka adalah kelompok yang heterogen dengan berbagai pandangan sebagai wujud kedinamisan mereka dalam mengapropriasi identitas.
Wisata Halal Trend Baru Industri Pariwisata Korea Selatan Arifiyyati, May Firdaw
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7348

Abstract

Sekarang, pengembangan dan peningkatan industri pariwisata dimulai karena permintaan pasar yang besar untuk menciptakan daya saing yang kuat di dunia internasional. Ini tidak jauh dari industri pariwisata internasional yang semakin kompetitif dengan basis dalam memahami minat dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, banyak negara non-Muslim telah memicu pariwisata halal. Makalah ini ditulis untuk memeriksa dan menilai perkembangan industri pariwisata berdasarkan Travel Halal dan ramah Muslim di Korea Selatan, yang menjadi saingan industri di dunia internasional. Selain itu, Korea Selatan adalah negara non-halal yang pada dasarnya memiliki kebutuhan minimal komunitas non-Muslim, seperti kuliner, hotel ramah Muslim, fashion, dan atraksi dan tujuan yang memiliki unsur halal atau sesuai dengan gaya Muslim. Data dalam artikel ini diperoleh dari tinjauan literatur dari jurnal ilmiah, manuskrip yang diterbitkan, situs web resmi organisasi, dan artikel berita sesuai dengan penelitian yang akan dibuat. Industri pariwisata harus memperhatikan beberapa aspek gaya hidup halal seorang Muslim. Yaitu makanan di restoran halal, akomodasi halal yang termasuk hotel atau resor halal, termasuk transportasi halal. Fasilitas halal dengan tempat ibadah atau ruang sholat di setiap hotel, bandara atau tempat umum lainnya. Negara gingseng membuktikan dengan meningkatnya keberadaan negaranya melalui bidang pariwisata. Spesifikasinya adalah pariwisata ramah Muslim atau Perjalanan Halal. Maka dengan ini, tentu saja membuka jendela untuk menjadi lebih baik, yaitu dengan Pemerintah banyak kerja sama dengan warga negara Muslim untuk meluncurkan pengembangan wisata halal.
Implikasi Paedagogis Alquran Surat Luqman Ayat 13-19 Tentang Materi Dasar Pendidikan Agama Islam S, Muhammad Tang; Riadi, Akhmad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8139

Abstract

AbstractAl-Quran Surah Luqman Verses 13-19 has the scientific signals related to the basic material of Islamic education. This study aimed to determine the pedagogical implications about the material of Islamic education, which existed in Al-Quran Surah Luqman Verses 13-19. This research is a qualitative descriptive/literature review based on the revelatory approach of the Al-Quran Surah Luqman Verses 13-19. This study has two types of data called the primary data from Al-Quran and the interpretation of Surah Luqman Verses 13-19. The secondary data are taken from various written sources such as papers, magazines, educational literature, and several sources which closely related to this research. The data analysis techniques are carried out by processing, categorizing, interpreting and drawing conclusions. The primary material of Islamic education in Al-Quran Surah Luqman verses 13-19 includes faith education about the prohibition of committing syiriq to Allah, the morals towards parents, and others, the worship education which concerns the command to perform prayers, the social education includes orders to love kindness, to hate the badness, and must always be patient in life. The basic material of Islamic education can be applied in family education to form the development of the spiritual, emotional, and social intelligence of the children. Keywords: Al-Quran Surah Luqman, The Basic Material of Islamic EducationAbstrakAl-Quran Surat Luqman Ayat 13-19 mengandung isyarat ilmiah tentang materi pendidikan agama islam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implikasi paedagogis tentang materi dasar pendidikan agama islam yang terkandung dalam Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif/telaah kepustakaan berdasar pada pendekatan kewahyuan dari Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19. Terdapat dua jenis data dalam penelitian ini yakni data primer berupa ayat Al-Quran dan kitab-kitab tafsir Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19, dan data sekunder dari berbagai sumber tertulis seperti makalah, majalah, literatur pendidikan, dan beberapa sumber pendukung yang terkait dengan penelitian ini. Teknik pengolahan data dilakukan dengan pemrosesan, pengkategorian, penafsiran dan penarikan kesimpulan. Materi dasar pendidikan agama islam yang terkandung dalam Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19 meliputi materi pendidikan keimanan berupa larangan berbuat syirik kepada Allah, adab terhadap orang tua, akhlak terhadap orang lain, pendidikan ibadah yang menyangkut perintah mendirikan shalat dengan sempurna, pendidikan sosial yang meliputi perintah untuk beramar makruf nahi munkar dan perintah untuk senantiasa bersikap sabar. Materi dasar pendidikan islam tersebut dapat diterapkan dalam pendidikan keluarga untuk membentuk perkembangan kecerdasan spiritual, emosional, sosial anak secara ideal. Kata Kunci:  Al-Quran Surat Luqman, Materi Dasar  Pendidikan Islam
Implementasi Kegiatan Religius dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Siswa di Madrasah Aliyah Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak Taufikin, Taufikin; Falah, Ahmad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8587

Abstract

Akhlakul Karimah (noble character) cannot be formed on its own without coaching. Coaching can be formed through religious activities. This reseacrh  aims to analysis: (1) religious activities implemented in improving morality in the Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak in 2019 and (2) What are the implications of the implementation of religious activities in Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet  Demak and (2) What are the implications of the implementation of religious activities in Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak. This research is a type of field research using a qualitative approach. Data collection techniques carried out by (1) interviews, (2) observation  and (3) documentation. Data were analysis with an interactive model consisting of data collection, data reduction, data display and conclussion. The results of this study indicate that: (1) the implementation of religious activities in improving morality in the MA Qodiriya  consists of Daily, Selapanan, and insidentally. Namely istighotsah  ahad kliwon with reading manaqib, teacher fasting on Monday dan Thursday, dzuhur in congregation, teaching in a sacred state (wudlu), guardian pilgrimage, Qiyamullail and khotmil Qur’an. (2) Implications of implementing activities for religius;  first, students have a more consistent iman and taqwa than before, second, have a habit of amal saleh, third are accustomed to acting in accordance with noble character.