cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI" : 10 Documents clear
Perencanaan Drainase Kawasan Rejo Sari Kelurahan Dempo Makmur Kecamatan Pagar Alam Utara Wagimin; Dhiniati, Fameira; Barrorotul Azizah
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.16228

Abstract

Desa Rejo Sari, terletak di Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, memiliki luas 4,575 hektar dengan jumlah penduduk 998 jiwa (data 2024, GPS MAP GARMIN 64s). Pertumbuhan permukiman dan populasi yang pesat menyebabkan permasalahan drainase, seperti limpasan dan genangan. Penelitian ini bertujuan menghitung debit air maksimum yang mengalir ke saluran drainase dan merancang dimensi saluran yang sesuai. Analisis menggunakan empat metode frekuensi menunjukkan metode Distribusi Normal sebagai yang paling sesuai berdasarkan uji chi-kuadrat dan smirnov–kolmogorov. Debit banjir rencana dengan periode ulang 2 tahun menghasilkan nilai debit 7,1547 m³/detik, sementara debit rencana untuk saluran sebesar 5,2716 m³/detik. Untuk mengakomodasi debit tersebut, dirancang saluran dengan penampang ekonomis berbentuk persegi berukuran lebar dasar (b) 0,5 m, tinggi (h) 0,6 m, dan lebar atas (w) 0,15 m. Rencana Anggaran Biaya (RAB) drainase sepanjang 135 meter mencakup pekerjaan persiapan Rp 3.222.197,75, pekerjaan tanah Rp 1.580.266,46, beton Rp 106.256.852,05, acian Rp 106.256.852,05, serta PPN 11% Rp 13.045.345,97. Total biaya yang dianggarkan adalah Rp 131.639.400,22, dibulatkan menjadi Rp 131.639.000,00. Pembangunan saluran drainase ini diharapkan mampu menampung debit air, mengurangi genangan, dan mendukung infrastruktur kawasan permukiman Desa Rejo Sari
Penggunaan Sistem Informasi Geospasial Dalam Penentuan Ruang Terbuka Hijau Di Kecamatan Baturaja Timur Ogan Komering Ulu Enda, Enda Kartika Sari; Hasmawaty, Hasmawaty; Lindawati, Lindawati; Triasensi, Sherlya
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.16736

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan tempat terbuka, tempat tumbuhnya tanaman baik secara alamiah maupun sengaja untuk ditanam, dimana tempat tersebut berbentuk jalur yang memanjang dan mengelompok. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Baturaja Timur yang bertujuan untuk mengetahui ketersediaan RTH di Kecamatan Baturaja Timur berdasarkan luas wilayah Kecamatan Baturaja Timur, dan ketersediaan RTH berdasarkan jumlah penduduk di Kecamatan Baturaja Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, menggunakan Sistem Informasi Geospasial, Ground Check Lapangan, serta observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lahan vegetasi atau RTH di Kecamatan Baturaja Timur mengalami perubahan sebesar 18,46% dari luas wilayah, dan luas RTH berdasarkan jumlah penduduk di Kecamatan Baturaja Timur mengalami kekurangan sebesar 212.49 Ha
Pemanfaatan Limbah Lumpur Hasil Pengolahan Penyamakan Kulit Dengan Stabilisasi/Solidifikasi Puspitasari, Adelia Septianingrum; Asrifah, Dina
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.16752

Abstract

Limbah lumpur hasil pengolahan penyamakan kulit dengan kandungan logam berat yang tidak terkelola lebih lanjut dapat menimbulkan pencemaran tanah dan udara. Tujuan penelitian antara lain mengetahui karakteristik limbah lumpur, melakukan stabilisasi/solidifikasi menggunakan limbah lumpur untuk meminimalisir kerusakan lingkungan, serta mengetahui keterkaitan bahan campuran dengan hasil uji. Metode penelitian antara lain eksperimental, uji laboratorium, dan analisis data (deskriptif dan korelasi pearson). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bata beton dengan kualitas terbaik menggunakan rasio campuran 30% semen portland, 50% pasir+kerikil, dan 20% limbah lumpur yang termasuk mutu kualitas IV. Penggunaan bahan campuran berkorelasi dengan hasil uji kecuali penggunaan limbah lumpur yang tidak berkorelasi dengan hasil Cr bata beton. Proses pengelolaan dan pengolahan tersebut dapat menurunkan kadar Cr awal sebesar 14.950,899 mg/kg menjadi 3.496,140 mg/kg
Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi Dan Zat Additive Bestmittel Sebagai Bahan Tambah Campuran Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Fc 24,9 MPa Utari, Ririn; Khanza, Ayu Kamila
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.16816

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian konkrit yang menggunakan Abu Sekam Padi dan Bahan Aditif Bestmittel sebagai bahan tambahan dalam campuran semen. Tujuan dari studi ini adalah untuk menentukan pengaruh penambahan abu sekam padi dan aditif Bestmittel terhadap kekuatan tekan beton. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan total 48 spesimen. Objek uji terdiri dari beton normal tanpa aditif sebagai pembanding, dengan 2% abu sekam padi dan Bestmittel 0,25%, 0,35%, dan 0,45% sebagai aditif semen. Setiap variasi campuran beton menghasilkan 12 objek uji. Objek uji yang digunakan adalah silinder dengan ukuran 10 x 20 cm. Kualitas beton yang direncanakan adalah Fc'24,9 MPa, dan pengujian kekuatan tekan dilakukan pada usia 3, 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran 2% abu sekam padi dan 0,45% Bestmittel menghasilkan kekuatan tekan sebesar 29,53 MPa pada usia 28 hari. Dapat disimpulkan bahwa penambahan abu sekam padi dan Bestmittel dapat meningkatkan kualitas beton serta mempercepat proses pengeringan beton
Penerapan Buiding Information Modeling (Bim) Dalam Perbandingan Quantity Take Off Material Pada Proyek Pembangunan BSI Tower Jakarta Ramandhani, Elvina Alodia; Arief Saefudin; Selvia Agustina
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17000

Abstract

Pembangunan konstruksi saat ini terus menerus dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi dalam dunia konstruksi. Salah satu teknologi konstruksi yang dapat diterapkan pada proyek konstruksi adalah Building Information Modeling (BIM). Di Indonesia sendiri masih ada proyek konstruksi yang menggunakan perhitungan volume atau Quantity Take Off dengan metode manual yang sangat memakan waktu dan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan Quantity Take Off (QTO) yang dilakukan menggunakan metode konvensional dan juga menggunakan metode BIM pada pekerjaan struktur bawah seperti fondasi bored pile, fondasi raft, secant pile, dan capping beam. Metode yang digunakan adalah membandingkan QTO beton antara metode konvensional dengan metode BIM. Perhitungan QTO dengan Metode Konvensional dilakukan dengan menggunakan software Microsoft Excel dan AutoCAD. Sedangkan estimasi volume dengan metode BIM dilakukan dengan pemodelan elemen struktur menggunakan software Autodesk Revit sesuai dengan gambar rencana DED. Berdasarkan hasil penelitian  didapatkan selisih persentase tertentu, pekerjaan fondasi bored pile menunjukkan selisih sebesar 11,741%, pekerjaan raft menunjukkan selisih sebesar 7,926%, pekerjaan secant pile menunjukkan selisih sebesar 11,325%, dan pekerjaan capping beam menunjukkan selisih sebesar 0,484%, sehingga didapatkan selisih total volume beton pada pekerjaan struktur bawah sebesar 10,689. Estimasi volume dengan metode BIM lebih akurat karena mempunyai Tingkat akurasi rata – rata lebih baik daripada metode manual, karena volume yang dihasilkan sesuai dengan model yang dibuat
Metode Top-Down Manual Pekerjaan Pembongkaran Gedung Eksisting di Pusat Kota Putri, Natasha Ammara; Saefudin, Arief; Agustina, Selvia
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17003

Abstract

Dalam konteks pembongkaran bangunan, terutama di area perkotaan yang padat, penerapan metode pembongkaran yang aman dan efektif sangat diperlukan. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, artikel ini membahas penerapan metode top down manual dalam pembongkaran gedung, dengan fokus pada proyek di kawasan Ring 1 Jakarta, yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, politik, dan sosial. Proses pembongkaran ini tidak hanya harus mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga risiko terhadap lingkungan dan keselamatan kerja. Melalui pengenalan prosedur keselamatan yang komprehensif, penyediaan alat pelindung diri, dan pengawasan ketat terhadap penerapan standar keselamatan, manajemen K3 dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Meskipun metode yang diterapkan dirancang untuk meningkatkan keselamatan, catatan kecelakaan yang terjadi menegaskan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap manajemen K3 di setiap tahap proyek konstruksi
Analisis Clash Detection Pekerjaan Arsitektur dan MEP Menggunakan Building Information Modelling Pada Proyek PMI Jakarta Putri, Nabilla Eka; Agustina, Selvia; Saefudin, Arief
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17004

Abstract

Penerapan Building Information Modeling (BIM) semakin populer di kalangan perusahaan konstruksi karena dianggap sebagai metode yang sangat efektif dalam merencanakan semua proyek konstruksi serta berpusat pada data. Salah satu upaya untuk menghindari terjadinya pekerjaan yang berulang karena kesalahan dalam perencanaan proyek konstruksi dapat dideteksi sejak awal dengan mengimplementasikan BIM (Building Information Modelling) yang dapat melakukan analisis tabrakan ( Clash   detection ) pada setiap disiplin pekerjaan struktur, arsitektur, MEP maupun disiplin lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  Clash   detection lantai 1 pada proyek pembangunan Gedung PMI Jakarta. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan software Building Information modelling (BIM ) yaitu Autodesk Revit untuk membuat 3D modelling dan juga Autodesk Naviswork yang di gunakan untuk melakukan analisis clash   detection. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu melakukan 3D Modelling terlebih dahulu menggunakan software autodesk revit,lalu selanjutnya melakukan analisis clash   detection menggunakan software autodesk naviswork. Alur analisis diawali dengan melakukan modelling 3D,kemudian model tersebut diimport ke dalam software Navisworks Manage  untuk dilakukan clash detection menggunakan fitur Clash Detective. Ditemukan adanya 186 clash pada elemen struktur, arsitektur, dan MEP yang mana sebagian besar disebabkan oleh elemen dinding dan pipa plumbing.
Karakteristik Kuat Tarik Beton Polimer Dengan Variasi Serat Kawat Bendrat Afif, Muhammad; Nurmeyliandari, Revianty; Sinta Devi, Debby
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17077

Abstract

Beton biasanya digunakan sebagai bahan struktural utama dalam konstruksi bangunan. Alasannya adalah karena beton memiliki beberapa keunggulan, seperti bahan baku yang mudah didapat, biaya yang relatif murah, mudah dibentuk sesuai kebutuhan, dan perawatan yang minimal. Beton membutuhkan bahan tambahan alami dan buatan untuk meningkatkan kualitas getasnya. Beton serat, bahan aditif masih dapat digunakan. Beton Serat dapat memberikan daktilitas, kekuatan tarik dan lentur yang lebih tinggi, ketahanan terhadap beban fatik dan beban kejut, serta mengurangi retak susut, di antara manfaat lainnya. Beton polimer juga banyak memberi keuntungan dibandingkan beton konvensional, termasuk kekuatan tinggi stabilitas pemadatan yang unggul, tahan terhadap zat kimia, korosi dan kedap air. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan serat kawat bendrat dan epoxy resin terhadap karakteristik beton. Variasi yang digunakan serat kawat bendrat yaitu 2%, 2,5%, 3% sebagai bahan tambah, sedangkan epoxy resin 4% sebagai subtitusi semen. Hasil pengujian kuat tarik belah beton dapat disimpulkan bahwa nilai optimum dari campuran epoxy 4% dan kawat bendrat 3% sebesar 3,45 MPa. Penambahan serat kawat bendrat dapat meningkatkan nilai kuat tarik belah beton, dan epoxy resin memiliki daya perekat yang cukup kuat terhadap kuat tarik belah beton.
Tinjauan Faktor Utama Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi Dengan Pendekatan Peringkat Relative Importance Index (RII) Nurhendi, Revianty Nurmeyliandari; Bastam, Mukhlis Nahriri
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17136

Abstract

Industri konstruksi, sebagai sektor ekonomi fundamental di banyak negara, memainkan peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Produktivitas tenaga kerja konstruksi menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan proyek-proyek konstruksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi agar dapat mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang mungkin timbul serta meningkatkan kinerja keseluruhan proyek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi dengan pendekatan peringkat Relative Importance Index (RII). Melalui studi literatur sebanyak 29 faktor yang dikelompokkan dalam faktor buruh, manajemen, bahan dan peralatan, eksternal telah diidentifikasi sebagai faktor yang mempengarui produktivitas tenaga kerja konstruksi Penelitian ini juga mempertimbangkan persepsi manajer proyek yang terlibat dalam proyek konstruksi di Palembang untuk menjawab pertanyaan melalui kuisioner. Hasil analisis peringkat faktor dengan RII menujukkan bahwa pengalaman dan keterampilan buruh dalam kelompok faktor buruh mendapatkan rangking pertama dengan nilai RII 85.33%. Selanjutnya diurutan kedua sampai dengan kesepuluh sebagai berikut ketersediaan bahan dan peralatan (84.67%), pengawasan yang kurang (82.67%),perencanaan dan penjadwalan proyek yang buruk (82%), metode pekerjaan yang tepat (81.33%), kerja semula (rework)(80.67%), keterlamabatan bahan di lokasi (80.67%), ketidakhadarian pengawas (80%), kurangnya koordinasi dan komunikasi dengan pekerja (79.33%) dan pengawas yang terampil (78%). Kesimpulannya untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dalam konstruksi, perusahaan harus memperhatikan semua aspek yang terkait dengan faktor-faktor tersebut. Dengan pendekatan yang komprehensif terhadap semua aspek ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil akhir proyek konstruksi
Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 Purwanto, Herri; Setiobudi, Agus; Amiwarti, Amiwarti; Kurniawan, Reffanda
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu beton dari hasil Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 dengan  persentase penambahan dengan variasi 0%, 2,5%, 5% dan 7,5%. Metode penelitian ini berupa tergolong penelitian metode kuantitatif dengan judul Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 yang dilakukan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang untuk membuat sampel dan pengujian kuat tekan beton sedangkan di Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan untuk pengujian propertis material agregat yang dipakai. Hasil penelitian bahwa pada umur beton 28 hari nilai kuat tekan beton normal K-250 rata-rata sebesar 253,46 kg/cm2, kuat tekan beton dengan tambahan campuran 2,5% merek Damdex rata-rata sebesar 273,84 kg/cm², campuran 5% merek Damdex rata-rata sebesar 279,58 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Damdex rata-rata sebesar 210,89 kg/cm². Sedangkan untuk tambahan campuran 2,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 277,31 kg/cm², campuran 5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 325,56 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata 241,08 kg/cm².

Page 1 of 1 | Total Record : 10