cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 286 Documents
Tinjauan Faktor Utama Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi Dengan Pendekatan Peringkat Relative Importance Index (RII) Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17136

Abstract

Industri konstruksi, sebagai sektor ekonomi fundamental di banyak negara, memainkan peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Produktivitas tenaga kerja konstruksi menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan proyek-proyek konstruksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi agar dapat mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang mungkin timbul serta meningkatkan kinerja keseluruhan proyek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi dengan pendekatan peringkat Relative Importance Index (RII). Melalui studi literatur sebanyak 29 faktor yang dikelompokkan dalam faktor buruh, manajemen, bahan dan peralatan, eksternal telah diidentifikasi sebagai faktor yang mempengarui produktivitas tenaga kerja konstruksi Penelitian ini juga mempertimbangkan persepsi manajer proyek yang terlibat dalam proyek konstruksi di Palembang untuk menjawab pertanyaan melalui kuisioner. Hasil analisis peringkat faktor dengan RII menujukkan bahwa pengalaman dan keterampilan buruh dalam kelompok faktor buruh mendapatkan rangking pertama dengan nilai RII 85.33%. Selanjutnya diurutan kedua sampai dengan kesepuluh sebagai berikut ketersediaan bahan dan peralatan (84.67%), pengawasan yang kurang (82.67%),perencanaan dan penjadwalan proyek yang buruk (82%), metode pekerjaan yang tepat (81.33%), kerja semula (rework)(80.67%), keterlamabatan bahan di lokasi (80.67%), ketidakhadarian pengawas (80%), kurangnya koordinasi dan komunikasi dengan pekerja (79.33%) dan pengawas yang terampil (78%). Kesimpulannya untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dalam konstruksi, perusahaan harus memperhatikan semua aspek yang terkait dengan faktor-faktor tersebut. Dengan pendekatan yang komprehensif terhadap semua aspek ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil akhir proyek konstruksi
Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 Herri Purwanto; Agus Setiobudi; Amiwarti Amiwarti; Reffanda Kurniawan
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu beton dari hasil Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 dengan  persentase penambahan dengan variasi 0%, 2,5%, 5% dan 7,5%. Metode penelitian ini berupa tergolong penelitian metode kuantitatif dengan judul Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 yang dilakukan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang untuk membuat sampel dan pengujian kuat tekan beton sedangkan di Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan untuk pengujian propertis material agregat yang dipakai. Hasil penelitian bahwa pada umur beton 28 hari nilai kuat tekan beton normal K-250 rata-rata sebesar 253,46 kg/cm2, kuat tekan beton dengan tambahan campuran 2,5% merek Damdex rata-rata sebesar 273,84 kg/cm², campuran 5% merek Damdex rata-rata sebesar 279,58 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Damdex rata-rata sebesar 210,89 kg/cm². Sedangkan untuk tambahan campuran 2,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 277,31 kg/cm², campuran 5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 325,56 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata 241,08 kg/cm².
Analisis Ketertarikan Masyarakat Terhadap Transportasi Umum Di Palembang (Studi Kasus: LRT Palembang) Muhammad Agung Saputra; Revianty Nurmeyliandari; Khodijah Al Qubro
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.17891

Abstract

Palembang sebagai pusat ekonomi dan industri di Sumatera Selatan memiliki populasi sebanyak 1.707.996 jiwa atau 19,72% dari total populasi Sumatera Selatan pada tahun 2023. Kepadatan ini berdampak pada kemacetan lalu lintas akibat meningkatnya volume kendaraan setiap tahunnya. Pemilihan Light Rail Transit (LRT) sebagai moda transportasi umum diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan dan mempermudah mobilitas masyarakat di Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor apa saja yang berpotensi meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap transportasi umum LRT dan mengetahui kualitas kinerja pelayanan LRT yang telah diberikan apakah sudah berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 63 Tahun 2019, Standar pelayanan minimum angkutan orang dengan kereta api. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan media kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah faktor yang berpotensi meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap LRT Palembang, faktor pendapatan masyarakat dan faktor integrasi. Serta menurut persepsi masyarakat kinerja transportasi umum LRT Palembang sudah efektif, hal ini terbukti dari rata-rata hasil penilaian tingkat kinerja dan pelayanan LRT Palembang mendapatkan nilai 4,34 maka secara rata-rata didapatkan kategori “Sangat Bagus” dalam penilaian tingkat kinerja untuk pelayanan
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pekerjaan Bore Pile Dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis Pada Proyek Pembangunan Gedung BSI Tower Jakarta Pusat Muhammad Razak Al Munawan; Irma Sepriyanna; Indah Handayasari
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i1.18605

Abstract

Proyek pembangunan gedung BSI Tower jakarta pusat, terutama pada pekerjaan pondasi bore pile tidak sesuai dengan jadwal yang direncanakan pada penjadwalan awal. Dimana pada jadwal awal rencana pekerjaan bore pile dimulai pada tanggal 26 Oktober 2023 dan berakhir di 14 januari 2024 dengan jumlah titik pekerjaan sebanyak 342 titik namun pada aktualnya pekerjaan bore pile selesai pada tanggal 26 Maret 2024 oleh karena itu penelitian ini menitik beratkan pada permasalahan-permasalahan yang menjadi faktor-faktor penyebab keterlambatan pekerjaannya. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 15 orang. Data yang terkumpul sebelumnya diolah terlebih dahulu kemudian di analisis dengan menggunakan metode FTA (Fault Tree Analysis) yang dapat digunakan untuk menganalisa suatu keterlambatan sebuah pekerjaan serta dapat mengetahui besic event dan top even dari penyebab keterlambatan pekerjaan. Dari data yang telah di dapat kemudian analisa MOCUS yang merupakan salah satuh metode dari aljabar boolean baik dari segi pendekatan top down dan bottom up pada metode FTA bahwa faktor kontraktrolah yang memiliki kombinasi basic event paling banyak yaitu sebanyak 16 kombinasi sedangakan faktor lingkungan hanya menghasilkan 9 kombinasi dengan tingkat nilai probabilitas yang berbeda-beda
Analisis Kebutuhan Dan Penataan Parkir Di Dermaga Danau Ranau Kecamatan Banding Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Yuni Widiasari; Yuliantini Eka Putri; Ferry Desromi
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.19829

Abstract

Studi ini berfokus pada Analisis Kebutuhan Dan Penataan Parkir Di Dermaga Danau Ranau Kecamatan Banding Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan cara observasi kelapangan. Berdasarkan hasil analisis karakteristik permasalahan parkir kendaraan di Dermaga Danau Ranau adalah kurang tertatanya area parkir. Lahan yang disiapkan untuk parkir terlalu sedikit dan banyak digunakan untuk berjualan. Kapasitas ruang parkir kendaraan roda dua saat ini memiliki lebar 7,5 m dan panjang 8 m dengan memiliki daya tampung 30 kendaraan dengan ukuran 0,75 x 2,00 perpetak. Kapasitas ruang parkir kendaraan roda empat saat ini memiliki lebar 15 m dan panjang 23 m dengan memiliki daya tampung 10 kendaraan dengan ukuran 2,30 x 5,00 perpetak. Penataan dan perencanaan lahan parkir yang baru untuk kendaraan roda dua berukuran 10,00 m x 15,00 m dengan lebar 10,00 m dan panjang 15,00 bisa menampung  80 kendaraan dengan ukuran 0,75, x 2,00. Penataan dan perencanaan lahan parkir yang baru untuk kendaraan roda empat berukuran 30,00 m x 25,00 m dengan lebar 30,00 m dan panjang 15,00 m bisa menampung 26 kendaran roda empat gelombang I dengan ukuran 2,30 m x 5,00 m dan 13 kendaraan untuk kendaraan roda empat gelombang II dengan ukuran 2,50 m x 5,00 m. butiran, pengausan dan tambalan, bahu jalan turun dan retak pinggiran
Pemodelan Angkutan Sedimen Dasar Menggunakan Software Hec-Ras Di Hulu Bendung Sekka-Sekka Imam Rohani; Muh. Ryan Pratama; Dzulfikaruddin
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.19938

Abstract

Sedimentasi di wilayah hulu sungai dapat menurunkan efektivitas fungsi bendung. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan angkutan sedimen dasar di hulu Bendung Sekka-Sekka, Kabupaten Polewali Mandar, menggunakan perangkat lunak HEC-RAS versi 6.6.1. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif melalui simulasi numerik. Data diperoleh melalui survei lapangan, pengambilan sampel sedimen dasar, serta uji laboratorium berupa analisis saringan dan pengujian berat jenis. Data tersebut digunakan sebagai input pemodelan untuk mensimulasikan proses transportasi sedimen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa titik RS 115.00 mengalami lonjakan kecepatan aliran dan tegangan geser pada awal Agustus 2024, yang menyebabkan peningkatan akumulasi sedimen secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa wilayah hulu memberi kontribusi besar terhadap sedimentasi di bendung. Pemodelan ini memberikan gambaran kondisi nyata transportasi sedimen dan menjadi dasar dalam merancang strategi pengendalian. Rekomendasi strategi pengelolaan meliputi pengerukan berkala dan pembangunan bangunan pengendali sedimen di hulu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan daerah aliran sungai secara berkelanjutan untuk menjaga fungsi bendung dan mendukung sistem irigasi yang efisien di wilayah sekitarnya
Analisis Efisiensi Penerapan Leg Extension Tower pada Konstruksi SUTT 150 kV Manna-Bintuhan Rahma Doni; Herri Purwanto; Agus Setiobudi
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.19946

Abstract

Proyek Pembangunan SUTT 150 kV Manna–Bintuhan bertujuan meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan, khususnya di Kabupaten Kaur dan umumnya di Provinsi Bengkulu, yang melintasi Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur. Tantangan utama proyek ini adalah kondisi geografis berupa lereng dan perbukitan yang tidak ideal untuk pembangunan pondasi tower. Umumnya digunakan metode Cut and Fill, namun metode ini mengganggu stabilitas alami lereng, berisiko longsor, dan memerlukan Dinding Penahan Tanah (DPT) dalam volume besar. Permasalahan ini dianalisis menggunakan metode Root Cause Problem Solving (RCPS) untuk mencari solusi yang tepat. Evaluasi dilakukan pada tower-tower di lokasi kritis, seperti Tower No. 02, 31, 34, 125, 156, dan 179, guna mempertimbangkan alternatif teknis selain Cut and Fill. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan metode Leg Extension Tower lebih efektif dibandingkan metode Cut and Fill, baik dari segi mutu, waktu, maupun biaya, serta lebih menjaga stabilitas lereng. Pendekatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyelesaian proyek dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan akibat gangguan pada topografi alami.
Penanganan Keretakan Pelat Lantai 2 Pada Proyek Pembangunan Eka Hospital Juanda Ulfiah Utari; Adhi Purnomo; Rezi Berliana Yasinta
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.20055

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia mengalami perkembangan pesat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur kesehatan seperti rumah sakit yang menuntut standar teknis tinggi. Bangunan rumah sakit harus memenuhi persyaratan kekuatan struktural, keamanan, kenyamanan, serta kontinuitas operasional. Salah satu elemen vital adalah pelat lantai yang berfungsi mendistribusikan beban dari aktivitas medis maupun peralatan berat. Namun, dalam praktik konstruksi sering ditemukan permasalahan berupa keretakan pada pelat beton bertulang yang dapat menurunkan kinerja struktural, durabilitas, dan kenyamanan pengguna. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Eka Hospital Juanda dengan fokus pada identifikasi, analisis, dan perbaikan keretakan pelat lantai 2. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan kontraktor, serta telaah literatur. Hasil pengamatan menunjukkan keretakan non-struktural tingkat 4 dengan kedalaman ≥ 0,41 mm, yang disebabkan oleh penyusutan plastis, pembebanan dini, dan proses curing yang tidak optimal. Divisi Quality Control (QC) berperan penting dalam mendokumentasikan ketidaksesuaian melalui Non-Conformance Report (NCR) serta memastikan tindakan korektif dilakukan sesuai standar mutu. Metode perbaikan menggunakan grouting dengan material Sikagrout 215 dan pengikat Sikadur 752, melalui tahapan pembobokan, pembersihan, pelapisan, penambalan, dan curing. Inspeksi pasca-perbaikan menunjukkan hasil yang efektif dalam mengembalikan fungsi struktural. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa identifikasi penyebab retak, penerapan QC yang ketat, serta metode perbaikan sistematis merupakan langkah krusial untuk menjaga mutu, memperpanjang umur layanan, dan menjamin keselamatan bangunan rumah sakit. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi solusi teknis dengan manajemen mutu dalam mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan yang berkelanjutan
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Agregat Beton Inovasi Material Ramah Lingkungan Dalam Konstruksi Berkelanjutan Edowinsyah; Barrorotul Azizah
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.20147

Abstract

Limbah plastik merupakan salah satu problem lingkungan paling besar di dunia, dengan volume yang selalu meningkat tiap tahun. Plastik yang tidak terurai dengan cepat telah mencemari tanah beserta air dan juga ekosistem, sehingga diperlukan berbagai solusi yang inovatif untuk mengurangi dampaknya. Sementara itu, industri konstruksi merupakan suatu sektor penting yang dengan konsumsi material yang tinggi pula, termasuk juga agregat alam yang semakin lama semakin terbatas akibat adanya eksploitasi sumber daya yang berlebihan. Pemanfaatan limbah plastik sebagai agregat beton menawarkan solusi ganda. Hal ini mengurangi pencemaran lingkungan secara signifikan sekaligus mengurangi eksploitasi sumber daya alam, Tujuan penelitian untuk mengevaluasi karakteristik mekanis beton. Metode yang digunakan metode eksperimen, mutu beton yang rencanakan adalah f’c 14,5 Mpa dengan Agregat sampah Plastik Sebanyak 0.5 % dan 1 % dari berat agregat kasar (Kerikil), umur perawat selama 3, 14 dan 28 Hari. Hasil dari penelitian untuk berat jenis, kuat tekan dan lentur  Maksimum pada umur perawatan beton 28 hari untuk masing-masing berat  jenis beton untuk berat jenisnya  BN sebesar 2.36 Gram/cm3, BP1 sebesar 2.32 gram/cm3 dan BP2 sebesar 2.26 Gram/cm3, sedangkan untuk kuat tekan dan lentur beton untuk beton BN kuat tekan 14.66 Mpa Kuat Lentur 2.19 Mpa, BP1 Kuat Tekan 13.51 Mpa Kuat Lentur 1.72 Mpa dan BP2 Kuat Tekan 12.17 Mpa Kuat Lentur 1.42 Mpa. Meskipun kuat tekan dan kuat lenturnya menurun, penggunaan limbah plastik dalam jumlah kecil menunjukkan potensi sebagai alternatif bahan ramah lingkungan untuk aplikasi beton non-struktural
Menilai Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi dengan Perspektif Kontraktor Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.20156

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan aspek krusial dalam keberhasilan proyek konstruksi, karena berkaitan langsung dengan ketepatan waktu, biaya, dan kualitas hasil pekerjaan. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa faktor internal seperti manajemen, ketersediaan material, serta keterampilan tenaga kerja memiliki pengaruh lebih signifikan dibandingkan faktor eksternal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi melalui pendekatan Relative Importance Index (RII).Metode penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor di wilayah penelitian, menggunakan skala Likert 1–5 untuk menilai tingkat pengaruh masing-masing faktor. Data yang diperoleh dianalisis dengan perhitungan RII, sehingga menghasilkan peringkat faktor berdasarkan tingkat kepentingannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan bahan dan peralatan di lokasi (84,57%), pengawasan pekerjaan buruh (84,00%), serta pengalaman buruh (82,29%) menempati peringkat teratas sebagai faktor paling berpengaruh. Sebaliknya, faktor eksternal seperti bencana alam (67,43%), kondisi ekonomi negara (66,29%), dan demonstrasi buruh (65,71%) memiliki pengaruh relatif lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas dapat dicapai melalui optimalisasi rantai pasok material, penguatan sistem manajemen, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan dasar empiris bagi kontraktor dan pemangku kepentingan untuk menyusun strategi peningkatan produktivitas yang lebih tepat sasaran dalam sektor konstruksi