cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
FAKTOR RISIKO ANTARA AKTIVITAS FISIK, OBESITAS DAN STRES DENGAN KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI PADA UMUR 45-55 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOROPIA KABUPATEN KONAWE TAHUN 2018 Afiah, Warditah; Yusran, Sartiah; Sety, La Ode Muhammad
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.565 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3998

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler yang bila tidak ditangani dengan baikdapat meningkatkan angka kejadian morbiditas dan mortalitas. Tekanan darah tinggi merupakan salah satupenyakit degeneratif. Umumnya tekanan darah bertambah secara perlahan dengan ber tambahnya umur.Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan hipertensi yakni usia, jenis kelamin, genetik (keturunan), obesitas,merokok, aktivitas fisik, konsumsi alkohol berlebih, konsumsi garam berlebih. Tujuan penelitian ini adalah untukmenganalisis seberapa besar faktor risiko antara aktivitas fisik, obesitas dan stres terhadap kejadian penyakithipertensi pada umur 45-55 tahun di wilayah kerja Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe tahun 2018. Jenispenelitian yang digunakan adalah analitik observasional menggunakan rancangan case control study. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang berkunjung di Puskesmas Soropia dari bulan Januarisampai dengan September tahun 2017, sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 sampel yakni 34 kasus dan 34kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadian hipertensi yakni status aktivitas fisik diperoleh nilai OR = 9,028dengan Lower limit yakni 3,007 dan Upper limit yakni 27,101, dan status stres nilai OR= 4,400 dengan Lower limityakni 1,588 dan Upper limit yakni 12,193. Sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko kejadian hipertensiyakni status obesitas diperoleh nilai OR = 0,370 dengan Lower limit yakni 0,126 dan Upper limit yakni 1,086. Bagimasyarakat diharapkan agar selalu menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, sertalebih mengontrol tekanan darah dengan melakukan pemeriksaan di Puskesmas.Kata Kunci : Hipertensi, Obesitas, Stres
STUDI SPASIAL PERSEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO KOTA KENDARI TAHUN 2013-2016 Mulyati, Sri Ayu; Majid, Ruslan; Ibrahim, Karma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.886 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1360

Abstract

DBD merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue. Penyakit DBD tidak ditularkansecara langsung dari orang ke orang, tetapi ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegyptiyang menimbulkan beberapa gejala, salah satunya gejala demam tinggi. Kasus DBD di Puskesmas Lepo-Lepotiap tahun mengalami peningkatan, hal tersebut dapat dilihat berdasarkan Penemuan penderita DBD daritahun 2013 hingga tahun 2015 sebanyak 111 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusipersebaran penyakit DBD di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari tahun 2013-2016. Jenispenelitian ini yaitu penelitian deskriptif spasial epidemiologi dengan desain pattern analysis (analisis polapersebaran). Penelitian ini menggunakan pemodelan Sistem Informasi Geografis  melalui analisis spasial untukmendapatkan pola persebaran penyakit DBD serta mengidentifikasi persebaran penyakit DBD. Populasi dalampenelitian ini yaitu seluruh penderita kasus DBD yang tercatat di register puskesmas lepo-lepo tahun 20132016,yangberjumlah111orang.HasilpenelitianinimenunjukanbahwaterjadipeningkatanjumlahkasusDBDdiwilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo setiap tahun. Penderita terbanyak pada kelompok umur 15-23 tahunsebanyak 46 orang (41,44%)  dan lebih banyak terjadi pada perempuan sebanyak 57 orang (51,35%). KelurahanBaruga merupakan kelurahan yang paling banyak memiliki kasus DBD. Tingkat pendidikan SMA paling banyakterkena penyakit DBD. Dari 48 rumah yang diperiksa, 34 rumah memiliki jentik nyamuk dan 14 rumah tidakmemiliki jentik nyamuk. Sedangkan pola persebaran DBD yaitu berpola mengelompok dengan nilai NNI yangmengecil yaitu -20.15. Pihak puskesmas diharapkan untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan padamasyarakat, melakukan pelatihan dan membentuk kader jumantik agar dalam melaksanakan PemberantasanSarang Nyamuk (PSN) bisa lebih optimal.Kata Kunci: Spasial, Persebaran, Demam Berdarah Dengue.
STUDI PROSES PENGKLAIMAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Nurdiyanti, Poppy; Majid, Ruslan; Rezal, Farid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.051 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i7.3433

Abstract

Jaminan kesehatan sebagai jaminan berupa perlindungan kesehat an agar peserta memperoleh manfaatpemeliharaan kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayaroleh pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Klaim dalam Badan PenyelenggaraJaminan Sosial (BPJS) di RSUD Bahteramas Prov. Sulawesi Tenggara Tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomonologis. Informan dalam peneltian initerdiri atas 2 yaitu informan kunci serta informan biasa sebanyak 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwaData pasien dikumpulkan kemudian diinput di aplikasi INA CBG’s hingga entry klaim dilakukan yang menghasilkankeluaran klaim berupa file TXT setelah itu dikirim ke BPJS Kesehatan. Setelah berkas diverifikasi, diteliti kesesuaianberkas klaim. Pada verifikasi lanjutan bertujuan untuk menghindari terjadinya eror verifikasi dan potensi doubleklaim. Apabila terjadi ketidaksesuaian data maka berkas dikembalikan ke pihak Rumah Sakit untuk di lengkapi.Data tagihan rumah sakit ke BPJS dibutuhkan untuk diverifikasi dengan data yang ada di BPJS. Tetapi, nilai yangdibayarkan harus sesuai dengan kwitansi klaim yang telah diverifikasi oleh pihak BPJS. Dana yang diklaimkanrumah sakit tidak sesuai dengan berkas yang diajukan sehingga membuat kerugian pada pihak rumah sakit.Diharapkan Penulisan resume medis terutama dokter yang menulis resume untuk diperbaiki dalam halmemudahkan pengelolaan klaimKata Kunci: Case mix, Berkas Klaim, Verifikator BPJS, INA CBG’s, Pembayaran
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI UPTD PUSKESMAS LANGARA KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN TAHUN 2016 Wulandari, Citra; Ahmad, La Ode Ali Imran; Saptaputra, Syawal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.078 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1087

Abstract

Kesehatan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia serta menjadi haksetiap orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubunpemanfaatan pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat KabupatKepulauan Tahun 2016. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif denganCross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kepala keluarga di wilayah kerjaLangara Kecamatan Wawonii Barat Kabupeten Konawe Kepulauan dengan jumlah 1.737 Kepala KeSampel dalam penelitian ini adalah KK masyarakat Langara sebanyak 100 KK, sedangkan resposuami atau istri yang rumah tangganya terpilih sebagai sampel dengan teknik pengambilan sampsecara acak sederhana (simple random sampling). Analisis data menggunakan analisis univariatbivariat dengan taraf kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada husignifikan antara sarana dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p = 0,025), ada hubungan yanantara sikap petugas kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p= 0,288), ada hubsignifikan antara Kesadaran masyarakat dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p = 0,239), dhubungan yang signifikan antara pendapatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p = 0,028)KataKunci: Sarana, Sikap Petugas Kesehatan, Kesadaran Masyarakat, Pendapatan
EVALUASI PROGRAM PENANGGULANGAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2016 Zaputri, Rita; sakka, ambo; paridah, paridah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.403 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2886

Abstract

Perkembangan kasus DBD yang cenderung meningkat dan penyebarannya yang semakin luas merupakan salah satumasalah kesehatan yang menjadi perhatian di Indonesia. Setiap tahun, wilayah kerja puskesmas puuwatu menjadi wilayahdengan jumlah kasus tertinggi di Kota Kendari. Pemerintah telah membuat program penanggulangan dan pemberantasanpenyakit DBD, namun di duga belum efektif dan efisien dalam menurunkan kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi program penanggulangan DBD di Puskesmas Puuwatu Kota Kendari tahun 2016. Penelitian ini menggunakanmodel evaluasi sistem analisis, yang nantinya setiap faktor-faktor yang ada pada masukan (input), proses (process), dankeluaran (output) akan di evaluasi sehingga diharapkan dapat mengetahui setiap kekerungan dan kelebihan dari programprogramtersebut.Penelitianinidilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara melakukan studi dokumen,wawancara dan observasi. Penilaian berdasarkan penelitian dengan menggunakan evaluasi sistem analisis ProgramPenanggulangan DBD ini dinilai cukup baik. Pada evaluasi masukan dinilai sudah cukup baik, namun ketersediaan tenaga yangmasih kurang. Evaluasi proses dinilai baik karena sesuai dengan rencana program, namun perlu ditingkatkan proses aktivitaskegiatan Penyelidikan Epidemiologi yang masih terdapat beberapa kendala terkait dengan data penderita yang tidak lengkapsehingga mengakibatkan petugas terlambat merespon laporan kasus. Evaluasi keluaran dinilai baik karena hampir dari tiapkegiatan sudah mencapai target yang telah ditentukan dan dibuktikan dengan angka penderita DBD menurun dari tahunsebelumnya.Kata Kunci : Evaluasi, Program Penanggulangan, DBD, Puskesmas
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN JENTIK NYAMUK Aedes aegypti DI KELURAHAN PUNGGALUKU KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2017 Maulana, Maulana; Yasnani, Yasnani; Pratiwi, Arum Dian
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.591 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.4033

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue danditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di pengaruhi oleh perilakupenduduk dalam hal menampung air tidak hanya pada satu tempat dan jarang membersihkan bak penampunganair, pengolahan sanitasi rumah tangga yang kurang baik memungkinkan nyamuk Aedes aegypti memiliki peluangyang besar untuk bertelur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungandengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di Kelurahan Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2017.Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei atau observasional yang menggunakan rancangan “cross sectional”.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang berada di Kelurahan Punggaluku dengan jumlah638 Kepala Keluarga. Sampel berjumlah 81 Kepala Keluarga yang diambil dengan menggunakan tehnik SimpleRandom Sampling (SRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearmendengan α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada korelasi yang signifikan antara kontainer/tempatpenampungan air dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti (ρ = 0,005), ada korelasi yang signifikan antarasampah padat dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti (ρ = 0,000), dan ada korelasi yang signifikan antarapelaksanaan PSN DBD dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti (ρ = 0,047).Kata kunci : Kontainer, Sampah padat, PSN DBD, Keberadaan jentik
PERBEDAAN PENGALIHAN (COPING) STRES KERJA PADA PERAWAT DI RSJ KOTA KENDARI DAN RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016. Rizhkal, Muhammad; Asfian, Pitrah; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.743 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i4.1737

Abstract

ABSTRAKPengalihan stres merupakan suatu proses dimana individu mencoba untuk mengelola berbagai stresoruntuk menghadapi situasi stresful. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengalihan stres yangdilakukan oleh perawat pada Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari (RSJ) dan Rumah Sakit Umum Daerah BahteramasProvinsi Sulawesi Tenggara tahun 2016. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik denganpendekatan studi komparatif, yang bertujuan untuk mendapatkan apakah perbandingan pengalihan stres kerjapada perawat Rumah Sakit Jiwa Kota kendari (RSJ) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas ProvinsiSulawesi Tenggara tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan antara konfrontasi padaperawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p = 0,877 (p > 0,1), tidak ada perbedaan antara pemecahanmasalah yang terencana pada perawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p = 0,0032 (p > 0,1), adaperbedaan antara jarak pada perawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p = 0,009 (p > 0,1), tidak adaperbedaan antara kontrol diri pada perawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p = 0,784 (p > 0,1), tidak adaperbedaan antara menerima tanggung jawab pada perawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p = 0,877 (p >0,1), tidak ada perbedaan antara menghindar pada perawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p = 0,739 (p >0,1), tidak ada perbedaan antara penilaian positif pada perawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p = 1 (p >0,1), tidak ada perbedaan antara mencari dukungan sosial pada perawat RSJ dan RSUD Bahteramas dengan hasil p= 0,877 (p > 0,1).Kata Kunci: Pengalihan stres kerja, konfrontasi, pemecahan masalah yang terencana, jarak, kontrol diri, menerimatanggung jawab, menghindar, penilaian positif dan mencari dukungan sosial.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI TAHUN 2016 Khotimah, Annisa Rodliyah; Dupai, La; Saktiansyah, La Ode Ahmad
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.955 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i8.3897

Abstract

ABSTRAKAntenatal Care atau pemeriksaan kehamilan merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental sertamenyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan mereka postpartum sehat dan normal. Kunjungan ANC adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkinsemenjak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan ANC diWilayah Kerja Puskesmas Mokoau Kecamatan Kambu Kota Kendari Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakanadalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional study dengan populasi seluruh ibu hamilyang terdaftar di Puskesmas Mokoau Kecamatan Kambu Kota Kendari yang berjumlah 148 orang yang diambildengan teknik non random sampling melalui pendekatan accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang mempunyai pengaruh terhadap variabelterikat antara lain : pendidikan (ρ = 0,006), pengetahuan (ρ = 0,017), Pendapatan/Penghasilan keluarga (ρ = 0,004)dan Dukungan Suami/Keluarga (ρ = 0,009) sedangkan variabel bebas yang tidak berpengaruh terhadap variabelterikat adalah faktor umur (ρ = 0,225). Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner sedangkan analisisdata digunakan adalah uji Chi Square pada taraf kepercayaan 90% (α = 0,1). Kesimpulan hasil penelitian ini adalahtingkat pendidikan, pengetahuan, dukungan keluarga dan pendapatan/penghasilan keluarga berpengaruhterhadap pemanfaatan pelayanan ANC, sedangkan umur tidak berpengaruh tehadap pemanfaatan pelayananANC. Disarankan agar ditingkatkan lagi pengetahuan tentang ANC karena ANC sangat di perlukan selama masakehamilan.Kata Kunci : Pendidikan, Pengetahuan, Pendapatan, Antenatal Care, Ibu Hamil
PELAKSANAAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI DI PUSKESMAS SE-KOTA KENDARI TAHUN 2016 Arwanti, Desi; sabilu, yusuf; ainurrafiq, ainurrafiq
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.781 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1206

Abstract

Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kota yang bertanggung jawab menyelenggarakanpembangunan kesehatan di satu atau sebagian wilayah kecamatan. Pelaksanaan surveilans epidemiologimerupakan salah satu upaya untuk mengatasi masalah penyakit menular maupun penyakit tidak menular,mengurangi kesakitan, mencegah kematian, penyembuhan penderita dan mencegah terjadinya peningkatanpenyakit. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan Surveilans Epidemiologi Penyakit danpermasalahannya di Puskesmas se-Kota Kendari tahun 2016 dilihat dari pengumpulan data, pengolahan data,analisis dan interpretasi data serta diseminasi informasi. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studikasus. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh petugas surveilans Puskesmas tahun 2016 di Kendari dankoordinator surveilans Dinas Kesehatan Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan surveilansmeliputi pengumpulan data yang dilakukan hanya mencakup data kesakitan berupa laporan penyakit danpemakaian obat dari Poli Umum, Pustu dan laporan masyarakat setempat. Pengolahan data surveilansdilakaukan secara manual dan hanya memanfaatkan komputer disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan tekslaporan belum sampai pada penyajian pemetaan data dengan pemanfaatan progam Geographycal InformationSystem (GIS). Analisis dan interpretasi data dilakukan berdasarkan variabel epidemiologi (orang, waktu dantempat) yang dilakukan secara manual. Penyebarluasan data belum efektif karena pelaksanaannya belumsepenuhnya memanfaatkan teknologi yang ada dan tidak rutin dilakukan setiap bulan.  Namun, ketersediantenaga kerja, pelatihan dalam mendukung keterampilan petugas surveilans, serta sarana dan prasana yangterdapat di setiap Puskesmas belum berjalan efektif sehingga menghambat pelaksanaan surveilans.Kata kunci : Surveilans, Penyakit Menular dan Tidak Menular, Puskesmas.
PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2017 Hijroh, hijroh; Bahar, Hartati; Ismail, Cece Suriani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.645 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2898

Abstract

Pecegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) didasarkan atas pemutusan rantai penularan penyakit ini.Peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan keberhasilan pelaksanaan kegiatanpemutusan rantai penularan penyakit DBD. Keterlibatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dansikap yang dimiliki masing-masing individu. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian kualitatif denganmetode fenomenologi pada enam keluarga yang pernah dan belum pernah menderita penyakit DBD p ada wilayahkerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Adapun tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui perilaku masyarakatdalam pencegahan penyakit DBD. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan dan wawancaramendalam. Penelitian dilakukan selama Februari 2017 sampai selesai. Informan dalam penelitian ini ayah dan ibudari subjek penelitian, kepala lingkungan/promkes, dan petugas kesehatan yang terlibat secara langsung dalamprogram pencegahan penyakit DBD. Analisis data dilakukan dengan tehnik ‘content analysis’. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap tentang tindakan pencegahan penyakit demam berdarah diwujudkandengan kegiatan membersihkan rumah dan lingkungan sekitar rumah serta penggunaan anti nyamuk. Jika adaanggota keluarga yang terkena penyakit ini, maka penyemprotan/ fogging dianggap merupakan suatu kegiatanyang dapat mematikan nyamuk penyebab penyakit demam berdarah dengue. Pengetahuan dan sikap keluargamasih dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat menghambat keluarga untuk bertindak sesuai denganpengetahuan yang dimilikinya. Peran serta masyarakat, dengan didukung oleh keterlibatan kader, kepalalingkungan, PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama dan lintas sektor sangat menunjang keberhasilan program P2MDBD.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Penyakit DBD.

Page 10 of 55 | Total Record : 550


Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue