cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Teknik Role Playing Pada Anak Tuna Grahita untuk Meningkatkan Keterampilan Interpersonal Dara Intan Cahaya; Abu Bakar; Fajriani Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generally, children with mental retardation experience difficulties in social interaction, because children with mental retardation don't have the skills to build a good relationship with other people or don't have interpersonal skill. This research to see an overview of interpersonal skills of children with mental retardation in SDLB Negeri Banda Aceh before and after of treatment technique role-playing. The technique role-playing is a process of counseling for shaping behavior adaptive children with mental retardation, with a pleasant atmosphere and make children with mental retardation actively participate in simulate. The type of this research is pra-experiment with the form of one group pretest-posttest, the approach used in this research is mix method design. The data collection technique used observation and interview. The data analysis technique in this research using quantitative and qualitative analysis, quantitative was with Wilcoxon Signed Rank to see the comparison before and after treatment, which obtained the result of Z count equal to -2,201 with asymptotic significant for the two-way test of 0,028 0,05. Then the hypothesis testing in this study Ha is accepted and H0 is rejected. The technique of role-playing can be used to improve the interpersonal skills of children with mental retardation.
UPAYA P2TP2A BANDA ACEH DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Ema Afnita; Syaiful Bahri; Dara Rosita
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual merupakan suatu perlakuan yang terjadi dengan cara pemaksaan yang tidak wajar sehingga menyebabkan tekanan psikologis atau bekas pada fisik yang mengalaminya. Pada prinsipnya perilaku demikian tergolong tindakan yang tidak manusiawi.Pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) merupakan lembaga yang mempunyai kewenangan atas permasalahan yang bersangkutan pada perampasan hak-hak kemanusiaan yang ada pada kaum perempuan dan anak.Upaya pembinaan yang dilakukan oleh P2TP2A yaitu konsultasi psikologis yang diberikan oleh tenaga psikolog untuk membantu untuk para korban kekerasan fisik dan nonfisik.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif serta menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi.Subjek penelitian ini merupakan staf anggota P2TP2A Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan upaya pembinaan yang dilakukan oleh P2TP2A Kota Banda Aceh yaitu melakukan pencatatan kasus, kemudian identifikasi kasus, kemudian diberikan layanan sesuai kebutuhan klien, serta bantuan hukum jika klien membutuhkan, rumah aman sementara diberikan pada korban yang terancam keselamatannya. Pelaksanaan upaya pembinaan terdapat beberapa kendala yang dialami.Kendala berupa terbatasnya anggaran, serta kurangnya dukungan dari masyarakat untuk ikut terlibat secara langsung dalam membantu kinerja P2TP2A. Upaya pembinaan akan menghasilkan dampak yang besar apabila seluruh pihak ikut terlibat dalam upaya tersebut. Karena dalam penanganan ini, tidak dapat hanya mengandalkan upaya sebelah pihak saja.Tetapi harus mencakup keseluruhan berupa pemerintahan, instansi-instansi dan masyarakat. 
Konseling keluarga islami online Wonderful Family Tyo Fernanda; Nurbaity Bustamam; Martunis Yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The practice of counseling in this modern era looks increasingly dynamic and in tandem with the development of information technology. The practice of counseling has now also penetrated the virtual world through the nuances of online counseling. This study aims to describe the practice called online counseling; the Wonderful Family concept founded by Cahyadi Takariawan. To examine this object, researchers used a qualitative descriptive method. Researchers collect data through in-depth interviews, observation, and documentation. The results show that Wonderful Family is a family endurance education concept that provides family endurance guidance classes and opens offline counseling services both as a continuation of online classes and client independent activities. Wonderful Family uses a number of online media (social media), such as Instagram, Facebook, and websites to disseminate information related to family guidance and counseling, marriage and parenting. Individuals who are interested in learning further and or solving problems can participate in online counseling and counseling classes. The method used is the provision of material in public classrooms and private discussions through chat and voice notes. This online class is done through the WhatsApp application and a special website where each member has their own account. General online classes are usually not paid, but special classes apply tuition fees.Keywords: Online counseling, social media, Cahyadi Takariawan, Wonderful Family ABSTRAK Praktik konseling  di era modern ini terlihat semakin dinamis dan beriringan dengan berkembangnya teknologi informasi. Praktik konseling kini juga telah merambah dunia maya melalui nuansa konseling online. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan praktik yang disebut konseling online, yaitu konsep Wonderful Family yang didirikan oleh Cahyadi Takariawan. Untuk menelaah objek ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil yang peneliti temukan menunjukkan bahwa Wonderful Family adalah sebuah konsep pendidikan ketahanan keluarga yang menyediakan kelas-kelas bimbingan ketahanan keluarga dan membuka layanan konseling offline baik sebagai kelanjutan dari kelas online maupun kegiatan mandiri klien. Wonderful Family menggunakan sejumlah media online (media sosial), seperti instagram, facebook, dan website untuk menyebarkan informasi terkait bimbingan dan konseling keluarga, pernikahan dan parenting. Individu-individu yang tertarik untuk belajar lebih jauh dan atau menyelesaikan masalah-masalahnya dapat berpartisipasi dalam kelas-kelas bimbingan dan konseling online. Metode yang dipakai adalah pemberian materi dalam kelas umum dan diskusi pribadi melalui chatting dan voice note. Kelas online ini dilakukan melalui applikasi whatsapp dan website khusus dimana masing-masing anggota memiliki akun masing-masing. Kelas-kelas online umum biasanya tidak berbayar, namun kelas-kelas khusus menerapkan iuran pendidikan.Kata kunci: Konseling online, media sosial, Cahyadi Takariawan, Wonderful Family
Profil Guru BK Tersertifikasi dalam Penyusunan dan Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri Banda Aceh rina mauliza; Dahliana abdullah; Martunis Yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan bimbingan digunakan guru bimbingan dan konseling dalam membantu siswa untuk dapat menyelesaikan masalah siswa di sekolah, serta perlu adanya penyusunan program bimbingan dan konseling yang disusun oleh guru, yaitu menganalisis kebutuhan konseling, menyusun program bimbingan dan konseling yang berkelanjutan berdasarkan kebutuhan peserta didik secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan, menyusun rencana pelaksanaan program bimbingan dan konseling, dan merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program bimbingan dan konseling. Layanan bimbingan dan konseling diarahkan untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyusunan dan prosedur pelaksanaan program bimbingan dan konseling yang dilakukan guru BK tersertifikasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri Kota Banda Aceh sebanyak 34 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu guru bimbingan dan konseling yang telah lulus sertifikasi sebanyak 21 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket.Simpulan dalam penelitian bahwa penyusunan program pada guru BK tersertifikasi diperoleh nilai rata-rata sebesar 123,04 termasuk ke dalam kategori sedang sedangkan pada pelaksanaan program pada guru BK tersertifikasi diperoleh nilai rata-rata sebesar 20,52 termasuk ke dalam kategori baik. Kata kunci : guru BK, tersertifikasi, penyusunan dan pelaksanaan program
APLIKASI KONSELING BIBLIOTERAPI UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA SISWA MAN 1 BANDA ACEH Elza Wardani; Nurhasanah Nurhasanah; Abu Bakar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan berbicara di depan umum adalah perasaan tertekan ataupun gelisah yang dialami oleh individu ketika berbicara di depan umum, baik saat situasi sedang berlangsung bahkan sampai saat situasi telah selesai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kecemasan siswa sebelum dan sesudah diberikan teknik konseling bibloterapi dan pengaruh penggunaan teknik konseling biblioterapi dalam mengurangi kecemasan berbicara di depan umum. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis rancangan The One Group Pretest Post-test (Pretest Post-test kelompok tunggal) dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan gambaran kecemasan siswa sebelum diberikan teknik biblioterapi yaitu dengan rata-rata 169.5, sementara setelah diberikan teknik mengalami penurunan rata-rata menjadi 114.3. Kecemasan siswa berada pada kategori sedang dan rendah. Untuk melihat pengaruh penggunaan konseling biblioterapi, peneliti menggunakan uji Wilcoxon dan diperoleh nilai Z hitung = -2,803. Hipotesis penelitian diuji pada taraf signifikansi 0,05 dan nilai Z tabel antara ±1,96, yang berarti bahwa Z hitung berada di daerah penerimaan ha. Begitu juga dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,005 nilai signifikansi 0,05 artinya adalah hipotesis nihil (ho) ditolak dan hipotesis alternative (ha) diterima. Maka dari itu dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara antara data sebelum dan sesudah treatment. Artinya, penelitian ini membuktikan bahwa adanya pengaruh dari pelaksanaan treatment dan teknik konseling biblioterapi berhasil menurunkan kecemasan berbicara di depan umum pada siswa. Kata kunci : Biblioterapi, Kecemasan Berbicara di Depan Umum
Pengaruh Self Esteem Terhadap Perilaku Prososial Siswa SMP N 18 Banda Aceh Yanti Sri Wahyuni; syaiful Bahri; Muhammad Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sri Wahyuni, Yanti. 2017. Pengaruh Self Esteem Terhadap Prilaku Prososial Pada Siswa Remaja di SMP Negeri 18 Banda Aceh. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.            Pembimbing : (1)   Drs. Syaiful Bahri, M.Pd   (2) Drs.M.Husen, M.Pd Kata Kunci: Self Esteem, Perilaku Prososial Perilaku prososial adalah tindakan sukarela yang dimaksudkan untuk memberikan keuntungan pada individu atau sekelompok individu, meliputi aspek altruism (suka rela), compliant (permintaan), emotional (emosi), public (umum), anonymous (tanpa diketahui) dan dire (situasi darurat). Self esteem adalah penilaian atau evaluasi secara positif dan negatif terhadap dirinya sendiri, meliputi dimensi successes (keberhasilan), values (nilai-nilai), aspirations (aspirasi-aspirasi), defenses (pertahanan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self esteem, perilaku prososial dan pengaruh yang signifikan self esteem terhadap perilaku prososial pada siswa SMP Negeri 18 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-postfacto. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP N 18 Banda Aceh sedangkan pengambilan sampel dalam menggunakan teknik stratified sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas dan uji regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengaruh self esteem (X), terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial siswa (Y) hal ini ditunjukkan dari hasil uji F, dimana Fhitung  Ftabel (35.622 0,1381), maka hasil tersebut dinyatakan memiliki dampak yang signifikan. Jadi hipotesis yang mengatakan bahwa variabel self esteem memiliki pengaruh terhadap perilaku prososial siswa dapat diterima dan terbukti benar. Adanya pengaruh self esteem terhadap perilaku prososial pada siswa SMP N 18 Banda Aceh diperoleh dari nilai R-square (R²) sebesar 146. Artinya variabel independen yang terdiri variabel self esteem memberikan kontribusi sumbangan sebesar 14 % terhadap perilaku prososial pada siswa.
PELAKSANAAN PENEMPATAN DAN PENYALURAN SISWA PADA JURUSAN SMK NEGERI KOTA BANDA ACEH azrina aqmar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan penempatan dan penyaluran ini merupakan hasil pengembangan dari pelayanan bimbingan dan konseling yang mengacu pada sasaran yang lebih luas sehingga perlu dilaksanakan sesuai dengan prosedur. Jika penempatan dan penyaluran dilakukan sesuai dengan prosedur, maka besar kemungkinan keberhasilan akan diperoleh dan tujuan penempatan dan penyaluran akan tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan penempatan dan penyaluran siswa terkait pemilihan jurusan di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah pihak-pihak yang terlibat dalam penjurusan siswa yaitu wakil kesiswaan, ketua jurusan dan guru BK. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak sekolah belum melakukan kegiatan pelaksanaan penempatan dan penyaluran penjurusan siswa sesuai dengan prosedur dan tahapan yang ideal. Adapun, kegiatan yang dilakukan yaitu berkaitan dengan kegiatan perencanaan dan pelaksanaan. Namun, kegiatan tersebut belum dilakukan secara menyeluruh sedangkan untuk kegiatan evaluasi belum dilakukan sesuai dengan prosedur dan tahapan yang ideal.
UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA PADA SMPN KOTA BANDA ACEH Riski Febriadi; Syaiful Bahri; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research raised the issue of how to efforts, obstacles and results from the efforts of teacher Guidance and Counseling in enhancing student communication skills. Answering the problem in this study used a descriptive qualitative narrative research approach, which explains and describes the results of research data on the efforts of guidance and counseling teachers in enhancing students' communication skills. The subjects in this study were BK teachers in SMPN 2 Banda Aceh, SMPN 4 Banda Aceh, and SMPN 8 Banda Aceh. Data collection techniques in this study used interviews in accordance with the indicators of the problem. The results showed that (1) the efforts of the Guidance and Counseling teacher in enhancing student communication skills were by providing group guidance services carried out by playing techniques, assertive training and communication exercises (2) Obstacles experienced by the Guidance and Counseling teacher in an effort to improve student communication skills, namely, first is the difference in student character that causes the implementation of services to be slightly hampered which takes more than the schedule determined, the second is the most common obstacle encountered is determining the schedule for doing services so as not to interfere with other lessons for students. (3) The results of the teacher's guidance and counseling efforts in enhancing student communication skills that not all students can receive and realize the guidance given by BK teachers properly. Some students after being guided by the BK teacher saw changes in students since the first meeting, if students did not change, the BK teacher conducted guidance to the next stage with a different method. Keywords: Efforts, Guidance and Counseling Teachers, Skills, Student Communication Abstrak: Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang bagaimana upaya, hambatan dan hasil dari upaya guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini digunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif yang bersifat naratif, yaitu menjelaskan dan menguraikan data hasil penelitian tentang upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Subyek dalam penelitian ini yaitu guru BK di SMP Negeri 2 Banda Aceh, SMP Negeri 4 Banda Aceh, dan SMP Negeri 8 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara sesuai dengan indikator masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) upaya guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa yaitu dengan memberikan layanan bimbingan kelompok yang dilakukan dengan teknik bermain, latihan asertif dan latihan komunikasi.(2) Hambatan yang dialami guru Bimbingan dan Konseling dalam upaya meningkatkan keterampilan komunikasi siswa yaitu pertama adalah perbedaan karakter siswa yang menyebabkan pelaksanaan layanan sedikit terhambat yang memakan waktu lebih dari jadwal yang ditentukan, yang kedua adalah hambatan paling sering ditemui adalah penentuan jadwal untuk melakukan layanan agar tidak mengganggu pelajaran yang lain bagi siswa. (3) Hasil dari upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa yaitu tidak semua siswa dapat menerima dan merealisasikan bimbingan yang diberikan oleh guru BK dengan baik. Sebagian siswa setelah dibimbing oleh guru BK terlihat perubahan bagi diri siswa sejak pertemuan pertama, apabila siswa tidak ada perubahan, maka guru BK melakukan bimbingan ke tahap berikutnya dengan metode yang berbeda.Kata Kunci: Upaya, Guru Bimbingan dan Konseling, Keterampilan, Komunikasi Siswa
INDENTIFIKASI KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI SMP NEGERI 12 BANDA ACEH. ruhmiyani ruhmiyani; Dahliana Dahliana Abd; Zahra Zahra Nelissa
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Indentifikasi kepercayaan diri siswa dalam komunikasi interpersonal di SMPN 12 Banda Aceh, bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kepercayaan diri siswa dalam komunikasi interpersonal.Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII di SMPN 12 Banda Aceh. Penarikan sampel dilakukan secara keseluruhan atau total sampling. Total sampel sebanyak 50 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa berdasarkan kategori  di peroleh hasil analisis variabel sebanyak 18 siswa dengan persentase 36% memiliki tingkat kepercayaan diri dalam komunikasi interpersonal yang rendah sedangkan untuk analisis sub variabel yang terdiri dari aspek pribadi dengan kategori sangat rendah 14 siswa dengan persentase 28% dan aspek sosial berada pada kategori sangat rendah 13 siswa dengan persentase 26%. Analisis setiap item pernyataan terdapat 13 siswa yang memiki tingkat kepercayaan diri dalam komunikasi interpersonal yang sangat rendah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa sangat rendah dalam komunikasi interpersonal oleh sebab itu, rendahnya kepercayaan diri siswa menyebabkan siswa tidak yakin pada diri dan tidak percaya pada kemampuan yang dimilikinya. Sebaliknya siswa yang mempunyai kepercayaan diri yang baik dapat meyakinkan dirinya dan mempunyai pengetahuan akurat terhadap  kemampuan yang dimilikinya.                                                                                                            Kata kunci : Kepercayaan Diri, Komunikasi Interpersonal 
Penerapan Teknik Bermain Peran dalam Menangani Konflik Interpersonal Pada Mahasiswa Syufiyatuddin Indah Haqqun; Syaiful Bahri; Qurrata A'yuna
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu membutuhkan hubungan sosial, karena manusia merupakan makhluk sosial, dalam jalinan hubungan sosial ini, akan selalu terjadi suatu permasalahan baik itu terjadi karna kesalahan sendiri atau orang lain. Hal inilah yang dapat memicu sebuah konflik salah satunya konflik interpersonal. Cara yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik bermain peran yang diaplikasikan di dalam praktik konseling kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan skor konflik interpersonal sebelum dan setelah melakukan treatment dengan menggunakan teknik bermain peran, serta untuk melihat efektifitas teknik bermain peran dalam menangani konflik intersonal pada mahasiswa.Metode yang digunakan adalah quasi experimental research dengan pre-test dan  post-test group design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala psikologi. Teknik analisis data dengan Uji Beda Mann Whitney. Populasinya adalah mahasiswa tahun pertama di 4 jurusan ilmu sosial FKIP Universitas Syiah Kuala. Sebanyak 14 mahasiswa dipilih sebagai sampel penelitian dengan teknik porposif sampling, yang kemudian dibagi ke dalam dua kelompok berbeda, yakni kelompok eksperiman dan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan skor antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mengalami penurunan nilai rata-rata (mean) lebih besar dibandingkan kelompok pembanding, yaitu 107,3 ≥ 123,7. Dengan melihat tabel binominal n=7 dan p=0,05, probabilitas untuk X≥10 adalah 0,031. Karena 0,031 lebih kecil dari 0,05 dan W=14, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan konflik interpersonal yang signifikan antara kelompok yang menggunakan teknik Bermain Peran dibandingkan  kelompok yang tidak menggunakan teknik Bermain peran.