COPING (Community of Publishing in Nursing)
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles
611 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TENAGA KESEHATAN DENGAN MOTIVASI KESEDIAAN MASYARAKAT MENERIMA VAKSIN COVID-19 DI DESA ANGGRASMANIS KABUPATEN KARANGANYAR
Taen, Cindy Valla;
Sari, Dian Nur Adkhana;
Suryati, Suryati;
Setyaningrum, Niken
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p08
Tahun 2019 digemparkan dengan merebaknya virus baru yaitu Covid-19. Salah satu strategi yang sangat mungkin dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus ini adalah dengan memproduksi vaksin. Vaksin adalah pertahanan terakhir melawan penyakit menular. Hambatan utama penggunaan vaksin Covid-19 adalah ketidakyakinan masyarakat dalam menentang vaksinasi Covid-19. Keinginan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan. Dengan motif kesiapan masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19, penelitian ini berupaya untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tenaga kesehatan di Desa Anggrasmanis Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, jumlah sampel 290 responden, dan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling, pengambilan data dilakukan pada 27 Mei sampai 10 Juni 2022. Pengujian data menggunakan uji analisis chi square dan regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen penelitian, yaitu kuesioner dukungan keluarga, kuesioner dukungan tenaga kesehatan, dan kuesioner motivasi kesediaan menerima vaksin Covid-19. Hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,000 dan nilai kontingensi sebesar 0,406 (dukungan keluarga) dan 0,349 (dukungan tenaga kesehatan). Dengan demikian ada hubungan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan dengan motivasi kesediaan masyarakat menerima vaksin Covid-19 di Desa Anggrasmanis Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUANG ICU RSU BANGLI
Puspita Dewi, Ni Kadek Santi;
Kamayani, Made Oka Ari;
Sani Utami, Putu Ayu;
Sulistiowati, Ni Made Dian
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p04
Intensive Care Unit (ICU) merupakan salah satu bentuk pelayanan di rumah sakit kategori pelayanan kritis. Komunikasi merupakan keterampilan dasar yang diperlukan oleh seorang perawat, namun seringkali tidak dilakukan secara efektif sehingga menimbulkan kecemasan pada keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU RSU Bangli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif pendekatan cross sectional pada 30 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank dan didapatkan nilai signifikansi p-value = 0,393 (> 0,05), maka tidak terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU RSU Bangli. Komunikasi yang baik dalam keperawatan merupakan hal yang sangat penting dikarenakan tanpa komunikasi pelayanan keperawatan sulit untuk diaplikasikan. Perawat yang menggunakan teknik komunikasi secara interaktif akan menimbulkan persepsi yang lebih baik untuk mencapai kondisi kesehatan yang baik dan keluarga pasien akan merasa paham dengan kondisi kesehatan anggota keluarganya, hal ini akan berdampak terdapat kondisi kecemasan yang dirasakan oleh keluarga pasien. Perawat juga dapat membantu mengidentifikasi kondisi kecemasan yang dirasakan keluarga, serta dapat memberikan informasi dan intervensi yang dapat mengurangi, meminimalkan kecemasan yang dialami oleh keluarga pasien.
HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS
Widyasari, Putu Rossi;
Manangkot, Meril Valentine;
Juniartha, I Gusti Ngurah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p14
Penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan keadaan penurunan fungsi ginjal. Salah satu pilihan terapi untuk pasien GGK adalah hemodialisis. Pasien yang menjalani terapi hemodialisis dapat mengalami kecemasan, kecemasan akan berdampak pada kelancaran proses hemodialisis. Salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan khususnya pada pasien penyakit kronik adalah dengan meningkatkan aspek spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dengan kecemasan pada pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis. Penelitian ini dilakukan pada 10 April - 10 Mei 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini diikuti oleh 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat spiritualitas pasien tinggi yaitu sebanyak 29 orang (58%) dan sebagian besar pasien yang menjalani terapi hemodialisis memiliki tingkat kecemasan yang ringan, yaitu sebanyak 33 orang (66%). Hubungan tingkat spiritualitas dan kecemasan pada pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji menunjukkan ada hubungan antara tingkat spiritualitas dengan kecemasan pada pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis (p-value = 0,000, r = -0,617). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat spiritualitas pasien, maka semakin ringan tingkat kecemasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PERLINDUNGAN TERHADAP PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET PADA WISATAWAN MANCANEGARA DI PANTAI KUTA
Anggraheni, Sukma;
Manangkot, Meril Valentine;
Utami, Kadek Cahya
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p14
Paparan sinar ultraviolet yang diperoleh selama melakukan aktivitas wisata dapat menimbulkan efek merugikan bagi kesehatan wisatawan. Efek merugikan tersebut meliputi gangguan pada mata dan kulit hingga penurunan sistem kekebalan tubuh. Perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet merupakan strategi pencegahan utama yang dapat dilakukan oleh wisatawan terhadap berbagai kerusakan tubuh akibat radiasi ultraviolet yang tinggi. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi sikap dan perilaku. Jika sikap dan perilaku tidak didasari oleh pengetahuan yang cukup, maka akan menghasilkan sikap dan perilaku perlindungan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet pada wisatawan mancanegara di Pantai Kuta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif observasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 wisatawan mancanegara yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan selama 14 hari pada Mei 2020 dengan membagikan kuesioner melalui google form dan analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan wisatawan mancanegara termasuk dalam kategori baik (63%), sikap cukup baik (42%), dan perilaku kurang baik (54,3%). Peneliti merekomendasikan kepada Puskesmas dan Klinik Wisata untuk melakukan program pencegahan atau upaya promosi program kesehatan pariwisata terkait langkah perlindungan dan risiko kesehatan akibat paparan sinar ultraviolet, serta profesi perawat dapat mengembangkan peran profesionalnya dalam keperawatan pariwisata untuk meningkatkan perilaku perlindungan yang memadai pada wisatawan.
PENYULUHAN EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN PEMBERANTASAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KOTA GIANYAR
Damayanti, Putu Ayu Asri;
Laksemi, Dewa Ayu Agus Sri;
Diarthini, Ni Luh Putu Eka
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p03
Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penyakit Dengue yang masih endemis di Bali termasuk di Kabupaten Gianyar. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan melakukan pengendalian vektor, yaitu dengan melakukan pemantauan dan pemberantasan jentik nyamuk. Pemberantasan jentik nyamuk dilakukan secara mandiri oleh segenap masyarakat dimulai dari seluruh anggota keluarga termasuk anak usia sekolah dasar (SD). Sebagai langkah awal anak SD harus dibekali pengetahuan tentang jentik nyamuk agar bisa melakukan pengendalian jentik. Salah satu metode peningkatan pengetahuan yang efektif adalah dengan metode penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penyuluhan dengan metode ceramah yang didukung media audiovisual pada anak SD Negeri 1 Kota Gianyar dalam meningkatkan pengetahuan tentang pemberantasan jentik nyamuk. Rancangan penelitian adalah analitik cross-sectional dengan melibatkan 92 siswa SD kelas V. Pengukuran pengetahuan dengan kuesioner dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah penyuluhan (post-test). Hasil penelitian menunjukan median skor pengetahuan pre-test dan post-test sebesar 50 dan 80. Terdapat perbedaan signifikan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan (p=<0,01) dengan peningkatan pengetahuan sebesar 37,5%. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan anak SDN 1 Kota Gianyar. Pendidikan kesehatan tentang pemberantasan jentik sejak dini dilakukan secara rutin dan simultan demi mendukung program pengendalian vektor penyakit Dengue.
STRATEGI ORANG TERINFEKSI HIV DALAM MEMANAJEMEN GEJALA EFEK TERAPI ANTIRETROVIRAL DI BALI
Raya, Nyoman Agus Jagat;
Suarningsih, Ni Kadek Ayu
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p01
Antiretroviral (ARV) dibutuhkan oleh orang dengan HIV (ODHIV) untuk menekan laju perkembangan HIV, akan tetapi ARV memiliki efek samping pada beberapa ODHIV. Strategi dalam memanajemen gejala sangat diperlukan untuk mengurangi gejala yang tidak nyaman dan mengganggu aktivitas ODHIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ODHIV dalam memanajemen gejala efek terapi ARV di Bali, Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan partisipan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling berdasarkan kriteria: orang yang berstatus HIV berusia 18 tahun atau lebih dan sedang menjalani terapi ARV dengan domisili di Bali. Pertanyaan semi-struktur tentang strategi manajemen gejala digunakan untuk mendapatkan pengalaman partisipan. Analisis data menggunakan analisis tematik. Empat tema dan 10 kategori diperoleh dari 10 partisipan yang bersedia menandatangani informed consent dalam penelitian ini yaitu 1) strategi manajemen gejala meliputi pengobatan, mengontrol pikiran, menjalankan kegiatan spiritual, pengalihan aktivitas, dan adanya dukungan; 2) alasan manajemen gejala didasarkan kenyamanan dan gejala yang berkurang; 3) sumber informasi manajemen gejala dari internal dan eksternal; dan 4) keefektifan strategi manajemen gejala meliputi tingkat keefektifan dan kepuasan. Studi ini memberikan gambaran data terkait strategi yang efektif yang dilakukan secara personal oleh ODHIV untuk mengurangi gejala-gejala yang muncul efek samping ARV. Perawat HIV dan konselor dapat menyusun rencana intervensi pendidikan kesehatan atau konseling terkait strategi manajemen gejala efek samping ARV khususnya kepada ODHIV yang baru pertama mengonsumsi ARV.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PRAMUWISATA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DI BALI
Erviani, Novita Ayu;
Juniartha, I Gusti Ngurah;
Saputra, I Kadek
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i06.p06
Pramuwisata memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjaga keselamatan wisatawan, salah satunya dalam bidang kesehatan. Sering terjadinya kasus kegawatdaruratan pada wisatawan menyebabkan pramuwisata harus memiliki keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pramuwisata dapat menjadi penolong awam RJP dalam penanganan kasus kegawatdaruratan wisatawan. Pelaksanaan riset berikut mempunyai tujuan untuk memahami hubungan antara karakteristik pramuwisata terhadap tingkat pengetahuan BHD di Bali. Desain riset yang dipakai yakni cross sectional dan respondennya berjumlah 100 individu yang ditentukan melalui penggunaan teknik purposive sampling. Data diambil pada bulan April 2022 secara online menggunakan Google Form. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner data demografi dan kuesioner tanpa nama mengenai tingkat pengetahuan BHD. Uji statistik Spearman Rank digunakan dalam penelitian ini. Hasil riset menampilkan bahwa mayoritas mempunyai pengetahuan baik (72%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkatan pendidikan (p<0,0022; r = -0,003) dan masa kerja (p?0,014; r = 0,245) terhadap tingkat pengetahuan BHD pada pramuwisata di Bali, sedangkan usia, riwayat pelatihan, dan riwayat penanganan kegawatdaruratan tidak mempunyai hubungan secara signifikan terhadap tingkatan pengetahuan BHD (p>0,05). Hal berikut menandakan adanya hubungan yang signifikan di antara tingkat pendidikan dan masa kerja dengan tingkat pengetahuan BHD pada pramuwisata di Bali.
HUBUNGAN PERILAKU SELF-MANAGEMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS MADURAN LAMONGAN
Soliha, Siti;
Lestari, Trijati Puspita;
Maghfiroh, Isni Lailatul
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p14
Peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi akan berdampak pada penurunan kualitas hidup. Salah satu upaya untuk pencegahan komplikasi hipertensi adalah dengan adanya penerapan perilaku self-management. Penderita hipertensi memiliki self-management yang baik jika secara aktif terlibat dalam perilaku perawatan serta pengambilan keputusan yang mendukung kesehatan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku self-management dengan kualitas hidup penderita hipertensi di Puskesmas Maduran Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional pada 88 penderita hipertensi yang direkrut dengan consecutive sampling. Data diambil menggunakan kuesioner perilaku self-management hipertensi dan kualitas hidup penderita hipertensi dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (89,8%) penderita hipertensi memiliki perilaku self-management yang baik, (87,5%) memiliki kualitas hidup baik. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05) dan r = 0,914 yang artinya terdapat hubungan signifikan antara perilaku self-management dengan kualitas hidup penderita hipertensi dengan keeratan sangat kuat. Penderita hipertensi yang memiliki perilaku self-management yang baik, maka kualitas hidup mereka akan tinggi oleh karena itu diharapkan penderita hipertensi dapat meningkatkan perilaku self-management dengan menerapkan gaya hidup yang sehat serta rutin melakukan pemantauan tekanan darah ke fasilitas kesehatan untuk dapat mencapai kualitas hidup yang diinginkan.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA
Suryadi, Putu Maya Ratih;
Manangkot, Meril Valentine;
Kamayani, Made Oka Ari;
Yanti, Ni Putu Emy Darma
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p08
Kepercayaan diri adalah sikap yakin pada kemampuan diri sendiri untuk melakukan hal yang ingin dicapainya. Kepercayaan diri sangat penting dimiliki oleh remaja sebagai pelajar untuk mengembangkan prestasi yang dimilikinya. Remaja cenderung memiliki perasaan labil dan lebih emosional, sehingga rentan untuk memiliki kepercayaan diri yang rendah. Intensitas penggunaan media sosial dapat mempengaruhi kepercayaan diri penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kepercayaan diri pada siswa di SMA Kristen Harapan Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 154 siswa di kelas XII pada jurusan MIPA dan IPS. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial dan kepercayaan diri melalui google form. Uji analisis yang digunakan adalah uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji analisis menggunakan Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup erat dengan arah hubungan yang negatif antara intensitas penggunaan media sosial dengan kepercayaan diri (p < 0,001, r = - 0,430). Dapat disimpulkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berhubungan dengan kepercayaan diri dimana semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin rendah kepercayaan diri yang dimiliki oleh remaja, begitu juga sebaliknya. Remaja diharapkan dapat menggunakan media sosial dengan baik dan bijak untuk mencegah terjadinya penurunan kepercayaan diri.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG ASPEK PRE-TRAVEL CARE DALAM KEPERAWATAN PARIWISATA PADA MAHASISWA KEPERAWATAN TAHAP AKHIR SARJANA DI UNIVERSITAS UDAYANA
Tataraharja, I Putu Langgeng Sugih;
Damayanti, Putu Ayu Asri;
Rahajeng, Indah Mei
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p02
Keperawatan Pariwisata (KP) merupakan spesialisasi keperawatan yang berperan mencegah terjadinya masalah kesehatan pada pelaku perjalanan. Pelaku perjalanan sebelum melakukan perjalanan melakukan persiapan pre-travel care yang meliputi penilaian risiko berdasarkan riwayat pelaku perjalanan dan rencana perjalanan sehingga dapat dilakukan manajemen pencegahan dan penanganan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa keperawatan tahap akhir sarjana terkait aspek pre-travel care dalam KP di PSSKPPN FK Unud. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif cross-sectional. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel yaitu 53 mahasiswa keperawatan tahap akhir. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan tentang aspek pre-travel care meliputi dimensi informasi pelaku perjalanan, informasi rencana perjalanan, serta pencegahan serta penanganan mandiri. Analisis data menggunakan uji statistik distribusi frekuensi dan tendensi sentral. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden perempuan (86,1%) dan berada pada rentang usia 21-23 tahun. Didapatkan hasil yaitu mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan tentang aspek pre-travel care dalam KP dengan kategori kurang (37,7%), cukup (43,4%), dan baik (18,9%). Peneliti merekomendasikan untuk menguatkan konsep pre-travel care keperawatan pariwisata pada mahasiswa keperawatan secara komprehensif melalui kegiatan intra dan ekstrakurikuler.