cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
HUBUNGAN KECEMASAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GERUNGGANG Indriyani, Sherlly
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p03

Abstract

Bertambahnya usia pada lansia berefek pada perubahan fisiologis yang menyebabkan hipertensi. Pada tahun 2022 prevalensi hipertensi pada lansia di Indonesia sebesar 32,5% dan di provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 36,2%. Kecemasan dan kualitas tidur merupakan faktor resiko yang dapat meningkatkan tekanan darah pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecemasan dan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang tahun 2023. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain korelasional melalui pendekatan cross sectional dan uji Spearman Rank dengan hasil yang berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Populasi penelitian adalah lansia penderita hipertensi yang berobat ke Puskesmas Gerunggang. Sampel penelitian sebanyak 82 responden. Responden dalam penelitian ini adalah lansia penderita hipertensi yang terpilih sebagai sampel. Hasil dari penelitian ini diketahui adanya hubungan kecemasan dengan peningkatan tekanan darah pada lansia hipertensi (p-value = 0,000; r = 0,471) dan adanya hubungan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada lansia hipertensi (p-value = 0,000; r = 0,446). Simpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada lansia hipertensi.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS LAMA WAKTU RENDAM KAKI AIR HANGAT CAMPUR SERAI DAN GARAM PADA LANSIA HIPERTENSI Aldo, Aldo; E.M. Gaghauna, Eirene; Santoso, Bagus Rahmat
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p08

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah, yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Upaya nonfarmakologis dapat dilakukan dengan rendam kaki air hangat yang dapat memberikan efek relaksasi dan melebarkan pembuluh darah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membandingan rendam kaki dengan air hangat campur serai dan garam selama 10 dan 15 menit pada lansia hipertensi di Puskesmas Cempaka Putih. Metode penelitian menggunakan eksperimen two group pretest posttest design. Pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Masing-masing kelompok terdiri 19 responden, diuji menggunakan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan pre rerata sistolik kelompok 10 menit 147,37 mmHg, dan diastolik 92,37 mmHg. Rerata pre sistolik kelompok eksperimen 15 menit 150,53 mmHg, dengan diastolik 88,42 mmHg. Hasil post rerata sistolik kelompok 10 menit 129,47 mmHg dengan diastolik 83,16 mmHg. Pada kelompok eksperimen 15 menit post rerata sistolik 123,68 mmHg dan diastolik 81,58 mmHg. Uji Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan rerata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dengan p-value 0,049 pada sistolik dan 0,000 pada diastolik. Nilai mean rank menunjukkan adanya penurunan pre dan post sistolik pada waktu 10 menit sebesar 22,87, sedangkan pada waktu 15 menit sebesar 16,13. Hasil penurunan rerata diastolik kelompok 15 menit (11,23 mmHg) lebih kecil dibandingkan kelompok 10 menit (17,66 mmHg). Terlihat dari rerata sistolik dan diastolik pada kelompok 15 menit lebih kecil dibanding 10 menit, maka disimpulkan rendam kaki dengan air hangat campur serai dan garam lebih efektif pada waktu 15 menit untuk menurunkan tekanan darah baik sistolik dan diastole pada lansia hipertensi di Puskesmas Cempaka Putih.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD Ardanti, Ni Komang Junia; Dewi, Ni Luh Made Asri
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p15

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas melalui promosi, perlindungan, dan bantuan dalam mewujudkan hak-hak reproduksi serta penyelenggaraan pelayanan, pengaturan, dan dukungan yang diperlukan. Akseptor KB jenis Intra Uterine Device (IUD) masih memiliki pemahaman yang keliru mengenai penggunaan IUD, yang berpengaruh terhadap pemakaian alat kontrasepsi IUD. Dari beberapa penelitian didapatkan bahwa pendidikan dapat mempengaruhi seseorang, termasuk juga perilaku akseptor dalam menentukan salah satu alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasangan usia subur dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik. Lokasi penelitian di UPTD Puskesmas I Denpasar Utara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 176 Pasangan Usia Subur (PUS) yang dipilih dengan teknik non-probability: purposive sampling. Instrumen penelitian yang dipakai yaitu berupa kuesioner dengan 10 pertanyaan pengetahuan tentang penggunaan alat kontrasepsi IUD. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan data karakteristik responden pada rentang umur 20-35 tahun sebanyak 103 responden (58,5%), pendidikan SMA/SMK sebanyak 112 responden (63,6%), dan pekerjaan swasta sebanyak 77 responden (43,8%). Tingkat pengetahuan PUS dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 122 responden (69,3%).
HUBUNGAN ANTARA SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PENGRAJIN GAMELAN DI DESA TIHINGAN Purnama, Pande Made Dwi Ayu; Nurhesti, Putu Oka Yuli; Manangkot, Meril Valentine
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p07

Abstract

Low back pain merupakan bagian dari gangguan muskuloskeletal yang sering terjadi selama aktivitas kerja. Keluhan low back pain banyak dialami oleh masyarakat umum dan paling banyak terjadi pada pekerja, salah satunya adalah pengrajin gamelan. Proses pembuatan gamelan yang melalui beberapa tahapan menimbulkan keluhan nyeri yang dirasakan pada tubuh. Salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnya nyeri tersebut yaitu sikap kerja. Sikap kerja yang tidak ergonomis akan meningkatkan risiko terjadinya low back pain pada pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pengrajin gamelan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 57 orang, yang didapatkan dengan teknik total sampling. Sikap kerja dan keluhan low back pain diukur dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan REBA. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan kuat dengan arah korelasi positif antara sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pengrajin gamelan p-value < 0,0001 dengan nilai r = 0,653. Koefisien determinan menunjukkan hasil sebesar 42,6% yang berarti sikap kerja memiliki hubungan dengan keluhan LBP pada pengrajin gamelan sebesar 42,6% sehingga dalam hal ini pekerja pengrajin gamelan diharapkan lebih menyesuaikan posisi tubuh dan memperhatikan durasi dalam bekerja agar terhindar dari risiko kesehatan seperti low back pain.
GAMBARAN POLA KONSUMSI DAN STATUS GIZI BALITA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 JEMBRANA Wulandari, Ni Putu Diah; Sawitri, Ni Komang Ari; Yanti, Ni Luh Putu Eva
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p05

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti kebutuhan pangan sehingga mempengaruhi pola konsumsi dan status gizi terutama balita yang menjadi kelompok rentan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola konsumsi dan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas 1 Jembrana pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 75 orang yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengambilan data penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022. Food Frequency Questionnaire (FFQ) merupakan instrumen yang digunakan dalam pengambilan data pola konsumsi dan berat badan menurut umur merupakan metode yang digunakan untuk menilai status gizi balita. Balita yang terlibat dalam penelitian ini sebagain besar berjenis kelamin laki-laki (54,7%), dengan rentang usia balita 12-36 bulan (61,3%). Pola konsumsi balita sebagian besar berada pada konsumsi kurang (78,7%). Walaupun pola konsumsi sebagian besar kurang, namun status gizi balita mayoritas masih dalam kategori berat badan normal (78,7%). Informasi mengenai orang tua, sebagian besar ayah balita (92%) memiliki pekerjaan, dan hanya 50,7% ibu balita yang bekerja. Penghasilan ayah dan ibu sebagian besar masih di bawah UMR (< 2.500.000), yaitu dengan persentase masing-masing 56,0% dan 93,3%. Peneliti berharap data penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi perawat untuk mengembangkan program kesehatan mengenai pola konsumsi dan status gizi balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BALI BELLY PADA WISATAWAN MANCANEGARA DI KAWASAN WISATA PANTAI PANDAWA Antari, Ni Putu Ratna Desy; Suarningsih, Ni Kadek Ayu; Puspita, Luh Mira
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i06.p05

Abstract

Industri pariwisata saat ini mengalami perkembangan yang cukup baik, dibuktikan dengan kemajuan di bidang kesehatan pariwisata salah satunya keperawatan pariwisata yang dapat memberikan kenyamanan kunjungan wisatawan mancanegara. Wisatawan mancanegara dapat mengalami penyakit terkait perjalanan akibat perilaku wisatawan mancanegara selama berwisata, seperti Traveler’s Diarrhea. Bali Belly adalah istilah umum untuk wisatawan mancanegara yang menderita diare selama berwisata di Bali, sehingga wisatawan mancanegara perlu mengetahui apa saja faktor risiko kejadian Bali Belly. Menganalisis faktor apa saja yang terkait dengan kejadian Bali Belly pada wisatawan mancanegara di Kawasan Wisata Pantai Pandawa adalah tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik accidental sampling berjumlah 90 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kejadian Bali Belly. Analisis bivariat menggunakan uji statistik Koefisien Kontingensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia, durasi tinggal, personal hygiene, dan lokasi mengonsumsi makanan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian Bali Belly pada wisatawan mancanegara di Kawasan Wisata Pantai Pandawa (p<0,05), sedangkan jenis kelamin, asal negara, dan jenis makanan (p>0,05) secara statistik tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian Bali Belly.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN GANGGUAN JIWA Kastini, Meri; Novitry, Fera; Heryanto, Eko
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p03

Abstract

Seseorang berpotensi terkena gangguan jiwa cukup tinggi. Setiap saat 450 juta orang di seluruh dunia terkena masalah kesehatan jiwa, saraf, maupun perilaku. Kesembuhan pasien dipengaruhi kepatuhan terhadap program pengobatan dimana pasien yang patuh kontrol pada masa rawat jalan sangat dipengaruhi dukungan dari anggota keluarga karena dapat meminimalisir kecemasan oleh penyakit tertentu dan mencegah ketidakpatuhan. Untuk Puskesmas Pajar Bulan dari 62 pasien gangguan jiwa, hanya 32 pasien (51,6%) yang rutin melakukan kunjungan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel adalah seluruh pasien gangguan jiwa yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Pajar Bulan Kabupaten Muara Enim pada bulan Januari-Maret 2023 berjumlah 62 pasien. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil terdapat 30 (48,4%) responden yang tidak patuh minum obat, bahwa terdapat 29 (46,8%) responden dengan pengetahuan tidak baik, terdapat 35 (56,5%) responden dengan kategori dukungan keluarga tidak mendukung, terdapat 26 (41,9%) responden menyatakan peran petugas kesehatan tidak baik, dan terdapat 28 (45,2%) responden dengan akses ke pelayanan kesehatan jauh. Analisis bivariat diperoleh hasil variabel pengetahuan dengan p-value 0,000; dukungan keluarga dengan p-value 0,004; peran petugas kesehatan dengan p-value 0,001; dan akses ke pelayanan kesehatan dengan p-value 0,000. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, dukungan keluarga, peran petugas kesehatan, dan akses ke pelayanan kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DENGAN TINGKAT STRES KERJA PADA PERAWAT PUSKESMAS KOTA DENPASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Tustiani, Ni Ketut Nining Aras; Damayanti S, Made Rini; Damayanti, Putu Ayu Asri
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p13

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak bagi perawat dalam melakukan upaya prevensi, deteksi, dan pengendalian Covid-19. Tingginya kasus Covid-19 di Kota Denpasar menyebabkan peran dan tugas perawat menjadi bertambah yang mengakibatkan timbulnya beban kerja fisik dan mental yang memicu terjadinya stres kerja. Stres kerja perawat dipengaruhi oleh banyak faktor baik faktor eksternal maupun internal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik demografi dengan tingkat stres kerja pada perawat Puskesmas di Kota Denpasar pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional analitik. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah sampel yaitu 44 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat stres kerja yang dialami oleh perawat adalah stres kerja tinggi 29,55%, stres kerja sedang 54,5% dan stres kerja rendah 15,9%. Terdapat hubungan bermakna antara usia (p=0,000), status perkawinan (p=0,000), tingkat pendidikan (p=0,007), masa kerja (p=0,000), dan jam kerja (p=0,000) dengan stres kerja. Sedangkan karakteristik demografi jenis kelamin tidak berhubungan dengan tingkat stres kerja perawat (p=0,368). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mayoritas perawat Puskesmas di Kota Denpasar mengalami tingkat stres kerja sedang dan karakteristik usia, status perkawinan, tingkat pendidikan, masa kerja, dan jam kerja berhubungan dengan terjadinya stres kerja pada perawat di Kota Denpasar. Stres kerja harus ditangani secara holistik dan komprehensif untuk memperoleh performa kerja yang optimal.
TERAPI MINDFULNESS DAN EDUCATIONAL-COUNSELLING TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN SLE: A LITERATURE REVIEW Sudiantika, Pande Komang; Raya, Nyoman Agus Jagat
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p02

Abstract

Pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) mengalami berbagai gejala fisik dan psikologis yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Apabila gejala tersebut tidak diatasi, maka dapat menurunkan kualitas hidup. Literature review ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh intervensi terapi mindfulness dan educational-counselling terhadap kualitas hidup pasien SLE. Studi ini mencakup 1.625 artikel menggunakan database Google Scholar, PubMed, dan Science Direct yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir (2018-2023). Total didapatkan 8 literatur yang dianalisis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan serta PRISMA flowchart. Hasil literature review ini mendapatkan tiga tema yang dibahas, yaitu terapi mindfulness, educational-counselling, dan kualitas hidup pasien SLE. Intervensi terapi mindfulness dan educational-counselling dapat mengurangi stres, cemas, dan depresi, menurunkan kelelahan, penerimaan diri, mengurangi nyeri, serta meningkatkan aktivitas fisik. Intervensi tersebut berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup pasien SLE. Keluarga dan tenaga kesehatan salah satunya perawat mempunyai peran penting dalam mendukung dan menjalankan intervensi.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TINGKAT KELELAHAN ANAK DENGAN KANKER POST KEMOTERAPI Utami, Kadek Cahya; Puspita, Luh Mira
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p13

Abstract

Kemoterapi pada anak dengan kanker merupakan salah satu terapi yang paling efektif. Kemoterapi selain menimbulkan efek terapeutik, juga dapat menimbulkan efek samping bagi penderita kanker. Kelelahan merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh anak dengan kanker yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak tersebut. Berbagai intervensi non farmakologi direkomendasikan untuk mengurangi tingkat kelelahan pada anak dengan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi progresif terhadap tingkat kelelahan anak kanker post kemoterapi. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental dengan teknik total sampling, jumlah sampel penelitian ini adalah 30 orang. Hasil paired t-test menunjukkan nilai p = 0,001 (p<0,05), yang berarti ada perbedaan yang bermakna skor kelelahan anak sebelum dan sesudah diberikan intervensi, sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi progresif dapat menurunkan tingkat kelelahan anak dengan kanker yang mendapat kemoterapi. Dengan demikian diharapkan perawat dan keluarga mampu bekerjasama untuk menerapkan intervensi ini secara mandiri, baik selama pasien dirawat di rumah sakit ataupun di rumah.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue