cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : 26849712     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)" : 10 Documents clear
HUBUNGAN NOMOPHOBIA DENGAN GANGGUAN DIGITAL EYE STRAIN PADA ANAK SEKOLAH DASAR raihana, putri nabilla; Sari, Armenia Diah; Rahmadewi, Triani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.295

Abstract

Tujuan: Berkembangnya fitur dan fungsi smartphone menimbulnya efek negatif terhadap kesehatan seperti nomophobia dan digital eye strain. Nomophobia adalah kondisi timbulnya perasaan cemas jika dijauhkan dari smartphone. Sedangkan digital eye strain adalah masalah mata yang disebabkan oleh penggunaan komputer, dan ponsel dalam waktu lama dengan jarak dekat yang menyebabkan peningkatan beban pada mata ditandai dengan mata kering, mata gatal, penglihatan kabur, sakit kepala. Tujuan penelitian mengetahui hubungan nomophobia dengan gangguan digital eye strain pada anak sekolah dasar di SD Negeri Nogotirto. Faktor lain seperti durasi penggunaan gadget, intensitas cahaya, kebiasaan berkedip, dan jarak pandang juga dapat mempengaruhi hubungan tersebut. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi meliputi seluruh siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri Nogotirto. Sampel penelitian menggunakan tehnik Purposive Sampling dengan jumlah sampel 51 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-rated  untuk nomophobia dan Computer Vision Syndrome Questionnaire (CVS-Q) untuk digital eye strain. Uji yang dilakukan menggunakan uji non-parametrik Spearman. Hasil: Dari hasil uji Spearman menghasilkan nilai (p = 0.000) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara nomophobia dengan gangguan digital eye strain pada anak sekolah dasar di SD Negeri Nogotirto. Nilai korelasi koefisien sebesar 0,704 menunjukkan korelatif kuat yang berarti semakin tinggi nomophobia maka semakin tinggi pula gangguan digital eye strain. Simpulan: Terdapat hubungan antara nomophobia dan digital eye strain pada anak-anak. Ketergantungan gadget dapat meningkatkan risiko gangguan mata, sehingga diperlukan pengawasan dan edukasi untuk menjaga kesehatan.
GAMBARAN CAREGIVER BURDEN DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER PAYUDARA Riasti, Rini; Tampubolon, Masrina Munawarah; Dilaruri, Ade
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.298

Abstract

Tujuan: Efek samping dari perawatan kanker payudara dapat menyebabkan rasa sakit, kelelahan, serta gangguan dalam aktivitas sehari-hari, sehingga menurunkan kualitas hidup pasien. Dalam hal ini, beban caregiver akan meningkat dalam memberikan dukungan fisik, emosional, dan praktis yang berdampak pada kualitas hidup pasien kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan cargiver burden dan kualitas hidup pasien kanker payudara di Ruangan Seruni RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian melibatkan 84 responden dengan kriteria pasien yaitu penderita kanker payudara yang terdiagnosis lebih dari tiga bulan dan menjalani kemoterapi di Ruangan Seruni. Caregiver yang disertakan adalah anggota keluarga berusia di atas 18 tahun, telah mendampingi pasien minimal tiga bulan, memberikan perawatan sehari-hari. Caregiver non-keluarga seperti perawat homecare, pembantu, atau tetangga dikecualikan. Hasil: Mayoritas caregiver berusia 35-45 tahun (27,4%), berjenis kelamin laki-laki (66,7%), dan merupakan suami dari pasien (64,3%). Sebagian besar caregiver berpendidikan SMA (51,2%) dan bekerja sebagai wiraswasta/swasta (33,3%). Sedangkan untuk karakteristik pasien usia pasien kanker payudara yaitu mayoritas usia dewasa akhir sebesar 29 responden (34.5%), lama terkena kanker mayoritas penderita > 1 tahun sebesar 62 responden (73,8%)., riwayat pernikahan yaitu menikah sebesar 68 responden (81%). Riwayat pendidikan mayoritas masuk dalam kategori pendidikan menengah sebesar 62 responden (73,8%) serta mayoritas pekerjaan penderita yaitu tidak bekerja sebesar 55 responden (65,5%). Beban caregiver paling banyak berada dalam kategori ringan (47,6%), sementara mayoritas pasien memiliki kualitas hidup sedang (97,6%). Simpulan: Studi ini menemukan bahwa beban caregiver sebagian besar berada dalam kategori ringan, dan kualitas hidup pasien kanker payudara berada dalam kategori sedang.
PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP TINGKAT KETAKUTAN ANAK PRASEKOLAH YANG MENJALANI HARI PERTAMA HOSPITALISASI Eliyana, Nur; Amir, Yufitriana; Zukhra , Ririn Muthia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.299

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Brain Gym terhadap tingkat ketakutan anak prasekolah pada hari pertama hospitalisasi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimental pre-post test tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 34 anak prasekolah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat ketakutan adalah kuesioner skala ketakutan anak prasekolah. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat ketakutan sebelum dan sesudah intervensi Brain Gym pada hari pertama dan kedua hospitalisasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan tingkat ketakutan anak setelah intervensi Brain Gym baik pada hari pertama maupun hari kedua hospitalisasi (p < 0,05). Simpulan: Brain Gym efektif dalam menurunkan tingkat ketakutan anak prasekolah selama hospitalisasi. Penelitian ini direkomendasikan sebagai dasar penerapan Brain Gym sebagai intervensi non-farmakologis dalam perawatan anak di rumah sakit.
PENGARUH RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH Lubis, Jimmi Eka Putra; Amir, Yufitriana; Indriati, Ganis
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.300

Abstract

Tujuan: Tujun penelitian ini untuk melihat pengaruh Range of Motion (ROM) terhadap perubahan skala nyeri pada pasien post operasi Open Reduction Internal Fixation (ORIF) fraktur ekstremitas bawah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental dengan rancangan one grup pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan purposive sampling, yang berjumlah 34 responden. Hasil: Hasil penelitian dengan menggunakan uji wilcoxon dengan nilai p value (0,000) < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat Terdapat pengaruh ROM Terhadap Perubahan Skala Nyeri Pada Pasien Post ORIF ekstremitas bawah Simpulan: Latihan ROM efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien pasca operasi ORIF Ekstremitas di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Riau
ANALISA BEBAN KERJA DALAM MENENTUKAN KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS Putri Ardika, Oxcilia; Nu'im Haiya, Nutrisia; Ardian, Iwan; Rismatul Azizah, Intan
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.307

Abstract

Tujuan: Teridentifikasi beban kerja dalam menentukan kepuasan kerja tenaga kesehatan di Puskesmas. Metode: Penelitian ini menerapkan desain penelitian cross sectional dengan teknik total sampling melibatkan sejumlah 65 responden tenaga kesehatan dan pengambilan data menggunakan kuesioner beban kerja dan kepuasan kerja yang sudah valid dan juga reliabel. Analisis bivariat menggunakan uji Gamma dengan variabel terikat beban kerja dan variabel bebas kepuasan kerja. Hasil: Beban kerja menunjukkan kategori tinggi 70,8%; rendah 9%; sedang 7,7%; sangat rendah 6,2%; dan sangat tinggi 1,5%. Sedangkan kepuasan kerja menunjukkan kategori tidak puas 64,6%; sangat puas 15,4%; sangat tidak puas 10,8%; dan puas 9,2%. Terdapat hubungan yang siginfikan antara beban kerja dan kepuasan kerja tenaga kesehatan, dengan nilai p value 0,048 < 0,05 serta nilai korelasi 0,031. Simpulan: Ada hubungan beban kerja dan kepuasan kerja tenaga kesehatan dengan tingkat keeratan yang lemah, sehingga berpotensi memicu stres, kelelahan, serta kualitas pelayanan menurun.
HUBUNGAN KEJADIAN HIPERTENSI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PUSKESMAS KECAMATAN CENGKARENG Karim, Ulfah Nuraini; Sadiyah, Siti Rahmahtu; Hijriyati, Yoanita; Dewi, Aliana
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.312

Abstract

Tujuan: Hipertensi pada lansia mempengaruhi kualitas hidup dimana merupakan dimensi kesejahteraan hidup yang meliputi aspek emosional, fisik, pekerjaan, kognitif, dan sosial. Kualitas hidup penderita hipertensi perlu diperhatikan sejak diagnosis pertama sehingga fokus perawatan pada peningkatan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian hipertensi dengan kualitas hidup lansia. Metode: Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional. Sampel berjumlah 104 orang dengan menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusinya adalah pasien hipertensi terkontrol kategori sedang yang menjalani rawat jalan. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus - Oktober 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan  kuesioner, Kualitas Hidup Lansia dapat diukur dengan WHOQOL-BREF, untuk kejadian hipertensi diukur dengan lembar observasi dengan tensimeter dan stetoskop. Hasil:Hasilnya Pre-Hipertensi 55,8 % dan Kualitas Hidup Sedang 82,7 %. Analisis uji menggunakan uji spearmen rank diperoleh bahwa nilai P sebesar 0,468 dan Rho 0,072 yang berarti bahwa tidak ada hubungan kejadian hipertensi dengan kualitas hidup lansia. Simpulan: Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor hipertensi tersebut tidak secara langsung mempengaruhi kualitas hidup lansia di lokasi penelitian. Variasi dalam karakteristik responden, tingkat dukungan sosial,serta perbedaan konteks sosial dan budaya di Puskemas Kecamatan Cengkareng diduga berkontribusi terhadap hasil yang tidak signifikan tersebut.
PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS ROLE-PLAY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENCEGAHAN BULLYING PADA REMAJA: STUDI PRA-EKSPERIMENTAL Yuhbaba, Zidni; Ayunin, Qurrota; Budiman, M. Elyas Arif; Kustin
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.314

Abstract

Tujuan: Bullying di kalangan remaja masih menjadi masalah serius yang berdampak pada kesehatan mental, sosial, dan akademik. Upaya pencegahan memerlukan metode edukasi yang efektif, salah satunya melalui roleplay yang dapat meningkatkan empati, keterampilan sosial, dan kemampuan mengelola konflik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi dengan metode roleplay terhadap kemampuan pencegahan bullying pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest one-group. Sampel berjumlah 70 responden yang dipilih dari 223 populasi dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum diberikan edukasi dengan metode roleplay, sebagian besar responden (71,4%) berada dalam kategori kurang. Setelah edukasi dengan metode roleplay, mayoritas responden (92,9%) berada dalam kategori sangat baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi roleplay terhadap kemampuan pencegahan bullying pada remaja. Simpulan: Edukasi menggunakan metode roleplay terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan remaja untuk mencegah bullying. Edukasi pencegahan bullying dengan metode roleplay diharapkan menjadi program rutin di sekolah untuk memperkuat kemampuan siswa dalam mencegah bullying.
HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN CITRA TUBUH PADA REMAJA PUTRI Carsita, Wenny Nugrahati; Melany Oktavia Putri; Bambang Eryanto; Alvian Pristy Windiramadhan
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.315

Abstract

Tujuan: Remaja putri cenderung mengalami ketidakpuasan terhadap bagian tubuh dan penampilannya, yang disebabkan oleh sensitivitas yang lebih tinggi terhadap bentuk tubuh, sehingga berpotensi mengganggu persepsi terhadap citra tubuh. Persepsi terhadap citra tubuh pada remaja putri dipengaruhi oleh penilaian fisik dari orang lain, yang dikenal dengan body shaming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body shaming dengan citra tubuh pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik. Populasi dalam penelitian terdiri atas siswi kelas VIII dan IX yang berjumlah 390 responden. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 197 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner body shaming dan kuesioner citra tubuh dari Multidimentional Body Self Relation Questionanaire-Apperence Scale (MBSRQ-AS). Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan dari 101 (51,3%) responden yang mengalami body shaming ringan sebanyak 61 responden (56%) memiliki citra tubuh positif, 88 responden yang mengalami  body shaming sedang sebanyak 47 (43,1%) memiliki citra tubuh positif, dan 8 responden yang mengalami body shaming berat sebanyak 7 (87,5%) memiliki citra tubuh negatif. Hasil analisis didapatkan nilai p= 0,028 (α = < 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan antara body shaming dengan citra tubuh. Disarankan untuk pihak sekolah untuk dapat melakukan pencegahan terhadap perilaku body shaming dengan melakukan pembinaan kepada siswa dan menggali alasan body shaming melalui sesi konseling.
HUBUNGAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Windiramadhan, Alvian Pristy; Prabowo, Ridho Kunto; Amalia, Mala
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.316

Abstract

Tujuan: Di Indonesia penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) terus mengalami peningkatan. Penderita penyakit tersebut perlu dilakukan terapi hemodialisa, dalam proses terapi hemodialisa dapat berdampak pada psikologisnya salah satunya ialah kesejahteraan spiritual yang juga berpengaruh terhadap kualitas hidup. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pasien GGK yang sedang menjalani hemodialisa di RSUD Indramayu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini yaitu pasien GGK yang menjalani hemodialisa berjumlah 168 pasien. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 82 orang menggunakan rumus Slovin. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner, dan dilakukan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil: Penelitian di dapatkan bahwa dari 80 responden yang memiliki kesejahteraan spiritual sedang, sebanyak 56 (70.0%) memiliki kualitas hidup baik. Sedangkan dari 2 orang yang memiliki kesejahteraan spiritual rendah sebanyak 2 orang (100.0%) memiliki kualitas hidup buruk. Uji statistik antara kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup menunjukkan nilai p-value = 0,036. Simpulan: Terdapat hubungan antara kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Disarankan untuk perawat dapat bekerjasama melakukan upaya peningkatan kesejahteraan spiritual dan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa.
DESKRIPSI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA Idriansari, Antarini; Suhada, Deva
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.319

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penggunaan media social oleh para remaja yang ditinjau dari sisi jenis media sosial yang diakses remaja, level penggunaan media sosial, dan kegiatan yang dilakukan remaja di media sosial. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive analytic dengan jumlah sampel sebanyak 286 remaja di SMA N 1 Indralaya Ogan Ilir. Hasil: Mayoritas jenis media sosial yang akses oleh para remaja meliputi Instagram dan Whatsapp yaitu sebanyak 274 responden remaja (95,8%), kemudian tiktok sebanyak 249 responden remaja (87,1). Adapun level penggunaan media sosial diketahui bahwa sebanyak 260 responden remaja (90,9%) berada pada kategori alert. Pada tinjauan kegiatan yang dilakukan remaja di media sosial diketahui bahwa mayoritas responden menggunakan media sosial untuk melihat unggahan orang lain sebanyak 264 responden (92,3%), membaca komentar di akun sendiri dan orang lain sebanyak 142 responden (49,7) dan mengunggah foto dan video sebanyak 136 responden (47,6%). Simpulan: perkembangan jenis dan jangkauan media sosial serta penggunaannya yang begitu pesat di kalangan remaja sudah selayaknya menjadi perhatian banyak pihak agar tetap memberikan dampak positif dan sehat bagi kehidupan remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 10