cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Upaya Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menganyam Menggunakan Media Loose Part Tatik Khoiriyah; Ratna Wahyu Pusari; Ellya Rakhmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i1.11569

Abstract

AbstractThe background that drives this research is less than optimal. the child's fine motor development. This, due to lack of Train a child's fine motor with various media. The problem in this study is how effort improve fine motor skills through weeding activities using Loose part media in children of group B RA Prampelan Sayung Demak. This type of research is class action research and collection. data in the form of planning, implementation, observation and reflection. Subject This study was as many as 22 Group B children in RA Prampelan year Lessons 2021/2022. The study consists of two cycles, each cycle consisting of three meetings. Indicators of success when 75% of children experience learning completion. In cycle I obtained the result of an increase in children's ability 45% then in cycle II the average value of fine motor skills of children reached 76% in the category of Very Good Development (BSB). Based on the results of the study it can be concluded that is the child's fine motor skills can be improved through weeding activities with Loose part media in children group B RA Prampelan Sayung Demak School Year 2021/2022.Keywords: Fine Motor, Weed, Loose PartAbstrakLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kurang optimalnya perkembangan motorik halus anak. Hal tersebut, disebabkan kurangnya melatih motorik halus anak dengan berbagai media. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Upaya meningkatkan keterampilan motorik halus melalui kegiatan menganyam menggunakan media Loose part  pada anak kelompok B RA Prampelan Prampelan Sayung Demak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan pengumpulan data berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 22 anak Kelompok B di RA Prampelan tahun pelajaran 2021/2022. Dari hasil akhir Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Indikator keberhasilan apabila 75% anak mengalami ketuntasan belajar. Pada siklus I diperoleh hasil peningkatan kemampuan anak 45% kemudian pada siklus II nilai rata-rata kemampuan motorik halus anak mencapai 76% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adalah keterampilan motorik halus anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan menganyam dengan media Loose part pada anak kelompok B RA Prampelan Sayung Demak Tahun Ajaran 2021/2022.Kata kunci: Motorik Halus, Menganyam, Loose Part 
PAUD: Pengembangan Media Bambu Aroma Berbantuan Kartu Gambar pada Kemampuan Indra Penciuman Anak Ifa aritia sandra; Nailul Mubarokah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i1.9838

Abstract

AbstractCreating a media of study that can be used to make it easier to teach children their sense of smell by using bamboo media and picture cards is the aim of this research. The research method from Borg and Gall is used here, the research succeeds in summarizing the results of this research method including media validation tests in the teaching and learning process, as well as improving children's abilities in the ability to sense smell. Validator I got a score of 4.60 (no revision, valid), and validator II got a score of 4.51 (not revised, valid). Aroma bamboo media is expected to be a way out in adding the creativity of educators which is packaged attractively for early childhood. The problem with the use of aroma bamboo media is that it requires more than one bamboo, because it reduces the mixing of one aroma with another. It is also advisable to use bamboo that is completely dry to avoid the smell of bamboo with the aroma that will be introduced to the child.Keywords: Bottle media, sense of smell, and Early Childhood AbstrakMenciptakan media pengkajian yang dapat digunakan buat memudahkan mengajarkan kemampuan indra penciuman anak dengan menggunakan media bambu dan kartu bergambar merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian dari Borg and Gall digunakan disini, penelitian berhasil merangkum hasil dari metode penelitian ini diantaranya uji validasi media dalam proses belajar mengajar, serta meningkatkan kemampuan anak dalam kemampuan indra penciuman. Validator I mendapat skor 4,60 (tidak ada revisi, valid), dan validator II mendapat skor 4,51 (tidak revisi, sah). Media bambu aroma diharapkan dapat menjadi jalan keluar dalam menambahkan kreativitas pendidik yang dikemas menarik untuk anak usia dini. Kendala dengan penggunaan media bambu aroma yaitu membutuhkan bambu yang lebih dari satu, dikarenakan untuk mengurangi pencampuran aroma satu dengan yang lainnya. Dianjurkan pula dengan penggunaan bambu yang benar-benar kering untuk menghindari aroma bambu dengan aroma yang akan diperkenalkan ke anakkata kunci: Media botol, Indra penciuman, Anak Usia Dini
ANALISIS KEMAMPUAN GERAKAN LOKOMOTOR ANAK MELALUI PERMAINAN ENGGRANG BATHOK USIA 3-4 TAHUN Jesiska Destiyani; Ismatul Khasanah; Purwadi Purwadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i1.11503

Abstract

AbstractThe ability of locomotor movement is a movement to move the body in different ways, so it is indicated by the movement of the body from one place to another. Bathok hornbill is a traditional game passed down from the ancestors with natural products made of coconut shells that are easy to play together or individually and can be contested. The purpose of this study was to analyze the locomotor movement abilities of children through the bathok enggrang game. This type of research is qualitative research. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection methods used were observation, interview and documentation. The validity of the data in this study by increasing the persistence in research, triangulation, discussion. Data analysis techniques are data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the locomotor movement ability of children through the bathok enggrang game at TPA Pena Prima Semarang resulted in different locomotor movement abilities of children from one another. This is because each child shows development according to their respective abilities. The suggestion that can be conveyed is that the teacher can support the development of the child's locomotor movement ability to develop optimally through learning bathok enggrang. Keywords: locomotor motion, bathok enggrang game AbstrakKemampuan gerakan lokomotor adalah gerakan untuk memindahkan tubuh dengan cara yang berbeda sehingga ditunjukkan dengan adanya perpindahan tubuh dari satu tempat ke tempat lain. Enggrang bathok adalah permainan tradisional yang turun temurun dari nenek moyang dengan buatan alami dari tempurung kelapa yang mudah dimainkan dalam bersama-sama atau individu dan dapat dilombakan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan gerak lokomotor anak  melalui permainan enggrang bathok. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini dengan cara peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi. Tehnik analisis data berupa koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerakan lokomotor anak melalui permainan enggrang bathok di TPA Pena Prima Semarang mendapatkan hasil kemampuan gerakan lokomotor anak berbeda-beda satu sama lain. Hal tersebut dikarenakan, setiap anak menunjukkan perkembangan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Saran yang dapat disampaikan adalah supaya guru dapat mendukung perkembangan kemampuan gerakan lokomotor anak agar berkembang secara optimal melalui pembelajaran enggrang bathok. Kata kunci: gerak lokomotor, permainan enggrang bathok 
Pola Komunikasi Guru Dalam Menstimulasi Kemampuan Hots Pada Anak Usia 5 - 6 Tahun Di Paud Taman Belia Candi Semarang Rieyani Okta Sumbawa; Muniroh Munawar; Anita Chandra Dewi Sagala
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.13245

Abstract

AbstractEarly childhood learning activities have not provided the process of children's opportunities to explore, children have not been given the opportunity to express their ideas and ideas so that children do not have direct experience in solving their own problems, children must complete an activity according to the teacher's orders, this can limit the child's learning experience . The purpose of this study was to find out how teacher communication patterns can stimulate children's HOTS abilities in PAUD Taman Belia Candi Semarang. Communication in early childhood is certainly different from communication in adults. In early childhood, in communicating children begin to be sensitive to receive various stimuli, the sensitive period for each child is also different. In order for communication to be effective, accompanying children through stimulation so that they are able to think at higher levels which are not just memorizing but also the ability to think logically, analytically, systematically, critically, and creatively, as well as the ability to work together. The levels of thinking skills are divided into low and high levels, namely remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating, and creating. This study uses a qualitative method with the approach taken to describe the facts and data obtained from data sources taken through interviews, observation, and documentation. The results of this study are the teacher's communication patterns at PAUD Taman Belia Candi Semarang in stimulating children's HOTS abilities through STEAM-based learning, seen when teachers stimulate students in learning activities and play through effective communication patterns. Using two-way communication patterns and higher-order thinking skills in PAUD Taman Belia Candi Semarang in children aged 5-6 years, children are able to solve their own problems from very diverse problems. Keywords: HOT’s, communication, STEAMAbstrakKegiatan pembelajaran anak usia dini belum memberikan proses kesempatan anak untuk bereksplorasi, anak belum diberikan kesempatan untuk mengungkapkan ide dan gagasannya sehingga anak tidak memiliki pengalaman langsung dalam memecahkan masalahnya sendiri, anak harus menyelesaikan suatu kegiatan sesuai dengan perintah guru, hal ini dapat membatasi pengalaman belajar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi guru yang dapat menstimulasi kemampuan HOTS anak di PAUD Taman Belia Candi Semarang. Komunikasai pada anak usia dini tentu berbeda dengan komunikasi pada orang dewasa. Pada anak usia dini, dalam berkomunikasi anak mulai peka untuk menerima berbagai rangsangan, masa peka pada masing-masing anak juga berbeda. Agar komunikasi menjadi efektif, mendampingi anak melalui stimulasi agar mampu berpikir tingkat tinggi yang bukan hanya sekedar menghafal tetapi lebih pada kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerja sama. Tingkatan kemampuan berpikir yang dibagi menjadi tingkat rendah dan tinggi yaitu mengingat, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan  fakta dan data-data yang diperoleh dari sumber data yang di ambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pola komunikasi guru di PAUD Taman Belia Candi Semarang dalam menstimulasi kemampuan HOTS anak melalui pembelajaran pembelajaran berbasis STEAM, terlihat saat guru-guru menstimulasi siswa dalam kegiatan pembelajaran dan bermain melalui pola komunikasi yang efektif. Menggunakan pola komunikasi dua arah dan kemampuan berpikir tingkat tinggi di PAUD Taman Belia Candi Semarang  pada anak usia 5-6 tahun anak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri dari masalahnya yang sangat beragam.Kata kunci: Hot’s, komunikasi, STEAM
PENGEMBANGAN MEDIA BUSY BOOK UNTUK MENGEMBANGKAN KECERDASAN NATURALIS PADA ANAK USIA DINI Tasyia Juliana Sunardi; Irine Kurniastuti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.11437

Abstract

AbstractThis study was derived by the needs of the children to develop their naturalist intelligence. The importance of this research is to make children knowing the state of nature through the process of direct observation and playing busy book. The aim of this research is to develop the media that suited for the characteristics of the children in early age and discover the quality of the busy book products as a media to develop naturalist intelligence in children aged 3-5 years old. The method used in this research was research and development (R&D). There subject used in this study were eight children who were involved in the busy book media trial. This study took data on the analysis of research needs in the Yogyakarta and Sleman areas and product trials carried out on a limited basis at Jalan Affandi, Gang Kuwera No. 14, Caturtunggal Depok, Sleman, Yogyakarta. Data processing in this study used descriptive-qualitative techniques. The results of this study were as follows. 1) The busy book media equipped with a guidebook developed was beneficial to develop naturalist intelligence in early childhood based on the steps in ADDIE, Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. 2) The quality of the busy book and guidebook media products was “very good”. Thus, it can be concluded that the busy book media and guidebooks developed had very good quality and were useful for early childhoodKeywords: Research and development, busy book media, naturalist intelligence. AbstrakAbstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya membantu anak usia dini khususnya pada anak usia 3-5 tahun dalam mengembangkan kecerdasan naturalis menggunakan media permainan. Pentingnya penelitian ini agar anak dapat mengetahui keadaan alam melalui proses observasi secara langsung serta bermain busy book.  Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan media yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan  mengetahui kualitas produk media busy book untuk mengembangkan kecerdasan naturalis pada anak usia 3-5 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini 8 anak dilibatkan untuk uji coba media busy book. Penelitian ini mengambil data analisis kebutuhan penelitian di daerah Yogyakarta dan Sleman dan uji coba produk yang dilaksanakan secara terbatas di Jalan Affandi, Gang Kuwera No. 14, Caturtunggal Depok, Sleman, Yogyakarta. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Media busy book untuk mengembangkan kecerdasan naturalis pada anak usia dini dilengkapi dengan buku panduan dikembangkan berdasarkan langkah-langkah dalam ADDIE, Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. 2) Kualitas produk media busy book  dan buku panduan adalah “sangat baik”. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa media busy book dan buku panduan yang dikembangkan memiliki kualitas sangat baik dan bermanfaat bagi anak usia dini. Kata kunci: Penelitian dan pengembangan, media busy book, kecerdasan naturalis
Peran Orang Tua Dalam Mengenalkan Pendidikan Seks Pada Anak Di Tk Tunas Rimba Kota Salatiga Fitri Kurniawati; Ajeng Ayu Widiastuti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.12277

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the role of parents in introducing sex education to children and to determine the supporting and inhibiting factors of the role of parents in introducing sex education. This research is a qualitative descriptive study. This study focuses on the role of parents in introducing early sex education. Data collection techniques used were questionnaires, observations and interviews to find out how far and how the role of parents in introducing sex education to children as well as supporting and inhibiting factors in the introduction of sex education in children. The subjects in this study were seven (7) parents. The results of the study indicate that the role of parents in introducing sex education to children has been carried out by parents although it has not been maximized. The role that parents have done is to give an example of loving the body, supervising children when watching television, supervising children when playing gadgets (youtube). While the things that have not been done by parents are teaching not to undress in front of the opposite sex, providing clothes according to the child's gender, giving examples of protecting themselves from sexual violence, mentioning the name of the child's genitals properly, separating the child's bedroom according to gender, separating the bedroom sleeping with their parents, and teaching the etiquette of asking permission to enter the parents' room. The factors supporting and inhibiting the role of parents in introducing sex education for children are Gadgets, Family, Communication between parents, Culture, Knowledge and Methods of Delivery of Parents.Keywords: Parental Role, Parental Involvement, Sex Education for AUD, Child Education, Support System AbstrakTujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui peran orangtua dalam mengenalkan pendidikan seks, faktor pendukung dan penghambat peran orangtua dalam mengenalkan pendidikan seks untuk anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini memfokuskan pada peran orangtua dalam mengenalkan pendidikan seks usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket), observasi dan wawancara untuk mengetahui seberapa jauh dan bagaimana peran orangtua dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengenalan Pendidikan seks pada anak. Subyek dalam penelitian ini sebanyak tujuh (7) orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orangtua dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak sudah dilakukan oleh orangtua walaupun belum maksimal. Peran yang telah dilakukan orangtua ialah memberi contoh menyayangi tubuh, mengawasi anak ketika menonton televisi, mengawasi anak ketika bermain gadget (youtube). Sedangkan hal yang belum dilakukan oleh orangtua ialah mengajarkan tidak membuka baju di depan lawan jenisnya, menyediakan pakaian sesuai jenis kelamin anak, memberikan contoh melindungi diri dari kekerasan seksual, menyebutkan nama alat kelamin anak dengan semestinya, memisahkan kamar tidur anak sesuai jenis kelaminnya, memisahkan kamar tidur anak dengan orangtua, dan mengajarkan etika meminta izin masuk ke kamar orangtua. Adapun faktor pendukung dan penghambat peran orangtua dalam mengenalkan pendidikan seks untuk anak ialah Gadget, Keluarga, Komunikasi antar orangtua, Budaya, Pengetahuan dan Cara Penyampaian orangtua.  Kata kunci: Peran Orangtua, Keterlibatan Orangtua, Pendidikan seks bagi AUD, Pendidikan Anak, Support System
STUDI LITERATUR: MEDIA PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN UNTUK PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia; Taopik Rahman; Rosarina Giyartini
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.11919

Abstract

 AbstractFine motor development of early childhood is certainly very important for children's growth and development, but most children must have their own obstacles in fine motor development. Based on this, it is necessary to stimulate fine motor development. For this reason, this study wants to examine various media for fine motor development of children 4-5 years old. The method used is literature systematization. From 50 published articles from various journals, after conducting a screening process using a systematic literature method, 20 articles were selected as the final one. Subtle results from 20 sources showed that most of the studies reviewed revealed a lot of useful learning media and were used to develop motor skills of children aged 4-5 years. The results of the study of the journal, the media used from 2018-2022 are busy book, kinetic sand, montage, mosaic, picture blocks, busy board, collage, APE maze, plasticine, busy table, playdough, and finger painting. The results of various learning media for fine motor development aged 4-5 years have succeeded in increasing fine motor development aged 4-5 years.Keywords: Learning media, Fine Motor, Systematic Literature Review AbstrakPerkembangan motorik halus anak usia dini tentunya sangat sekali penting bagi tumbuh kembang anak, namun sebagian anak pasti mempunyai hambatan tersendiri pada perkembangan motorik halus. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya stimulus perkembangan motorik halus. Untuk itu, penelitian ini ingin mengkaji berbagai media untuk perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Adapun metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis. Dari 50 publikasi artikel dari berbagai jurnal, setelah melakukan proses screnning yang menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dihasilkan 20 artikel yang dipilih sebagai peninjauan akhir. Hasil tinjauan terhadap 20 sumber didapat merupakan hasil studi yang mengemukakan mengenai penggunaan media pembelajaran yang bermanfaat serta digunakan untuk perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Hasil telaah artikel, media yang digunakan dari 2018-2022 yaitu busy book, kinetic sand, montase, mozaik, balok bergambar, busy board, kolase, APE maze, plastisin, busy table, playdough, dan finger painting. Hasil dari berbagai media pembelajaran untuk perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun berhasil meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.Kata kunci: Media pembelajaran, Motorik Halus, Tinjauan Literatur Sistematis
Proses Adaptasi Perilaku Personal hygiene Pada Anak Usia Dini sandy tegariyaniputri santoso; Wiku Aji Sugiri
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.11519

Abstract

AbstractHealth and personal hygiene   are the main issues of concern during the covid-19 pandemic. The pandemic that has occurred requires changes in individual behavior in order to adapt to survive during the pandemic. Maintaining personal hygiene is the main behavior needed during a pandemic. Children are individuals who are at the stage of forming behavior. Changes in the situation and the environment also play a role in the process of forming children's behavior, including in this case personal hygiene   behavior. This study purposed to provide an overview of the adaptation process of personal hygiene behavior in children. This research is case study research with a qualitative approach. The process of collecting data using observation, interviews, distributing questionnaires in google forms, and documentation. The results showed that during the pandemic, children knew how to maintain personal hygiene   such as how to wash their hands properly, know when to maintain personal hygiene   such as when to wash their hands, when to take a shower, change clothes, and brush their teeth. Children learn personal hygiene behavior through film shows and advertisements on television, story books read by parents and teachers, morning routines while children participate in online learning activities, as well as special themes prepared by teachers.Keywords: Personal hygiene, Adapted Behavior, Early ChildhoodAbstrakKesehatan dan kebersihan pribadi menjadi isu utama yang menjadi perhatian selama pandemi Covid-19. Pandemi yang terjadi selama hampir dua tahun di seluruh dunia membutuhkan perubahan perilaku individu agar dapat beradaptasi untuk bertahan hidup di masa pandemi. Menjaga kebersihan diri menjadi perilaku utama yang dibutuhkan selama masa pandemi. Anak merupakan individu yang berada pada tahap pembentukan perilaku. Perubahan situasi dan lingkungan juga berperan dalam proses pembentukan perilaku anak, termasuk dalam hal ini perilaku personal hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang proses adaptasi perilaku personal hygiene   pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, penyebaran kuesioner dalam bentuk google form, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama masa pandemi, anak-anak mengetahui cara menjaga kebersihan diri seperti cara mencuci tangan yang benar, mengetahui kapan menjaga kebersihan diri seperti kapan harus mencuci tangan, kapan harus mandi, berganti pakaian, dan menyikat gigi. gigi. Anak-anak mempelajari perilaku personal hygiene   melalui tayangan film dan iklan di televisi, buku cerita yang dibacakan oleh orang tua dan guru, rutinitas pagi saat anak mengikuti kegiatan pembelajaran online, serta tema khusus yang disiapkan oleh guru.Kata kunci: Personal hygiene, Adaptasi Perilaku, Anak Usia Dini
Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Anak TK Belajar Selama Masa Pandemi Yosefin Elsye Yolanda; Lanny Wijayaningsih
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.12316

Abstract

 AbstrakSelama pembelajaran jarak jauh anak perlu pendampingan dari orang tua atau orang terdekatnya agar anak termotivasi dan semangat dalam belajar. Peran orang tua menjadi salah satu peran yang sangat penting ketika mendampingi anak belajar karena ketika belajar orang tua dapat melihat kendala yang dialami oleh anak dan perkembangan yang dialami oleh anak. Penelitian ini bertujuan agar orang tua memahami dan melaksanakan perannya dalam mendampingi anak, agar orang tua mengetahui kendala yang dialami oleh anak saat mendampingi belajar dirumah. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner atau angket, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di TK Virgo Maria 1 Ambarawa dan subjek penelitian adalah orang tua TK Virgo. Data kualitatif tersebut dianalisis kemudian ditarik kesimpulan. Dalam pembelajaran daring ini peran orang tua sangat banyak antara lain sebagai orang tua di rumah, orang tua berperan sebagai pendidik, pembimbing, motivator atau pemberi motivasi dan memberikan fasilitas untuk anak selama pembelajaran dirumah. Beberapa upaya yang dilakukan orang tua adalah mendampingi anak belajar dan mengerjakan tugas, memotivasi anak agar semangat belajar, menjelaskan kembali materi pembelajaran kepada anak menggunakan bahasa yang mudah dipahami, menyampaikan perintah terkait tugas yang akan dikerjakan agar anak dapat mengerjakan tugas secara mandiri.Kata kunci: peran orang tua, masa pandemi, pendampingan AUD AbstractDuring distance learning, children need assistance from their parents or closest people so that children are motivated and enthusiastic about learning. The role of parents is one of the most important roles when accompanying children to learn because when learning parents can see the obstacles experienced by children and the development experienced by children. This study aims to make parents understand and carry out their role in assisting children, so that parents know the obstacles experienced by children when accompanying learning at home. The type of research used is descriptive qualitative, data collection techniques using observation, questionnaires or questionnaires, interviews and documentation. This research was conducted at Virgo Maria 1 Kindergarten Ambarawa and the research subjects were parents of Virgo Kindergarten. The qualitative data were analyzed and conclusions were drawn. In this online learning, the role of parents is very much, among others, as parents at home, parents act as educators, mentors, motivators or motivators and provide facilities for children during learning at home. Some of the efforts made by parents are assisting children in learning and doing assignments, motivating children to be enthusiastic about learning, re-explaining learning materials to children using easy-to-understand language, conveying orders related to tasks to be done so that children can do assignments independently. Keywords: pandemic period; AUD assistance; the role of parents.
Pengaruh Aplikasi Hand Wash Squad Terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Anak Usia 5-6 Tahun Di Kecamatan Serang Iyam Kurniasih; Luluk Asmawati; Laily Rosidah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.13316

Abstract

AbstractThe background of the study is due to Covid-19 which has a very large impact on daily habits.The purpose of this study was to determine the effect of the hand wash squad application on clean and healthy living behavior in children 5-6 years old in the Serang sub-district, Banten. The method used in this research is a quantitative type of quasi-experimental/quasi-research. The population is all kindergartens in Serang sub-district, with a random sampling technique. Data were taken by conducting pretest, treatment, and also post-test in the experimental class and the control class. The data analysis technique used a normality test, homogeneity test, and paired sample t-test. So it can be concluded that there is an effect of the hand wash squad application on the clean and healthy living behavior of children 5-6 years old in Serang, Banten with the result value of sig. (2-tailed) 0.000 <0.05, while the sig value (2-tailed) for the control class was 0.283 >0.05. It is hoped that this research can be able to reinforce similar research regarding the habit of washing hands with digital-based applications and provide input about using Android as a stimulus medium for hand washing practice activities.Keywords: Learning Media, Application Hand Wash Squad, PHBSAbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh Covid-19 yang berdampak sangat besar terhadap kebiasaan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan hand wash squad terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia 5-6 tahun di kecamatan Serang, Banten.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kuantitatif quasi-experimental/quasi-research.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh TK yang ada di Kecamatan Serang Banten dengan teknik random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan pretest, treatment, dan juga posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan hand wash squad terhadap perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 5-6 tahun di Serang Banten dengan hasil nilai sig.  (2-tailed) 0,000 < 0,05, sedangkan nilai sig (2-tailed) untuk kelas kontrol adalah 0,283 > 0,05.  Diharapkan penelitian ini memperkuat penelitian sejenis mengenai kebiasaan cuci tangan dengan aplikasi berbasis digital dan memberikan masukan tentang penggunaan android sebagai media stimulus kegiatan praktik cuci tangan Kata kunci: Media Pembelajaran, Aplikasi Hand Wash Squad, PHBS

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue