cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24608173     EISSN : 25283219     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) merupakan media publikasi kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang agrokompleks, sains, sosial kemasyarakatan dalam bentuk penerapan IPTEKS maupun peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini terbit dua kali setahun di bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
PENERAPAN TEKNOLOGI PETERNAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS TERNAK SAPI POTONG PADA PETERNAKAN RAKYAT Abdullah, Agustina; Mustabi, Djamila; Rismaneswati, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i2.7410

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam pengetahuan dan keterampilan terhadap pemanfaatan teknologi peternakan dalam upaya meningkatkan produktifitas ternak sapi potong melalui inovasi teknologi peternakan, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak. Kegiatan (PKM) dilakukan pada kelompok peternak sapi potong di Desa Timbuseng Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Penentuan lokasi dan kelompok mitra dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa aktivitas mitra selama ini melakukan usaha pemeliharaan ternak sapi potong secara tradisional, bersifat sambilan dan kurang memanfaatkan teknologi peternakan yang aplikatif, sehingga mempengaruhi produktifitas ternak sapi potong. Kegiatan (PKM) dilakukan dengan metode survey, ceramah, wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada mitra anggota kelompok peternak, melakukan demplot dan pendampingan. Implementasi kegiatan dilakukan dengan introduksi teknologi perkandangan dan teknologi pakan. Hasil kegiatan (PKM) menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan teknologi peternakan yaitu teknologi perkandangan dan teknologi pakan. Untuk itu kegiatan (PKM) ini memberikan manfaat pada kelompok peternak sapi potong dalam upaya peningkatan dan optimalisasi pemeliharaan sapi potong dengan memanfaatkan berbagai teknologi peternakan sehingga dapat meningkatkan produktifitas ternak sapi potong pada peternakan rakyat.Kata kunci: kapasitas peternak, adopsi, teknologi, peternakan.
PENERAPAN TEKNOLOGI VACUUM FRYING UNTUK PENGOLAHAN KRIPIK BUAH DI KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN Mursida, .; Reta, .; Mustafa, Arnida
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8118

Abstract

ABSTRAKProgram diseminasi ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi petani buah di kabupaten barru khususnya dan Sulawesi selatan pada umumnya. Diharapkan teknologi vacuum frying ini bisa memberikan solusi pada saat harga anjlok yang biasanya terjadi pada puncak musim panen buah. Diseminasi produk teknologi yang diterapkan adalah hasil kajian dan penelitian yang memang sudah terbukti (proven). Teknologi ini memiliki mekanisme kerja untuk menghilangkan kadar air buah dengan sistem penggorengan hampa udara, yang disertai oleh alat kontrol suhu secara otomatis pada panelnya, sehingga hasil produk akan sesuai dengan apa yang kita atur pada setting, dan yang paling penting kandungan vitaminnya masih sangat terjaga. Mesin Vacuum Frying ini akan memberi dampak secara ekonomis sekaligus solusi bagi berbagai persoalan pada saat panen raya buah dengan meningkatkan nilai jual nilai tambah bagi pelaku usaha yang menggelutinya, dan member efek multi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. Kata Kunci: Vacuum Frying, Diseminasi, Panen. ABSTRACTThis dissemination program aims to provide solutions for fruit farmers in Barru regency in particular and South Sulawesi in general. The vacuum frying technology is expected to provide solutions when prices plummet which usually occurs at the peak of the fruit harvest season. Dissemination of applied technology products is the result of studies and research that have already been proven. This technology has a working mechanism to eliminate fruit water content with a vacuum frying system, which is accompanied by an automatic temperature control device on the van, so the product results will be in accordance with what we set, and the most important is the vitamin content is stable. The Vacuum Frying machine will provide an economic impact as well as a solution to various problems during the fruit harvest season by increasing the value-added sales value for businesses that are involved in it, and providing a multi economic benefit to the surrounding community.Keywords: Vacuum Frying, Dissemination, Harvest.
PERBENIHAN KULTUR JARINGAN ANGGREK PADA TEACHING INDUSTRY UNIVERSITAS HASANUDDIN Sjahril, Rinaldi; Haring, Feranita; Rukka, Rusli M.; Dermawan, Rahmansyah
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i2.7415

Abstract

Kegiatan PPMU-PPUPIK Perbenihan Kultur Jaringan Anggrek pada Teaching Industry Universitas Hasanuddin (UNHAS) bertujuan untuk mempercepat proses pengembangan budaya kewirausahaan, mendorong berkembangnya budaya pemanfaatan hasil riset UNHAS bagi masyarakat, dan menunjang otonomi kampus melalui perolehan pendapatan mandiri atau bermitra. Dalam pencapaian tujuan jangka panjangnya, kegiatan ini dalam jangka pendek bertujuan untuk memberikan kesempatan dan pengalaman kerja kepada mahasiswa, dan membantu menciptakan akses bagi terciptanya wirausaha baru. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan kegiatan perbanyakan semaian biji dan bibit anggrek spesies/hibrida di laboratorium, dan pelatihan tentang teknik kultur jaringan skala rumah tangga dimana diajarkan tentang penyederhanaan teknik kultur jaringan tanaman sehingga dapat dilakukan pada skala rumah tangga. Kegiatan laboratorium dan pelatihan dilaksanakan di Teaching Industry UNHAS dan bermitra dengan pengusaha tanaman hias lokal yang berada di Makassar yang memiliki kebun anggrek di Bulu Dua, Kabupaten Barru. Produksi (production planning) yang dilakukan adalah semaian bibit botol/semai biji anggrek disubkultur dan dilakukan pemeliharaan sampai menjadi dewasa dan siap untuk aklimatisasi. Kemudian planlet yang telah diaklimatisasi dirawat dan dipelihara di screen house sampai menjadi anggrek dewasa yang siap jual ke pasaran. Selain itu planlet yang diperbanyak di laboratorium juga telah dipasarkan. Hasil penjualan anggrek yang paling digemari konsumen adalah Seedling Dendrobium dan Phalaenopsis Hibrida serta anggrek Macodes. Pelatihan kultur jaringan sederhana dilakukan dengan pengenalan budidaya anggrek dan teknik kultur jaringan sederhana, perakitan alat kultur jaringan sederhana, praktek teknik kultur jaringan dimulai dari pembuatan media, penanaman, sampai pada aklimatisasi. Dari hasil pelatihan yang dilaksanakan dapat disimpukan bahwa kultur jaringan tidak mahal dan rumit, serta dapat disederhanakan dengan teknik-teknik yang mudah dipahami peserta.Kata kunci: anggrek, kultur jaringan sederhana, pelatihan, perbenihan
PEMBINAAN PRODUKSI DAN MANAJEMEN USAHA KUE DADAR PADA UKM DI KECAMATAN MATTIRO BULU KABUPATEN PINRANG Abdullahi, Alima Bachtiar; Rusli, Arham; Juwita, Andi Ita
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8123

Abstract

ABSTRAKKecamatan Mattiro Bulu memiliki posisi strategis karena terletak pada jalan poros Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta merupakan jalur alternatif dari arah Makassar menuju Kabupaten Enrekang dan Tana Toraja. Berdasarkan hal tersebut, maka pemerintah Kabupaten Pinrang menggalakkan industri rumah tangga dibidang produksi kue tradisional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan wisatawan akan kue tradisional. Salah satu kue tradisional yang diproduksi oleh beberapa industri rumah tangga adalah kue dadar. Untuk meningkatkan produksi dan perbaikan manajemen usaha kue dadar maka dilakukan pembinaan dalam bentuk kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membentuk mitra yang mandiri secara ekonomi, meningkatkan keterampilan berpikir dan keterampilan lainnya. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan melibatkan dua mitra yaitu Kelompok Usaha Kuning Mekar dan Kelompok Wanita Kreatif. Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui pelatihan, introduksi peralatan, pendampingan dan pembinaan. Kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan dalam PKM ini adalah pelatihan tentang pemilihan bahan baku dan bahan tambahan yang tepat, pelatihan pengolahan kue dadar yang baik dan tahan lama, dan pelatihan tentang teknik pengemasan produk. Pada pelaksanaan PKM ini juga dilakukan introduksi peralatan yang mendukung peningkatan produksi kue dadar. Selain itu, pada kegiatan ini telah dilakukan pendampingan dalam melakukan proses produksi, dan pembinaan manajemen dan pemasaran produk. Kegiatan pembinaan pemasaran yang telah dilakukan adalah dengan mengikuti pameran promosi produk di Makassar.Kata Kunci: Kue Dadar, Kuning Mekar, Mattiro Bulu, Kemitraan, Pembinaan ABSTRACTMattiro Bulu District has a strategic position because it is located on the axis road of South Sulawesi and West Sulawesi, and is an alternative route from the direction of Makassar to Enrekang and Tana Toraja Regencies. Based on this, the Pinrang Regency government promotes home industry in the field of traditional cake production to meet the needs of the community and tourists for traditional cakes. One of the traditional cakes produced by some home industries is dadar cakes. To increase the production and improvement of the business management of the dadar cake, coaching was carried out in the form of Community Partnership Program (PKM) activities. This PKM activity aims to form economically independent partners, improve thinking skills and other skills. This PKM activity was carried out by involving two partners, namely Kuning Mekar Business Group and the Creative Women's Group. PKM activities are carried out through training, introducing equipment, mentoring and development. The training activities that have been carried out in this PKM were training on the selection of appropriate raw materials and additives, training in good and durable dadar cakes processing, and training in product packaging techniques. In the implementation of this PKM, it was also carried out the introduction of equipment that supports increased production of dadar cakes. In addition, in this activity mentoring was carried out in the production process, and management and product marketing development. The marketing development activities that have been carried out are by participating in a product promotion exhibition in Makassar. Keywords: Dadar Cakes, Development, Kuning Mekar, Mattiro Bulu, Partnership.
PENERAPAN PEMUPUKAN TANAMAN BUAH DALAM POT DI SDIT MUTIARA ILMU SOKARAJA UNTUK MENDUKUNG KELESTARIAN LINGKUNGAN SEKOLAH Tini, Etik Wukir; Suharti, Woro Sri; Andreas, Roy
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8119

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian yang dilakukan antara lain transfer pengetahuan dan teknologi dengan cara penyuluhan dan praktek langsung berupa pelatihan meliputi: pelatihan pemeliharaan tanaman buah dalam pot dan pemupukan tanaman buah dalam pot. Pelatihan sosialisasi teknik penanaman tanaman buah dengan bibit unggul dan pemupukan NPK dan pupuk daun pada tanaman buah, upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada tanaman. Tanaman buah yang ditanam dalam pot antara lain jambu air, jambu biji, kelengkeng, belimbing, jeruk dan mangga. Metode yang diterapkan adalah ceramah, praktek langsung, dan pelatihan dengan dibuat kelompok yang masing-masing anggotanya berjumlah 5 sampai 6 orang. Target luaran peningkatan pengetahuan tentang budidaya pembibitan tanaman jambu air citra dan belimbing yang baik dan efisien sebesar di atas 70%, peningkatan keterampilan tentang budidaya pembibitan tanaman jambu air citra dan belimbing yang efisien dan baik sebesar 70%, dan peningkatan optimalisasi lahan pekarangan dengan penanaman tanaman buah dalam pot sebesar 40%. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian sebagai berikut: 1) Kegiatan pengabdian berbasis riset telah dilaksanakan dengan baik dan mendapat respon yang positif dari murid, Kepala Sekolah, guru, wali murid, maupun karyawan SDIT Mutiara Ilmu Sokaraja; 2) Pemupukan adalah NPK 10 g/tanaman jambu biji dan jeruk, 20 g/tanaman jambu air, 30 g/tanaman mangga, 40 g/tanaman belimbing, dan pupuk daun 1 g/l; dan 3) SDIT Mutiara Ilmu Sokaraja menginginkan kegiatan lanjutan berupa membungakan bibit tanaman buah di dalam pot, sehingga diharapkan kegiatan pengabdian dapat dilaksanakan untuk tahun kedua (pada tahun 2019).Kata Kunci: Tanaman Buah dalam Pot, Pemupukan. ABSTRACTThe activities carried out include transfer of knowledge and technology by means of counseling and direct practice in the form of training including: training in the maintenance of fruit trees in pots and fertilizing fruit plants in pots. Training on socialization of techniques for planting fruit trees with superior seeds and fertilizing NPK and leaf fertilizers on fruit trees, efforts to increase growth and production in plants. Fruit plants planted in pots include water guava, guava, longan, star fruit, oranges and mangoes. The methods applied were lectures, direct practice, and training with groups of 5 to 6 student. Output targets for increasing knowledge of good and efficient guava seedling and sta rfruit plant nursery cultivation are above 70%, improvement in skills of efficient and good image guava plant nursery and star fruit cultivation by 70%, and increased optimization of yard area by planting plants fruit in pots by 40%. The results of dedication are as follows: 1) Research-based service activities have been carried out well and received positive responses from students, principals, teachers, guardians of students, and employees of SDIT Mutiara Ilmu Sokaraja, 2) Fertilizing NPK 10 g/plant to guava and oranges, 20 g /plant water to apple, 30 g/plant to mango, 40 g/plant to star fruit, and 1 g/l leaf fertilizer, and 3) SDIT Mutiara Ilmu Sokaraja wants further activities in the form of flowering fruit seeds in pots, so it is expected that service activities can be carried out for the second year (in 2019).Keywords: Fruit Plants in Pot, Fertilization.
PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN ROASTED KOPI TIPE ROTARY UNTUK MENGHASILKAN AROMA KOPI SPECIALTY DI KABUPATEN ENREKANG Reta, .; Tasir, .; Thamrin, Syahruni
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8124

Abstract

ABSTRAKProgram diseminasi ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi UMKM binaan (UMKM MAQFIRAH KALOSI) di Kabupaten Enrekang dan Sulawesi Selatan pada umumnya tentang penerapatan teknik roasting biji kopi arabika untuk mendapatkan cita rasa dan aroma yang terbaik serta varian roasted. Diharapkan teknologi dengan penerapan sistem teknologi roasted atau mesin sangrai tipe rotary double jacket ini bisa memberikan solusi kualitas citarasa dan aroma kopi sehingga dapat bersaing dengan produk-produk kopi kemasan lainnya di pasaran. Diseminasi produk teknologi yang diterapkan adalah hasil kajian dan penelitian yang memang sudah terbukti (proven). Teknologi ini memiliki mekanisme kerja untuk dengan sistem pemanasan yang efektif dan merata. Untuk bahan green bean 7 sampai 10 kg rata rata  membutuhkan waktu hanya 11 menit untuk matang sempurna, dan produk yang dihasilkan terdiri dari 3 kualifikasi yakni ligth, medium dan dark dengan sistem peralatan pada mesin roasting dilengkapi oleh alat control suhu secara otomatis pada vanelnya, sehingga hasil produk akan sesuai dengan apa yang kita settingkan. Hasil proses penyangraian yang merata dan cepat sehingga terjadi peningkatan produksi UKM baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Sehingga akan memberi kontribusi kepada sektor lain: jasa penyedia bahan kemasan, jasa percetakan Printing digital untuk pembuatan stiker kemasan, dan jasa transportasi baik dari sentra bahan baku ke unit pengolahan UKM, maupun distribusi produk ke pasar tradisional maupun pasar modern.Kata Kunci: Kopi Arabika, Mesin Roasted, Aroma.  ABSTRACTThis dissemination program aims to provide solutions for the guided MSMEs (MSME MAQFIRAH KALOSI) in Enrekang Regency and South Sulawesi in general about the inclusion of Arabica coffee bean roasting techniques to get the best taste and aroma and roasted variants. It is expected that the technology with the application of the roasted technology sistem or the rotary double jacket type roaster machine can provide a quality solution of flavor and aroma of coffee so that it can compete with other packaged coffee products on the market. Dissemination of applied technology products is the result of studies and research that have been proven. This technology has a mechanism of action for an effective and equitable heating sistem. For green beans, 7 to 10 kg on average takes only 11 minutes to mature perfectly, and the product produced consists of 3 qualifications namely ligth, medium and dark with the equipment sistem on the roasting machine equipped with automatic temperature control devices on the vanel, so Product results will be in accordance with what we set. The results of the roasting process are evenly distributed and quickly resulting in an increase in production of SMEs both in quality and quantity. So that it will contribute to other sectors: packaging material provider services, digital printing services for packaging stickers, and transportation services from raw material centers to SME processing units, as well as product distribution to traditional and modern markets.Keywords: Arabica Coffee, Roasted Machines, Aroma.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN OLAHAN “CHAO” IKAN DI PELELANGAN PAOTERE KECAMATAN UJUNG TANAH KOTA MAKASSAR Langkong, Jumriah; Abdullah, Nurlailah; Rahman, Andi Nur Faidah
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8120

Abstract

ABSTRAKSulawesi Selatan khususnya di Kecamatan Ujung Tanah pada pelelangan Paotere merupakan lokasi yang potensial dengan berbagai hasil perikanannya.Hasil perikanan merupakan sumber protein hewani yang paling baik, karena mengandung protein yang cukup tinggi dan komposisi asam amino yang lengkap (kualitas yang tinggi). Ikan merupakan merupakan sumber zat-zat gizi terpenting bagi tubuh, selain mengandung semua zat-zat gizi tersebut diatas, juga mempunyai struktur protein yang sesuai dengan tubuh sehingga sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak. Produk olahan ikan udang dan ikan adalah makanan tradisional yang sudah umum dikenal di Sulawesi Selatan khususnya di Pelelangan ikan Paotere. Produk “chao” memiliki cita rasa khas dan merupakan makanan kegemaran masyarakat pada umumnya. Metode pelaksanaan yang dilakukan di kelompok usaha nelayan ikan dan udang dengan melakukan pelatihan dan penyuluhan tentang teknologi pengolahan dan pengemasan olahan “chao” ikan dan bahan baku serta sanitasi kebersihan. Selain itu untuk meningkatkan kualitas produk “chao” ikan dilakukan uji organoleptik meliputi warna, rasa aroma dan tekstur “chao” ikan. Hasil yang diharapkan dalam pengabdian ini dapat meningkatkan perbaikan teknologi pengolahan dan pengemasan olahan “chao” yang berkualitas dan memenuhi standar SNI.Kata Kunci: Ikan, Fermentasi,”Chao”, dan Pelelangan paotere Makassar. ABSTRACTSouth Sulawesi, especially in Ujung Tanah District, at the Paotere auction is a potential location with a variety of fishery products. Fishery products are the best source of animal protein, because they contain quite high protein and complete amino acid composition (high quality). Fish is a source of the most important nutrients for the body, besides containing all the nutrients mentioned above, it also has a protein structure that is suitable for the body so it is very good for the growth of children. Processed shrimp and fish products are traditional foods that have been commonly known in South Sulawesi, especially at the Paotere fish auction, "Chao" products have a distinctive taste and are a favorite food of the general public. The method of implementation is carried out in the fish and shrimp fishermen business group by conducting training and counseling on processing and packaging technology for "chao" fish and raw materials and sanitation hygiene. In addition to improving the quality of fish "chao" products, organolepotic tests include color, flavor, aroma and texture of "chao" fish. The expected results in this service can improve the processing and packaging technology of processed "chao" quality and meet SNI standards.Keywords: Fish, Fermentation, "Chao", Paotere Fish Auction Makassar.
TINGKAT KERENTANAN DAN ADAPTASI TERHADAP PERUBAHAN IKLIM BERBASIS EKOSISTEM PADI DI PROVINSI SULAWESI SELATAN Kamaluddin, Apiaty; Kaimuddin, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8125

Abstract

ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk menilai kerentanan, resiliensi dan adaptasi petani terhadap perubahan iklim berbasis ekosistem padi. Informasi kerentanan dan adaptasi perubahan iklim pada ekosistem padi yang diperoleh diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengambilan kebijakan untuk mendukung kegiatan pertanian di daerah-daerah di Indonesia, khusunya pada ekosistem padi. Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan yaitu bulan Mei – Oktober 2018. Penilaian kerentanan petani terhadap perubahan iklim pada ekosistem padi menggunakan tiga elemen kerentanan, yaitu: singkapan, kepekaan dan kemampuan adaptasi petani. Sampel penelitian di ambil dari sentra produksi padi di Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Sidrap, Pinrang dan Wajo. Hasil studi menunjukkan Kabupaten Sidrap, Pinrang dan Wajo dapat dibagi menjadi delapan zona hujan utama. Hanya sebagian kecil masyarakat ekosistem padi yang menyatakan tidak tahu tentang perubahan iklim. Dampak perubahan iklim yang yang dirasakan responden antara lain: penurunan produksi (tanaman pangan, dan  perkebunan), gagalnya panen (puso) karena banjir dan kekeringan, kerusakan materi harta benda terkena banjir/longsor dan intensitas penyakit ISPA dan diare meningkat dan penurunan produksi merupakan dampak yang paling dirasakan masyarakat ekosistem padi. Indeks kumulatif kepekaan Kabupaten Sidrap, Pinrang dan Wajo berbeda dengan kategori berturut-turut adalah kelas agak rendah, kelas agak rendah dan kelas sedang, yang disebabkan nilai bobot dan skor dari tiap indiaktor kepekaan berbeda. Berdasarkan nilai indeks kumulatif kerentanan  dan indeks kapasitas adaptasi maka ketiga kabupaten studi menunjukkan dari rentan sampai sangat rentan. Kabupaten Wajo memiliki nilai indeks kerentanan tertinggi (sangat rentan), dibandingkan dengan kedua kabupaten studi lainnya, sehingga perlu mendapat perhatian utama.Kata kunci: perubahan iklim, kerentanan, sensitivitas, kapasitas adaptasi, resilensi. ABSTRACTThis study aims to assess the vulnerability, resilience and adaptation of farmers to climate change based on rice ecosystems. Information on the vulnerability and adaptation to climate change obtained from rice ecosystems is expected to be useful and provide input for local governments and other stakeholders in making policies to support agricultural activities in regions in Indonesia, especially in rice ecosystems. This research was carried out for six months, from May to October 2018. Assessment of farmers' vulnerability to climate change in rice ecosystems uses three elements of vulnerability, namely: outcrop, sensitivity and adaptability of farmers. The research sample was taken from rice production centers in South Sulawesi, namely the districts of Sidrap, Pinrang and Wajo. The study results show that the districts of Sidrap, Pinrang and Wajo can be divided into eight main rain zones. Only a small part of the rice ecosystem community said they did not know about climate change. The impacts of climate change felt by respondents include: a decrease in production (food crops and plantations), failure of harvest (puso) due to flooding and drought, damage to material property affected by floods / landslides and the intensity of ARI and diarrhea increases and decreases in production are impacts the most felt rice ecosystem community. The cumulative index sensitivity of Sidrap, Pinrang and Wajo regencies differ from successive categories, which is a rather low class, a rather low class and a moderate class, which is due to the weight and score values of each different sensitivity indicator. Based on the cumulative index value of vulnerability and adaptation capacity index, the three study districts show from vulnerable to very vulnerable. Wajo District has the highest (very vulnerable) vulnerability index value, compared to the other two study districts, so it needs to be given major attention.Keywords: climate change, vulnerability, sensitivity, adaptive capacity, resilience. 
DIFUSI TEKNOLOGI PEMBUATAN EDIBLE FILM BERBASIS KARAGENAN/PATI SEBAGAI KEMASAN PRIMER DODOL RUMPUT LAUT DI KABUPATEN TAKALAR Syarifuddin, Adiansyah; Dirpan, Andi; Rahman, Andi Nur Faidah
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8116

Abstract

ABSTRAKKabupaten Takalar merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang kaya akan komoditi hasil perikanan dan pertanian, utamanya rumput laut yang dapat diolah menjadi karagenan dan umbi-umbian yang dapat diolah menjadi pati sebagai sumber bahan baku edible film. Edible film merupakan kemasan primer yang dapat dimakan dan ramah lingkungan yang telah banyak diaplikasikan pada produk pangan olahan. Salah satu produk olahan yang potensi untuk diaplikasikan edible film adalah dodol yang banyak diproduksi di Kabupaten Takalar. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan mitra ibu-ibu kelompok usaha Matahari untuk memanfaatkan produk turunan dari rumput laut dan umbi-umbian seperti karagenan dan pati menjadi edible film dan mengaplikasikan pada dodol. Mitra ini telah memiliki pengalaman memproduksi dodol rumput laut namun belum memiliki pengetahuan tentang kemasan primer yang baik, aspek keamanan pangan dan, belum memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang produksi kemasan primer dan aplikasinya pada pangan olahan basah seperti dodol. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi penyuluhan dan pelatihan. Metode penyuluhan dan pelatihan dilakukan untuk menjelaskan tentang manfaat edible film, cara membuat edible film, dan aspek keamanan pangan pada pembuatan dan aplikasi edible film. Sementara itu metode pelatihan diberikan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu kelompok  Matahari membuat edible film dan menerapkan kemasan primer pada dodol. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu kelompok usaha Matahari banyak memperoleh pemahaman dan keterampilan tentang edible film dan aplikasinya pada dodol. Selain itu peserta menyadari pentingnya keamanan pangan dalam proses produksi, pemilihan jenis bahan baku edible film dan cara penggunaan edible film pada dodol.Kata kunci: edible film, karagenan, pati, kemasan, keamanan pangan. ABSTRACTTakalar Regency, one of the districts in South Sulawesi Province, is rich in commodities of fisheries and agriculture. Carrageenan and starch, the derivative products of seaweed and tubers, are the raw materials of edible film. Edible films/coatings is a thin layer which is formed directly on the food surface or between different layers of components with many function such as a barrier of moisture, oxygen, and solute into the food and as a carrier ofaroma compounds. The objective of the community services is to empower the housewife of Matahari community to produce carageenan/starch based-edible film and its application to dodol, a processed food which is fabricated by Matahari community, a small entreprises in Takalar regency. Matahari community has experience producing dodol but they did not yet have good knowledge to produce edible film  and apply edible film to dodol  as well as lack of food safety aspects. The method used in the implementation knowledge and skills transfer to community were lecture and training. The lecture method was conducted to provide an explanation of the benefits of edible film, how to produce edible film and its application to dodol in-house scale, and how to keep the food safety. The community were very responsive to follow the training as well as the lecture. The community was very eager to follow the training activities and conducting practice edible film. After participating in these activities, the skill of the Matahari community to produce edible film in-house scale improved. In addition, awareness of food safety and proper packaging greatly enhanced. Keywords: edible film, carrageenan, starch, packaging, food safety.
PROGRAM 3M (MENGIDENTIFIKASI, MELAYANI DAN MENGEVALUASI) DI SEKOLAH DASAR INKLUSI KECAMATAN PRINGAPUS UNTUK MENGOPTIMALKAN PELAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Trimurtini, .; Bektiningsih, Kurniana; Susilaningsih, Sri; Widihastrini, Florentina; Mollah, Abdul
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8121

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pelayanan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di SD Inklusi Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Pendidikan inklusi mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan kepada peserta didik dengan menghargai keanekaragaman dan tidak diskriminatif bagi semua peserta didik, termasuk peserta didik yang berkebutuhan khusus. SDN Klepu 02 merupakan sekolah inklusi satu-satunya di Kecamatan Pringapus, dengan total siswa 119 orang dan siswa yang berkebutuhan khusus ada 35 orang (29%). Memberikan pelayanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus sesuai kebutuhan khusus serta potensi yang dimiliki peserta didik merupakan hal penting dalam proses pendidikan inklusi.  Hal ini dapat dilakukan melalui Program 3M (Mengidentifikasi, Melayani dan Mengevaluasi). Metode pelaksanaan kegiatan pengadian menggunakan metode PALS (Participatory Action and Learning System) dengan mengintegrasikan 4P, yaitu penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan dan pelembagaan. Tahap penyadaran dimulai dengan sosialisasi kepada guru dan orang tua tentang pentingnya pendidikan inkluasi bagi anak berkebutuhan khusus, menunjukkan hasil pemahaman terhadap ABK dan Program 3M mencapai kategori kurang 8,5%, kategori cukup 57,8%, kategori baik 18,8%, kategori sangat baik 14,9% Tahap pengkapasitasan adalah pelatihan implementasi 3M bagi para guru SDN Klepu 02, pengetahuan dan keterampilan guru tentang pelaksanaan Program 3M mencapai kategori baik. Tahap pendampingan merupakan pendampingan implementasi 3M di sekolah, pedampingan implementasi dilanjutkan dengan evaluasi program. Pada tahap pelembagan sebagai wujud keberlanjutan program pengabdian dalam pembentukan guru kader 3M di SDN Klepu 02 serta kerjasama dengan SDN Klepu 02. Kata kunci: Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), SD Inklusi, Calistung.  ABSTRACTThe purpose of this community service is to improve services for children with special needs (ABK) in Inclusion Elementary School in Pringapus Subdistrict, Semarang Regency, Central Java Province. Inclusion education aims to provide services to students by respecting diversity and not being discriminatory for all students, including students with special needs. Klepu 02 Elementary School is the only inclusive school in Pringapus Subdistrict, with a total of 119 students and 35 students with special needs (29%). Providing educational services for special needs students according to special needs and the potential of students is important in the process of inclusive education. This can be done through the 3M Program (Identifying, Serving and Evaluating). The method of implementing community service uses the PALS (Participatory Action and Learning System) method by integrating awareness, capacity building, mentoring and institutionalization. The awareness stage begins with socialization to teachers and parents about the importance of inclusive education for children with special needs, showing the results of understanding of ABK and 3M Programs reaching a category of less 8.5%, sufficient category 57.8%, good category 18.8%, very good category 14.9%. The capacity building phase is the 3M implementation training for teachers at Elementary School Klepu 02, the teacher's knowledge and skills about implementing the 3M Program reach good categories. The mentoring stage is the 3M implementation assistance in schools, implementation assistance is continued with program evaluation. At the stage of institutionalization as a manifestation of the sustainability of the service program in the formation of 3M cadre teachers in Elementary School Klepu 02 and collaboration with Elementary School Klepu 02.Keywords: Children with Special Needs (ABK), Inclusion Schools, Calistung.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026 Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025 Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024 Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 1 OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023 Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 1 OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021 Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 1 OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020 Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019 Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018 Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018 Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017 Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015 More Issue