Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA SD DI PUSKESMAS HAMPARAN PERAK KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG Muria Ningsih, Sri; Zuka, Fikarwin; Sitorus, Mido Ester J; Nababan, Donal; Manurung, Jasmen; Brahmana, Netti Etalia br.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34164

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang prevalensinya masih sangat tinggi khususnya pada anak usia sekolah. Rendahnya kunjungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ke Puskesmas menjadi salah satu penyebab tingginya permasalahan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mentahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada siswa SD dii Puskesmas Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross sectional). Lokasi pada penelitian dilaksanakan di Puskesmas Hamparan Perak pada September 2023 sampai dengan Agustus 2024. Populasi penelitian sebanyak 2.517 siswa SD kelas 1 pada 60 SD di wilayah kerja Puskesmas Hamparan Perak. Sampel penelitian sebanyak 100 orang dengan teknik pengambilan sampling purposive sampling. Analisis data pada penelitian yaitu univariat, bivariat menggunakan uji chi square, multivariat menggunakan uji regresi logistik. Software yang digunakan untuk mengalisis data adalah SPSS versi 22. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh pengetahuan (p=0,011), sikap orang tua (p=0,005), dukungan orang tua siswa (p=0,000), akses pelayanan (p=0,011) dan life style (p=0,000) siswa terhadap kunjungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Dukungan orang tua menjadi faktor dominan yang mempengaruhi kunjungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ke Puskesmas. Disarankan kepada orang tua untuk berperan dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap agar dapat memberikan edukasi, mengajak serata memotivasi anaknya untuk mau berkunjung dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ke Puskesmas.
HUBUNGAN ANTARA 5 ASPEK QUALITY OF WORK LIFE DENGAN KINERJA DOKTER Survei Pada Dokter RSUD Kota Pinang Tahun 2021 Sonia, Inka; Handini, Myrnawati Crie; Brahmana, Netti Etalia; Ketaren, S. Otniel; Sitorus, Mido Ester J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2749

Abstract

The purpose of this study was to determine the significant relationship between the five aspects of QWL with the performance of doctors at the Regional Public Hospital Pinang City in providing health services. This research is a quantitative research which uses a correlational method with a survey approach. This study did not use sample, because from the calculation of the Minimum Sample Size with the Slovin formula, it turned out that the sample size that must be taken also amounted to 39, the same as the total population, namely all doctors at Regional Public Hospital Pinang City at the time this research was conducted. The instrument for the doctor’s performance variable based on ACGME and the QWL variable based on the 2006 Cascio theory which had been tested for reliability and validity not at the research location. Data analysis was carried out by using univariate analysis test, bivariate test with chi-square statistical test, and multivariate test with Anova analysis. The QWL component that has a very significant effect is the available facilities, because the availability of facilities can provide welfare and satisfiy the needs of doctors at work. The least significant component of QWL is career development, because the doctor’s status is a civil servant and the promotion goes according to central regulation not from the hospital management.
PENGARUH KECEMASAN PERAWAT TERHADAP PENULARAN VIRUS CORONA ( COVID-19 ) DI RUANG RAWAT INAP RINDU B RUMAH SAKIT UMUMPUSAT HAJI ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2021 Siregar, Tina Monalisa; ., Zulfendri; Brahmana, Netti Etalia; Ketaren, Otniel; Rohana, Taruli
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1635

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan perawat terhadap penularan virus Corona. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional Study. Data dikumpulkan dengan besar sampel 74 perawat rawat inap dan 18 perawat ruang isolasi Covid-19 di Ruang Rindu B  Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. Dari hasil penelitian kecemasan terhadap penularan dari 92 perawat sebanyak 10 perawat (10,9%)  cemas berat, 27 perawat (29,3%)  cemas sedang, 49 perawat (53,3%) cemas ringan dan 6 perawat (6,5%) tidak cemas. Sedangkan frekuensi penularan virus Corona dari 92 perawat, 58 perawat (63%) tertular Covid-19 dan 34 perawat (37%) tidak tertular. Hasil tabulasi silang pengaruh kecemasan terhadap penularan virus Corona diperoleh 10 perawat (10,9%) cemas berat paling banyak mengalami penularan Covid-19, 9 perawat (9,8%), dari 27 perawat (29,3%) yang mengalami cemas sedang paling banyak mengalami penularan Covid-19 sebanyak 21 perawat (22,8%), dari 49 perawat (53,3%) yang mengalami cemas ringan paling banyak mengalami penularan Covid-19 sebanyak 26 perawat (28,3%) dan dari 6 responden (6,5%) yang tidak mengalami cemas paling banyak tidak mengalami penularan Covid-19 sebanyak 4 responden (4,3%). Dari hasil uji regresi sederhana diketahui nilai t hitung diperoleh 11,518 sedangkan t tabel 0,05.Dengan demikian t hitung 11,518>t tabel 1,987 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000<0,05, sehingga gejala cemas terhadap penularan Covid-19 pada perawat berpengaruh signifikan terhadap penularan Covid-19 . Sehingga jika perawat mengalami kecemasan maka penularan terhadap virus Corona sebesar 0,124 satuan. Kata Kunci : Perawat, Kecemasan, Penularan Covid-19
STUDI KOMPARATIF PENGETAHUAN PERAWAT DALAM PENCEGAHAN RISIKO PASIEN JATUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DIRUANG ISOLASI DAN RAWAT INAP PENYAKIT DALAM DI RUMKIT TK II PUTRI HIJAU KESDAM I/BB MEDAN TAHUN 2021 Karo, Desima Br; Nababan, Donal; Silitonga, Evawani; Utama, Indra; Brahmana, Netti Etalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1665

Abstract

ABSTRAKKeselamatan pasien juga dapat diartikan sebagai selama proses perawatan agar terhindar dari bahaya yang dapat dicegah dan mengurangi resiko seminimal mungkin yang tidak perlu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan perawat dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemi COVID-19 oleh perawat isolasi dan perawat rawat inap penyakit dalam di RUMKIT TK II Putri Hijau KESDAM I/BB Medan Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen. Pada penelitian ini adalah seluruh perawat ruang isolasi Sebanyak 30 Orang dan Perawat rawat Inap penyakit dalam sebanyak 40 Orang. sedangkan sampel penelitian sebanyak 30 Orang Perawat Isolasi dan 30 Orang Perawat Rawat Inap Penyakit Dalam. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengolahan data dilakukan dengan proses editing, coding, processing, cleaning, tabulating. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pengetahuan perawat isolasi dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemic COVID-19 sebesar 12,80 dengan standar deviasi  sebesar 3,624 sedangkan pengetahuan perawat rawat inap sebesar 15,20 dengan standar deviasi 2,987. Ada perbedaan pengetahuan perawat dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemi COVID-19 antara perawat isolasi dengan perawat rawat inap penyakit dalam, dengan nilai p= 0,015. Dengan demikian kepada pihak RUMKIT TK II Putri Hijau KESDAM I/BB Medan Tahun 2021, agar dapat memberikan pelatihan secara berkala kepada para perawat terkait pencegahan risiko pasien jatuh sehingga kejadian pasien jatuh dirumah sakit dapat dicegah dengan keterampilan para perawat  yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Kata Kunci : Pengetahuan, Perawat Isolasi dan Rawat Inap, Pasien Jatuh
KEPATUHAN IMUNISASI TT ; SURVEY PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS NAPAGADUNG LAUT KABUPATEN PADANG LAWAS SUMATERA UTARA Samsuriana; Utama, Indra; Brahmana, Netti Etalia; Sembiring, Rinawati; Etty, Christina Roos; Sipayung, Apriska Dewi
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i2.3733

Abstract

The Compliance on pregnant women to do TT Immunization are pregnant women who want to receive TT Immunization at least twice during pregnancy to do of preventing infection during pregnancy, birth, and, puerperium. This study is qualitative research to know how to compliance women pregnant to do implementing TT immunization at UPT Napagadung Laut health center, North Padang Lawas. Participation in this study is pregnant women with ten participants, the head of the Health Center, the coordinator of midwifery, and fifth a village of midwifery with a purposive sampling technique. The result of this study is a majority that of pregnant women is not understood TT immunization and the benefits of immunization for pregnant women, support by husbands is very low, and participants of village midwifery always support pregnant women to receive TT immunization, access is very low and far healthcare facilitation, the head of the center provides facilities and infrastructure support, SOP of TT immunizes already existed exists and has been socialized and health caders to do not play an active role to implementation of posyandu activities, especially the implementation of TT immunization for pregnant women. This research is expected to be a reference for the further researcher to develop higher research as well as a material consideration for practitioners, especially for policy macer to improve the compliance of pregnant women to do TT immunization.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024 Dalsabilah, Sobrina; Sitorus, Mido Ester J; Nababan, Donal; Sinaga, Taruli Rohana; Manurung, Kesaktian; Brahmana, Netti Etalia Br.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.10144

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, prevalensi Stunting pada balita masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita usia 24–59 bulan di Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2024Sampel penelitian berjumlah 99 responden balita usia 24–59 bulan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, serta dianalisis dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Variabel yang diteliti meliputi pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, pemberian MP-ASI, dan ketersediaan air bersih. Hasil penelitian ini adalah Ada hubungan pengetahuan ibu dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan MP-ASI dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Ketersediaan Air Bersih dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Faktor paling dominan yang mempengaruhi Kejadian Stunting adalah variabel Ketersediaan Air Bersih Sig = 0,000 < 0,05 dan 95% CI = 0.885 - 23.177.