Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Tindak Tutur Direktif pada Video Pembelajaran Teks Drama Kelas XI di Kanal Youtube Putri, Dziza Firdiani; Hidayah, Nasik; Neina, Qurrota Ayu; Saragih, Desi Karolina; Utomo, Asep Purwo Yudi
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v2i2.512

Abstract

Qualitative descriptive method was used in the analysis of directive speech acts of this study between teachers and students in learning Indonesian for the material for staging drama scripts at the high school (SMA) level. This study aims to describe the various forms of directive speech acts in high school (SMA) learning. The research method of this article is a qualitative descriptive study. The data source is the directive speech acts of Indonesian language learning videos in the classroom between female teachers and class XI students uploaded on the YouTube channel. The technique in this study to obtain data is a documentation technique in the form of note-taking. The results of this study include forms of direct and indirect directive speech acts. This study shows that in classroom learning there are many directive speech acts, and the more dominant speech acts used in the teaching and learning process in the classroom are direct directive speech acts. Researchers found as many as 19 speech acts. There are 18 direct directive speech acts consisting of 10 directive commanding speech acts on the target, 2 direct commanding speech acts with argumentation, and 6 direct directive speech acts asking for the target. Meanwhile, indirect directive speech acts were not found so much that only 1 speech act was found, namely indirect speech acts in the form of commanding with the mode of telling.
Ekranisasi Novel Winter In Tokyo Karya Ilana Tan dalam Bentuk Film Winter In Tokyo Karya Fajar Bustomi Khasanah, Zulia Munna; Awaliyah, Sindi; Sajida, Yasmine Adzka; Damanik, Zeinny Permatasari Syaputri; Syahrani, Natasya Fiqih; Yuniawan, Tommi; Neina, Qurrota Ayu
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 3 No. 2 (2024): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v3i2.1223

Abstract

This research aims to explore the ecranization of the novel "Winter In Tokyo" by Ilana Tan into a film directed by Fajar Bustomi. The research focuses on the forms of storyline, setting, and character ecranization in the transfer from novel to film. The approach used is a qualitative approach with a descriptive method. The descriptive method describes the forms of ecranization manifested in the novel and film "Winter In Tokyo". The primary data sources come from the novel by Ilana Tan and the movie directed by Fajar Bustomi, with data collection involving reading, watching, and note-taking techniques. The results are presented using descriptive analysis techniques with steps involving description, analysis, and conclusion. This study shows that various forms of ecranization, such as additions, subtractions, and changes, affect the final result in the adaptation process of "Winter In Tokyo" from novel to film.
The impact of women’s roles in the preservation of nature: Analysis of ecofeminism on Ronggeng Dukuh Paruk Qomariyah, U'um; Sumartini, Sumartini; Neina, Qurrota Ayu; Prabaningrum, Dyah
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 52, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um015v52i12024p1

Abstract

The roots of the catastrophe, environmental pollution, and the decline in culture are the empirical assumptions of positivistic humans. A strategy of deconstructing and reconstructing the epistemological framework of knowledge is needed through the creation (counter) of a positivistic view that can determine the attitudes and roles of a person, both men and women, towards the environment. On this basis, this article aimed to explain women's role in preserving nature as a critical analysis of the ecological perspectives of literary texts. This research utilized qualitative descriptive and ecofeminist methods in the eco-criticism discourse. The ecofeminist method refers to methods related to environmental science, especially methods related to the preservation (conservation) of nature and culture, which are associated with the role of women in literary works related to research. The primary data was the excerpts of Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Thohari. Based on the analysis, it can be explained that the role of women impacts him. The impact of women's roles in conservation consists of two things, namely, positive impacts and negative impacts. This article contributes to the humanities and the foundation for applied research, such as using literature from an environmental perspective.Dampak peran perempuan dalam pelestarian lingkungan: Analisa ekofeminisme dalam karya sastra Ronggeng Dukuh ParukAkar dari krisis dan pencemaran lingkungan serta menurunnya kultur budaya adalah asumsi-asumsi empiris positivistik manusianya. Diperlukan strategi dekonstruksi terhadap kerangka epistimologis pengetahuan, dan kemudian merekonstruksinya, salah satunya melalui penciptaan (counter) pandangan positivistik yang dapat menentukan sikap dan peran seseorang, baik laki-laki maupun perempuan terhadap lingkungan. Berdasar hal tersebut, artikel ini bertujuan untuk mengeksplanasi dampak peran perempuan dalam pelestarian lingkungan sebagai telaah kritis wacana teks sastra berperspektif lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekofeminisme dalam wacana ekokritik, yaitu pendekatan yang berkaitan dengan ilmu lingkungan khususnya pelestarian (konservasi) alam maupun budaya yang dihubungkan dengan peran dan studi perempuan dalam teks karya sastra. Data dari penelitian ini adalah potongan-potongan cerita yang diambil dari novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari. Berdasar analisis, dapat dijelaskan bahwa peran perempuan membawa dampak atas dirinya. Dampak peran perempuan terhadap pelestarian terdiri atas dua hal yakni dampak positif dan dampak negatif. Tulisan ini memberikan berkontribusi untuk ilmu humaniora sekaligus sebagai pondasi dan landasan penelitian terapan seperti pemanfaatan karya sastra berperspektif lingkungan.
KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM MENANGGAPI VIDEO TIKTOK @DRRICHARDLEE Titis Rahmawati; Hanun Nafira Maharani; Revalina Aulia Ramadhani; Tisi Aura; Shufaira Shufaira; Tommi Yuniawan; Qurrota Ayu Neina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.294

Abstract

Salah satu unsur yang penting dalam bermedia sosial adalah komunikasi, dalam komunikasi inilah erat kaitannya dengan kesantunan berbahasa. Bahasa sebagai alat komunikasi tersebut kemudian dikaji lebih lanjut dalam bidang kajian pragmatik, (Rohmadi, n.d.) kajian pragmatik yakni yang bermaksud mengidentifikasikan tuturan seorang penutur dengan lawan tuturnya berdasarkan pada konteks yang dibahas. Kegiatan ini disebut dengan tuturan atau tindak tutur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesantunan berbahasa pada media sosial melalui jenis tindak tutur ilokusi. Metode penelitian yang dipakai yaitu metode deskriptif kualitatif, disertai teknik simak, catat, dan pustaka. Hasil pada penelitian ini menyatakan bahwa bentuk tindak tutur yang ada pada penelitian ini berupa tuturan representatif, direktif, ekspresif, dan komisif. Serta terdapat prinsip kesantunan berbahasa yang terbagi menjadi dua yakni pematuhan dan pelanggaran atas masing-masing maksim, yakni maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kemufakatan, kesederhanaan, dan kesimpatian. Dari hasil tersebut dapat merepresentasikan bagaimana kesantunan berbahasa dalam masyarakat, terutama yang dijumpai pada media sosial salah satunya dari aplikasi TikTok.
PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA DI SEMARANG MENGENAI PRODUKTIVITAS LITERASI SASTRA Alisia Nilam Sekar Ayu; Ardani Tangguh Waskito; Azyarni Anjani; Najla Fadhila; Sandy Aulia; Tommi Yuniawan; Qurrota Ayu Neina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.295

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji persepsi mahasiswa program studi Sastra Indonesia di Semarang mengenai produktivitas dalam berliterasi sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Aspek yang diteliti yaitu pemahaman, produktivitas, dan faktor eksternal yang memengaruhi mahasiswa dalam berliterasi sastra. Subjek penelitian ini ialah mahasiswa program studi Sastra Indonesia di Semarang, yaitu mahasiswa aktif dari Universitas Negeri Semarang dan Universitas Diponegoro. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner yang berisi serangkaian pertanyaan terkait urgensi akan produktivitas mahasiswa program studi Sastra Indonesia dalam berliterasi sastra. Berdasarkan hasil angket, diketahui bahwa mahasiswa program studi Sastra Indonesia di Semarang memiliki tingkat produktivitas dalam berliterasi sastra sebesar 45,92% yang dinilai cukup rendah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mahasiswa akan pentingnya berliterasi sastra yang dapat menggerakkan kembali kegiatan bersastra sehingga menghasilkan sastrawan muda yang berkualitas dan lebih produktif.
MAKNA BUDAYA SEDEKAH LAUT TAYU DAN JUWANA DI KABUPATEN PATI: KAJIAN ETNOGRAFI Nadia Alfi Hidayah; Ciara Fiska Sudrajat; Vina Salma; Chesa Nur Azrina; Sri Maulidiya Ardiyanti; Tommi Yuniawan; Qurrota Ayu Neina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.298

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna budaya Sedekah Laut Tayu dan Juwana Di Kabupaten Pati. Tradisi di Indonesia sendiri dilihat dari persebaran wilayahnya. Salah satu tradisi kebudayaan yang ada di tempat pesisir adalah sedekah laut atau larungan (menghanyutkan sesajen) yang bertujuan untuk bentuk rasa syukur terima kasih kepada Tuhan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif disertai dengan pendekatan fenomenologis. Pelaksanaan Sedekah Laut dilakukan berdasarkan 4 aspek yaitu, agama, budaya, ekonomi, dan sastra. Sedekah laut dari daerah tayu dan Juwana bisa tergolong sama baik dari segi sesajen maupun upacara, namun seiring berjalannya waktu pelaksanaannya mungkin sedikit berubah dikarenakan biaya karena keuntungan nelayan tidak menentu. Pengetahuan mengenai tradisi budaya sendiri sangat penting. Untuk pemertahanan dan pelestarian budaya, serta menumbuhkan rasa cinta kepada alam dan rasa syukur atas rahmat yang diberikan melalui hasil laut. Maka dari itu anak-anak muda harus mengetahui pengaruh sedekah laut, dan tata cara agar sedekah laut di daerah mereka tetap ada.
Realisasi Tokoh Kaluna dalam Film Home Sweet Loan pada Kehidupan Nyata menggunakan Teori Psikologi Sastra Afifah, Fadhilah Nur; M, Majidah; Wafa, Najahatul; Neina, Qurrota Ayu
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 12 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the Realization of Kaluna’s Character in the Home Sweet Loan Film in Real Life using Literary Psychology Theory through a qualitative approach. This film tells the story of Kaluna’s struggle to realize her dream of owning her own home but she must face economic problems, family problems and toxic relationships. This research aims to explain the realization of kaluna’s character in real life such as family and romance problems, economic problems, being the backbone of the family, burying dreams. This research uses Abraham Maslow’s theory. The results of this study are that in the movie Home Sweet Loan there are several scenes which show symptoms of literary psychology. Then in this study found several solutions based on questionnaires that have been distributed to respondents.
Analisis Kajian Sosiolinguistik Campur Kode Dalam Film Pendek “Tilik 2018” Ningrum, Wahyu; Sagita, Anisa Rahma; Fitriani, Ni’matul Maula; Satiti, Tara Cantika Candra; Neina, Qurrota Ayu
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 11 (2025): June, 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15529228

Abstract

The phenomenon of code mixing is a form of one of the language variations that occurs generally in the lives of bilingual and multilingual communities, including in Indonesia. Films as a representation of social life often reflect the use of code mixing in dialogues between characters. The purpose of this study is to study and find the forms and types of code mixing in the short film Tilik (2018) and to identify the factors behind its use. This study uses a qualitative descriptive approach with a sociolinguistic approach. By watching the film carefully and taking notes on the dialogue to analyze the code mixing contained therein, then the data is collected. The analysis was carried out based on the code mixing theory put forward by Suwito (1985), which divides code mixing into insertion (word insertion), alternation (code replacement), and congruent lexicalization (lexical integration). The results of the research data show that the code mixing elements in the Tilik film are used as a communication strategy that reflects social closeness between characters, shows cultural identity, and creates a humorous effect. Factors that can influence the code mixing used in this film include social, situational, and cultural background factors of the characters involved in the conversation. It is hoped that this research will help sociolinguistic studies, especially in understanding how language variation is used in film media as a reflection of language dynamics in society.
Transformation of cultural values through classical literature in education Burhanudin, Muhamad; Neina, Qurrota Ayu; Widianto, Eko
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i3.1254

Abstract

This research aims to investigate and identify research trends related to classical literature to preserve Islamic cultural heritage through education, especially in the context of religious education. The primary focus of this research is to examine the contribution of classical literature in the learning process and teaching of Islamic cultural and spiritual values. This study uses a bibliometric approach by analyzing 441 scientific documents from the Scopus database from 2004 to 2024. The data studied includes titles, keywords, and abstracts, with the help of VOSviewer software for visual mapping of keywords and research topic networks. The study has three main findings. First, the productivity of scholarly publications related to classical literature is still low, suggesting that this topic has not been extensively explored academically and has excellent opportunities for future development. Second, the keyword analysis uncovers several essential terms that can be the basis for developing new topics, particularly in the context of preserving Islamic culture through education. Third, there is great potential in making classical literature a vehicle for forming character and cultural values in the religious education system. Thus, studying classical literature as part of the Islamic cultural heritage requires a more systematic and interdisciplinary approach.
APLIKASI KOIN: PENGEMBANGAN MEDIA PENUNJANG PEMBELAJARAN MENULIS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBASIS ANDROID BAGI PESERTA DIDIK KELAS VIII Aditia, Restu; Utami, Santi Pratiwi Tri; Neina, Qurrota Ayu
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v8i1.316

Abstract

Dalam Kurikulum Merdeka terdapat keterampilan menulis laporan hasil observasi, namun keterampilan peserta didik dalam menulis laporan hasil observasi masih rendah. Kesalahan yang sering terjadi ketika praktik menulis laporan hasil observasi adalah kesalahan penulisan ejaan dan pemilihan kosakata, khususnya penggunaan padanan kata. Oleh karena itu, dikembangkan Aplikasi Koin yang mampu menjadi salah satu media penunjang penguasaan ejaan dan padanan kata pada materi laporan hasil observasi kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RnD) dengan model pengembangan 4D yang terbagi menjadi empat langkah, yaitu Define, Design, Development, dan Disseminate. Model tersebut disesuaikan dengan tujuan penelitian sehingga menggunakan tiga langkah, yaitu Define, Design, dan Development. Aplikasi Koin dikembangkan berdasarkan kebutuhan peserta didik. Berdasarkan kuesioner yang telah dibagikan didapatkan hasil bahwa sebesar 70% responden membutuhkan aplikasi pembelajaran yang berisi tulisan, gambar, dan musik pengiring. Selain itu, sebesar 64% responden sepakat bahwa media yang akan dikembangkan berbentuk gim dan berbasis Android. Aplikasi Koin dikembangkan sebagai media penunjang penguasaan ejaan dan padanan kata pada materi laporan hasil observasi. Aplikasi ini memiliki tiga menu utama, yaitu Menu EBI, Padanan Kata, dan Bantuan. Hasil validasi Aplikasi Koin terbagi menjadi tiga aspek, yaitu aspek antar muka, aspek tepat guna, dan aspek performa aplikasi. Pertama, aspek antar muka yang mendapatkan nilai sebesar 82. Kedua, aspek tepat guna mendapatkan nilai sebesar 87,5. Terakhir, aspek performa aplikasi mendapatkan nilai sebesar 77,5. Berdasarkan hasil validasi Aplikasi Koin memperoleh rata-rata nilai seluruh aspek sebesar 82 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan media ini termasuk kategori baik, maka aplikasi ini layak digunakan sebagai media penunjang penguasaan ejaan dan padanan kata pada materi laporan hasil observasi kelas VIII.