Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Morfologi Pada Surat Kabar Radar Karawang Edisi September 2021 Dian Novita Sari; Sinta Rosalina; Dian Hartati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.214 KB)

Abstract

Kesalahan berbahasa merupakan kesalahan dalam pemakaian bentuk-bentuk tuturan berbagai unit kebahasaan yang meliputi kata, kalimat, paragraf. Sistem kaidah Bahasa Indonesia yang digunakan sebagai standar acuan adalah sistem kaidah Bahasa baku. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan berbahasa tataran morfologi pada surat kabar Radar Karawang edisi September-Oktober 2021. Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan cara simak-catat dan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan sejumlah 26 kesalahan berbahasa tataran morfologi jenis afiksasi pada surat kabar Radar Karawang edisi September 2021 pada rubrik pendidikan. Kesalahan penggunaan prefiks sebanyak (14) data; Kesalahan penggunaan sufiks sebanyak (8) data; Kesalahan penggunaan konfiks sebanyak (2) data. Kesalahan penggunaan kombinasi afiks sebanyak (2) data yang berupa kesalahan penggunaan kombinasi afiks.
Ekranisasi Novel #Berhentidikamu Karya Gia Pratama ke Dalam Film #Berhentidikamu Karya Indra Gunawan Dian Komala; Dian Hartati
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47318

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai adaptasi karya sastra novel ke dalam film dengan menggunakan teori ekranisasi. Ekranisasi didefinisikan sebagai pemindahan teks karya sastra ke dalam film. Subjek penelitian yang digunakan adalah novel #BerhentidiKamu karya Gia Pratama dan film #BerhentidiKamu karya Indra Gunawan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk menguraikan perubahan yang terjadi dalam proses ekranisasi novel ke film. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik simak-catat. Hasil penelitian menunjukkan delapan perubahan yang terjadi. Adapun perubahan tersebut, yakni penciutan alur, penciutan tokoh, penciutan latar tempat, penambahan tokoh, penambahan latar tempat, perubahan variasi alur, perubahan variasi tokoh, dan perubahan variasi latar tempat. Dari perubahan yang terjadi dalam film #BerhentidiKamu karya Indra Gunawan isi ceritanya tetap sama seperti yang terdapat dalam novel #BerhentidiKamu karya Gia Pratama.
Kajian Ekranisasi Novel Dan Film Merindu Cahaya De Amstel Rahmi Suryati; Dian Hartati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8089488

Abstract

The film that is included in the big screen is an adaptation of a novel. However, not everything in the novel will be found in the film. Because a film is relatively shorter, there are several changes in the adaptation process. The aim of this research is to find out the differences and to describe the forms of changes in the ecranization process in the form of subtracting, adding and changing variations in the novel and film Merindu Cahaya de Amstel. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data is obtained by reading, watching, listening, and taking notes. First, the researcher thoroughly reads the novel Merindu Cahaya de Amstel. Then, the researcher watched and listened to the film Merindu Cahaya de Amstel. Furthermore, the researcher recorded the data found in both the novel and the film regarding the differences and changes using the ecranization theory in both works. The results of the research: (1) reduction, that is, there are things that are omitted from the novel and not found in the film. Deductions are found in the plot, characters, setting of place and time; (2) addition, that is, there are things found in the film, but not found in the novel. These additions are found in the plot, characters and settings; (3) there are changes in variations in the plot, characters, settings and storytelling points of view. Based on this analysis, the most dominant changes are in the reduction and change in variation. The existence of these changes makes a difference between the film and previous works. Even so, the core story, theme, message and style of language in the film remain the same.
EKRANISASI NOVEL 3600 DETIK KARYA CHARON KE DALAM FILM 3600 DETIK KARYA SUTRADARA NAYATO FIO NAULA Ratna Sari; Dian Hartati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8089553

Abstract

The ekranization theory by Eneste (1991), which is used to analyze the novel "3600 Detik" by Charon and the film "3600 Detik" directed by Nayato Fio Naula, will discuss the processes of reduction, addition, and variation changes in both literary works. This research aims to determine the result of adapting Charon's novel "3600 Detik" into the film "3600 Detik" directed by Nayato Fio Naula. The method used in this study is descriptive qualitative. Data collection techniques employed include observation, note-taking, watching, and comparison. The research findings reveal reductions in the setting, the addition of one character, and variation changes in several scenes, such as alterations to Leon's illness, Leon's father's occupation, the music storekeeper, the location of Leon's last breath, the presence of Sandra's parents at Leon's funeral, and the ending of the story experienced by Sandra. Overall, the ekranization of Charon's novel "3600 Detik" and the film "3600 Detik" directed by Nayato Fio Naula do not fundamentally alter the core story of both works. Both the novel and the film have captivating elements that can indulge readers and viewers in the presented story. The author successfully captivates readers with the plot, attracting the attention of the director to adapt the novel into a film. The director manages to balance the novel's story when translating it into a film, ensuring that every detail is considered to convey the story to the audience without altering its essence.
Identitas Kuliner Nusantara dalam Kumpulan Puisi Aku Lihat Bali Karya Mas Triadnyani Dian Hartati; Ahmad Abdul Karim
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 12, No 1 (2023): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v12i1.6002

Abstract

Culinary-themed poetry phenomenon shows that poets begin to construct and utilize culinary issues in the creative process. Responding to this phenomenon, it is important to interpret the elements of literary gastronomy in culinary-themed poetic texts. This research aims to describe the culinary identity of the deep archipelago poetry collection I See Bali by Mas Triadnyani. Poetry studies utilize a qualitative approach and study design gastrocritic. The approach and design of the study are used as an effort to unravel the culinary identity of the archipelago in poetry texts. Data collection techniques apply reading techniques, note-taking techniques, and literature study techniques to books, journals, articles, and readings that are relevant to the focus of the study. The data that has been collected is processed through several stages, including data selection, data meaning, and conclusions in the form of interpretation of the selected data. The results of the analysis show that the lyrics in the poetry text symbolically show behavior in the form of (1) the feeling of pleasure when eating crackers and spice-scented dishes, (2) measurements are used to create dishes according to recipes, (3) the unique sound created when eating crackers is a contemporary musical performance; (4) ketupat and kerupuk have different names in each region, (5) the diamond is closely related to the history of the spread of Islam by Sunan Kalijaga, (6) ketupat become one of the culinary archipelagoes that is closely related to tradition Idulfitri, and (7) crackers has existed since the Mataram kingdom, Dutch East Indies colonialism, to the contemporary era. AbstrakFenomena puisi bertema kuliner menunjukkan para penyair mulai mengonstruksi dan memanfaatkan isu kuliner dalam proses kreatif. Merespons fenomena tersebut, penting dilakukan penafsiran anasir gastronomi sastra dalam teks-teks puisi bertema kuliner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan identitas kuliner nusantara dalam kumpulan puisi Aku Lihat Bali karya Mas Triadnyani. Kajian puisi memanfaatkan pendekatan kualitatif dan desain kajian gastrokritik. Pendekatan dan desain kajian dimanfaatkan sebagai upaya membongkar identitas kuliner nusantara dalam teks puisi. Teknik pengumpulan data menerapkan teknik membaca, teknik mencatat, serta teknik studi literatur terhadap buku, jurnal, artikel, dan berbagai bacaan yang relevan dengan fokus kajian. Semua data yang telah dihimpun diolah melalui beberapa tahapan, meliputi pemilihan data, pemaknaan data, serta simpulan berupa tafsir terhadap data terpilih. Hasil analisis menunjukkan aku lirik dalam teks puisi secara simbolis menunjukkan perilaku berupa (1) perasaan senang saat menyantap kerupuk dan masakan beraroma rempah, (2) takaran digunakan untuk menciptakan masakan sesuai dengan resep, (3) suara unik yang tercipta saat menyantap kerupuk merupakan sebuah pertunjukkan musik kontemporer, (4) ketupat dan kerupuk mempunyai penamaan yang berbeda-beda di setiap daerah, (5) ketupat berhubungan erat dengan sejarah penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga, (6) ketupat menjadi salah satu kuliner nusantara yang bertalian erat dengan tradisi Idulfitri, dan (7) kerupuk memiliki eksistensi mulai dari masa kerajaan Mataram, kolonialisme Hindia Belanda, hingga era kontemporer.
The Nilai Sosial Dalam Novel Balada Sepasang Kekasih Gila Karya Han Gagas dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Di SMA Alip Sujana; Sahlan Mujtaba; Dian Hartati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10792

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tindakan dan perbuatan baik ditengah perlakuan pengucilan atau memandang seseorang oleh masyarakat seperti dalam novel Balada Sepasang Kekasih Gila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan nilai sosial yang terkandung dalam novel Balada Sepasang Kekasih Gila karya Han Gagas. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Subjek pada penelitian ini novel Balada Sepasang Kekasih Gila. Data penelitian berupa nilai sosial meliputi kasih sayang(nilai pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, dan kepedulian), tanggung jawab (Nilai rasa memiliki, kewajiban, disiplin, dan empati), dan keserasian hidup (nilai keadilan dan toleransi). Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai sosial yang terkandung dalam novel Balada Sepasang Kekasih Gila. Adapun teknik pengumpulan data meliputi menentukan sumber data, menyimak dengan seksama, dan mencatat kembali poin penting. Sedangkan teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Hasil analisis kemudian diolah dan disusun menjadi Lembar Kerja Siswa direlevansikan sebagai bahan ajar bagi pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII di SMA yang dimuat pada materi novel pada KD 3.9.
Citra Perempuan Dalam Novel Tutur Dedes Doa Dan Kutukan Karya Amalia Yunus Dan Rekomendasi Sebagai Bahan Ajar Pada Siswa Kelas XII Aulia Dini Syadiah; Dian Hartati; Suntoko Suntoko
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2857

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan citra perempuan dan menyusun bahan ajar. Peneliti menggunakan pendekatan feminisme dan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kepustakaan, dan baca catat. Tahap teknik analisis data, yaitu membaca seluruh isi novel, menyesuaikan data dengan teori citra perempuan, kemudian menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian, yaitu: (1) Citra fisik perempuan dilukiskan sebagai perempuan yang cantik, tangguh, dan sehat; (2) Citra psikis perempuan dilukiskan sebagai perempuan yang cerdas, berani, dan mandiri; (3) Citra perempuan dalam keluarga yaitu perempuan yang berperan sebagai anak perempuan, selir, istri, dan ibu; (4) Citra perempuan dalam masyarakat dilukiskan sebagai perempuan yang memiliki hubungan erat dengan masyarakat, berperan aktif di masyarakat, dan saling tolong menolong. (5) Hasil penelitian direkomendasikan sebagai bahan ajar tentang menganalisis isi novel untuk siswa kelas XII.
Penerapan Model Copy The Master Dalam Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMAN 1 Telukjambe Barat Tahun Ajaran 2022/2023 (Penelitian Kuasi Eksperimen) Ratna Sari; Dian Hartati; Een Nurhasanah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3527

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran belum beragam sehingga siswa mudah bosan saat pembelajaran Bahasa Indonesia dan siswa belum mampu menulis puisi sesuai dengan unsur pembangun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diterapkan model Copy The Master dalam pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model Copy The Master terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas X SMAN 1 Telukjambe Barat. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian yatu siswa kelas X SMAN 1 Telukjambe Barat yang terdiri dari 4 kelas IPA dan 2 kelas IPS. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan IPA 3 kelas kontrol. Hasil perhitungan data menggunakan bantuan software SPSS v.26 yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis puisi siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 69,07 menjadi 90, artinya terjadi peningkatan dalam menulis puisi. Nilai pretest dan posttest di kelas eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dengan pemerolehan hasil sebesar 0,200 dan 0,166. Hasil nilai posttest sebesar 0,200 dan 0,200. Uji homogenitas pretest dan posttest di kelas eksperimen dan kontrol dinyatakan homogen. Niali yang diperoleh 0,818 untuk nilai pretest dan 0,226 untuk nilai posttest. Hasil uji t dengan taraf signifikansi 0,05, diperoleh hasil 0,000 atau 0,000 < 0,05, artinya terdapat pengaruh dalam penerapan model Copy The Master. Nilai N Gain diperoleh rata-rata sebesar 67,4 pada kelas eksperimen yang artinya model yang digunakan cukup efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis puisi. Berdasarkan hasil uji data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis puisi dengan menerapkan model Copy The Master dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi.
Analisis Campur Kode dalam Kanal YouTube Menjadi Manusia pada Program Berbagi Perspektif Lestari Parhusip; Een Nurhasanah; Dian Hartati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5473

Abstract

Peristiwa campur kode pada tayangan YouTube Menjadi Manusia memperlihatkan beragam latar belakang yang berbeda-beda. Video tamu yang diundang dari kanal tersebut juga dipilih karena memuat kisah-kisah inspiratif yang dapat memotivasi pendengarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis campur kode yang terdapat dalam saluran YouTube Menjadi Manusia. Metode dalam penelitian yaitu menggunakan deskriptif kualitatif untuk membuat gambaran yang objektif tentang peristiwa kebahasaan. Subjek penelitian diambil dari dua video yang terdapat dalam kanal YouTube Menjadi Manusia, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian adalah peristiwa kebahasaan yaitu bentuk campur kode dalam kanal YouTube Menjadi Manusia. Teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 35 data campur kode berwujud kata, tujuh data campur kode berwujud frasa, satu data campur kode berwujud pengulangan kata, dua data campur kode berwujud ungkapan atau idiom, dan tiga data campur kode berwujud klausa. Jumlah total keseluruhan data campur kode yang ditemukan sebanyak 49 data.
PEMANFAATAN TEKS SASTRA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER Ahmad Abdul Karim; Dian Hartati
KOLASE Vol. 1 No. 2 (2022): KOLASE
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jk.v1i2.8800

Abstract

Pemilihan bacaan sastra yang tepat dapat menjadi salah satu sandaran utama dalam proses pengembangan karakter. Mengikuti arus Revolusi Industri 4.0 karya sastra dipublikasikan dalam bentuk fisik dan digital berbasis aplikasi. Tokoh-tokoh imajiner dalam karya sastra menjadi contoh nyata bagi pengembangan karakter peserta didik. Penguatan moral dan nilai-nilai agama dalam karya sastra perlu disampaikan agar anak bangsa tidak kehilangan jati diri. Penelitian ini dilakukan untuk menyokong pendidikan agar anak bangsa cerdas berkarakter. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Memanfaatkan teks sastra dengan menelaah kumpulan puisi Jalan Hati Jalan Samudra karya D. Zawawi Imron, kumpulan puisi To Kill the Invisible Killer karya FX Rudy Gunawan dan Afnan Malay, kumpulan cerpen   Karpet Merah Wakil Presiden karya Abdul Kadir Ibrahim, dan naskah drama Sumur Tanpa Dasar karya Arifin C. Noer. Teknik pengumpulan data memanfaatkan teknik membaca, mencatat, dan studi pustaka terhadap narasi cerita, perilaku tokoh, dan sekuen dialog maupun monolog yang menggambarkan nilai pendidikan karakter. Data penelitian yang terkumpul, kemudian diolah melalui beberapa tahapan, meliputi: reduksi data berupa pemilihan data-data yang sesuai dengan topik penelitian, penyajian data melalui pemaknaan data-data terpilih, serta penarikan simpulan berupa tafsir data penelitian. Hasil analisis menunjukkan ketiga genre sastra memiliki nilai-nilai dalam mewujudkan penguatan pendidikan karakter di antaranya: religius, peduli lingkungan, cinta tanah air, dan nasionalis. Temuan nilai pendidikan karakter menunjukkan bahwa teks sastra penting dibaca sebagai upaya penguatan karakter di era maraknya kasus kemerosotan karakter.