This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Bahasa dan Sastra Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Wanastra : Jurnal Bahasa dan Sastra Diglosia Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Metamorfosa Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Deiksis Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Konseling Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Sasindo J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Kode : Jurnal Bahasa AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Innovative: Journal Of Social Science Research JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia JURNAL PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA Indonesian Language Education and Literature JENTERA: Jurnal Kajian Sastra DIMASEJATI:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Ekranisasi Novel #Berhentidikamu Karya Gia Pratama ke Dalam Film #Berhentidikamu Karya Indra Gunawan Dian Komala; Dian Hartati
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47318

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai adaptasi karya sastra novel ke dalam film dengan menggunakan teori ekranisasi. Ekranisasi didefinisikan sebagai pemindahan teks karya sastra ke dalam film. Subjek penelitian yang digunakan adalah novel #BerhentidiKamu karya Gia Pratama dan film #BerhentidiKamu karya Indra Gunawan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk menguraikan perubahan yang terjadi dalam proses ekranisasi novel ke film. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik simak-catat. Hasil penelitian menunjukkan delapan perubahan yang terjadi. Adapun perubahan tersebut, yakni penciutan alur, penciutan tokoh, penciutan latar tempat, penambahan tokoh, penambahan latar tempat, perubahan variasi alur, perubahan variasi tokoh, dan perubahan variasi latar tempat. Dari perubahan yang terjadi dalam film #BerhentidiKamu karya Indra Gunawan isi ceritanya tetap sama seperti yang terdapat dalam novel #BerhentidiKamu karya Gia Pratama.
Kajian Ekranisasi Novel Dan Film Merindu Cahaya De Amstel Rahmi Suryati; Dian Hartati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8089488

Abstract

The film that is included in the big screen is an adaptation of a novel. However, not everything in the novel will be found in the film. Because a film is relatively shorter, there are several changes in the adaptation process. The aim of this research is to find out the differences and to describe the forms of changes in the ecranization process in the form of subtracting, adding and changing variations in the novel and film Merindu Cahaya de Amstel. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data is obtained by reading, watching, listening, and taking notes. First, the researcher thoroughly reads the novel Merindu Cahaya de Amstel. Then, the researcher watched and listened to the film Merindu Cahaya de Amstel. Furthermore, the researcher recorded the data found in both the novel and the film regarding the differences and changes using the ecranization theory in both works. The results of the research: (1) reduction, that is, there are things that are omitted from the novel and not found in the film. Deductions are found in the plot, characters, setting of place and time; (2) addition, that is, there are things found in the film, but not found in the novel. These additions are found in the plot, characters and settings; (3) there are changes in variations in the plot, characters, settings and storytelling points of view. Based on this analysis, the most dominant changes are in the reduction and change in variation. The existence of these changes makes a difference between the film and previous works. Even so, the core story, theme, message and style of language in the film remain the same.
EKRANISASI NOVEL 3600 DETIK KARYA CHARON KE DALAM FILM 3600 DETIK KARYA SUTRADARA NAYATO FIO NAULA Ratna Sari; Dian Hartati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8089553

Abstract

The ekranization theory by Eneste (1991), which is used to analyze the novel "3600 Detik" by Charon and the film "3600 Detik" directed by Nayato Fio Naula, will discuss the processes of reduction, addition, and variation changes in both literary works. This research aims to determine the result of adapting Charon's novel "3600 Detik" into the film "3600 Detik" directed by Nayato Fio Naula. The method used in this study is descriptive qualitative. Data collection techniques employed include observation, note-taking, watching, and comparison. The research findings reveal reductions in the setting, the addition of one character, and variation changes in several scenes, such as alterations to Leon's illness, Leon's father's occupation, the music storekeeper, the location of Leon's last breath, the presence of Sandra's parents at Leon's funeral, and the ending of the story experienced by Sandra. Overall, the ekranization of Charon's novel "3600 Detik" and the film "3600 Detik" directed by Nayato Fio Naula do not fundamentally alter the core story of both works. Both the novel and the film have captivating elements that can indulge readers and viewers in the presented story. The author successfully captivates readers with the plot, attracting the attention of the director to adapt the novel into a film. The director manages to balance the novel's story when translating it into a film, ensuring that every detail is considered to convey the story to the audience without altering its essence.
The Nilai Sosial Dalam Novel Balada Sepasang Kekasih Gila Karya Han Gagas dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Di SMA Alip Sujana; Sahlan Mujtaba; Dian Hartati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10792

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tindakan dan perbuatan baik ditengah perlakuan pengucilan atau memandang seseorang oleh masyarakat seperti dalam novel Balada Sepasang Kekasih Gila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan nilai sosial yang terkandung dalam novel Balada Sepasang Kekasih Gila karya Han Gagas. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Subjek pada penelitian ini novel Balada Sepasang Kekasih Gila. Data penelitian berupa nilai sosial meliputi kasih sayang(nilai pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, dan kepedulian), tanggung jawab (Nilai rasa memiliki, kewajiban, disiplin, dan empati), dan keserasian hidup (nilai keadilan dan toleransi). Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai sosial yang terkandung dalam novel Balada Sepasang Kekasih Gila. Adapun teknik pengumpulan data meliputi menentukan sumber data, menyimak dengan seksama, dan mencatat kembali poin penting. Sedangkan teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Hasil analisis kemudian diolah dan disusun menjadi Lembar Kerja Siswa direlevansikan sebagai bahan ajar bagi pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII di SMA yang dimuat pada materi novel pada KD 3.9.
Citra Perempuan Dalam Novel Tutur Dedes Doa Dan Kutukan Karya Amalia Yunus Dan Rekomendasi Sebagai Bahan Ajar Pada Siswa Kelas XII Aulia Dini Syadiah; Dian Hartati; Suntoko Suntoko
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2857

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan citra perempuan dan menyusun bahan ajar. Peneliti menggunakan pendekatan feminisme dan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kepustakaan, dan baca catat. Tahap teknik analisis data, yaitu membaca seluruh isi novel, menyesuaikan data dengan teori citra perempuan, kemudian menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian, yaitu: (1) Citra fisik perempuan dilukiskan sebagai perempuan yang cantik, tangguh, dan sehat; (2) Citra psikis perempuan dilukiskan sebagai perempuan yang cerdas, berani, dan mandiri; (3) Citra perempuan dalam keluarga yaitu perempuan yang berperan sebagai anak perempuan, selir, istri, dan ibu; (4) Citra perempuan dalam masyarakat dilukiskan sebagai perempuan yang memiliki hubungan erat dengan masyarakat, berperan aktif di masyarakat, dan saling tolong menolong. (5) Hasil penelitian direkomendasikan sebagai bahan ajar tentang menganalisis isi novel untuk siswa kelas XII.
Penerapan Model Copy The Master Dalam Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMAN 1 Telukjambe Barat Tahun Ajaran 2022/2023 (Penelitian Kuasi Eksperimen) Ratna Sari; Dian Hartati; Een Nurhasanah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3527

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran belum beragam sehingga siswa mudah bosan saat pembelajaran Bahasa Indonesia dan siswa belum mampu menulis puisi sesuai dengan unsur pembangun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diterapkan model Copy The Master dalam pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model Copy The Master terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas X SMAN 1 Telukjambe Barat. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian yatu siswa kelas X SMAN 1 Telukjambe Barat yang terdiri dari 4 kelas IPA dan 2 kelas IPS. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan IPA 3 kelas kontrol. Hasil perhitungan data menggunakan bantuan software SPSS v.26 yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis puisi siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 69,07 menjadi 90, artinya terjadi peningkatan dalam menulis puisi. Nilai pretest dan posttest di kelas eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dengan pemerolehan hasil sebesar 0,200 dan 0,166. Hasil nilai posttest sebesar 0,200 dan 0,200. Uji homogenitas pretest dan posttest di kelas eksperimen dan kontrol dinyatakan homogen. Niali yang diperoleh 0,818 untuk nilai pretest dan 0,226 untuk nilai posttest. Hasil uji t dengan taraf signifikansi 0,05, diperoleh hasil 0,000 atau 0,000 < 0,05, artinya terdapat pengaruh dalam penerapan model Copy The Master. Nilai N Gain diperoleh rata-rata sebesar 67,4 pada kelas eksperimen yang artinya model yang digunakan cukup efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis puisi. Berdasarkan hasil uji data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis puisi dengan menerapkan model Copy The Master dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi.
Analisis Campur Kode dalam Kanal YouTube Menjadi Manusia pada Program Berbagi Perspektif Lestari Parhusip; Een Nurhasanah; Dian Hartati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5473

Abstract

Peristiwa campur kode pada tayangan YouTube Menjadi Manusia memperlihatkan beragam latar belakang yang berbeda-beda. Video tamu yang diundang dari kanal tersebut juga dipilih karena memuat kisah-kisah inspiratif yang dapat memotivasi pendengarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis campur kode yang terdapat dalam saluran YouTube Menjadi Manusia. Metode dalam penelitian yaitu menggunakan deskriptif kualitatif untuk membuat gambaran yang objektif tentang peristiwa kebahasaan. Subjek penelitian diambil dari dua video yang terdapat dalam kanal YouTube Menjadi Manusia, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian adalah peristiwa kebahasaan yaitu bentuk campur kode dalam kanal YouTube Menjadi Manusia. Teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 35 data campur kode berwujud kata, tujuh data campur kode berwujud frasa, satu data campur kode berwujud pengulangan kata, dua data campur kode berwujud ungkapan atau idiom, dan tiga data campur kode berwujud klausa. Jumlah total keseluruhan data campur kode yang ditemukan sebanyak 49 data.
PEMANFAATAN TEKS SASTRA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER Ahmad Abdul Karim; Dian Hartati
KOLASE Vol. 1 No. 2 (2022): KOLASE
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jk.v1i2.8800

Abstract

Pemilihan bacaan sastra yang tepat dapat menjadi salah satu sandaran utama dalam proses pengembangan karakter. Mengikuti arus Revolusi Industri 4.0 karya sastra dipublikasikan dalam bentuk fisik dan digital berbasis aplikasi. Tokoh-tokoh imajiner dalam karya sastra menjadi contoh nyata bagi pengembangan karakter peserta didik. Penguatan moral dan nilai-nilai agama dalam karya sastra perlu disampaikan agar anak bangsa tidak kehilangan jati diri. Penelitian ini dilakukan untuk menyokong pendidikan agar anak bangsa cerdas berkarakter. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Memanfaatkan teks sastra dengan menelaah kumpulan puisi Jalan Hati Jalan Samudra karya D. Zawawi Imron, kumpulan puisi To Kill the Invisible Killer karya FX Rudy Gunawan dan Afnan Malay, kumpulan cerpen   Karpet Merah Wakil Presiden karya Abdul Kadir Ibrahim, dan naskah drama Sumur Tanpa Dasar karya Arifin C. Noer. Teknik pengumpulan data memanfaatkan teknik membaca, mencatat, dan studi pustaka terhadap narasi cerita, perilaku tokoh, dan sekuen dialog maupun monolog yang menggambarkan nilai pendidikan karakter. Data penelitian yang terkumpul, kemudian diolah melalui beberapa tahapan, meliputi: reduksi data berupa pemilihan data-data yang sesuai dengan topik penelitian, penyajian data melalui pemaknaan data-data terpilih, serta penarikan simpulan berupa tafsir data penelitian. Hasil analisis menunjukkan ketiga genre sastra memiliki nilai-nilai dalam mewujudkan penguatan pendidikan karakter di antaranya: religius, peduli lingkungan, cinta tanah air, dan nasionalis. Temuan nilai pendidikan karakter menunjukkan bahwa teks sastra penting dibaca sebagai upaya penguatan karakter di era maraknya kasus kemerosotan karakter.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS PUISI Siti Sopiyatul Marwah; Dian Hartati; Sahlan Mujtaba
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 6 Number 2 June 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v6i2.66753

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Project Based Learning model on the poetry writing learning outcomes of eighth-grade students at Al-Muslih Junior High School in Karawang. In this study, the Project Based Learning model was applied to poetry writing lessons in the eighth grade at Al-Mushlih Junior High School in Karawang. The method used in this study was quantitative with a quasi-experimental design. Data were obtained from pre- and post-tests. After the prerequisite tests were met, consisting of normality tests, homogeneity tests, and n-gain tests using SPSS version 25, the data were analysed using a t-test with a significance level of 5%. The results of the data analysis showed that there was an increase in the pre-test scores between the pre-test and post-test. This was evidenced by the average score improving from 54.0 to 76.8. The n-gain test results from this study indicate that the Project-Based Learning model is effective when applied to poetry writing instruction.
Kajian Ekologi Sastra pada Puisi-Puisi Kontemporer di Indonesia Dian Hartati; Ahmad Abdul Karim
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.15454

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap muatan ekologis dalam puisi-puisi kontemporer karya penyair Indonesia. Puisi-puisi yang dipilih berasal dari kurun waktu lima belas tahun (2007-2022). Kajian puisi menggunakan pendekatan kualitatif interaktif dan ditopang dengan desain ekologi sastra Greg Garrard. Subjek penelitian dilakukan pada tujuh puisi kontemporer bertema lingkungan. Teknik pengumpulan data menerapkan teknik membaca, teknik mencatat, dan teknik studi literatur terhadap berbagai sumber untuk menguatkan data primer. Data yang terkumpul diolah melalui beberapa tahapan, meliputi pemilihan data, pemaknaan data, serta simpulan berupa tafsir terhadap data-data terpilih. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi-puisi kontemporer Indonesia mengandung enam konsep muatan ekologis Greg Garrard. Muatan tersebut di antaranya 1) pencemaran, 2) hutan belantara, 3) bencana, 4) tempat tinggal, 5) binatang, dan 6) bumi. Pencemaran direpresentasikan oleh perusakan hutan dan perang. Hutan belantara direpresentasikan oleh terlantarnya ladang dan hilangnya tempat tinggal hewan. Bencana direpresentasikan perubahan iklim. Tempat tinggal direpresentasikan dalam istilah pondok. Bintang direpresentasikan melalui burung, anjing, ikan, kunang-kunang, lembu, gajah, dan buaya. Bumi direpresentasikan dalam perubahan kondisi alam, eksploitasi kekayaan bumi, dan penggambaran bumi sebagai pantai yang cantik. Penyair kontemporer Indonesia berusaha menyadarkan masyarakat untuk lebih perhatian pada lingkungan sekitar.Study of Literary Ecology in Contemporary Indonesia PoemsThis research was conducted to reveal the ecological load in contemporary poetry by Indonesian poets. The selected poems come from fifteen years (2007-2022). The poetry study uses an interactive qualitative approach supported by Greg Garrard's literary ecological design. The research subjects were seven contemporary poems with environmental themes. Data collection techniques apply reading, note-taking, and literature study techniques to various sources to strengthen primary data. The collected data is processed through several stages, including data selection, data interpretation, and conclusions in the form of interpretations of the selected data. The results of the analysis show that contemporary Indonesian poems contain six concepts of Greg Garrard's ecological content. These contents include 1) pollution, 2) wilderness, 3) disasters, 4) habitats, 5) animals, and 6) the earth. Pollution is represented by forest destruction and war. Wilderness is represented by the abandonment of fields and the loss of animal habitation. Disasters represent climate change. Residence is represented in the term cottage. Stars are represented through birds, dogs, fish, fireflies, cows, elephants, and crocodiles. The earth is represented in changes in natural conditions, the exploitation of the earth's wealth, and the depiction of the earth as a beautiful beach. Contemporary Indonesian poets are trying to make people aware of being more attentive to the surrounding environment.