This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Bahasa dan Sastra Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Wanastra : Jurnal Bahasa dan Sastra Diglosia Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Metamorfosa Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Deiksis Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Konseling Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Sasindo J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Kode : Jurnal Bahasa AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Innovative: Journal Of Social Science Research JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia JURNAL PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA Indonesian Language Education and Literature JENTERA: Jurnal Kajian Sastra DIMASEJATI:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS STRUKTUR BERITA BERTEMA KEBUDAYAAN PADA MEDIA DARING KUMPARAN DAN IDN TIMES Vira Virliana; Dian Hartati; Suntoko Suntoko
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.23636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur teks berita pada media daring Kumparan dan IDN Times dan tema kebudayaan yang disajikan. Pemahaman terhadap struktur berita menjadi penting untuk meningkatkan literasi dan ketepatan penerimaan informasi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa 10 teks berita bertema kebudayaan yang dimuat pada Kumparan dan IDN Times periode April–Juni 2025. Analisis dilakukan berdasarkan pola piramida terbalik yang meliputi judul, teras, perangkai, tubuh, dan kaki berita. Kemudian tema dianalisis dengan melihat topik/tema utama dan subtopik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak-catat kemudian analisis data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh data berita Kumparan dan IDN Times menerapkan pola piramida terbalik dalam penyusunan berita. Informasi utama disampaikan pada bagian judul dan teras, kemudian dikembangkan dalam tubuh berita, serta diakhiri dengan penutup dalam kaki berita. Meskipun memiliki kesamaan struktur, terdapat perbedaan gaya penyajian.  Kumparan cenderung menonjolkan daya tarik peristiwa dan detail teknis kegiatan, sedangkan IDN Times lebih menekankan konteks sosial dan makna budaya dari peristiwa yang diberitakan. Perbedaan karakteristik tersebut tetap mempertahankan fungsi informatif berita sesuai kebutuhan pembaca media daring.
Identitas Kuliner Nusantara dalam Kumpulan Puisi Aku Lihat Bali Karya Mas Triadnyani Dian Hartati; Ahmad Abdul Karim
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 12, No 1 (2023): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v12i1.6002

Abstract

Culinary-themed poetry phenomenon shows that poets begin to construct and utilize culinary issues in the creative process. Responding to this phenomenon, it is important to interpret the elements of literary gastronomy in culinary-themed poetic texts. This research aims to describe the culinary identity of the deep archipelago poetry collection I See Bali by Mas Triadnyani. Poetry studies utilize a qualitative approach and study design gastrocritic. The approach and design of the study are used as an effort to unravel the culinary identity of the archipelago in poetry texts. Data collection techniques apply reading techniques, note-taking techniques, and literature study techniques to books, journals, articles, and readings that are relevant to the focus of the study. The data that has been collected is processed through several stages, including data selection, data meaning, and conclusions in the form of interpretation of the selected data. The results of the analysis show that the lyrics in the poetry text symbolically show behavior in the form of (1) the feeling of pleasure when eating crackers and spice-scented dishes, (2) measurements are used to create dishes according to recipes, (3) the unique sound created when eating crackers is a contemporary musical performance; (4) ketupat and kerupuk have different names in each region, (5) the diamond is closely related to the history of the spread of Islam by Sunan Kalijaga, (6) ketupat become one of the culinary archipelagoes that is closely related to tradition Idulfitri, and (7) crackers has existed since the Mataram kingdom, Dutch East Indies colonialism, to the contemporary era. AbstrakFenomena puisi bertema kuliner menunjukkan para penyair mulai mengonstruksi dan memanfaatkan isu kuliner dalam proses kreatif. Merespons fenomena tersebut, penting dilakukan penafsiran anasir gastronomi sastra dalam teks-teks puisi bertema kuliner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan identitas kuliner nusantara dalam kumpulan puisi Aku Lihat Bali karya Mas Triadnyani. Kajian puisi memanfaatkan pendekatan kualitatif dan desain kajian gastrokritik. Pendekatan dan desain kajian dimanfaatkan sebagai upaya membongkar identitas kuliner nusantara dalam teks puisi. Teknik pengumpulan data menerapkan teknik membaca, teknik mencatat, serta teknik studi literatur terhadap buku, jurnal, artikel, dan berbagai bacaan yang relevan dengan fokus kajian. Semua data yang telah dihimpun diolah melalui beberapa tahapan, meliputi pemilihan data, pemaknaan data, serta simpulan berupa tafsir terhadap data terpilih. Hasil analisis menunjukkan aku lirik dalam teks puisi secara simbolis menunjukkan perilaku berupa (1) perasaan senang saat menyantap kerupuk dan masakan beraroma rempah, (2) takaran digunakan untuk menciptakan masakan sesuai dengan resep, (3) suara unik yang tercipta saat menyantap kerupuk merupakan sebuah pertunjukkan musik kontemporer, (4) ketupat dan kerupuk mempunyai penamaan yang berbeda-beda di setiap daerah, (5) ketupat berhubungan erat dengan sejarah penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga, (6) ketupat menjadi salah satu kuliner nusantara yang bertalian erat dengan tradisi Idulfitri, dan (7) kerupuk memiliki eksistensi mulai dari masa kerajaan Mataram, kolonialisme Hindia Belanda, hingga era kontemporer.
Kecerdasan Emosional dalam Novel Bukan Pasar Malam Karya Pramoedya Ananta Toer: Relevansinya bagi Pembelajaran Sastra SMA: Emotional Intelligence in Pramoedya Ananta Toer's Novel Bukan Pasar Malam: Its Relevance for High School Literature Learning Hanif Murfid Hidayat; Dian Hartati; Wienike Dinar Pratiwi; Kurnia Dewi Nurfadilah
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 01 (2026): Artikel Riset Periode Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v6i01.7302

Abstract

The lack of emotional intelligence in adolescents makes them have difficulty recognizing and controlling their feelings, experience stress easily, neglect their responsibilities, lack empathy, and tend to solve problems arrogantly. Therefore, this research is important for training adolescents, especially students, to hone their self-awareness skills. This study aims to describe the values of emotional intelligence in Pramoedya Ananta Toer's novel Bukan Pasar Malam and its relevance to literature learning in high school. The method used in this research is qualitative descriptive. The subject of this research is Pramoedya Ananta Toer's novel Bukan Pasar Malam, and the object of research is the emotional intelligence aspects contained in the novel. Data collection for this research was conducted using reading and note-taking. Data analysis involved data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The research data are presented as paragraph quotations or dialogues. The results of this study indicate that there are five main aspects of social intelligence that students can emulate. This research has relevant results for literature learning in high school. Through this novel appreciation activity, students can recognize themselves, manage emotions, be responsible, empathize, and maintain harmonious social relationships. Thus, literary works function as an effective medium for training students' emotional intelligence.
Pembinaan Literasi Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Komunikasi Siswa SMPIT Al-Ridwan Kurnia Dewi Nurfadilah; Astri Asmayanti; Wienike Dinar Pratiwi; Dian Hartati; Nisrina Tiara Balqis
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.202681.24039

Abstract

Rendahnya kebiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan sekolah melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini yang bertujuan meningkatkan literasi bahasa Indonesia serta memperkuat kemampuan komunikasi siswa SMPIT Al-Ridwan melalui pembinaan berbahasa yang terarah dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah dengan tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi materi kebahasaan, praktik Program Sekolah Berbahasa Baik (SBB), serta pendampingan pembuatan poster edukasi sebagai media penguatan kebiasaan berbahasa. Peserta kegiatan adalah seluruh siswa yang terlibat dalam sesi pembinaan dan praktik berbahasa. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan terhadap pemahaman dan kebiasaan berbahasa siswa. Hal ini tampak dari kenaikan rata-rata nilai pre-test sebesar 1,90 menjadi 4,38 pada post-test. Selain itu, program ini menghasilkan dua luaran, yakni e-booklet SBB dan poster edukasi yang berfungsi sebagai panduan sekaligus pengingat penggunaan bahasa Indonesia baku dalam komunikasi formal. Siswa juga mampu menerapkan materi melalui kegiatan diskusi, presentasi, dan pameran poster. Hasil ini menegaskan bahwa siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks akademik sehari-hari.