p-Index From 2021 - 2026
7.787
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Ekologi Sastra pada Puisi-Puisi Kontemporer di Indonesia Dian Hartati; Ahmad Abdul Karim
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.15454

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap muatan ekologis dalam puisi-puisi kontemporer karya penyair Indonesia. Puisi-puisi yang dipilih berasal dari kurun waktu lima belas tahun (2007-2022). Kajian puisi menggunakan pendekatan kualitatif interaktif dan ditopang dengan desain ekologi sastra Greg Garrard. Subjek penelitian dilakukan pada tujuh puisi kontemporer bertema lingkungan. Teknik pengumpulan data menerapkan teknik membaca, teknik mencatat, dan teknik studi literatur terhadap berbagai sumber untuk menguatkan data primer. Data yang terkumpul diolah melalui beberapa tahapan, meliputi pemilihan data, pemaknaan data, serta simpulan berupa tafsir terhadap data-data terpilih. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi-puisi kontemporer Indonesia mengandung enam konsep muatan ekologis Greg Garrard. Muatan tersebut di antaranya 1) pencemaran, 2) hutan belantara, 3) bencana, 4) tempat tinggal, 5) binatang, dan 6) bumi. Pencemaran direpresentasikan oleh perusakan hutan dan perang. Hutan belantara direpresentasikan oleh terlantarnya ladang dan hilangnya tempat tinggal hewan. Bencana direpresentasikan perubahan iklim. Tempat tinggal direpresentasikan dalam istilah pondok. Bintang direpresentasikan melalui burung, anjing, ikan, kunang-kunang, lembu, gajah, dan buaya. Bumi direpresentasikan dalam perubahan kondisi alam, eksploitasi kekayaan bumi, dan penggambaran bumi sebagai pantai yang cantik. Penyair kontemporer Indonesia berusaha menyadarkan masyarakat untuk lebih perhatian pada lingkungan sekitar.Study of Literary Ecology in Contemporary Indonesia PoemsThis research was conducted to reveal the ecological load in contemporary poetry by Indonesian poets. The selected poems come from fifteen years (2007-2022). The poetry study uses an interactive qualitative approach supported by Greg Garrard's literary ecological design. The research subjects were seven contemporary poems with environmental themes. Data collection techniques apply reading, note-taking, and literature study techniques to various sources to strengthen primary data. The collected data is processed through several stages, including data selection, data interpretation, and conclusions in the form of interpretations of the selected data. The results of the analysis show that contemporary Indonesian poems contain six concepts of Greg Garrard's ecological content. These contents include 1) pollution, 2) wilderness, 3) disasters, 4) habitats, 5) animals, and 6) the earth. Pollution is represented by forest destruction and war. Wilderness is represented by the abandonment of fields and the loss of animal habitation. Disasters represent climate change. Residence is represented in the term cottage. Stars are represented through birds, dogs, fish, fireflies, cows, elephants, and crocodiles. The earth is represented in changes in natural conditions, the exploitation of the earth's wealth, and the depiction of the earth as a beautiful beach. Contemporary Indonesian poets are trying to make people aware of being more attentive to the surrounding environment.
ANALISIS STRUKTUR BERITA BERTEMA KEBUDAYAAN PADA MEDIA DARING KUMPARAN DAN IDN TIMES Vira Virliana; Dian Hartati; Suntoko Suntoko
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.23636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur teks berita pada media daring Kumparan dan IDN Times dan tema kebudayaan yang disajikan. Pemahaman terhadap struktur berita menjadi penting untuk meningkatkan literasi dan ketepatan penerimaan informasi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa 10 teks berita bertema kebudayaan yang dimuat pada Kumparan dan IDN Times periode April–Juni 2025. Analisis dilakukan berdasarkan pola piramida terbalik yang meliputi judul, teras, perangkai, tubuh, dan kaki berita. Kemudian tema dianalisis dengan melihat topik/tema utama dan subtopik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak-catat kemudian analisis data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh data berita Kumparan dan IDN Times menerapkan pola piramida terbalik dalam penyusunan berita. Informasi utama disampaikan pada bagian judul dan teras, kemudian dikembangkan dalam tubuh berita, serta diakhiri dengan penutup dalam kaki berita. Meskipun memiliki kesamaan struktur, terdapat perbedaan gaya penyajian.  Kumparan cenderung menonjolkan daya tarik peristiwa dan detail teknis kegiatan, sedangkan IDN Times lebih menekankan konteks sosial dan makna budaya dari peristiwa yang diberitakan. Perbedaan karakteristik tersebut tetap mempertahankan fungsi informatif berita sesuai kebutuhan pembaca media daring.