Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU SMK N 2 BANYUMAS Yulianita, Nadia Gitya; Yulianti, Uki Hares; Sudaryanto, Memet
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2023.003.01.05

Abstract

The community service activities carried out at SMK N 2 Banyumas aim to provide academic writingtraining in order to improve the teachers’ competence at the school. This community service’s themeis a request from teachers in that school who wanted to improve their ability to write scientificpapers. In addition, the results of observations show that the publication of scientific works byteachers of SMK N 2 Banyumas are still lacking. Only a few teachers at SMK N 2 Banyumas havepublished their research results in scientific journals. The methods used in this activity are lectures,discussions, and mentoring. Lectures and discussions are held to present material regardingacademic writing. In addition, knowledge about translating abstracts will also be given because itis part of writing scientific papers. After that, the teachers practice writing scientific papers to bepublished in journals. The results of this community service activities are expected that teachers atthat school will have additional competence in writing scientific papers by applying the theory ofacademic writing.
Representasi Identitas Budaya Banyumasan melalui Dimensi Tekstualitas pada Majalah Ancas: Kajian Analisis Wacana Kritis Nur Indah Sholikhati; Yulianti, Uki Hares; Erna Wardani
CARAKA Vol 11 No 1 (2024): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i1.18430

Abstract

Majalah Ancas merupakan majalah berbahasa Banyumasan yang diterbitkan atas prakarsa para sastrawan dan budayawan di Banyumas. Dalam analisis ini akan difokuskan pada wacana Rubrik Wigati. Rubrik Wigati merupakan rubrik paling penting di Majalah Ancas karena memuat artikel berupa berita atau informasi penting seputar wilayah Barlingmascakeb. Tujuannya untuk membedah representasi identitas budaya Banyumasan melalui konstruksi bahasa yang digunakan di dalam wacana rubrik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori pendekatan wacana kritis Norman Fairclough. Data penelitian ini berupa data tulis dan data lisan dari metode studi pustaka dan wawancara. Penelitian ini menggabungkan dua metode analisis data, yaitu metode padan dan metode agih. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dalam pengonstruksian wacana pada Rubrik Wigati menunjukkan adanya penyusunan kosakata berulang/berlebih, pemanfaatan metafora, penggunaan pronominal inyong rika kabeh secara berdampingan dalam dimensi tekstual. Selain itu, dalam praktik kewacanaan, ditemukan bahwa adanya tujuan atau visi khusus diterbitkannya majalah yang menggunakan bahasa Banyumasan tersebut. Hal ini menunjukkan adanya pembentukan dan pemertahanan identitas budaya Banyumasan agar tidak tergerus oleh masa.
Pelatihan Pembuatan Tas Ecoprint dan Sabun Kertas sebagai Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Yulianti, Uki Hares; Yulianita, Nadia Gitya; Sholikhati, Nur Indah; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2024): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v1i2.1225

Abstract

: Salah satu yang khas dari kurikulum merdeka belajar adanya kegiatan berbasis proyek yang disebut juga dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pelaksanaan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di jenjang SD belum sepenuhnya disesuaikan dengan tema yang sudah ditentukan oleh pada kurikulum merdeka. Sekolah masih kebingungan untuk proyek yang didesain agar siswa dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Kurangnya proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang disesuikan dengan tema yang sudah ditentukan oleh kemendikbud terutama yang berhubungan dengan lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan proyek yang dilakukan anak SD berhubungan dengan lingkungan yaitu pembuatan sabun kertas. Diharapkan para siswa dapat belajar mengembangkan kreativitas dalam pembuatan sabun kertas secara mandiri yang bisa digunakan sebagai gaya hidup sehat dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pelajar Pancasila dalam proses pelaksanaan proyek pembuatan ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Ceramah dan diskusi dilakukan untuk memaparkan materi mengenai proyek pembuatan sabun kertas. Pelatihan siswa SD untuk pembuatan sabun kertas dan pendampingan guru dalam menyusun rancangan proyek penguatan profil pelajar pancasila yang sesuai dengan tema jenjang SD. Hasil dari kegiatan ini siswa dapat melaksanakan proyek yang mengimplementasikan nilai-nilai profil pelajar pancasila dan guru juga menhasilkan rancangan proyek penguatan profil pelajar pancasila. Luaran dari pengabdian ini tentunya menghasilkan artikel yang di seminarkan di seminar nasional LPPM dan juga produk yang dihasilkan oleh siswa dan guru selama pelatihan.
DEEP LEARNING MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM BUKU TEKS CERDAS CERGAS BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA Sagala, Naswa Resy Nurhasani Soleha; Yulianti, Uki Hares; Riyanton, Muhammad
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i2.46813

Abstract

The educational paradigm shift in Indonesia emphasizes not only academic achievement but also the development of critical, creative, communicative, and collaborative thinking. Deep learning supports this shift by promoting meaningful, mindful, and joyful learning. Indonesian language textbooks, particularly Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia for grade XI, play a strategic role in enhancing language competence while fostering multicultural values aligned with the nation’s diversity. This study applies a qualitative method using the free conversation technique (SBLC) and content analysis of discourse texts, guided by four indicators of multicultural education: tolerance, democracy or freedom, equality, and justice. Findings reveal that the textbook discourse embeds these values and aligns with deep learning principles. Through selected texts, students are encouraged to think critically, interpret socio-cultural contexts, and reflect on their attitudes in daily life. While not every text represents all four values, the presence of local cultural references, regional languages, and elements of national history enriches the material. These features provide contextual learning experiences that go beyond linguistic skills. Consequently, the textbook proves effective in supporting Indonesian language learning that integrates deep learning approaches and strengthens students awareness of multiculturalism.
Kajian Keterbacaan Wacana dalam Soal PSAJ Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Purwokerto Menggunakan Formula Grafik Fry: Study of Discourse Readability in Indonesian Language PSAJ Questions at SMA Negeri 1 Purwokerto Using Fry's Graphical Formula Syalsabila, Putri; Yulianti, Uki Hares; Martha, Nia Ulfa
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20934

Abstract

Keterbacaan wacana merupakan aspek penting yang menentukan sejauh mana teks dapat dipahami siswa sesuai dengan jenjang pendidikannya. Wacana yang tidak sesuai dengan tingkat keterbacaan siswa berpotensi menimbulkan kesulitan memahami isi teks, menurunkan motivasi belajar, hingga menghasilkan interpretasi yang keliru. Permasalahan ini juga ditemukan dalam soal Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 12 di SMA Negeri 1 Purwokerto tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterbacaan wacana yang terdapat pada soal PSAJ menggunakan Formula Grafik Fry. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Data berupa wacana dalam soal PSAJ kemudian dianalisis melalui tahapan perhitungan jumlah kata, jumlah kalimat, jumlah suku kata, konversi faktor bahasa, serta pemetaan ke dalam Grafik Fry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 22 wacana yang dianalisis, sebanyak 18 wacana (81,82%) berada pada tingkat keterbacaan yang lebih rendah dari kelas 12, satu wacana (4,55%) sesuai dengan kelas 12, satu wacana (4,55%) berada pada tingkat keterbacaan lebih tinggi, dan dua wacana (9,09%) tergolong tidak valid. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas wacana berada di bawah tingkatan yang seharusnya yaitu kelas 12. Wacana yang terlalu sederhana tidak hanya memengaruhi pemahaman siswa terhadap teks, tetapi juga berdampak pada perkembangan literasi serta validitas instrumen evaluasi yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan peninjauan ulang dalam pemilihan dan penyusunan wacana soal, baik oleh guru maupun tim penelaah, agar wacana yang digunakan sesuai dengan perkembangan kognitif siswa dan mampu mendukung pencapaian tujuan pembelajaran secara optimal.