Articles
SUSTAINABLE ISLAMIC ARCHITECTURE IN SETTLEMENTS AND THEIR ENVIRONMENT IN SURAKARTA
Widyastuti Nurjayanti;
Fadhilla Tri Nugrahaini
Journal of Islamic Architecture Vol 7, No 4 (2023): Journal of Islamic Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, UIN Maliki Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/jia.v7i4.19204
Islamic architecture is a science that combines architecture and Islam based on the Qur'an and Hadith. It is a built environment based on or applying Islamic basic principles and values, while sustainable architecture is a solution to save the Earth from destruction. Sustainable Islamic architecture is essential and exciting to study for some reasons. Basically, Islamic principles are compatible with sustainable architecture and green building principles. This study aims to determine old and new housings dealing with (1) sustainability through the architectural GBCI table, (2) Islamic architecture through the parameters of Islamic architecture, (3) relationship between sustainable and Islamic architecture. It was conducted using qualitative and quantitative methods based on the Greenship house table version 0.1 and Islamic architecture criteria. Analysis and discussion were carried out according to the research objectives. The study results show Islamic and sustainable architecture in old and new housing. The relationship reinforces each other, synergizes, and shows a positive correlation. It can be seen in the suitability of activities, benefits, and design implementation.
Pengembangan Desa Wisata Bumi Arum Majasto berbasis Histori, Lingkungan, dan Ekonomi
Indrawati, Indrawati;
Nurhasan, Nurhasan;
Hidayati, Rini;
Nugrahaini, Fadhilla Tri;
Haryanti, Dwi;
Musthofa, Zaini
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 26, No. 3, Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v26i3.1454
Majasto village was designated by the government as a Religious Tourism Area through the Sukoharjo Regency Spatial Plan. However, to support this, Majasto Village does not have a good management system and regional planning of village-owned enterprises (Badan Usaha Milik Desa/Bumdes) to encourage its economic acceleration. This program aims to develop a tourism village area plan and optimal financial management for Bumdes. The method used is through mapping both physical and non-physical potentials of the village to obtain detailed information, which is done by conducting a mapping or survey to identify natural and artificial physical potential, as well as socioeconomic and historical aspects to understand the potential and problems through SWOT analysis. The results of this program are in the form of a Tourism Village Master Plan and a Priority Area Plan. The second result is the initiation of financial digitization training through Bumdes Financial Accounting System. This is done to ensure that Bumdes can record transactions and financial reporting properly. The integration of the development of Bumdes business unit based on the Tourism Village Master Plan and the Priority Area Plan (the first stage result) and the Bumdes Profile (the second stage result).
Analisis Optimalisasi Fungsi pada Gedung Solo Trade Center di Solo Technopark melalui Evaluasi purna Huni
Salsabila, Nisa;
Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gedung Solo Trade Center merupakan salah satu gedung di Solo Technopark sebagai public space yang berguna untuk pelayanan masyarakat. Gedung tersebut telah lama dibangun serta mengalami banyak perubahan-perubahan karena beberapa faktor, seperti penyesuaian fungsi, kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan penghuni, serta peningkatan kualitas pada bangunan. Perubahan-perubahan tersebut berupa penambahan, perubahan fungsi ataupun pemindahan ruang. penambahan, perubahan fungsi ataupun pemindahan fasilitas dalam ruang menyesuaikan kebutuhan, Perubahan sirkulasi ruang, dsg. Oleh karena itu, Gedung Solo Trade Center perlu melakukan evaluasi purna huni supaya dapat diketahui terkait keberhasilan bangunan yang ada dan juga perubahan-perubahan yang terjadi pada gedung tersebut sehingga Dapat dipastikan terkait kesesuaian gedung untuk memenuhi kebutuhan pengguna baik dari segi kenyamanan maupun fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek Evaluasi Purna Huni yang terjadi di Gedung Solo Trade Center. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi ruang-ruang Gedung Solo technopark yang memerlukan perbaikan.
Identifikasi Greenhouse The Farmhill untuk Memaksimalkan Budidaya Melon
Zulfa P, Aliyah;
Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Greenhouse atau rumah kaca berperan penting dalam budidaya tanaman. Greenhouse menciptakan kondisi optimal dan melindungi tanaman dari faktor eksternal. Greenhouse di The Farmhill memfokuskan pada budidaya melon premium. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi desain greenhouse berdasarkan karakteristik greenhouse dan faktor-faktor optimalisasi lingkungan sekaligus mempertimbangkan inovasi terbaru dalam pertanian untuk memaksimalkan budidaya melon di The Farmhill. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi lapangan dan studi literatur. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa orientasi bangunan, pencahayaan, penghawaan, dan sistem utilitas greenhouse memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penataan ulang layout greenhouse, peningkatan kontrol pencahayaan dengan tambahan Polyvinyl Chloride film, optimalisasi sistem ventilasi, serta pengembangan sistem pengolahan air limbah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa greenhouse di The Farmhill memiliki potensi besar, tetapi beberapa aspek perlu diperbaiki agar budidaya melon dapat dioptimalkan. Rekomendasi melibatkan perubahan orientasi greenhouse, penambahan sistem penghawaan, dan manajemen pengelolaan air limbah. Dengan implementasi rekomendasi ini, diharapkan produksi melon dapat ditingkatkan secara efisien dan berkelanjutan.
Ruang Terbuka Hijau dalam Keseimbangan Pembangunan Perkotaan di Nglangon Ex Jokotingkir
Herning, Belinda Kumaratih Puspa;
Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ruang terbuka hijau (RTH) merupakan suatu kawasan yang memanjang atau mengelompok yang pemanfaatannya lebih terbuka ,sebagai tempat tumbuhnya tanaman,baik tanaman yang tumbuh secara alami maupun sengaja ditanam. Ruang terbuka hijau (RTH) menjadi suatu elemen utama dalam perencanaan sebuah proyek dan merupakan salah satu faktor keseimbangan lingkungan. Perencanaan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) yang berlokasi di Nlangon Dusun I Karang Tengah,Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen,Jawa Tengah. Konsep perencanaan dalam pembangunan diperlukan guna meminimalisir permasalahan yang mungkin bisa terjadi.Tujuan penelitian ini untuk memberikan beberapa alternatif tema desain yang cocok sebagai pilihan dalam pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) agar dapat meningkatkan perkembangan perekonomian Kabupaten Sragen dan juga untuk mengetahui pengaruh penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) di Nglangon Ex Jokotingkir terhadap aktivitas masyarakat. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di Nglangon Ex Jokotingkir dengan menggunakan teknik pengambilan data dengan menggunakan observasi secara langsung dan wawancara bersama kepala bidang kawasan permukiman beserta tim teknis DISPERKIMTARU Kabupaten Sragen dengan teknik focus group discussion (FGD). Hal ini merupakan salah satu strategi untuk mengumpulkan data dengan melakukan interaksi sosial diantara para individu dalam suatu diskusi. Melalui pendekatan tersebut diharapkan mendapat data analisis secara detail. Hasil dari penelitian ini adalah konsep pengembangan desain dengan pemilihan desain dengan tema edukasi,rekreasi dan culinary yang dipilih audience dalam desain pembangunan ruang terbuka hijau yang berada di Nglangon Ex Jokotingkir Kabupaten Sragen, sehingga ruang terbuka hijau (RTH) tersebut dapat digunakan secara fungsional karena desainnya dibuat menyesuaikan aktivitas masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian Kabupaten Sragen. Maka perencanaan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dalam keseimbangan pembangunan perkotaan di Nglangon Ex Jokotingkir telah terpenuhi.
Identifikasi Ergonomi terhadap Antropometri Pekerja pada Kamar Tidur Tower Eboni HPK IKN
Satriyatama, Bagas;
Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur adalah salah satu strategi dalam merealisasikan target ekonomi yang lebih merata kawasan timur Indonesia. Menurut lampiran Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk IKN, zona hunian dialokasikan untuk hunian negara dan hunian masyarakat umum, tetapi tidak disebutkan bentuk rumah (rumah susun atau rumah tapak). Hunian bagi para Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) dapat disebut Hunian Pekerja Konstruksi (HPK). Pemenuhan HPK perlu mempertimbangkan standar ergonomi bagi aktivitas yang disesuaikan dengan antropometri para pekerja. Namun, kenyataannya beberapa fasilitas yang ada di HPK belum mempertimbangkan standar ergonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian ergonomi di ruang kamar tidur dengan antropometri dimensi tubuh Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) di Tower Eboni HPK, IKN. Metode yang digunakan yaitu analisis metode kuantitatif dengan kuesioner mengenai tinggi badan pengguna kamar tidur Tower Eboni HPK. Hasil dari penelitian ini yaitu analisis perabot kamar tidur tower eboni dengan hasil perhitungan dimensi perabot menyesuaikan antropometri pengguna yang tidak sesuai/tidak layak standar ukuran tinggi badan penghuni kamar tidur di Tower Eboni HPK IKN.
Identifikasi Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial Perumahan di Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen
Suwarno, Nadia Patricya Meilya;
Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kabupaten Sragen merupakan salah satu kabupaten yang mengalami pertumbuhan permukiman baru yang fluktuatif Sehingga Pesatnya Pembangunan berkontribusi pada peningkatan infrastruktur lokal. Fasilitas diperluas sejalan dengan pertumbuhan populasi, sehingga tidak terjadi tidak cukupan dan pelayanan yang kurang memadai. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ketersediaan fasilitas umum dan fasilitas sosial perumahan di kecamatan Karangmalang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif dengan melakukan observasi fisik lalu memvalidasi hasil temuan observasi dengan data siteplan dan data Prasarana dan sarana Umum Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Tata Ruang Kabupaten Sragen. Penelitian Ini menyimpulkan bahwa perumahan di Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, telah mematuhi aturan pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Redesain Taman Sukowati sebagai Langkah Pengembangan Taman Edukasi dan Rekreasi
Yuliarahma, Tasya;
Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Taman kota merupakan ruang terbuka hijau yang bersifat publik menjadi bagian penting dari struktur perkotaan. Taman kota berperan dalam menciptakan lingkungan bagi masyarakat dengan memberikan tempat untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Taman Sukowati menjadi salah satu taman yang memiliki potensi untuk dilakukan pengembangan menjadi taman edukasi dan rekreasi yang lebih baik. Dengan meningkatkan fasilitas dapat meningkatkan daya tarik agar masyarakat ingin melakukan aktivitas di taman. Metode yang digunakan dalam Dokumen Penulisan ini adalah kualitatif dengan observasi secara langsung dan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama tim teknis yang menangani Taman Sukowati. Dari hasil Dokumen Penulisan ini menunjukkan bahwa Taman Sukowati memiliki potensi untuk meningkatkan daya tarik dengan melakukan pengembangan menjadi taman edukasi dan rekreasi. Pengembangan taman dilakukan dengan meningkatkan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Produksi Eco-Bata Beton di Desa Karangmalang, Sragen
Magfirona, Alfia;
Aklis, Nur;
Nugrahaini, Fadhilla Tri;
Fadillah, M Riski Faisal;
Akbar, Alfath Faiz;
Nusantara, Indra Wahyu;
Bastian, Angger Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JPMI - Desember 2024
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.3191
Masalah pencemaran sampah plastik yang sulit terurai memengaruhi lingkungan Desa Karangmalang, Sragen. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui teknologi tepat guna untuk memproduksi eco-bata beton (paving block). Pelatihan melibatkan pengumpulan, pencacahan, dan penggunaan mesin press untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bangunan berkualitas tinggi. Hasil menunjukkan masyarakat telah berhasil memproduksi eco-bata beton sesuai spesifikasi Standar Nasional Indonesia. Kapasitas produksi yang mampu dihasilkan sekitar 4368 buah paving / minggu menggunakan alat press. Produksi tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 92% jika dibandingkan pembuatan paving metode konvensioanl. Dampak kegiatan pemberdayaan yang telah dilaksanakan adalah meningkatan keterampilan masyarakat dalam pengeloaan sampah dan menjadikan potensi eco-bata beton sebagai produk unggulan desa yang mendukung ekonomi sirkular.
Kajian Konsep Pekan Budaya (Culturally-Sensitive Design) pada Rumah Sakit Angkatan Laut dr.Azhar Azhari Manokwari, Papua Barat
Lissimia, Finta;
Jumastan, Jumastan;
Satwikasari, Anggana Fitri;
Nugrahaini, Fadhilla Tri;
Riadi, Agustinus Rizki Wirawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Desain Arsitektur peka budaya adalah rancangan bangunan yang sensitif terhadap makna atau konteks budaya di suatu daerah. Pengaplikasiannya pada rancangan bangunan dapat dari berbagai aspek dari fasad, konfigurasi ruang, dan aspek lain agar kebudayaan setempat hidup Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi konsep desain peka budaya dan penerapannya pada fasilitas kesehatan khususnya rumah sakit. Rumah sakit yang menjadi studi kasus adalah Rumah Sakit Angkatan Laut dr.Azhar Azhari yang berlokasi di Manokwari, Papua Barat. Rumah Sakit ini dianggap tepat sebagai studi kasus karena berlokasi di provinsi di Indonesia yang masih kental dengan budayanya terutama dari suku-suku setempat. Metodologi penelitian adalah kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan data yang didapat dari pengamatan obyek dan wawancara dengan pihak terkait. Konsep desain peka budaya berdasarkan enam aspek. Aspek peka budaya (cultural awareness) melalui penyediaan fasilitas yang mewadahi aktivitas masyarakat lokal. Aspek adaptasi kebudayaan (cultural adaptation) difasilitasi dengan membuat perencanaan pola tata ruang yang mendukung aktivitas kebudayaan. Keterlibatan Komunitas (community involvement) diterapkan dengan memberikan dukungan pada kegiatan komunitas di sekitar bangunan. Ruang inlusif adalah hasil dari respek terhadap keberagaman (respect for diversity). Aspek integrasi nilai-nilai budaya (integration of cultural values) diterapkan pada atap dan warna bangunan. Pertimbangan estetika budaya (consideration of cultural values) yang terlihat pada eksterior maupun interior bangunan.Kata kunci: Desain Peka Budaya, Fasilitas Kesehatan, Rumah Sakit.