Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Pencahayan Alami untuk Mendukung Aktivitas Pengguna pada Vila Wukirsawit Di Jatiyoso Saputra, Arif Enggal; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 21, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.vi.4549

Abstract

Salah satu aspek perancangan bangunan yang perlu dipertimbangkan adalah konsep konservasi energi pada sistem pencahayaan. Sistem pencahayaan alami yang optimal dapat memberikan kenyamanan visual dan mereduksi hingga 20% energi listrik akibat penggunaan cahaya buatan. Standar Intensitas Cahaya berdasarkan SNI 03-2396 2001 memiliki rentang antara 120-250 lux. Bukaan pada ruangan berpengaruh terhadap distribusi cahaya pada ruangan. Semakin besar dimensi bukaan maka distribusi cahaya semakin besar. Vila Wukirsawit terletak di Jatiyoso, Karanganyar dengan luas bangunan 253,8 m2 dan memiliki 8 ruang dengan bukaan yang variatif, pemilihan vila wukirsawit dikarenakan menurut penulis belum banyak penelitian pencahayaan alami pada dataran tinggi sehingga penelitian ini mampu memberikan inovasi baru untuk penelitian pencahayaan alami. Penelitian bertujuan untuk mengukur intensitas cahaya pada Vila Wukrisawit dan memberikan alternatif agar intensitas pencahayaan pada ruangan lebih optimal. Identifikasi dilakukan pada 8 titik ruang menggunakan Luxmeter yang berlangsung selama 3 hari.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 dari 8 ruang dengan intensitas cahaya melampaui standar yang disebabkan oleh dimensi bukaan yang terlalu besar dan beberapa ruang berhadapan langsung dengan arah lintasan matahari sehingga terdistribusi cahaya berlebih.  Alternatif berupa pengurangan dimensi bukaan menunjukkan penurunan intensitas cahaya hingga 56% pada 3 ruang dan dilakukan relayout pada 4 ruang dengan intensitas cahaya berlebih. Agar terciptanya ruang dengan intensitas cahaya yang optimal, diperlukan alternatif lain berupa penambahan shading pada bagian atas bukaan hingga penggunaan material yang sesuai dengan kondisi pencahayaan ruangan.  
WALKABILITY DI KAWASAN TITIK NOL KILOMETER YOGYAKARTA MELALUI SIMULASI URBAN MODELLING INTERFACE (UMI) Nugrahaini, Fadhilla Tri
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2019
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sustainable city development considered as a way to create better environment for the society. Walkability needs to be encouraged to reduce emissions and increase energy efficiency. This paper highlights the walkability assessment in Titik Nol Kilometer Yogyakarta. The simulation using Urban Modelling Interface (UMI) evaluates that the walkscore is need to be increased.  Keyword: Sustainable, Walkability, Walkscore Abstrak: Pengembangan kota berkelanjutan dinilai sebagai suatu langkah untuk menciptakan lingkungan yang baik bagi masyarakat. Kemudahan dalam berjalan kaki perlu didorong untuk mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi energy. Pengukuran nilai walkability di Titik Nol Kilometer Yogyakarta sebagai langkah awal untuk mempelajari tingkat keberlanjutan pada kawasan tersebut. Metode simulasi menggunakan Urban Modelling Interface menampilkan bahwa nilai walkscore pada kawasan tersebut belum ideal. Kata Kunci: Keberlanjutan, Walkability, Walkscore
Evaluasi Layout Ruangan Kantor PT. Jasa Konsultan Sukowati Mandiri Santoso, Aji Putro; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor modern membutuhkan tata letak yang efisien untuk memaksimalkan ruang terbatas. Layout yang kurang optimal bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kenyamanan layout ruang kantor PT. Jasa Konsultan Sukowati Mandiri berdasarkan standar minimal ruang gerak, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan dan efektivitas layout ruang kantor dalam kondisi keterbatasan ruang. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengguna ruang kantor dan observasi langsung terhadap kondisi ruangan. Informasi tambahan diperoleh dari sumber referensi terkait permasalahan layout ruang kantor. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi desain layout yang optimal, mempertimbangkan standar ruang gerak dan kebutuhan pengguna, serta meningkatkan kenyamanan dan efektivitas ruang kerja. Kantor PT. Jasa Konsultan Sukowati Mandiri yang terletak di gedung Mal Pelayanan Publik Sragen memiliki luas terbatas, sekitar 22,55 meter persegi. Ruangan ini digunakan oleh 6 orang, 3 karyawan dan 3 mahasiswa magang. Meskipun terdapat 3 meja dan 6 kursi serta 1 lemari, luas rata-rata per individu kurang dari 3 meter persegi, yang mana kurang dari standar minimal ruang kantor. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada pengguna ruangan, 66,6% merasa bahwa tata letak saat ini kurang mewadahi pengguna dan mengusulkan untuk penataan ulang atau perancangan ulang.
Transformasi Ruang Publik: Lantai 3 Mal Pelayanan Publik Sragen menjadi Coffe Shop Utomo, Vendy Seno; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era sekarang masyarakat semakin dipermudah mengurus keperluan dokumen maupun layanan-layanan lainnya. Mal Pelayanan Publik telah hadir di tengah masyarakat dalam bentuk program pemerintah yang menghadirkan pusat pelayanan satu (1) pintu padu untuk memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan dari berbagai instansi terkait. Kualitas Pelayanan disebut sebagai ciri dari kepuasan pengunjung atas kinerja suatu tempat. Hal ini terjadi karena adanya kantin yang terletak lumayan jauh dari bangunan utama, sehingga menyebabkan rasa Lelah staf maupun pengunjung. Tujuan Penelitian ini dilakukan karena untuk meningkatkan mutu serta kualitas Mal Pelayanan Publik sebagai wadah bagi Masyarakat Sragen. Dengan adanya Pembangunan coffe shop pada area rofftop ini dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan pelayanan. Hasil analisis data menggunakan Metode Penelitian Kualitatif ini diharapkan data-data dari para responden yaitu staf MPP dan juga pengunjung dapat memiliki data yang akurat demi kenyamanan bersama pada Coffe Shop Adaptive reuse ini nantinya. Melihat keadaan jarak kantin serta area adaptive reuse tidak digunakan dengan maksimal, dengan adanya redesain pada area adaptive reuse akan menjadi Solusi yang tepat.
Optimalisasi Pencahayaan Ruangan pada Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Sukoharjo menggunakan DIALux Evo Syarifah, Zahra Amelia; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit adalah institusi yang menyediakan layanan kesehatan dengan perhatian besar pada kenyamanan pasien, termasuk tata pencahayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengoptimalkan pencahayaan ruang rawat inap di Rumah Sakit Karima Utama menggunakan perangkat lunak Dialux Evo. Berdasarkan simulasi, pencahayaan alami di ruang rawat inap bagian timur mencapai rata-rata 100-2500 lux pada pukul 11.00, sesuai standar SNI, namun membutuhkan tirai untuk mengatur intensitas. Sebaliknya, ruang rawat inap bagian barat memiliki pencahayaan rendah akibat minimnya bukaan yang efektif. Solusi yang diusulkan mencakup penggunaan skylight di lorong untuk meningkatkan distribusi cahaya alami. Pada pencahayaan buatan, ruang rawat inap menggunakan lampu LED downlight dengan intensitas rata-rata 225- 250 lux, sesuai standar pencahayaan. Optimalisasi ini dirancang untuk memenuhi standar pencahayaan yang mendukung kenyamanan visual, efisiensi energi, dan keberlanjutan. Simulasi Dialux Evo terbukti efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan pencahayaan alami dan buatan. Hasil penelitian memberikan rekomendasi perbaikan tata cahaya untuk meningkatkan kenyamanan pasien, mengurangi konsumsi energi, serta menciptakan lingkungan rumah sakit yang ramah energi dan sesuai standar kesehatan.
Integrasi Pencahayaan Alami dan Buatan pada Rumah Susun Semanggi Surakarta Hanifah, Nurunnisa; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi pencahayaan alami dan buatan pada Rumah Susun Semanggi Surakarta untuk meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan penghuni. Isu utama yang dihadapi adalah rendahnya kualitas pencahayaan alami pada beberapa area hunian kurangnya akses sinar matahari. Hal ini berdampak pada tingginya ketergantungan penghuni terhadap pencahayaan buatan, yang mengakibatkan pemborosan energi dan biaya operasional. Penelitian ini mengevaluasi kondisi pencahayaan melalui tinjauan pustaka, observasi lapangan, dan simulasi perangkat lunak Dialux Evo. Analisis berfokus pada penghematan energi dan biaya dari penerapan pencahayaan buatan yang lebih efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan alami di beberapa area unit rumah susun tidak memenuhi standar pencahayaan yang dibutuhkan. Penambahan bukaan jendela dan void pada beberapa lokasi strategis dapat meningkatkan intensitas pencahayaan alami. Selain itu, penggantian lampu LED berhasil mengurangi konsumsi energi dan menghemat biaya konsumsi. Rekomendasi yang dihasilkan memberikan panduan perbaikan desain pencahayaan alami dan buatan, dengan mempertimbangkan efisiensi energi dan kenyamanan visual penghuni.
EDUKASI PENINGKATAN KEMAMPUAN TATA KELOLA SAMPAH BAGI KELOMPOK SADAR LINGKUNGAN DI DESA KARANG MALANG, SRAGEN Magfirona, Alfia; Kusuma, Nabil Belantara; Aklis, Nur; Nugrahaini, Fadhilla Tri; Fadillah, M Riski Faisal; Akbar, Alfath Faiz
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2237

Abstract

Desa Karangmalang di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, tengah bergumul dengan permasalahan pengelolaan sampah yang serius. Rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan menjadi akar masalah utama. Hal ini menyebabkan penumpukan sampah yang tak terkendali, mengancam kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Peningkatan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan sampah menjadi kunci untuk lingkungan berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi dan kemampuan masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang bekerja sama dengan Kelompok Sadar Lingkungan (Pokdarling) setempat. Metode kegiatan yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif melalui sosialisasi konsep 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Repair), praktik pemilahan sampah, serta pembuatan produk daur ulang yang memiliki nilai ekonomis. Kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat Desa Karangmalang dalam pengelolaan sampah. Peningkatan pemahaman terhadap pengelolaan sampah tercatat signifikan, melonjak dari 16% menjadi 92%. Hal ini menunjukkan bahwa program edukasi berhasil menanamkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Selain itu, program ini juga menumbuhkan komitmen untuk melanjutkan aksi bersama dalam mengatasi permasalahan sampah. Kesimpulannya, program ini berhasil mencapai tujuannya dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah, sehingga diharapkan dapat menjadi model bagi penerapan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan di Desa Karangmalang dan desa-desa lain.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK 'AISYIYAH DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEBAKARAN DI KECAMATAN KEDUNGTUBAN Alfia Magfirona; Nabil Belantara Kusuma; Arinda Soraya Putri; Fadhilla Tri Nugrahaini; Tsulis Iq'bal Khairul Amar; Syakir Maghfuri; Mochammad Geraldy; Indra Wahyu Nusantara; Muhammad Ghofar Shidiq; Nila Kusuma Ayu Lestari
Empowerment Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i2.2140

Abstract

'Aisyiyah's group empowerment programme in Kedungtuban Sub-district, Blora Regency, was motivated by the high number of fires and the low disaster literacy of the community, especially women. This research aims to increase the community's capacity in fire prevention and management through an educative and participatory approach. The method used was a combination of participatory education and action research, which included socialisation, training, simulation and evaluation. The results of the activities showed a significant increase in participants‘ knowledge, with 85.7% of respondents achieving a post-test score above 130 out of 150. Findings also showed that factors such as age, educational background and intensity of engagement influenced participants’ understanding. The programme not only improved technical preparedness, but also built collective awareness through a community-based approach. Innovations such as the use of digital media and real condition-based simulations are recommended for further programme development. Empowering ‘Aisyiyah groups proved effective as a strategy to strengthen community resilience to fire risk in the domestic environment
Optimalisasi Ruang Parkir Rumah Sakit Khusus Othopedi di Sukoharjo Husamuddin, Rasyid; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Karima Utama di Kabupaten Sukoharjo, yang memiliki kapasitas 146 ruang rawat inap, kini menghadapi tantangan terkait kapasitas area parkir akibat pembangunan gedung perawatan baru. Sebelumnya, area parkir rumah sakit ini dapat menampung 132 mobil dan 72 motor. Namun, pembangunan gedung baru telah mengurangi kapasitas tersebut, berakibat pada gangguan sirkulasi parkir yang menyebabkan banyak kendaraan pengunjung terpaksa diparkir di bahu jalan, menghambat arus lalu lintas. Menurut pedoman teknis yang berlaku, rumah sakit ini seharusnya memiliki 118 ruang parkir untuk mobil demi mendukung 200 ruang rawat inap. Dalam upaya mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan parkir dan mengusulkan solusi yang optimal. Dua alternatif desain telah dipertimbangkan: yang pertama adalah penerapan sirkulasi parkir satu arah dengan pola parkir yanag membentuk sudut 90°, yang hanya mampu menampung 42 kendaraan; sedangkan yang kedua adalah pembangunan gedung parkir bertingkat yang dapat menampung hingga 140 kendaraan. Analisis menunjukkan bahwa pembangunan gedung parkir bertingkat merupakan solusi yang lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan kapasitas parkir sesuai dengan pedoman teknis. Dengan solusi ini, diharapkan permasalahan parkir dapat teratasi, kelancaran operasional rumah sakit dapat terjamin, dan pelayanan bagi pengunjung dapat ditingkatkan.
Optimalisasi Layout Gedung Rawat Inap RS Karima Utama berdasarkan Prinsip Aksesibilitas dan Universal Design Sari, Ayu Permata; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksesibilitas menjadi aspek penting dalam merancang fasilitas kesehatan untuk memastikan kemudahan, kenyamanan, dan keselamatan bagi semua pengguna, termasuk penyandang disabilitas. Gedung rawat inap RS Karima Utama menghadapi sejumlah masalah terkait aksesibilitas, seperti tangga darurat yang tidak sesuai standar, ukuran ramp yang tidak memadai, dan jarak antar pintu masuk yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan desain aksesibilitas gedung tersebut berdasarkan prinsip Aksesibilitas dan Universal Design. Penelitian ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), diawali dengan kajian terhadap denah bangunan serta survei langsung ke lapangan. Berdasarkan data yang diperoleh, dibuat tiga alternatif desain baru yang kemudian dibahas melalui proses FGD. Dari hasil diskusi, alternatif kedua dipilih karena dinilai paling efektif dalam meningkatkan kemudahan akses. Penelitian menunjukkan bahwa gedung tersebut memerlukan perbaikan karena belum sepenuhnya memenuhi standar yang berlaku. Perbaikan yang direkomendasikan antara lain memperlebar tangga darurat dari 1 meter menjadi 1,2 meter agar sesuai standar, menambah pintu utama di sisi timur gedung untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan, serta memperpanjang ramp dari 6 meter menjadi 8 meter dan memperlebar ramp dari 1,17 meter menjadi 1,2 meter, menyesuaikan dengan prinsip aksesibilitas dan Universal Design. Meskipun alternatif kedua memiliki kekurangan berupa hilangnya dua ruang rawat inap, hal ini tidak berdampak signifikan karena sejak awal jumlah ruang rawat inap sudah dirancang lebih dari kebutuhan minimum, sehingga pengurangan dua ruangan tidak akan mengganggu fungsi utama gedung.
Co-Authors Agnandhany, Khairiyah Anom Akbar, Alfath Faiz Alfia Magfirona Alpha Febela Priyatmono Amalia, Rizqi Shafa Anggana Fitri Satwikasari, Anggana Fitri Aprilia, Della Natasya Wulan Arif Kusumawanto Arinda Soraya Putri Ayu Permata Sari Bastian, Angger Adi Damia, Fildzati Nazala Dwi Haryanti, Dwi Fadillah, M Riski Faisal Fajri, Rohman Deni Nur Fildzati Nazala Damia Finta Lissimia, Finta Firmansah, Muhammad Sandy Arwana Putra Fuad Saiful Lutfi Hafidz, Ihsanudin Yusuf Nur Halimah, Isnaeni Nur Handayani, Rancang Sari Hanifah, Nurunnisa Hasti Widyasamratri Havika, Awwy Nanda Herning, Belinda Kumaratih Puspa Husamuddin, Rasyid Iffat Rifdah Rosyid Iffat Rosyid Ihsanudin Yusuf Nur Hafidz Indra Wahyu Nusantara Indrawati Indrawati Jumastan, Jumastan Junaedi, Rifqi Aditama Kharisma Kusuma A. Kusuma, Nabil Belantara Kusumawati, Mutia Latif, Muhamad Burhanudin Lutfi, Fuad Saiful Luthfi, Najmuddin Muamar Ma'arif, Anas Bhakti Masruri, Faizal Ramadhan Mayangsari, Hilda Yusi Meilawati, Sofiana Chajar Mochammad Geraldy Muhammad Ghofar Shidiq Muhtadi Muhtadi Musthofa, Zaini Nabil Belantara kusuma Nila Kusuma Ayu Lestari Nugroho, Muhammad Anang Nur Aklis Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurokhmah, Demes Rafika Syahrul Nusantara, Indra Wahyu Pamungkas, Dhieto Maulaya Hakim Prasetia, Avian Kresna Riadi, Agustinus Rizki Wirawan Rini Hidayati Rizky, Mifta Aprilia Nur Safitri, Amara Nissa Salsabila, Nisa Santoso, Aji Putro Saputra, Arif Enggal Sasri, Nisrina Dayita Anggoro Satriyatama, Bagas Setyobudi, Razin Yogadwilapatri Suharyani, S Suwarno, Nadia Patricya Meilya Syakir Maghfuri Syarif Hidayat Syarifah, Zahra Amelia Tsulis Iq'bal Khairul Amar Utomo, Vendy Seno Widiyaningrum, Alfitra Widyastuti Nurjayanti Wisnu Setiawan Yuliarahma, Tasya Zulfa P, Aliyah