Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Social Dynamics Covid-19 and Student Perceptions in Papua Sawir, Muhammad; Qomarrullah, Rif'iy; Pakasi, Usman; S, Lestari Wulandari
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v18i1.31618

Abstract

The social dynamics faced by the people of Jayapura City related to the Covid-19 outbreak, namely increasing anxiety and even fear of the sound of ambulance sirens carrying patients so that a negative stigma appears on residents exposed to the virus. The purpose of the research carried out is to describe and analyze student perceptions as part of the community regarding the knowledge, handling, and sound of the Covid-19 ambulance siren especially in Jayapura City, in July 2021. This research is a quantitative study using a cross-sectional design, a sample totaling 63 Cenderawasih University students obtained from direct interviews as well as filling out questionnaires and google forms online. Data analysis used Chi-Square, univariate, bivariate, and multivariate with multiple logistic regression statistics. The univariate, bivariate, and multivariate values: (1) P=0.099, P=0.32, P=0.486, P=0.242, P=0.996, P=0.066, means that there is no relationship between age and gender with student perceptions of Covid-19; (2) P=0.000, P=0.005, there is a relationship between knowledge about Covid-19 and students’ perceptions of vaccines; (3) P=0.411, P=0.715, there is no relationship between gender and age with students’ perceptions of handling Covid-19; (4) P=0.593, P=0.000, there is no relationship between students’ perceptions of the ambulance siren sound. Based on the results of the discussion in this study, namely: (1) Respondents have good knowledge or understanding of the endemic Covid-19 virus; (2) Most of the respondents saw the handling of Covid-19 in the fairly good range of categories; and (3) Respondents generally have a bad perception of the sound of ambulance sirens passing by carrying Covid-19 patients. Knowledge of influencing student perceptions is needed to provide comprehensive and equitable information to all communities about handling, prevention, and all information regarding joint efforts in overcoming COVID-19 in Papua.
Strategi Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Budaya dan Olahraga Air Danau Sentani Muhammad Sawir; Lestari Wulandari S; Rifqiy Qomarrullah
Musamus Journal of Public Administration Vol 4 No 2 (2022): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v4i2.4096

Abstract

Riset yang dilakukan memiliki tujuan utama yakni mengkaji kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang ada untuk menemukan strategi kebijakan pengembangan Danau Sentani sebagai destinasi wisata budaya dan olahraga yang bernilai jual. Pendekatan kearifan lokal, perencanaan pihak yang baik dari pengelola wisata dan dukungan pemerintah daerah menjadi sumber kebijakan utama. Jenis riset yang digunakan adalah desain deskripsi, adapun penatapan subyek riset dalam pencairan sumber informasi menggunakan cara non-probabilitas. Wawancara, angket ataupun kajian literasi menjadi sumber pengumpulan informasi riset, berkaitan analisa data yakni menggunakan teknik (S.W.O.T). Hasil dan pembahasan dalam riset in menunjukkan bahwa: (1) Sentani sebagai destinasi budaya dan olahraga memberikan sumbangan dampak perekonomian bagi masyarakat lokal di Kabupaten Jayapura Papua; (2) Kebijakan yang dilakukan untuk meningkatkan daya tarik destinasi adalah menggunakan pendekatan vertical growh. Oleh sebab itu, sangat tepat apabila Pemerintah bersama masyakarat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas destinasi Danau sentani sebagai tujuan wisata budaya dan olahraga.
Implementation Of Public Services In The Digital Era As A Public Information Media Regional Government Of Jayapura Regency, Papua Province Muhammad Sawir; Salahudin Robo; Faisal Abubakar; Santrio Kamaluddin
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v6i2.45532

Abstract

Technology is present in human life with the intention of facilitating all kinds of activities that can be accessed by the community. As a result, technology is considered to have a fairly high efficiency value. Along with the development of the technological era, the government has managed to take advantage of this to carry out activities related to public services that have a clear legal basis for implementation, but there are still people in Jayapura Regency who do not know about the website, due to different constraints in each sub-district. The purpose of this study is to find out whether the Jayapura Regency Regional Government Website has been operating properly, as well as to identify the challenges faced and possible solutions. Alvaro Roscha's theory is used in this qualitative descriptive research method on the Jayapura Regency Government website. The method used to collect data includes observation and interviews. Research Results The Jayapura Regency Regional Government website is considered to function well, although the complaint system is still problematic and has not been able to provide a satisfactory response to the public. In addition, the Jayapura Regency Communication and Informatics Office has succeeded in effectively managing the Jayapura Regency Government website, although it still encounters obstacles such as pages that cannot be accessed, complaints that have not been handled, and the appearance of the website which is still simple to improve quality. Jayapura Regency Government, in this case the Ministry of Communication and Informatics can provide website technology training.
Implementasi Kebijakan Pemolisian Masyarakat di Kampung Binaan Wilayah Polsek Kurulu Polres Jayawijaya Muhammad Sawir; Harbani Paruki; Anirwan Anirwan
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 5 No 1 (2023): JGLP, MEI 2023
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v5i1.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis implementasi kebijakan pomolisian masyarakat di Kampung Wilayah Polsek Kurulu Polres Jayawijaya 2) menganalisis model implementasi kebijakan pomolisian masyarakat di Kampung Wilayah Polsek Kurulu Polres Jayawijaya. Desain dalam penelitian ini adalah desain penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber informasi dari beberapa informan internal personil anggota polsek Kurulu dan eksternal tokoh masyarakat di Kampung Binaan Wilayah Polsek Kurulu Polres Jayawijaya menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Pendekatam teori yang digunakan adalah model implementasi Van Metter dan Van Horn, yaitu; 1) Standard dan tujuan kebijkan 2) Sumber daya 3) Karakteristik organisasi pelaksana, 4) Sikap para pelaksana, 5) Komunikasi antar organisasi pelkasana, 6) Lingkungan sosial, ekonomi dan politik di Wilayah Polsek Kurulu Polres Jayawijaya. Hasil penelitian diperoleh pertama Standard dan tujuan kebijkan di Kampung Wilayah Polsek Kurulu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapakan, kedua sumber daya personil ditemukan masih sangat terbatas, ketiga karatreistik organisasi cukup baik karena tercipta keakraban antara pimpinan dan bawahan dengan baik, keempat komunikasi dalam bentuk sosialisasi terlihat berjalan dengan baik dan ke lima kondisi sosial, ekonomi, dan politik cukup mendukung terhadap implementasi Polmas yaitu kerukunan, gotong royong, dan totong menolong antar warga masyarakat di wilayah Polsek Kerulu berjalan dengan baik. Selain itu tercipta partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemolisian masyarakat sangat baik.
Pelatihan Gaya Komunikasi Guru Dalam Proses Pembelajaran Muhammad Sawir; Elvira M.Usulu; Farida Tuharea; Andi Annisa Nurlia Mamonto; Izzatul Laili
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya komunikasi guru merupakan salah satu cara penting dalam kegiatan belajar mengajar dikelas. Komunikasi merupakan salah satu proses penyampaian informasi berupa pesan melalui komunikator kepada khalayak banyak, baik penyampaiannya berupa bentuk simbol, lambang, atau yang lainnya dengan tujuan dan harapan agar para peserta (siswa) dapat memahaminya. Metode pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang peran dan fungsi guru, meningkatkan pengetahuan tentang kompetensi guru dan meningkatkan kemampuan guru. Berdasarkan hasil mengikuti pelaksanaan ini, terdapat enam jenis komunikasi guru yang sangat baik dan efektif dalam membantu siswa menguasai pelajaran dan mencapai keberhasilan yang optimal. Dan keenam tipe tersebut yakni: Ramah, singkat, penuh perhatian, hidup dan animatif, relaks, serta dramatic yang mana, masing-masing tipe tersebut memiliki ciri-ciri yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Juga, bagi seorang guru harus melihat bahwa terdapat faktor-faktor luar dalam proses pengajaran komunikatif yang telah dipilihnya. Diantaranya yaitu 1) Guru sebagai pesan, 2) Isi/Materi/Pesan, 3) Metode mengajar, 4) Murid/Penerima pesan, 5) Evaluasi/ umpan tarik.
Pelatihan Keterampilan Menulis Ilmiah bagi Mahasiswa Semester Akhir Suratni Suratni; Milcha Handayani Tammubua; Rivaldhy N. Muhammad; Muhammad Sawir; Fredrik Sokoy; Rif’iy Qomarrullah; Lestari Wulandari
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 2 (2025): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i2.1092

Abstract

Scientific writing skills are essential for final-year students in completing academic assignments and enhancing their competitiveness in both academic and professional fields. However, many students face challenges in producing scientific papers that meet academic standards, particularly in terms of structure, language, and analysis. This study aims to improve students' scientific writing skills through structured training. The method used in this program is practice-based training with an interactive approach, including workshops, mentoring, and direct evaluation of participants' writing. The program targeted a group of 40 final-year students from various academic disciplines, who participated in a series of workshops and one-on-one mentoring sessions. Data were collected through pre- and post-training assessments of writing quality, including structure, coherence, and argumentation. The results indicate that after attending the training, students showed significant improvement in understanding the structure of scientific papers, mastering effective writing techniques, and developing data-based arguments. The post-training assessments showed an increase of 30% in the average quality of the students’ writing. The implications of this study suggest that scientific writing training can be an effective strategy in preparing competitive academic human resources capable of contributing to scientific publications. Additionally, these findings highlight the importance of providing structured and interactive training programs to enhance students’ academic writing skills.
Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Komoditas Sagu Antonius M. K Letsoin; Rulinawaty Rulinawaty; Muhammad Sawir
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 7 No. 2 (2024): ALIGNMENT : Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v7i2.12158

Abstract

This research aims to analyze the clarity of objectives, achievement strategies, planning, and preparation, as well as facilities and infrastructure prepared to support the community empowerment program in managing the sago commodity in Obaa District, Mappi Regency which is to be achieved. This type of research is qualitative research. Data analysis in this research used the N-vivo software tool. The results of research, programs, and strategies for community empowerment through sago processing aim to eradicate poverty, empowerment planning is an action to meet food needs and planning actions to increase community and regional income, preparation of a community empowerment program in managing sago commodities in Obaa District, Mappi Regency is a program design sago as food for the Mappi community and sago as a source of income for the Mappi community and area, the facilities and infrastructure provided are 7 units of sago production house, 1 unit of packing warehouse, 5 units of sago dewatering machines, 6 dismal machines (floating machines), 6 press machines sago, 9 units of chain saw machines, 1 unit of 3-wheeled vehicle, 2 units of Viber 15 PK boats, 5 units of permanent sago grating machines while there are 13 units of potable ones. Conclusions, objectives, achievement strategies, planning, preparation, as well as facilities and infrastructure prepared to support the community empowerment program in managing the sago commodity in the Obaa District, Mappi Regency, which are to be achieved have been well planned. Keywords: Effectiveness, Community Empowerment, Sago Commodity
Implementasi Kebijakan Penatausahaan Aset Daerah di Kabupaten MAPPI Benediktus Yoseph Engelbertus Rumlus; Muhammad Sawir; Iqbal Miftakhul Mujtahid
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 7 No. 2 (2024): ALIGNMENT : Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v7i2.12210

Abstract

This study aims to determine The results of this study indicate that from the aspect of communication, regional asset management reflects the communication network outside the organization, namely in the organization of regional asset management and users of regional assets. Resource aspects. Resources include comprehension and understanding of administration are still very minimally related to the implementation of the elimination of unproductive regional assets, this can result in failures that occur in the Mappir Regency Government, thus inhibiting the regional autonomy of the Mappir Regency Government because unproductive assets do does not provide benefits for the Mappir Regency Government but drains maintenance costs. Distribution aspects. The attitude of the administration has not reflected the marginal commitment related to the implementation of SOP in the implementation of assertive and unproductive administration. Bureaucratic Structure Aspect. The bureaucratic structure of the administration does not have overlapping authority because the organization is led by one leader, so that only one leader directs and the decisions made are clear. In addition, the organizational structure has been in accordance with the division of labor and the objectives of the organization, the division of labor is to prevent shifts between members of the organization and work can be done with mutual cooperation with the respective divisions. The function of the division of labor is also to facilitate the work of each division and can be evaluated regarding the tasks and responsibilities of the division of labor will also reduce complexity because there is a grouping of work. In addition, the division of labor will also be able to measure how much is doing what and how the results are achieved. Keywords; asset management, policy implementation
Implementasi Kebijakan Penatausahaan Aset Daerah Di Kabupaten Mappi Yoseph Engelbertus Rumlus, Benediktus; Muhammad Sawir; Iqbal Miftakhul Mujtahid
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i1.2845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari aspek komunikasi, penatausahaan aset daerah memiliki jaringan komunikasi di luar organisasi yakni pada organisasi pengelola aset daerah dan pengguna aset daerah. Aspek sumber daya. Sumber daya mencangkup kompetensi dan pemahaman penatausahaan masih sangat minim terkait pelaksanaan penghapusan aset daerah yang tidak produktif, hal ini dapat mengakibatkan inefisiensi yang terjadi di Pemkab Mappi sehingga menghambat otonomi daerah Pemkab Mappi karena aset yang tidak produktif tidak memberikan manfaat bagi Pemkab Mappi namun menguras biaya pemeliharaan. Aspek disposisi. Sikap para penatausahaan belum memiliki komitmen yang tinggi terkait pelaksanaan SOP dalam pelaksanaan inventaris aset tidak produktif. Aspek Struktur birokrasi. Struktur birokrasi penatausahaan tidak terjadi tumpang tindih wewenang disebabkan karena organisasi dipimpin oleh satu pemimpin, sehingga hanya satu pimpinan yang mengarahkan dan keputusan yang dihasilkan jelas. Selain itu struktur organisasi terlah sesuai antara pembagian kerja dan tujuan organisasi dimana, pembagian kerja ini untuk mencegah adanya gesekan antara anggota organisasi dan perkerjaan dapat dilakukan dengan adanya saling kerjasama dengan kompetensi sesuai bidangnya masing-masing. Fungsi pembagian kerja juga untuk memudahkan kegiatan pekerjaan sesuai bidangnya dan dapat dilakukan evaluasi terkait tugas dan tanggung jawab pembagian kerja juga akan mengurangi kerumitan karena ada pengelompokan pekerjaan. Selain itu pembagian kerja juga akan dapat diukur siapa mengerjakan apa dan bagaimana hasil yang dicapai.
Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Elektronik Dengan Menggunakan Aplikasi SIPD Pada Bappeda Kabupaten Mappi Ro'son, Andarias; Muhammad Sawir; Iqbal Miftakhul Mutjahid
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i1.2846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi perencanaan pembangunan daerah berbasis elektronik dengan menggunakan aplikasi SIPD pada Bappeda Kabupaten Mappi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil wawancara menunjukkan bahwa aplikasi SPID telah efektif dan memberikan kemudahan dalam menganalisis data karena dalam perencanaan membutuhkan data masa lalu. Selanjutnya terdapat  penghematan waktu, penghematan penggunaan kertas karena input data dilakukan secara online dan real time dan Bappeda tidak perlu merancang aplikasi perencanaan keuangan yang menelan biaya ratusan juta. Aspek Kecukupan, aplikasi SPID telah cukup memuaskan, dimana SPID tekah mengatasi masalah terkait data dan dokumen masa lalu yang dibutuhkan sebagai acuan dalam merancang perencanaan pembangunan daerah berbasis elektronik. SPID telah membantu mencegah duplikasi data, dimana aplikasi akan memberikan notif jika terdapat duplikasi dalam penganggaran, selanjutnya SPID juga membantu sebagai alat pengendalian yang akan menginformasikan situasi dan kondisi daerah untuk sebagai acuan dalam menyusun pembangunan daerah yang searah dengan kebutuhan masyarakat. Aspek perataan, manfaat penggunaan aplikasi SPID ini sangat merata tidak hanya bagi organisasi Bappeda melainkan juga bagi organisasi lainnya seperti penatausahaan dan pengguna aset daerah. Aspek Responsifitas dapat memuaskan kebutuhan Bappeda karena dapat membantu Bappeda dalam melaksanakan tugas, fungsi dan jabatannya untuk melakukan perencanaan pembangunan daerah. Aspek Ketepatan, aplikasi SPID telah bernilai dan berguna karena dapat meningkatkan motivasi Bappeda dalam melakukan perencanaan pembangunan daerah berbasis elektronik, namun belum berdampak positif bagi masyarakat, dimana perencanaan Bappeda belum memenuhi kebutuhan dan kepuasan masyarakat bila dibandingkan dengan anggaran yang disiapkan.