Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Wardrobe dalam Iklan "I Am Enough" tentang Cyber Bullying pada Platform Sosial Media TikTok dengan Fotografi Pujawati, Annisa; Fiandra, Yosa; Ramdhan, Zaini
KalaTanda Vol 4 No 2 (2022): Kalatanda
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/kalatanda.v4i2.6607

Abstract

Cyberbullying adalah tindak kekerasan yang dilakukan individu atau kelompok melalui media sosial kepada individu lain atau kelompok lain. Bentuk serta metode tindakan cyberbulyying sangat beragam. Bentuk dari cyberbullying bisa berupa pesan ancaman melalui email, mengunggah foto yang mempermaulkan korban, membuat situs web untuk menyebar fitnah dan mengolok-olok korban hingga mengakses akun jejaring sosial orang lain untuk mengancam korban dan membuat masalah. Tindakan cyberbullying yang bekepanjangan mampu memtaikan rasa percaya diri seseorang, membentuk pribadi yang sedih, risih, selalu merasa bersalah atau gagal karena tidak mampu mengatasi sendiri gangguan yang menimpanya. Karya ini diharapkan bisa menjadi wadah informasi dan edukasi untuk para remaja agar bisa bijak dalam menggunakan sosial media maupun dalam bertindak dalam dunia cyber atau internet. Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif yang dimana metode ini menghasilkan data deskriptif berupa kata – kata tertulis atau lisan dari narasumber yang telah diamati. Hasil dari pengamatan fenomena ini yaitu cyberbullying dilakukan untuk merendahkan dan menjatuhkan individu maupun kelompok melalui kata – kata dengan cara berkomentar pada konten yang diunggah oleh korban. Cyberbullying ini rata – rata dilakukan oleh para remaja terutama pada remaja urban yang dekat dengan kemajuan teknologi. Fenomena cyberbullying ini sudah banyak bermunculan karena mudahnya dalam mengakses dunia maya atau media sosial
Empowering Wedding Photographers through Penta-helix Approach Anwar, Ardy; Fiandra, Yosa; Budiman, Arief
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v8i2.1604

Abstract

Wedding photography is a field of photography that has immense potential for development. However, to produce high-quality wedding photography, it requires a solid foundation, especially in terms of incorporating messages or stories into photography and wedding photography business. This community service activity aims to improve the basic competencies of wedding photographers, especially in terms of incorporating messages or stories into photography and wedding photography business. This community service activity was conducted by providing training and workshops on wedding photography to photography communities. The training and workshops were conducted with the Penta helix principle, which is a collaboration between Telkom University, DOSS Bandung, the Snapshot community, the DISBUDPAR of Bandung Regency, and APFI. The results of this community service activity showed that there was an improvement in the quality of photography among participants, especially in terms of lighting and camera angles.
PENYUNTINGAN FILM DOKUMENTER Ashary Siregar, Inayah; Anwar, Ardy Aprilian; fiandra, yosa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film "Suanten Bangkong Reang Ti Lebakmuncang" adalah film dokumenter pendek mengenai pengenalan dasar tentang alat musik tradisional Bangkong Reang dari Jawa Barat yang saat ini hampir punah dan mengandung pesan ajakan kepada generasimuda untuk melestarikan alat musik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menambah wawasan generasi muda di Jawa Barat mengenai alat musik Bangkong Reang dan mengaplikasikan perancangan penyuntingan film dokumenter mengenai pengenalan alat musik Bangkong Reang di Desa Lebakmuncang supaya dapat menarik target audiens dan semua informasi tentang Bangkong Reang dapat disampaikan secara padat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka kemudian dianalisis menggunakan analisis konten. Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan informasi mengenai asal usul terciptanya Bangkong Reang, proses pembuatan, serta mengemukakan fungsi Bangkong Reang dalam acara ritual dan hiburan. Penelitian ini menghasilkan sebuah perancangan film dokumenter ilmu pengetahuan pendek. Sebagai penyunting gambar, perancang membuat perancangan penyuntingan gambar menggunakan teknik montage dan perancangan keselarasan warna dalam film. Manfaat dari penelitian ini membantu memperkenalkan alat musik Bangkong Reang beserta fungsinya kepada masyarakat, meningkatkan minat generasi muda Indonesia terhadap Bangkong Reang, dan mengetahui cara menyunting film dokumenter yang tepat untuk menarik perhatian target audiens mengenai topik tersebut. Kata kunci: Bangkong Reang, Desa Lebakmuncang, film dokumenter, penyuntingan film
PENYUNTINGAN GAMBAR DALAM VIDEO FEATURE TENTANG NYIRAMKEUN PUSAKA KERAJAAN TALAGA MANGGUNG MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK Ulinuha, M. Fata; Fiandra, Yosa; Astuti Al Noor, Sri Dwi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyiramkeun adalah sebuah tradisi memandikan benda-benda peninggalan dari Kerajaan Talaga Manggung di Desa Talagawetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Berangkat dari permasalahan utama dimana rata-rata usia pengelola Yayasan Talaga Manggung Simbar Kantjana di atas 35 tahun dan tidak mengikuti perkembangan zaman, perancangan karya ini penting untuk menentukan pilihan medium dan platform yang tepat agar Nyiramkeun dapat disebarluaskan, terutama bagi Generasi Z di Kabupaten Majalengka. Data dalam perancangan ini dikumpulkan menggunakan teknik studi dokumen, wawancara, observasi, dan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis konten. Hasil perancangan ini menunjukkan bahwa bentuk medium resmi yang tepat adalah video feature. Sedangkan, platform yang tepat adalah media sosial TikTok. Perancang berperan sebagai penyunting gambar yang bertanggung jawab untuk merangkai gambar dan suara, kemudian melakukan color grading, mengerjakan mixing audio, serta menambahkan motion graphic hingga menjadi cerita utuh. Kata kunci: nyiramkeun, penyuntingan gambar, video feature, TikTok
PENYUTRADARAAN FILM DOKUMENTER PERJALANAN TENTANG KOPI ARABIKA KALOSI DI KABUPATEN ENREKANG ramadhan sawati , M Rafy; Fiandra, yosa; Anwar, Ardy Aprilian
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyutradaraan film dokumenter perjalanan tentang Kopi Arabika Kalosi di Kabupaten Enrekang bertujuan untuk mempromosikan kopi berkualitas tinggi dan potensi wisata wilayah ini. Film ini akan menggali sejarah, budaya, dan proses budi daya kopi di Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif , teknik pengumpulan data dengan waancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini memperkuat konsep bahwa film ini dapat menjadi alat efektif dalam mempromosikan keindahan dan kekayaan Kopi Arabika Kalosi serta wilayah Kabupaten Enrekang sebagai desfinasi wisata. Film ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif pada perkembangan industri kopi dan sektor pariwisata, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang warisan budaya dan alam yang luar biasa dari wilayah ini. Sebagai hasil penelitian, rekomendasi utama adalah melibatkan komunitas lokal dalam proses pembuatan film, memastikan akurasi dan representasi yang kuat tentang Kopi Arabika Kalosi dan wilayah Kabupaten Enrekang. Selain itu, film ini harus dioptimalkan melalui saluran digital dan media sosial untuk mencapai audiens yang lebih luas, termasuk pecinta kopi, wisatawan, dan penggemar seni film. Film ini juga dapat menjadi alat pendidikan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang kopi Arabika Kalosi dan budaya lokal Kabupaten Enrekang. Kata kunci: Kopi Arabika Kalosi, Kabupaten Enrekang, penyutradaraan
PERANCANGAN ANIMASI 2D MENGENAI EDUKASI PENTINGNYA MENJAGA JEJAK DIGITAL UNTUK MEMBANGUN PERSONAL BRANDING BAGI MAHASISWA BANDUNG Aalia Zulmarina, Raeesha; Fiandra, Yosa; Yudhi Rezaldi, Muhammad
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan internet, salah satunya media sosial, digunakan untuk berkomunikasi dan meluaskan relasi dari jarak jauh. Tidak menutup kemungkinan juga digunakan dalam personal branding untuk mengembangkan karier. Jejak digital merupakan jejak rekaman di plavorm digital yang di}nggalkan individu selama berak}vitas di internet. Jika individu }dak mengelola jejak digitalnya dengan baik, hal ini dapat memengaruhi citra diri atau personal branding yang ditunjukkannya di media sosial dengan mendapatkan reputasi buruk hingga kegagalan dalam berkarier. Untuk meningkatkan kesadaran terhadap jejak digital, maka dibuatlah sebuah karya yang bertujuan dalam mengedukasi pen}ngnya menjaga jejak digital untuk membangun personal branding dalam bentuk media animasi 2D. Ditujukan kepada mahasiswa yang sedang membangun personal branding mereka. Sehingga dilakukan pendekatan terhadap objek untuk mengumpulkan data perancangan animasi 2D dengan menggunakan metode analisis kualita}f. Dikumpulkan dengan berbagai sumber data seper} studi pustaka, observasi, analisis karya sejenis, dan wawancara kepada ahli. Data-data yang dikumpulkan kemudian akan diimplementasikan pada animasi saat menggerakkan karakter, menyesuaikan dengan posisi perancang yaitu sebagai animator. Kata kunci: animasi 2D, animator, jejak digital, personal branding, mahasiswa
PERANCANGAN ANIMASI 2D Junaedy, Aisya Fathinannisa; Fiandra, Yosa; rezaldi, Muhammad rudi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pengetahuan anak muda di Kota Bandung mengenai seni bela diri debus di desa ciburial karena era modernisasi. Perancangan Animasi 2D sebagai media pelestarian budaya dan edukasi tentang seni bela diri Debus di Desa Ciburial bertujuan untuk memperkenalkan, memberi informasi, dan edukasi kepada Masyarakat khususnya anak muda di Kota Bandung yang belum mengetahui seni bela diri Debus yang berada di Desa Ciburial. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, dimana peneliti melakukan observasi dan wawancara di Desa Ciburial. metode kuantitatif yang peneliti gunakan yaitu menyebarkan kuesioner kepada anak muda yang berdomisili di Bandung. untuk memperkuat data mengenai ketidaktahuan mereka mengenai seni bela diri Debus dan apakah animasi tersebut dapat menarik ketertarikan remaja terhadap seni bela diri Debus. banyak anak muda di Kota Bandung mengetahui apa itu seni bela diri Debus, tetapi mereka belum mengetahui adanya Debus di Desa Ciburial. setelah penayangan animasi "MENEMBUS DEBUS DAN MELAMPAUINYA", pesan dalam animasi mengenai Debus Ciburial tersampaikan dengan baik, banyak anak muda di Kota Bandung yang mengaku tertarik untuk mengetahui akan budaya ini lebih lanjut.Berdasarkan data dan hasil penelitian dalam perancangan animasi 2D ini, bisa disimpulkan bahwa masih banyak anak muda di Kota Bandung yang belum mengetahui bagaimana seni bela diri Debus yang berada di Desa
PERANCANGAN ANIMATIC STORYBOARD UNTUK ANIMASI 2D MENGENAI CARA ORANG TUA MENDIDIK ANAK AUTIS DALAM MERAWAT DIRI Al Rahmah, Lutfia; Rahadianto, Irfan Dwi; Fiandra, Yosa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa anak lahir dengan kebutuhan khusus salah satunya autisme. Autisme merupakan gangguan perkembangan saraf otak yang menyebabkan masalah interaksi sosial, komunikasi, dan dalam mempelajari sesuatu terutama dalam merawat diri. Dibutuhkan peran orang tua dalam tumbuh kembang anak autis. Namun orang tua yang baru memiliki anak autis kebingungan merawat anak mereka karena tidak memiliki pengetahuan tentang autisme. Sebagai salah satu upaya dalam memberikan pemahaman kepada orang tua dalam mengasuh autisme yaitu melalui media film animasi. Dalam pembuatan animasi terdapat tahap perancangan storyboard yang berguna sebagai acuan dalam membuat animasi. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara, serta observasi. Dalam perancangan ini menghasilkan storyboard animasi 2D mengenai pengasuhan kepada anak autis. Kata kunci: autisme, merawat diri, orang tua, storyboard, animasi 2D
PERANCANGAN ANIMATIC STORYBOARD UNTUK ANIMASI 2D MENGENAI CARA ORANG TUA MENDIDIK ANAK AUTIS DALAM MERAWAT DIRI Al Rahmah, Lutfia; Rahadianto, Irfan Dwi; fiandra, yosa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa anak lahir dengan kebutuhan khusus salah satunya autisme. Autisme merupakan gangguan perkembangan saraf otak yang menyebabkan masalah interaksi sosial, komunikasi, dan dalam mempelajari sesuatu terutama dalam merawat diri. Dibutuhkan peran orang tua dalam tumbuh kembang anak autis. Namun orang tua yang baru memiliki anak autis kebingungan merawat anak mereka karena tidak memiliki pengetahuan tentang autisme. Sebagai salah satu upaya dalam memberikan pemahaman kepada orang tua dalam mengasuh autisme yaitu melalui media film animasi. Dalam pembuatan animasi terdapat tahap perancangan storyboard yang berguna sebagai acuan dalam membuat animasi. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara, serta observasi. Dalam perancangan ini menghasilkan storyboard animasi 2D mengenai pengasuhan kepada anak autis. Kata kunci: autisme, merawat diri, orang tua, storyboard, animasi 2D
PERANCANGAN CONCEPT ART ANIMASI 2D Wardani, Prima Dewi Kusuma; Fiandra, Yosa; Rezaldi, Muhammad Yudhi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan kebudayaan dan tradisi.Budaya adalah suatu kebiasaan dari suatu kelompok. Biasanya, suatu kebudayaan atautradisi akan diturunkan dan diajarkan oleh masing-masing kelompok suku atau adatsecara turun temurun dari generasi ke generasi. Debus adalah salah satu budaya senibela diri yang berasal dari Banten yang mempertunjukan kemampuan pelaku budayanyayang kebal terhadap senjata tajam, air, keras, dan benda berbahaya lainnya. Ada banyakjenis Debus, salah satunya Debus Desa Ciburial. Debus Ciburial sudah mulai terlupakankarena perkembangan zaman, anak muda cenderung hanya mengetahui Debus Banten.Pengumpulan data dilakukan dengan metode etnografi, yaitu dengan melihat langsungke lapangan dengan melakukan observasi, wawancara, dan kuesioner. Metode analisisyang penulis gunakan adalah metode analisis konten pragmatis, denganmenghubungkan sebab dan akibat dari fenomena yang terjadi. Perancangan Concept ArtAnimasi 2D "Menembus Debus dan Melampauinya" Untuk Media Informasi dan EdukasiDebus Ciburial dibuat dengan tujuan untuk mempromosikan dan mengedukasi anakmuda mengenai seni bela diri Debus dari Desa Ciburial. Keywords: animasi, budaya, concept art, debus, edukasi, informasi.