Claim Missing Document
Check
Articles

PENYUTRADARAAN DALAM IKLAN I AM ENOUGH TENTANG CYBER BULLYING PADA PLATFORM SOSIAL MEDIA TIKTOK Nugroho, Elena Bintang; Fiandra, Yosa; Ramdhan, Zaini
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyberbullying adalah tindak kekerasan yang dilakukan individu atau kelompokmelalui media sosial kepada individu lain atau kelompok lain. Cyberbullying dapatterjadi dalam berbagai bentuk. Bentuk cyberbullying antara lain mengirimkanpesan email yang mengancam, mengunggah foto-foto yang melecehkan korban,membuat website untuk menyebarkan fitnah, menghina korban, dan mengaksesakun media sosial orang lain. Jika cyberbullying berkepanjangan, korban mungkinmerasa kehilangan rasa percaya diri, sedih, tidak nyaman, merasa bersalah tiapwaktu dikarenakan korban tidak mampu menangani kekacauan yang terjadi dantidak mampu mengakhiri masalahnya sendirian. Karya ini diharapkan bisa menjadiwadah informasi dan edukasi untuk para remaja supaya cermat dalammemanfaatkan media sosial maupun dalam bertindak dalam dunia cyber atauinternet. Metodologi yang dipakai yakni metode kualitatif yang dimana akan menghasilkan data deskriptif berbentuk kata – kata tertulis maupun lisan dari narasumber yang telah dikaji. Hasil dari pengamatan fenomena ini yaitucyberbullying dilakukan untuk merendahkan dan menjatuhkan individu maupunkelompok melalui kata – kata dengan cara berkomentar pada konten yangdiunggah oleh korban. Cyberbullying biasanya dilakukan oleh remaja khususnyaremaja perkotaan yang dekat dengan kemajuan teknologi. Meskipun fenomenacyberbullying telah merebak karena mudahnya akses ke dunia maya dan mediasosial, namun cyberbullying yang terjadi di Indonesia masih menjadi isu kecil.Kata Kunci: cyberbullying, remaja, media sosial, TikTok
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER MENGENAI PERASAAN INSECURAKIBAT JERAWAT PADA REMAJA UNTUK MEDIA ARTBOOK Zaini, Ichsan Muhammad; Fiandra, Yosa; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jerawat adalah hal normal yang terjadi di masa remaja namun banyak remaja yang merasatidak nyaman dan percaya diri karena hal tersebut, perasaan tidak nyaman tersebut biasa disebutInsecurities. Hal ini bisa berdampak buruk bagi para remaja karena insecure bisa menggangguperkembangan diri mereka. Cukup banyak kasus insecurities yang terjadi pada remaja danberdampak buruk seperti kurang percaya diri, gelisah, hilang semangat hidup, dan yang terburukbisa hingga menyebabkan bunuh diri. Penelitian ini berfokus pada perasaan insecure yang terjadipada remaja yang diakibatkan oleh jerawat. Dalam penelitian ini metode penelitian yang akandigunakan adalah metode campuran dengan melakukan teknik pengumpulan data sepertiwawancara, kuisioner, observasi tidak langsung, dan juga studi pustaka untuk mendapatkan lebihbanyak data dari objek penelitian ini, Data yang berhasil dikumpulkan dan dianalisis akan digunakan sebagai dasar pembuatan rancangan karakter dalam bentuk artbook yang bertujuan untuk membantu remaja sebagai target sasar perancangan ini dengan rentan usia 15 - 22 tahun yang memiliki perasaan insecure akibat jerawat.Kata Kunci: desain, fisik, insecurity, karakter
PERANCANGAN MOTION COMIC "PELINDUNG KULIT LALA" SEBAGAI MEDIA INFORMASI CARA KERJA PRODUK SUNSCREEN DALAM MELINDUNGI KULIT BAGI REMAJA Herawati, Auliana; Fiandra, Yosa; Sudaryat, Yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matahari mempunyai sinar UV yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, sinar UV pada matahari juga memiliki dampak negatif, khususnya bagi kesehatan kulit. Dampak negatif tersebut dapat dicegah dan  diatasi,  salah  satunya  dengan menggunakan  produk  sunscreen  yang  dapat mengurangi  dosis radiasi  UV  yang masuk  ke  kulit.  Karena  itu,  sunscreen  sangat  dibutuhkan  untuk melindungi  kulit, terutama bagi para remaja yang sering menghabiskan waktunya di luar ruangan dan terpapar sinar matahari  secara  langsung.  Untuk meningkatkan  kesadaran  tentang  penggunaan  sunscreen,  perlu adanya media  informasi mengenai  pentingnya  penggunaan  sunscreen,  cara  kerja  sunscreen,  dan manfaat  dari  sunscreen  agar  para  remaja  tertarik  untuk menggunakannya. Motion  comic  sebagai komik digital bisa menjadi alternatif media informasi bagi remaja mengenai pentingnya penggunaan sunscreen untuk melindungi kulit dengan memperlihatkan cara kerja sunscreen pada kulit. Metode penelitian  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  metode  campuran,  dengan  melakukan pengumpulan  data melalui  observasi, wawancara, menyebarkan  kuesioner,  serta melakukan  studi pustaka.  Data  yang  berhasil  dikumpulkan  dan  dianalisis  digunakan  sebagai  dasar  perancangan karakter dalam motion comic  <Pelindung Kulit Lala= yang memberikan visualisasi produk sunscreen sebagai produk yang penting digunakan untuk mencegah dampak sinar ultraviolet pada kulit dengan membuat karakter sunscreen, karakter sinar ultraviolet, serta karakter pendukung  lain berdasarkan ciri dan karakteristik masing-masing.Kata kunci: desain karakter, komik, remaja, motion comic, sinar ultraviolet, sunscreen.
PERANCANGAN MOTION GRAPHIC DALAM IKLAN Putri, Shafira Nursyah; Fiandra, Yosa; Ramdhan, Zaini
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Cyberbullying adalah   kekerasan yang dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap individu   atau kelompok  lain di media sosial. Bentuk dan metode  cyberbullying sangat beragam dan  beragam  mulai  dari  mengirim  ancaman  melalui  email,  mengunggah  gambar  yang melecehkan korban, membuat situs web untuk menyebarkan  fitnah dan mengolok-olok korban, mengakses  akun  jejaring  sosial  orang  lain,  membuat  ancaman  dan  membuat  dari  ancaman. korban  masalah  Cyberbullying  jangka  panjang  dapat  membunuh  kepercayaan  diri  seseorang, membuat mereka sedih, tidak nyaman, selalu  bersalah atau gagal karena tidak dapat menangani gangguan  yang  datang.  Hasil  dari  pengamatan  fenomena  ini  adalah  bahwa  cyberbullying dipraktikkan  untuk  mempermalukan  dan  menundukkan  individu  dan  kelompok    dengan mengomentari  secara  verbal  konten  yang  diunggah  oleh  korban.  Cyberbullying  biasanya dilakukan  oleh    remaja  khususnya  remaja  perkotaan  yang  dekat  dengan  perkembangan teknologi.  Fenomena  cyberbullying menjadi  lebih menonjol  karena mudahnya  akses  ke  dunia maya  atau media  sosial,  namun  cyberbullying masih  diabaikan  di  Indonesia. Metodologi  yang digunakan adalah metode kualitatif, dimana metode ini menghasilkan data deskriptif dari sumber yang diamati berupa kata-kata  tertulis atau lisan. Desain tersebut menjadi sebuah konsep yang berfokus pada motion graphics, yang kemudian dirangkai menjadi sebuah trailer film.  Kata Kunci: cyberbullying, remaja, motion graphics, iklan film
PERANCANGAN MOTION GRAPHIC SEBAGAI UPAYA MENGATASI PENGARUH PROCRASTINATION TERHADAP PRODUKTIVITAS MAHASISWA TELKOM UNIVERSITY Musthopa, Moh. Fajar Ilham; Fiandra, Yosa; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diteliti adalah tentang bagaimana Procrastinasi dapat memengaruhi aktivitas dan produktivitas mahasiswa Desain Komunikasi Visual Telkom University juga membantu memberikan  solusi mengatasi  pengaruh  Procrastinasiterhadap  produktivitas mahasiswa Desain Komunikasi Visual Telkom University. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pesan untuk mengatasi  Procrastinasi  agar  tidak  berdampak  buruk  terhadap  produktivitas mahasiswa Desain  Komunikasi  Visual  Telkom  University.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  Metode kualitatif dengan cara observasi, wawancara dan kuisioner. Data yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu  hasilobservasi,  wawancara  dan  kuisioner  untuk  mengetahui  pengaruh  Procrastinasi terhadap aktivitas mahasiswa Desain Komunikasi Visual Telkom University. Adapun sumber data pada penelitian  ini adalah mahasiswa Desain Komunikasi Visual Telkom University. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui bahwa kebiasaan Procrastinasi menurunkan tingkat produktivitas mahasiswa  Desain  Komunikasi  Visual  Telkom  University.  Oleh  karena  itu,  perlu  adanya media motion graphic untuk menyampaikan pesan kepada pelaku procrastinasi.Kata kunci: mager, motion graphic, procrastination.
DESIGN OF ISLAMIC HISTORY DOCUMENTARY IN THE SULTANCY BANTEN Hirfat, Mohammad Alma; Sumarlin, Rully; Fiandra, Yosa
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia  is  the  largest  muslim  country  in  the  world  with  a  muslim population  of  236.53 million  people  or  about  86.88%  of  the  population.  This  is inseparable from the long history of the entry of Islam in the territory of Indonesia which was once known as the Nusantara region. The spread of Islam pioneered by traders in the midst of Hindu-Buddhist influence was very successful. Then came the various sultanates patterned Islam which helped in the spread of Islam throughout the archipelago one of which is the Sultanate of Banten. With the influence of the ruler, Islam can have a strong influence in the Land of Banten. But unfortunately the history seems to be lost and forgotten because the interest of young people to study history  is  very  minimal.  Therefore,  the  author  is  interested  in  designing  a documentary entitled=History of Islam in the Sultanate of Banten".Keywords: documentary film, Sultanate of Banten, islamic histor
DESAINER PRODUKSI FILM FIKSI TENTANG PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT DI DESA GUNUNG PUNTANG Nur Lukman, Mochamad; Fiandra, Yosa; Aprilian Anwar, Ardy
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Laporan ini mengulas tentang perancangan desainer produksi dalam pembuatan film yang berfokus pada perubahan sosial budaya yang terjadi pada masyarakat di Desa Gunung Puntang. Masyarakat di Desa Gunung Puntang, berhasil beradaptasi dalam proses perubahan sosial budaya melalui pengembangan usaha penanaman kopi yang memberikan dampak positif pada aspek ekonomi dan pendidikan. Namun diluar sana, banyak daerah lain juga mengalami kesulitan dalam menjalani pola kehidupan mereka, pencarian ini menjadi kompleks dan menantang, terutama di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan kebudayaan yang dipengaruhi oleh tingkat literasi masyarakat yang rendah. Untuk mengimplementasikan penelitian ini, digunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan lokalitas, teknik yang digunakan ialah observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner. Hasil penelitian ini kemudian diterapkan dalam perancangan desainer produksi pada pembuatan film fiksi dengan mengacu pada karyakarya sejenis seperti "Negeri Di Bawah Kabut" (2011), "Filosofi Kopi" (2015), dan "Kisah Di Hari Minggu" (2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan lokalitas dalam perancangan desainer produksi pada film adalah pendekatan yang tepat untuk menyampaikan pesan secara efektif dan mencapai tujuan yang ditentukan. Oleh karena itu, peran desainer produksi menjadi sangat penting dalam produksi film, karena melibatkan aspek-aspek penting seperti pengaturan lokasi, properti, pemeran, dan kostum, yang bertujuan untuk memastikan penyampaian pesan yang efektif dan memenuhi proses perancangan yang diinginkan.Kata Kunci : Perubahan Sosial Budaya, Masyarakat Desa Gunung Puntang, Film Fiksi, Desainer Produksi
PENATAAN KAMERA DALAM FILM FIKSI TENTANG PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT DI DESA GUNUNG PUNTANG Hartoto Putra, Daffa; Fiandra, Yosa; Aprilian Anwar, Ardy
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Laporan ini mengulas tentang perancangan penataan kamera dalam pembuatan film yang berfokus pada perubahan sosial budaya. Pusat perhatian utamanya adalah Desa Gunung Puntang, yang berhasil dalam melakukan adaptasi terhadap perubahan sosial budaya melalui pengembangan usaha penanaman kopi yang memberikan dampak positif pada aspek ekonomi dan pendidikan. Namun, diluar sana banyak daerah lain juga yang mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan mereka sebagai masyarakat desa, dalam pencarian yang kompleks dan menantang, terutama di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan kebudayaan yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan serta kesadaran masyarakat yang rendah. Untuk menjalankan penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan lokalitas, yang akan dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuisioner. Hasil dari penelitian pun kemudian diterapkan dalam perancangan penataan kamera pada perancangan film fiksi dengan mengacu pada karya-karya sejenis seperti "Negeri Di Bawah Kabut" (2011), " Istirahatlah Kata - Kata " (2016), dan " Sarvani Buthani " (2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan lokalitas dalam perancangan penataan kamera pada film merupakan salah satu bentuk pendekatan yang tepat untuk menyampaikan pesan visual secara efektif untuk mencapai tujuan yang penulis inginkan. Oleh karena itu, peran penataan kamera merupaka peran yang cukup krusial dalam produksi film ini, karena melibatkan aspek-aspek penting seperti pengaturan pencahayaan, komposisi, jarak shot, jarak angle, dan pergerakan kamera yang bertujuan agar penyampaian pesan dapat berjalan secara efektif dan memenuhi hasil visual yang diinginkan pada proses perancangan.Kata Kunci : Perubahan Sosial Budaya, Masyarakat Desa Gunung Puntang, Film Fiksi, Penataan Kamera.
PENATAAN SUARA PADA FILM FIKSI TENTANG PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DI DESA GUNUNG PUNTANG Fauziyah, Eva; Fiandra, Yosa; Aprilian Anwar, Ardy
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Desa Gunung Puntang, wilayah pedesaan di Gunung Malabar, menawarkan pesona alam pegunungan dan perkebunan kopi. Kopi Puntang meraih prestasi dalam pameran kopi internasional, memberi dampak positif pada ekonomi petani. Adaptasi masyarakat terhadap perubahan sosial budaya membuka peluang meningkatkan kualitas hidup, meskipun adaptasi lebih lambat di pedesaan. Meski ada tantangan, dampak positif adaptasi terlihat pada ekonomi, teknologi, dan pendidikan. Perubahan sosial budaya membawa manfaat seperti peningkatan ekonomi dan kualitas hidup, dengan masyarakat yang beradaptasi mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Penelitian ini fokus pada perubahan sosial budaya di Desa Gunung Puntang untuk film fiksi. Film fiksi mampu menyampaikan pesan melalui teknik sinematik dan naratif. Dengan fokus pada adaptasi dan perubahan sosial budaya, penulis ingin menyampaikan pesan melalui karya film fiksi dengan elemen dramatik dalam segi audio. Penelitian ini dilakukan melalui Teknik Observasi, Wawancara, Studi Pustaka, dan juga Kuesioner, yang kemudian diaplikasikan dalam pembuatan film fiksi dengan mengacu pada karya-karya sejenis seperti "Negeri Di Bawah Kabut" (2011), "Banda: The Dark Forgotten Trail" (2017), dan "Aroma Of Heaven" (2014). Hasil penelitian menunjukkan pendekatan unsur dramatik dalam penataan suara film adalah cara efektif untuk menyampaikan pesan dan tujuan. Penata suara berperan penting dalam menciptakan atmosfer dan mengekspresikan pendekatan unsur dramatik. Pendekatan ini memperkuat narasi dan karakter dengan menggunakan musik, sound effect, dan dialog untuk menggambarkan perjalanan emosional karakter utama dan masyarakatnya. Efek suara yang diselaraskan dengan dramatisme adegan memberikan dampak emosional yang kuat pada penonton, memungkinkan mereka merasakan kedekatan dengan cerita yang disajikan.Kata kunci: Perubahan Kebudayaan, Desa Gunung Puntang, Film Fiksi, dan Penata Suara
PENYUNTINGAN GAMBAR FILM FIKSI TENTANG PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT DI DESA GUNUNG PUNTANG Ar Rafi, Muhammad Arjund; Fiandra, Yosa; Aprilian Anwar, Ardy
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyuntingan gambar dalam pembuatan film fiksi dengan menggunakan elemen-elemen visual seperti warna, kontiniti, serta transisi. Tujuan utamanya adalah menciptakan alur agar narasi dapat tercipta secara kuat dan kohesif, yang dimana mampu mempengaruhi pengalaman individu di suatu daerah, dengan fokus pada studi kasus Desa Gunung Puntang. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan pendekatan lokalitas untuk menggali bagaimana teknik penyuntingan dapat memicu refleksi identitas dalam keragaman budaya di berbagai daerah, dengan Masyarakat Desa Gunung Puntang sebagai contoh. Penelitian ini dilakukan melalui Teknik Observasi, Wawancara, Studi Pustaka, dan Kuisioner. Dalam prosesnya, penulis akan menerapkan teknik penyuntingan gambar dalam pembuatan film fiksi, mengacu pada karya-karya seperti "Negeri Di Bawah Kabut" (2011), "Filosofi Kopi” (2015), dan "Sarvani Buthani" (2018). Elemen visual yang dipilih akan digunakan untuk membangun atmosfer dan memperkuat pesan cerita yang terkait dengan perubahan sosial budaya pada masyarakat di Desa Gunung Puntang. Penulis bertanggung jawab dalam menyusun gambar-gambar yang direkam untuk menciptakan alur cerita yang menarik dan memengaruhi pengalaman penonton. Melalui pengetahuan tentang pengembangan usaha penanaman kopi yang memberikan manfaat ekonomi dan dampak positif pada pendidikan di Desa Gunung Puntang, penulis akan membantu memvisualisasikan keberhasilan masyarakat dalam menemukan identitas mereka melalui medium film.Kata Kunci : Perubahan Sosial Budaya, Masyarakat Desa Gunung Puntang, Film Fiksi, Penyuntingan Gambar.