Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Sirkulasi terhadap Keamanan Kamar Tidur Lansia pada Rumah Keluarga Pitoy, Depok Tabita Angeletta Magdalena Silitonga; Tessa Eka Darmayanti; Irena Vanessa Gunawan
Jurnal Desain Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v9i3.11888

Abstract

Seiring berjalannya waktu kemampuan panca indera dan fisik para lansia semakin lama akan semakin melemah. Saat menginjak fase ini lansia akan cenderung mengurangi aktifitas mereka dan menghabiskan waktu untuk tidur atau bersantai sejenak di kamar tidur. Sebagai tempat yang cukup sering digunakan oleh para lansia selama menjalani hari, desain kamar tidur perlu diperhatikan lebih dalam. Desain kamar tidur sebaiknya memenuhi aspek keamanan. Riset ini dilakukan agar dapat dijadikan sebagai acuan dalam menciptakan desain ruang kamar tidur yang sesuai dengan standar sirkulasi dan diterapkan dalam perancangan kamar tidur untuk kaum lanjut usia. Data diperoleh melalui metode penelitian kualitatif dengan cara mewawancarai Keluarga Pitoy dan observasi langsung terhadap kamar yang ditempati oleh Keluarga Pitoy yang berlokasi di Depok. Penelitian ini diharapkan memiliki dampak bagi para pembaca dan dapat dijadikan sebagai acuan sirkulasi dapat diterapkan pada kamar tidur lansia.
Tinjauan Faktor Ergonomi Meja & Fasilitas Duduk Terkait Kenyamanan Kafe Fullmoon Coffee Bandung Michael Gerald; Tessa Eka Darmayanti
Jurnal Desain Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v11i1.15616

Abstract

Kafe merupakan salah satu tempat yang digemari dan seringkali dikunjungi oleh anak- anak muda dan para pekerja jaman sekarang. Dikarenakan suasana dan tempat yang berbeda dan kenyamanannya kafe menjadi sebuah tempat yang nyaman untuk berbincang, berdiskusi, maupun menjadi tempat dimana para pekerja mengerjakan pekerjaan mereka. Hal tersebut menjadikan faktor kenyamanan sebagai hal yang perlu diperhatikan, mulai dari suasana kafe hingga ergonomi dari setiap meja dan fasilitas duduknya. Artikel ini mencakup tinjauan terhadap faktor ergonomi meja & fasilitas duduk terkait kenyamanan sebuah kafe dengan objek penelitian Kafe Fullmoon Coffee yang berada di Kota Bandung. Metode penelitian pada studi ini ditempuh melalui metode kualitatif dengan proses pengumpulan data participatory design dengan pendekatan teori ergonomi & antropometri. Data diperoleh melalui observasi lapangan disertai kuesioner dan proses interview dengan para pengunjung Kafe Fullmoon Coffee. Hasil dari artikel ini dapat membantu pembaca untuk dapat mengetahui kenyamanan dari setiap meja & fasilitas duduk pada Kafe Fullmoon Coffee terkait ergonomi dalam menunjang setiap aktivitas yang ada. Serta membantu membuka wawasan pembaca mengenai pentingnya memperhatikan ergonomi dalam desain sebuah furniture, pada studi ini khususnya kafe. Permasalahan yang ada yaitu tidak semua perancangan kafe sesuai dengan ergonomi yang baik dan nyaman bagi pengunjungnya, khususnya untuk waktu yang cukup lama
Pengaruh Warna dan Cahaya pada Kafe Roempi, Janji Jiwa dan Kopi Dari Hati di Tanjung Balai Karimun terhadap Manusia Vincent Vincent; Tessa Eka Darmayanti
Jurnal Desain Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v9i3.11996

Abstract

Interior desain dirancang untuk memenuhi salah satu kebutuhan manusia. Setiap interior tidak bisa terlepas dari elemen-elemen desain seperti bentuk, tekstur, warna dan cahaya. Manusia dan lingkungan saling berhubungan sehingga interaksi antar manusia dan lingkungan sangat penting dimana dapat mempengaruhi psikologi. Namun masih banyak ruang publik seperti tempat makan kafe menggunakan cahaya dan warna yang kurang tepat yang dapat mengganggu psikologi manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakter warna dan cara menentukan intensitas cahaya yang tepat pada ruang yang sesuai dengan keperluan aktivitas user ketika bersantai, bekerja dan membaca. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur dan meneliti responden bagaimana rasanya dan efek yang diterima ketika berada di ruangan dengan setting cahaya dengan intensitas berbeda-beda dan penggunaan kombinasi warna yang berbeda. Dengan penelitian ini pembaca terutama desainer dapat memanfaatkan pengetahuan tentang karakter setiap warna dan intensitas cahaya untuk diimplementasikan pada proyek-proyek dimasa yang akan datang.
PENGEMBANGAN IDENTITAS VISUAL PADA PASAR BARU KOTA BANDUNG: DEVELOPMENT OF VISUAL IDENTITY AT MARKET BARU, BANDUNG CITY Dewi Isma Aryani; Tessa Eka Darmayanti; Azizi Bahauddin
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i1.9312

Abstract

Kota Bandung dikenal oleh masyarakat Indonesia, bahkan negara tetangga seperti Malaysia, sebagai salah satu destinasi wisata belanja. Terdapat beberapa tempat belanja yang menjadi tempat wajib saat mengunjungi kota Bandung, salah satunya adalah Pasar Baru. Pasar Baru Bandung saat ini merupakan hasil revitalisasi Pemerintah Kota Bandung yang semula sebagai pasar tradisional menjadi pasar modern. Hal tersebut dilakukan untuk memperbaiki kondisi dan mengubah kesan pasar tradisional yang kumuh dan semrawut menjadi pasar modern yang bersih dan nyaman bagi para pengunjungnya. Sayangnya, revitalisasi Pasar Baru Bandung tidak diikuti dengan membangun kesan yang sesuai untuk mendukung daya tarik wisata belanjanya. Desain brand Pasar Baru Bandung menggunakan metode desain Collaborative Destination Branding melalui proses studi awal, tahap perumusan arah branding, serta tahap perancangan desain branding. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa brand essence Pasar Baru Bandung dirumuskan pada tiga kata kunci yaitu: warisan, ikonik, dan keberagaman. Hasil penelitian ini memaparkan rumusan visual collaborative destination branding dan aplikasinya pada media identitas visual di Pasar Baru Bandung. Penerapan dari brand essence diterapkan pada desain signage system untuk menginformasikan pengkategorian yang baik terhadap produk-produk di dalamnya sehingga mampu merepresentasikan keberagaman sebagai keunggulan Pasar Baru Bandung.
Penerapan Warna Pada Ruang Terapi Anak Autis Vallencia Dwinanda; Tessa Eka Darmayanti; Yuma Chandrahera
Jurnal Desain Interior Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v7i1.12024

Abstract

Warna pada ruangan interior adalah hal yang penting diperhatikan karena sangat berpengaruh pada suasana ruang dan suasana hati termasuk psikologis manusia. Dalam merancang ruangan, seorang desainer harus memperhatikan kebutuhan pengguna ruang dan fungsi dari sebuah ruangan agar tercapai tujuan merancang dengan tepat. karena itu seorang anak dengan penyandang autisme membutuhkan terapi khusus, dalam hal ini yaitu terapi pada warna didalam sebuah ruangan. Sayangnya beberapa orang kurang menyadari hal ini walaupun sudah banyak juga yang sudah teredukasi untuk membantu terapi pada anak autis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pengaruhnya terapi warna pada anak autis, mencangkup kenyamanan pengguna, pengaruh terhadap psikologis pengguna, dan dampak aktivitas pada pengguna ruang. Dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan penjelasan mengenai dampak warna terhadap anak autism. Warna yang baik untuk ruang anak autism adalah dengan mengaplikasikan satu tone warna dengan warna yang tidak kompleks seperti mengapliksikan warna merah kuning dan hijau dalam satu ruang. Dengan begitu penilitian ini bermanfaat untuk mengetahui warna yang baik di aplikasikan pada ruang untuk terapi bagi anak penyandang autism.
Analisis Implementasi Konsep Sustainable Design Pada Kawasan SCBD di Jakarta ( Studi Kasus : Gedung PUPR ) Latifah Nur Azizah; Tessa Eka Darmayanti
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v6i1.551

Abstract

Bangunan ramah lingkungan menjadi salah satu topik yang banyak diangkat sejak beberapa tahun lalu dikarenakan bangunan ramah lingkungan memiliki kontribusi dalam menahan laju pemanasan global dengan cara membenahi iklim mikro. Salah satu isu dalam pembangunan arsitektur berkelanjutan yaitu sejalan dengan pesatnya urbanisasi dan industrialisasi. Pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat membuat pembangunan menjadi semakin marak dilakukan dan tanpa mereka sadari dalam pembangunan tersebut menimbulkan dampak negatif pada sisi lingkungan. Bangunan ramah lingkungan saat ini penting untuk dibahas mengingat semakin tingginya degradasi lingkungan yang terjadi akibat ulah manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep arsitektur berkelanjutan serta menganalisa konsep arsitektur berkelanjutan yang sudah diterapkan pada studi kasus. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan dilakukan penelitian ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kita terkait arsitektur berkelanjutan, dan para arsitek di Indonesia dapat berkontribusi besar dalam merancang bangunan yang ramah terhadap lingkungan.
Co-Authors Achmad Aprizal Ghozali Alexander, Devin Alya, Sophia Himatul Amadea, Annisa Rahma Apin, Arleti Mochtar Ariesa Pandanwangi Arleti Mochtar Apin Arnold Maximillian Aryadamar, Ragil Satria Astrid Austranti Yuwono Azizi Bahauddin Azizi Bahauddin Azizi Bahauddin Azizi Bahauddin, Azizi Bagus Tri Andana Bella, Christa Caitlyn Cindrawaty Lesmana Cintiya Dewanti Santoputri Dave Vian Nurzaqi Dewi Isma Aryani Dieni Nuraeni Djakaria, Elliati Edbert Theo Fortino Elizabeth Susanti Gunawan Elizabeth Wianto, Elizabeth Eman, Monica Naomi Erwin Ardianto Halim Fatih Ilhan Zachli Felicia Lodhita Fellicia Lodhita Ferlina Sugata Fortino, Edbert Theo Gunawan, Irena Vanessa Gunawan, Yosia Franklin Gyanrahma Indrajid Sofwan I Nyoman Natanael Ida Ida, Ida Iman Budiman Iman Budiman Indrayati, Ni Made Sri Ismet Zainal Effendi Jassmine, Jassmine Joe Pali Jonatan, Lisa Levina Kisanti Kenneth Natanael Kirana, Sriwinarsih Maria Krismanto Kusbiantoro Kristie, Sella Kristina Kristina Kumala, Johana Engrasia Rachel Latifah Nur Azizah Lauw Tjun Tjun Leonardo LEONARDO . Levina, Lisa Lodhita, Fellicia Maximillian, Arnold Meliana Meliana Michael Gerald Michael, Elvando Miky Endro Santoso Mohamad Nurfian Rachmat Monica, Agnes Muhamad Adha Rahardika Muhammad Irfan Nurrachman Muliati, Amanda Mulyadi, Riki Himawan Natalia, Wenny Anggraini Nurliawati, Nita Oktavianus Kristian Buntaran Pieloor, Sydney Wijaya Rama Perdana Drajat Ratnadewi Rikyanto Rikyanto Roswati Rudy Kurniawan Salim, Audrey Destrien Seriwati Ginting, Seriwati Setiawan, Clement Charisma Sophia Himatul Alya Stella Sondang Suhanjoyo, Shirly Nathania Sumedhayanthi Gunawan Dharma Putri Surya, Felicia Susanto, Graciela Jovanka Tabita Angeletta Magdalena Silitonga Tiara Isfiaty Tjandradipura, Carina Trifandy . Vallencia Dwinanda Vania Lescha Venny Vincent Vincent Virgian, Garry Vivian, Clarissa Wenny Anggraini Wenny Anggraini Natalia Wieke Tasman Winta Tridhatu Satwikasanti, Winta Tridhatu Yuda, Jimmi Hosea Yuma Chandrahera Yuma Chandrahera Yunita Setyoningrum Yuwono, Astrid Austranti