Articles
Tinjauan Penerapan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan pada Bangunan Indekos Home Sweet Home, Sukajadi, Bandung
Oktavianus Kristian Buntaran;
Tessa Eka Darmayanti
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 7 No. 1 (2023): JAUR Oktober
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/jaur.v7i1.8647
Boarding houses or what are often known as boarding houses are buildings that are definitely frequent and often found around campuses, especially in urban areas. A boarding house is a residential or residential building that is intended to be able to accommodate individual residents who are able to accommodate many residents. This causes the boarding house to be one of the buildings that consumes a lot of energy, is prone to generate a lot of waste, and is one of the buildings that is prone to causing environmental problems or global warming. That is why it is important for a boarding house to apply the concept of sustainable design. One of the boarding houses in the city of Bandung is Home Sweet Home which is located around the Maranatha Christian University campus. The purpose of this study was to determine the application of sustainable development principles to Home Sweet Home boarding houses. It is also hoped that this paper can help readers understand how important it is to apply the concept of sustainable design to residential buildings, especially boarding houses. The method used to collect data in writing this article is a qualitative method using a case study theory approach. The result of data analysis from writing this article is that the Home Sweet Home boarding house is a residential building that has not yet implemented a sustainable design. This also shows that there are still many boarding houses or residential buildings in big cities in Indonesia that have not yet implemented the concept of sustainable design.
RUANG KREATIFITAS PADA PEMBUATAN TAS BELANJA DENGAN TEKNIK ECO PRINT-POUNDING UNTUK MENDUKUNG BERKELANJUTAN GAYA HIDUP SEDERHANA: KELOMPOK PKK KELURAHAN CIPAGANTI, BANDUNG
Tessa Eka Darmayanti;
Christine Claudia Lukman;
Wieke Tasman;
Wenny Anggraini Natalia;
Yunita Setyoningrum;
Astrid Austranti Yuwono
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/jabb.v5i1.1018
Protecting the environment while adopting a simple lifestyle is the commitment of the Empowerment of Family Welfare (PKK) group, Cipaganti Village, Bandung. This issue is also the attention and focus of the team of Community Service lecturers from across the Design Study Program at Maranatha Christian University, Bandung. The plastic shopping waste emergency and the desire to protect the environment are the triggers for the dedicated activity of making shopping bags. Fabric-based bags are more environmentally friendly and aesthetic value is obtained from the eco-print technique that decorates the bag. This technique is a fabric coloring print that uses organic materials in the form of leaves or flowers that contain color pigments and this process does not produce waste that is harmful to the environment. Therefore, the PKK group of Cipaganti Village, Bandung needs assistance from a team of lecturers from the Faculty of Fine Arts and Design, Maranatha Christian University in making shopping bags as an environmentally friendly product to be realized through Community Service (PKM) activities. The product creation process creates an enthusiastic social space while honing the creativity of participants and the Service team
Analysis Of The Effect Of Ergonomics and Circulation On The Comfort Of Dormitory Occupants: Around Maranatha Christian University
Yuda, Jimmi Hosea;
Darmayanti, Tessa Eka
IMAGIONARY Vol 2 No 2 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Paramadina
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51353/jim.v2i2.837
The dormitory is a temporary accommodation used by people who work or study. A place is needed for small activities and rest that can increase the spirit of the dormitory residents. Based on the available data, many dormitory rooms still have ergonomic and circulation problems, with the majority of the problems found being narrow circulation, to furniture that is too small such as tables. The purpose of this study is to examine the comfort of the rooms based on furniture ergonomics and layout. The data collection of this qualitative research was done by interviewing dormitory room residents around Maranatha Christian University. The results of this study are to determine the ergonomics, circulation of the dormitory room, and good perspectives so that it can increase the comfort of the residents to carry out activities in it, as well as find solutions and suggestions that can be taken to respond to problems found in the dormitory rooms studied around the Maranatha Christian University.
Sosialisasi dan Eksplorasi Produksi Eco-enzyme dari Kulit Buah Jeruk dan Kulit Mangga di Kelurahan Cipaganti Bandung
Lukman, Christine Claudia;
Darmayanti, Tessa Eka;
Natalia, Wenny Anggraini
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.10.1.229-240.2024
Limbah organik masih menjadi permasalahan sampai saat ini dan diperlukan langkah konkrit untuk mengatasinya. Salah satu upaya untuk menyelesaikan isu tersebut adalah mengolahnya menjadi produk yang dapat memberikan manfaat yaitu eco enzyme. Eco enzyme merupakan fermentasi limbah organik yang dibantu oleh molases dan air dengan rasio dan waktu yang tepat. Permasalahan limbah tersebut juga menjadi fokus masyarakat Cipaganti Bandung sehingga tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan praktek dalam pembuatan eco enzyme serta sosialisasi jenis produknya melalui pihak Kelurahan Cipaganti di Bandung. Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran serta pemahaman tentang manfaat pengolahan limbah organik untuk penggunaan lingkungan sekitar maupun personal. Pelaksana pengabdian melibatkan mahasiswa serta dosen lintas program studi dari Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Hasil dari kegiatan tersebut adalah produk dasar eco enzyme yang dapat menjadi gagasan dalam pengembangan produk lanjutan. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu usaha kepedulian dalam pelestarian lingkungan.
Implementasi Budaya Tionghoa pada Perancangan Masterplan Museum Peranakan Tionghoa Yayasan Dana Sosial Priangan
Darmayanti, Tessa Eka;
Suhanjoyo, Shirly Nathania;
Gunawan, Irena Vanessa;
Kusbiantoro, Krismanto;
Fortino, Edbert Theo
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.10.1.1-10.2024
Museum adalah tempat untuk menyimpan, merawat sekaligus menyajikan benda hasil budaya dan pemikiran manusia yang bersifat pelestarian dan bertujuan untuk edukasi maupun yang berkaitan dengan pariwisata. Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) yang berpusat di Bandung sebagai lembaga sosial telah banyak melakukan berbagai pelayanan sosial dan mengelola berbagai sumber bantuan para dermawan untuk masyarakat yang membutuhkan. YDSP tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, namun memiliki kepedulian dengan pelestarian dan keberlangsungan budaya Tionghoa di Indonesia dengan misi persatuan dan kesatuan bangsa yaitu mendirikan museum yang masih satu lokasi dengan gedung pelayangan Kesehatan. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan perancangan interior museum yang akan dipindahkan ke bangunan baru yang lebih akomodatif. Kegiatan perancangan interior museum ini sekaligus memberikan gambaran serta pemahaman tentang desain interior kepada pengurus yayasan supaya tepat diterapkan di area baru. Pelaksana pengabdian sekaligus penelitian mengenai museum dan budaya Tionghoa ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari Program Sarjana Desain Interior, Arsitektur dan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah rancangan interior museum dengan tema budaya Tionghoa.
STUDY OF NARRATION ON SATYA BUDHI TEMPLE’S GATE IN BANDUNG
Fortino, Edbert Theo;
Darmayanti, Tessa Eka
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Idealog Vol 8 No 1
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/idealog.v8i1.5600
This article examines narratives in architectural forms to details of the ornaments and reliefs on the gate as one of the important components in a temple building because as it starts from the architectural form of the temple gate until the details of its ornaments and reliefs that engraved on its surface tells a story, meaning, and deep philosophy to its people. Satya Budhi Temple as one of the oldest temples in Bandung that has been established for more than 15 decades, which is around 157 years until it is designated as a heritage building type A becomes the object of research in this article as the temple building has a very high historical value. This study aims to narrate the meaning, story, and philosophy behind the architectural form of the gate to the details of its ornaments and reliefs that are engraved or drawn along the surface of the gate. This research method was carried out qualitatively using a case study approach with cultural and historical theory to study the components of architectural elements, to the meaning and story that is rooted through the reliefs and decorative ornaments at the gate. There is also a research instrument which is observation, and interview guidelines as the key instruments. The data source of this research is the result of interviews from the management of Satya Budhi Temple, Architects or researchers with specialization or expertise in heritage buildings or building with cultural elements, as well as the surrounding community. So that this research has an impact to find out the story and philosophical meaning that is implied through the form of Satya Budhi's temple gate components form. Keywords : Gate; Narration; Temple; Ornament; Philosophy
KAJIAN IMPLEMENTASI KONSEP GREEN DESIGN PADA GEDUNG UTAMA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT (PUPR)
Virgian, Garry;
Darmayanti, Tessa Eka;
Maximillian, Arnold
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 6, No 1 (2023): Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2023
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v6i1.47437
Abstract:This study discusses green design in Sudirman Central Business District in Jakarta Selatan. Green design focuses on environmentally friendly designs to efficient use of energy and resources. The purpose of this study was to determine the maximum application of the green design concept and to examine its application to PUPR main building case study. The research method that will be used is a descriptive method with a qualitative approach. The results of this study are expected to provide information and inspiration related to green design and its application, so that all groups (not only architects) can contribute in designing environmentally friendly buildings.Keywords: green design; environmentally friendly; efficient use of energy.Abstrak:Kajian ini membahas green design pada kawasan Sudirman Central Business District di Jakarta Selatan. Green design berfokus pada perancangan yang ramah lingkungan hingga efisiensi penggunaan energi dan sumber daya yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan konsep green design secara maksimal serta mengkaji penerapannya pada studi kasus gedung utama PUPR. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat memberi informasi dan inspirasi terkait green design serta penerapannya, sehingga semua kalangan (tidak hanya arsitek) dapat berkontribusi dalam merancang bangunan yang ramah lingkungan. Kata Kunci: green design; ramah lingkungan; efisiensi energi
MAKNA MOTIF BATIK PARANG SEBAGAI IDE DALAM PERANCANGAN INTERIOR
Kristie, Sella;
Darmayanti, Tessa Eka;
Kirana, Sriwinarsih Maria
Aksen : Journal of Design and Creative Industry Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (547.788 KB)
|
DOI: 10.37715/aksen.v3i2.805
Batik merupakan salah satu mahakarya Indonesia dan keberadaan batik telah diakui oleh seluruh dunia. UNESCO telah menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia, yaitu sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tanggal 2 oktober 2009. Batik memiliki banyak jenis corak dan makna di dalamnya dan motif Parang akan menjadi fokus pada artikel ini. Makna yang terkandung di dalam motif dapat menjadi inspirasi dan diterapkan didalam sebuah perancangan interior. Artikel kualitatif ini menggunakan pendekatan kajian budaya yang didukung dengan eksplorasi literatur. Penelitian ini memiliki kontribusi dalam memberikan ide dalam penerapan berbagai makna motif Parang ke dalam elemen ruang, selain itu memberikan pandangan bahwa batik bukan saja sehelai kain dekoratif, namun juga memiliki berbagai arti mendalam yang dapat menjadi identitas bangsa Indonesia.
STUDI DESKRIPTIF DAN DAMPAK PENERAPAN WARNA PADA DESAIN INTERIOR STARLAND PRESCHOOL & KINDERGARTEN DI BANDUNG
Kumala, Johana Engrasia Rachel;
Darmayanti, Tessa Eka;
Chandrahera, Yuma
Aksen : Journal of Design and Creative Industry Vol. 7 No. 2 (2023): Aksen : Journal of Design and Creative Industry
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/aksen.v7i2.3867
Society 5.0 membuat manusia menjadi bagian dalam perkembangan teknologi yang semakin menuntut masyarakat untuk dapat beradaptasi dengan cepat dalam kehidupan yang serba otomatis. Hal ini semakin menghapus batasan ruang dan waktu, banyak orangtua yang tenggelam dalam kecanggihan teknologi serta kesibukan pekerjaan yang dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun sehingga kebersamaan dan perhatian untuk anak menjadi berkurang. Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini merupakan fase yang paling penting dalam tahap perkembangan manusia, sehingga memerlukan perhatian dan bimbingan khusus. Untuk itu diperlukan fasilitas pendidikan di luar rumah yang mampu membantu orangtua dalam mengoptimalisasi tumbuh kembang anak. Starland Preschool & Kindergarten merupakan salah satu fasilitas pendidikan anak usia dini yang membantu optimalisasi tumbuh kembang anak melalui kurikulum Multiple Intelligences. Sekolah tersebut juga menggunakan warna yang variatif dalam desain interiornya, sehingga menghadirkan suasana kelas yang menyenangkan sekaligus berperan sebagai stimulus untuk mendorong sensitivitas anak dalam proses tumbuh kembangnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan gambaran variasi warna yang dapat diterapkan pada elemen pembentuk ruang fasilitas pendidikan anak usia dini sesuai dengan jenis aktivitas yang dilakukan sebagai salah satu stimulasi perkembangan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Penelitian ini memberikan informasi dan gambaran variasi warna yang dapat diterapkan pada desain interior fasilitas pendidikan anak usia dini sebagai salah satu stimulasi perkembangan.
Pengaruh Suasana Pada Kenyamanan Ruang Cafe Pet Friendly : Ben and Lou Coffee, Bandung
Susanto, Graciela Jovanka;
Darmayanti, Tessa Eka
Jurnal Desain Interior Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j12345678.v9i1.19570
Saat ini bisnis coffee shop atau kafe merajalela dan banyak di temui di berbagai sudut jalan. Anak-anak muda dengan usia produktif lebih memilih kafe sebagai tempat berkumpul maupun bekerja. Pengunjung saat ini lebih mementingkan pengalaman berkunjung dari pada rasa dari suatu makanan. Bahkan untuk saat ini terdapat kafe pet friendly, salah satunya kafe Ben and Lou Coffee di Bandung, dimana pengunjung dapat bersantai sembari ditemani hewan peliharaan dalam satu ruang. Kondisi ruang bukan hanya bisa dilihat secara visual dan pengalaman, namun dapat dirasakan sehingga dapat merubah mood. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak peran suasana pada kafe terhadap pengguna ruang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data berupa studi literatur dan wawancara dari pengalaman pengunjung, dokumentasi visual dan studi literatur. Hal ini bertujuan untuk memudahkan observasi dari studi lapangan. Hasil dari penelitian ini menjabarkan kenyamanan yang terbentuk dari warna, cahaya, bentuk, tekstur, aktivitas dan sirkulasi di Ben and Lou Coffee. Dengan adanya penilitian ini pembaca dapat mengetahui pentingnya elemen pembentuk suasana ruang fisik dan non-fisik dengan adanya hewan peliharaan untuk kenyamanan pengguna ruang.