Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : peshum

Metodologi Pembelajaran Nabawi dan Relevansinya dengan Pendidikan Modern: Sebuah Kajian Maudhu’i Auliani Oktara; Popy Indar Sari; Pathur Rahman; Mukmin Mukmin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19221

Abstract

Meningkatnya tuntutan pendidikan holistik dan krisis metodologi pembelajaran di lembaga pendidikan Islam mendorong perlunya kajian sistematis atas warisan pedagogis Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metodologi pembelajaran Nabawi melalui pendekatan maudhu'i dan menganalisis relevansinya dengan prinsip-prinsip pendidikan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) bersifat deskriptif-analitis. Sumber data primer meliputi kitab-kitab hadis mu'tabar serta dua kitab klasik-kontemporer tentang pendidikan Nabawi, sementara sumber sekunder terdiri atas dua belas artikel jurnal bereputasi tahun 2021–2025. Instrumen penelitian berupa panduan analisis tematik berbasis kerangka maudhu'i, dengan teknik analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan analisis komparatif-interpretatif. Hasil penelitian mengidentifikasi enam kluster metodologi pembelajaran Nabawi, yaitu keteladanan, dialog interaktif, pengulangan bertahap, pendekatan personal, motivasi afektif, dan perumpamaan, yang masing-masing menunjukkan korespondensi substantif dengan konstruk pedagogi modern seperti teori konstruktivistik, scaffolding, diferensiasi pembelajaran, teori motivasi intrinsik, dan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metodologi pembelajaran Nabawi merupakan sistem pedagogi yang koheren, holistik, dan relevan secara ilmiah dengan pendidikan modern, sehingga layak diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer.
Konsep Peserta Didik sebagai Khairu Ummah: Solusi Al-Qur'an Terhadap Dekadensi Moral dan Perundungan (Bullying) di Sekolah Anin Fikriyah; Mardiah Mardiah; Entin Suwartin; Pathur Rahman; Mukmin Mukmin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18232

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengonstruksi konsep peserta didik sebagai khairu ummah berdasarkan perspektif Al-Qur’an sebagai kerangka normatif dalam merespons dekadensi moral dan perundungan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Sumber data primer meliputi Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir otoritatif, sedangkan sumber sekunder mencakup literatur ilmiah kontemporer yang relevan, terutama publikasi tahun 2021–2025. Data dianalisis melalui content analysis yang dipadukan dengan metode tafsir tematik (tafsir maudhu‘i) serta proses kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. Ali ‘Imran [3]: 110 memuat tiga pilar utama khairu ummah, yaitu amar ma‘ruf, nahi munkar, dan iman kepada Allah, yang membentuk peserta didik sebagai subjek moral yang memiliki tanggung jawab individual sekaligus sosial. Analisis juga mengidentifikasi lima bentuk perundungan dalam terminologi Al-Qur’an, yaitu sukhriyyah, lamz, hamz, alqab, dan al-ghamz, yang berpotensi bertentangan dengan tujuan perlindungan dalam al-maqashid al-khamsah. Sintesis penelitian menunjukkan adanya korespondensi konseptual antara pilar khairu ummah dan mekanisme pencegahan perundungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konstruksi peserta didik sebagai khairu ummah menawarkan kerangka normatif-Qur’ani yang integratif bagi pengembangan pendidikan karakter dan pencegahan perundungan di sekolah Islam.