Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Intervensi Higiene Sanitasi pada Pedagang Kaki Lima untuk Mewujudkan Keamanan Pangan di Kebayoran Baru, Jakarta Kusrini Wulandari; Syarifah Miftahul; Sri Ani; Muntikah Muntikah; Moesijanti Y.E Soekatri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Volume 4 Nomor 1 April 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jpk.v4i1.9001

Abstract

Makanan jajanan (street food) adalah makanan dan minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan di tempat-tempat keramaian umum lain yang langsung dimakan atau dikonsumsi tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut (BPOM, 2014). Berbagai pola penyiapan makanan jajanan yang dijual oleh pedagang, 65% tanpa pemrosesan, 82% diproses di lokasi penjualan dan 97% pangan siap saji (WHO, 1996). Penjamah makanan yang sakit/ pembawa penyakit (carrier) dan berperilaku tidak sehat dapat menjadi sumber kontaminan terhadap makanan yang dikelolanya. Sentra Pedagang Kaki Lima Blok S Jakarta Selatan, merupakan tempat penjualan makanan jajanan. Hasil identifikasi masalah masih ditemukan pada kualitas tenaga penjamah yang rendah, 93,3% kelengkapan APD yang tidak memenuhi syarat, 60% personal hygiene tidak memenuhi syarat, sedangkan dari pemeriksaan kualitas bakteriologis (usap tangan, usap alat dan sampel makanan) tidak memenuhi syarat 36,6%. Hasil pemeriksaan kualitas air yang digunakan 100% tidak memenuhi syarat. Faktor yang menyebabkan makanan tidak higienis dipengaruhi oleh Sanitasi Lingkungan yang tidak saniter maka diperlukan intervensi higiene dan sanitasi lingkungan agar makanan yang dijual oleh pedagang kaki lima di wilayah tersebut aman.
Uji Konsentrasi Hambat Minimum Ekstrak Etanol Daun Acacia nilotica L. Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus El Jannah, Syarifah Miftahul; Latifah, Imas; Subastiono, Aditia; Fauziah, Prima Nanda; Lestari, Estu
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i2.1842

Abstract

Uji Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) adalah suatu uji yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi senyawa antibakteri terendah yang masih dapat menghambat pertumbuhan organisme tertentu. Prosedur ini digunakan untuk menentukan konsentrasi senyawa antibakteri yang masih efektif untuk mengontrol infeksi pada pasien. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental yaitu dengan melakukan uji konsentrasi hambat minimum dengan metode turbidimetri ekstrak etanol daun Acacia nilotica L dengan 4 konsentrasi ekstrak, yaitu 20%, 22,5%, 25% dan 27,5% dengan 5 kali replikasi terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 25923. Didapatkan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) sebesar 22,5%. Hal ini membuktikan bahwa senyawa antibakteri pada esktrak etanol daun Acacia nilotica L. mampu dijadikan sebagai bahan aktif dalam melawan infeksi yang alami.Kata Kunci : Acacia nilotica L., Konsentrasi Hambat Minimum, S. aureus
Analysis of Factors Influencing The Quality of Pharmaceutical Services At Pharmacy Outlets in Kotamadya Tangerang Yari, Cut Ervinar; Delina Hasan, Delina; Jannah, Syarifah Miftahul El
SANITAS: Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): SANITAS Volume 14 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36525/sanitas.2023.6

Abstract

Pharmaceutical services at pharmacies in several regions of Indonesia are still low, that is un-equal to the growth of the establishment in pharmacies which continues to increase. The four sub-sectors which coverage in pharmaceutical services include non-prescription drug service standards, KIE services, and prescription service and drug management standards in pharmacies. This cross-sectional study was carried out in Tangerang area to determine the factors that influence the quality of pharmaceutical services, with a total of 68 pharmacists serving in 68 pharmacies. The characteristics of pharmacists are conducting by using questionnaire and observation. The results obtained for APA characteristics were 72.1% with age 26-35 years, 80.9% female, 94.1% having undergraduate and professional degree, and 98.53% had worked as APA ≤ 10 years. The quality of pharmaceutical services is 48.5% in the good category and the pharmacist (APA) presence factor is the most dominant variable that influencing the quality of pharmaceutical services (OR-58.3 with p-value=0.002), while the ones which not affecting are APA motivation and pharmacy ownership status (p> 0.05).
STRATEGI REKRUTMEN PESERTA DIDIK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUANTITAS PESERTA DIDIK DI SMK JAIFAQ SAMPANG Siti Farida; Miftahul Jannah Syarifah; Zakiyyah, Onik; Abdullah
Journal Of Early Childhood And Islamic Education Vol 2 No 1 (2023): JOECIE
Publisher : LP2M STAI MUAFI SAMPANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/joecie.v2i1.49

Abstract

Daya saing lembaga menjadi wacana dalam dunia pendidikan, menyadari hal tersebut, SMK JAIFAQ Sampang berupaya melakukan berbagai macam strategi di segala bidang. Berdasarkan data empiris, menunjukkan bahwa jumlah peserta didik di SMK JAIFAQ sejak tahun berdiri 2015 sampai tahun 2022 menunjukkan angka kenaikan yang signifikan. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka terdapat dua fokus penelitian dalam penelitian ini, yaitu: bagaimana perencanaan dan pelaksanaan serta hambatan dalam perekrutan siswa di SMK JAIFAQ. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan termasuk dalam kategori penelitian lapangan. Sumber data yang diperoleh meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informasi yang diberikan meliputi kepala sekolah, tenaga kependidikan, tenaga pendidik, wali murid, dan siswa SMK JAIFAQ Sampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan rekrutmen siswa di SMK JAIFAQ telah dilaksanakan sesuai prosedur yang direncanakan. Pihak sekolah melakukan rapat pembentukan panitia PPDB yang dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat seperti pembagian brosur dan pemasangan spanduk di perempatan menuju sekolah. Pelaksanaan rekrutmen di SMK JAIFAQ dengan melakukan beberapa kegiatan diantaranya mengaktifkan OSIS, setiap santri diwajibkan membawa 10 brosur yang harus dibagikan di daerah masing-masing ketika libur sekolah serta membuat produk yang hasilnya dijual melalui bazar. Hambatan yang dihadapi oleh SMK JAIFAQ dalam pelaksanaan rekrutmen adalah belum optimal menggunakan media sosial yang dimiliki oleh SMK JAIFAQ Sampang.
Kemampuan Media Filter Manganese Greensand Dan Karbon Aktif Tempurung Kelapa Dalam Menurunkan Kadar Mangan (Mn) Pada Air Tanah, Kelurahan Gunung Kebayoran Baru Jakarta Rojali, Rojali; Miftahul El-Jannah, Syarifah; Wartiniyati, Wartiniyati; Pangestu, Pangestu; Aliza , Fathiani Nur
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 24 No 1 (2024): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v24i1.112

Abstract

Water is a vital resource and an essential human need for nearly all activities. Environmental Health Quality Standards for water encompass physical, biological, and chemical parameters, with a particular focus on Manganese (Mn) levels, which can be neurotoxic when consumed in excess. Filtration using a combination of Manganese Greensand and Coconut Shell Activated Carbon has been shown to effectively reduce Manganese levels in groundwater, achieving reductions of up to 80%. This study aims to evaluate the effectiveness of these media in lowering Manganese levels based on the volume of water filtered in RT 08, RW 01, Gunung Kebayoran Baru Subdistrict, South Jakarta. Utilizing a one-group pretest-posttest design, the study filtered groundwater with a Manganese concentration of 5 mg/L in volumes of 56, 112, 168, and 224 litres. The results indicated a decrease in Manganese levels, but the reductions did not meet the quality standards. The highest reduction percentage occurred at a volume of 56 litres, with a 48% decrease. Statistical analysis revealed a significant difference among the variations in water volume (p-value = 0.00001).  Keywords: Activated Carbon, Manganese Greensand, Environmental Health
Proton Beam Therapy in Pediatrics : A Review Nuramalia, Putri Pradita; El Jannah, Syarifah Miftahul
SANITAS: Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): SANITAS Volume 15 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36525/sanitas.2024.538

Abstract

Pediatric cancer, including leukemia and brain tumors, is increasingly diagnosed, with about 400,000 cases annually. Conventional radiation therapy, while effective, can lead to long-term side effects, including secondary cancers. This review paper aims at discussing what proton beam therapy (PBT) has to offer for children suffering from cancer looking at its advantages and disadvantages. Literature on PBT and conventional radiotherapy was reviewed to compare treatment efficacy and side effects. PBT allows precise tumor targeting while minimizing damage to surrounding healthy tissue, resulting in fewer long-term effects. Studies show higher conformity indexes for PBT, reducing risks of growth disorders and cognitive impairment. Proton beam therapy shows significant promise for improving pediatric cancer treatment outcomes and quality of life. However, high costs and limited long-term data hinder its broader adoption, necessitating further research to optimize its use.
OPTIMALISASI LABA PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN METODE LAGRANGE PADA COFFEE SHOP “SELOW TIME” Jannah, Syarifah Miftahul; Hasibuan, Adinda Khairunnisa; Sitompul, Siti Rahmah; Halvin, Muhammad; Junaidi, Listya Devi
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan laba Coffee Shop Selow Time melalui pendekatan matematika ekonomi menggunakan metode Lagrange Multiplier dalam fungsi produksi Cobb-Douglas. Dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran produksi, studi ini memformulasikan model matematis untuk menentukan kombinasi input modal dan tenaga kerja yang efisien. Melalui data simulasi, diperoleh hasil bahwa kombinasi modal sebesar 40 unit dan tenaga kerja 30 unit mampu menghasilkan output maksimum sebesar 72,13 unit dan laba bersih Rp6.213 dari total biaya Rp1.000. Pendekatan ini menunjukkan bahwa metode Lagrange dapat menjadi alat bantu manajerial yang efektif dalam pengambilan keputusan berbasis data, terutama bagi pelaku UMKM yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Lagrange dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan yang efektif, khususnya bagi pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan sumber daya. Selain itu, fungsi produksi Cobb-Douglas terbukti mampu merepresentasikan hubungan input-output yang realistis dalam sektor jasa seperti coffee shop.
Comparison of the Number of Bacterial Colonies Before and After Using Hand Sanitizer From Acacia Nilotica Leaf Extract : Perbandingan Jumlah Koloni Bakteri Sebelum Dan Sesudah Menggunakan Hand Sanitizer Dari Ekstrak Daun Acacia nilotica L. Jannah, Syarifah Miftahul El; Zuraida, Zuraida; Yulfianna, Desy; Aditia, Erie
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 7 No. 3 (2021): (December 2021
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2021.v7.i3.15670

Abstract

Background: Using hand sanitizers was an act of necessity during the Covid-19 pandemic. With this action, it is expected to control the number of bacterial colonies on the palms of the hands. One of the herbal ingredients that can inhibit the growth of germs is Acacia nilotica L-leaf extract so that it can be used as an active ingredient in hand sanitizer. Objective: To determine the number of bacterial colonies before and after using a hand sanitizer with the active ingredient of acacia leaf extract. Materials and Methods: The study used random sampling analysis before and after treatment. Acacia nilotica leaf ethanol extract formula 10%, 20% and 30%. Each concentration was used by 11 men and 11 women as a hand sanitizer with movements according to WHO standards and left for 30 seconds. Check the count of germs on hands before and after using hand sanitizer. Results: The highest decrease in the number of bacterial colonies was found at a concentration of 30% reaching 64.84% in men and 89.61% in women. There were differences in the ability to decrease the number of bacterial colonies from each concentration (P 0.003 < 0.005). Conclusion: Acacia nilotica L leaf extract can be a candidate for active hand sanitizer ingredients.
OLAHRAGA SEBAGAI SOLUSI KESEHATAN: MANFAAT DAN RISIKO BERDASARKAN TINJAUAN SISTEMATIS Darmadi Kosen, Yosua; Apriadi, Adis; Jannah, Syarifah Miftahul; Adiwijaya, Wilma; Hasanah , Annisa Nur
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1707

Abstract

ABSTRAKOlahraga dikenal luas sebagai salah satu cara terbaik untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin terbukti memperbaiki fungsi jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga keseimbangan metabolisme, serta mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati. Dalam konteks kesehatan masyarakat, olahraga memiliki peran penting dalam pencegahan penyakit kronis dan peningkatan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manfaat dan risiko olahraga berdasarkan tinjauan sistematis terhadap 11 artikel ilmiah yang terpublikasi pada rentang tahun 2015 hingga 2025. Pemilihan artikel dilakukan melalui pencarian pada basis data PubMed, Scopus, Google Scholar, Cochrane, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ), serta diseleksi sesuai pedoman Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mendapatkan gambaran umum secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas sedang (150–300 menit per minggu) sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, serta meningkatkan kognitif dan kesehatan mental. Sebaliknya, olahraga intensitas tinggi yang dilakukan secara berlebihan tanpa panduan profesional dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti cedera otot dan sendi, kelelahan kronis, hingga gangguan psikososial seperti kecemasan performa, burnout, dan kehilangan motivasi. Risiko ini juga meningkat pada individu dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang tidak melakukan pemulihan secara memadai setelah latihan intens. Temuan ini menegaskan pentingnya menyesuaikan intensitas latihan dengan kemampuan individu agar memperoleh manfaat optimal dan meminimalkan risiko.Kata kunci : kesehatan fisik, kesehatan mental, manfaat dan risiko, olahraga
Uji Konsentrasi Hambat Minimum Ekstrak Etanol Daun Acacia nilotica L. Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus El Jannah, Syarifah Miftahul; Latifah, Imas; Subastiono, Aditia; Fauziah, Prima Nanda; Lestari, Estu
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i2.1842

Abstract

Uji Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) adalah suatu uji yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi senyawa antibakteri terendah yang masih dapat menghambat pertumbuhan organisme tertentu. Prosedur ini digunakan untuk menentukan konsentrasi senyawa antibakteri yang masih efektif untuk mengontrol infeksi pada pasien. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental yaitu dengan melakukan uji konsentrasi hambat minimum dengan metode turbidimetri ekstrak etanol daun Acacia nilotica L dengan 4 konsentrasi ekstrak, yaitu 20%, 22,5%, 25% dan 27,5% dengan 5 kali replikasi terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 25923. Didapatkan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) sebesar 22,5%. Hal ini membuktikan bahwa senyawa antibakteri pada esktrak etanol daun Acacia nilotica L. mampu dijadikan sebagai bahan aktif dalam melawan infeksi yang alami.Kata Kunci : Acacia nilotica L., Konsentrasi Hambat Minimum, S. aureus