Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Tingkat Kepuasan Kerja Pegawai Menggunakan Job Satisfaction Survey dengan Metode IPA pada Pt. Gamma Buana Persada. Tbk Syah Jihan Aqel Wahyudi; Amenda Tarigan; Nanang Alamsyah; Tyas Eka Kurnia
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 19 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v19i1.358

Abstract

Abstrak Karyawan sebagai aset utama perusahaan memerlukan tingkat kepuasan kerja yang optimal untuk mendukung kinerja organisasi secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Job Satisfaction Survey (JSS) dan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Metode IPA digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara tingkat kepentingan yang diharapkan karyawan dengan tingkat kepuasan yang dirasakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 10 indikator kepuasan kerja yang diukur menggunakan skala Likert 1–5. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan instrumen valid dan reliabel. Analisis IPA menunjukkan bahwa indikator Leadership qualities dan Judgment berada pada kuadran I (Concentrate Here) yang memerlukan prioritas perbaikan utama. Sementara itu, indikator Knowledge of job dan Adaptability berada pada kuadran II (Keep Up the Good Work) yang perlu dipertahankan sebagai keunggulan organisasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi manajemen PT. Gamma Buana Persada Tbk. untuk meningkatkan kepuasan kerja melalui program pengembangan kepemimpinan, pelatihan teknis, dan penyesuaian sistem reward. Kata Kunci: Kepuasan Kerja, Job Satisfaction Survey, Importance-Performance Analysis, Kinerja Karyawan, Analisis Kesenjangan. Abstract Employees, as the company's main assets, require an optimal level of job satisfaction to support sustainable organizational performance. This study uses the Job Satisfaction Survey (JSS) approach and the Importance-Performance Analysis (IPA) method. The IPA method is applied to identify the gaps between the level of importance expected by employees and the level of satisfaction they perceive. This study employs a descriptive quantitative approach. The research instrument is a questionnaire with 10 job satisfaction indicators measured using a 1–5 Likert scale. Validity and reliability tests showed that the instrument is valid and reliable. IPA analysis indicates that the indicators Leadership Qualities and Judgment fall into Quadrant I (Concentrate Here), which requires top-priority improvements. Meanwhile, the indicators Knowledge of the Job and Adaptability fall into Quadrant II (Keep Up the Good Work), which should be maintained as organizational strengths. This study provides strategic recommendations for the management of PT. Gamma Buana Persada Tbk. to improve job satisfaction through leadership development programs, technical training, and adjustments to the reward system. Keywords: Job Satisfaction, Job Satisfaction Survey, Importance-Performance Analysis, Employee Performance, Gap Analysis.
Analisa Strategi Pemasaran Penjualan Martabak Mengunakan Metode SWOT Nanang Alamsyah; M. Ansyar Bora; Machfudzi Sahli
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 5 No 02 (2020): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penelitian yang dilakukan pada kesempatan kali ini adalah menganalisa stategi pemasaran di usaha martabak Indo rasa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman usaha, kemudian menentukan strategi perusahaan berdasarkan faktor eksternal dan internal perusahaan setelah itu mendapatkan priorias strategi yang akan diterapkan. Dalam persaingan usaha suatu perusahaan dituntut untuk selalu mengembangkan strategi perusahaan agar dapat bertahan dan terus berkembang di tengah gencarnya persaingan usaha, oleh sebab itu perusahaan perlu mengembangkan suatu strategi yang tepat agar perusahaan dapat mempertahankan eksistensinya dan dapat memperbaiki kinerja usaha. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuisioner. Penelitian ini di lakukan dengan menggunakan metode analisa internal dan eksternal matriks IFE&EFE. Kemudian dilakukan pembobotan menggunakan metode AHP untuk mendapatkan prioritas strategi. dimasukan kedalam Matrik IE, Matrik SWOT, Matriks SPACE dan QSPM. Hasil analisis menunjukan bahwa dengan menggunakan Matrik QSPM, maka strategi yang dilakukan untuk meningkatkan hasil penjualan.
Analisis Kepuasan Pelayanan di UPTD Metrologi Legal Kota Batam pada Sektor Industri dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) Nanang Alamsyah; Trenggono Tri Widodo; Albertus Laurensius Setyabudhi; Rifanti Nadia
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 6 No 01 (2021): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan salah satu sasaran mutu yang harus dicapai dalam setiap pelayanan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, seluruh instansi pemerintahan wajib menerapkan pelayanan sesuai dengan standar. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Kota Batam merupakan salah satu instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang jasa tera/tera ulang terhadap alat ukur yang digunakan dalam kegiatan perdagangan. Berfungsi untuk memastikan keadilan transaksi yang dilakukan. Dalam hal ini tidak hanya kepuasan wajib tera saja, namun juga kepuasan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan metode perhitungan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) dengan objek wajib tera dan masyarakat pengguna Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kepentingan setiap atribut pelayanan dan Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan wajib tera dan masyarakat secara keseluruhan. Berdasarkan hasil penelitian, metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk pengguna SPBU sebesar 94% dan Wajib Tera sebesar 96%. Sedangkan perhitungan metode Customer Satisfaction Index (CSI), untuk pengguna SPBU sebesar 75,55% dan Wajib Tera sebesar 82,73%. Dapat dikatakan bahwa UPTD Metrologi Legal Kota Batam telah memberikan kinerja terbaiknya pada Wajib Tera dan hasil tera/tera ulang
Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Fore Coffee Bintaro Xchange Menggunakan Pendekatan Importance Performance Analysis (IPA) achmad fikri ramadhan; Nanang Alamsyah; Wendy Febrianty
Jurnal Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknologi Edisi Februari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahaputra Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56870/6wt1hs38

Abstract

This study aims to analyze employee job performance at Fore Coffee Bintaro Xchange by identifying the gap between the level of importance and the level of satisfaction perceived by employees. Using a quantitative descriptive approach, data were collected through a structured Likert-scale questionnaire distributed to all 12 employees using total sampling. The Importance Performance Analysis (IPA) method was employed to measure and map the performance of ten job performance indicators (A1–A10) based on their importance and satisfaction values. The results show that the overall level of satisfaction (mean = 4.29) slightly exceeds the level of importance (mean = 4.24), indicating that job performance generally meets employee expectations. However, the GAP analysis reveals several indicators with negative values, particularly Judgment (A6), Initiative & Resourcefulness (A7), and Leadership Qualities (A8). These three indicators fall into Quadrant I (Concentrate Here), signifying high importance but low satisfaction, and therefore require immediate managerial attention. Indicators such as Knowledge of Job (A2), Adaptability (A4), and Dependability (A5) are positioned in Quadrant II (Keep Up the Good Work), demonstrating strong performance that should be maintained. Meanwhile, Productivity (A3) and Performance (A10) are categorized in Quadrant III (Low Priority), while Quality of Work (A1) and Interpersonal Relations (A9) fall into Quadrant IV (Possible Overkill). Overall, the findings highlight the need for managerial improvement in decision-making, initiative, creativity, and leadership capabilities to enhance employee performance and organizational effectiveness
Perancangan Model Bisnis Usaha Washer Car Wash Tebet Berbasis Product-Service System (PSS) Khansa Zhafira Fitri; Nanang Alamsyah; Mohammad Rachman Waluyo; Wendy Febrianty Mardhiyah
Journal of Optimization System and Ergonomy Implementation Vol 3 No 02 (2025): Journal of Optimization System and Ergonomy Implementation
Publisher : Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to design a business model for Washer Car Wash in Tebet using the Product-Service System (PSS) approach as a strategy to enhance competitiveness in the vehicle wash service industry. A descriptive qualitative method was employed through observations, questionnaires, and interviews with the business representative. The PSS analysis was conducted to identify the current business model (existing), desired development (desire), and the most feasible recommendation (eligible). The findings indicate that the current model operates as a pure service business, with development potential toward product related service and pay per service unit. Based on the quadrant analysis, product pooling emerges as the most feasible development, implemented through the concept of a “One Stop Care Hub” that integrates multiple automotive services within a single location. This recommendation is expected to enhance customer value, operational efficiency, and the competitive positioning of Washer Car Wash.
ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN SERTA KINERJA KEPUASAN KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE–PERFORMANCE ANALYSIS Farrel Hadrian Putra; Amenda Septiala Tarigan; Nanang Alamsyah; Tyas Eka Kurnia
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Bisnis Baja (JUMANIS BAJA)
Publisher : LPPM Universitas Banten jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jmb.v8i2.4392

Abstract

Sumber Daya Manusia adalah aset paling berharga sebuah entitas bisnis, sehingga menjadi kewajiban perusahaan untuk menjamin kepuasan mereka demi tercapainya target strategis. Studi ini dilaksanakan dengan fokus pada divisi audit internal PT Multi Terminal Indonesia (MTI), bertujuan untuk mengevaluasi derajat kepentingan dan kinerja kepuasan staf di sana. Metodologi yang digunakan adalah Importance-Performance Analysis (IPA). Metode IPA adalah model multi-atribut yang secara spesifik dirancang untuk mengidentifikasi korelasi antara ekspektasi karyawan (tingkat kepentingan yang diharapkan) dengan kinerja aktual perusahaan yang mereka rasakan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif analitis. Hasil pengujian menunjukkan instrumen penelitian valid (nilai Pearson Correlation > 0,754) dan sangat reliabel (Cronbach's Alpha kepentingan 0,963 dan kepuasan 0,951). Melalui pemetaan IPA, ditemukan indikator dengan prioritas utama perbaikan di Kuadran I (penting tapi rendah kepuasan), dan indikator yang harus dipertahankan di Kuadran II (penting dan memuaskan). Kuadran I dan II mencakup indikator seperti Judgment, Leadership qualities, Knowledge of job, Adaptability, Dependability, dan Performance. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi manajemen PT. Multi Terminal Indonesia untuk peningkatan kepuasan karyawan yang terukur.