Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PSIKOLOGI PADA PERAN TRANSPARANSI DALAM MANAJEMEN PERUBAHAN TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING KARYAWAN DI PERUMDA TIRTA MUSI PALEMBANG Astrid Sembayu Senja; Hurriyati, Dwi
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v16.i2.34

Abstract

Perubahan organisasi seringkali menimbulkan ketidakpastian yang dapat berdampak pada kondisi psikologis karyawan, terutama apabila tidak dikelola secara transparan. Kurangnya transparansi dalam manajemen perubahan berpotensi memunculkan kecemasan, ketidaknyamanan kerja, serta penurunan subjective well-being karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan psikologi berbasis transparansi dalam manajemen perubahan serta perannya dalam meningkatkan subjective well-being karyawan di Perumda Tirta Musi Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan penelitian adalah karyawan yang terlibat langsung dalam proses perubahan organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan informasi, komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan karyawan, serta pelibatan karyawan dalam proses perubahan berkontribusi positif terhadap rasa aman psikologis, kepuasan kerja, dan subjective well-being karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen perubahan yang transparan dan humanis.
Hubungan antara Self-Esteem dengan Perilaku Social Loafing pada Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika di Universitas Bina Darma Salsabila, Hana Azka; Hurriyati, Dwi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/r2xwqa42

Abstract

This study aimed to determine the relationship between self-esteem and social loafing behavior among students of the Informatics Engineering Study Program at Bina Darma University, Palembang. Social loafing refers to the tendency of individuals to reduce their effort when working in groups compared to working individually. One of the psychological factors associated with this behavior is self-esteem. This study employed a quantitative correlational research design. The participants consisted of 172 active students from the Informatics Engineering Study Program at Bina Darma University, selected using a probability sampling technique. Data were collected using the Self-Esteem Scale and the Social Loafing Scale, both developed based on relevant theoretical frameworks. Data were analyzed using Pearson's Product Moment correlation. The results showed a significant negative relationship between self-esteem and social loafing (r = –0.462, p < 0.05). These findings indicate that students with higher self-esteem tend to exhibit lower levels of social loafing in group assignments. Conversely, students with lower self-esteem are more likely to demonstrate social loafing behavior. Students with positive self-esteem tend to be more confident, responsible, and actively contribute to group work. This study contributes to a better understanding of the psychological factors influencing students' participation in collaborative learning and may serve as a reference for developing strategies to improve teamwork effectiveness in higher education.