Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK TUNAGRAHITA KATEGORI RINGAN DENGAN MEDIA BERMAIN PLASTISIN Hurriyati, Dwi; Puspaningrum Putri Agung, Roro Ajeng
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2413-2416

Abstract

Kemampuan motorik halus anak penyandang tunagrahita ringan menjadi dasar utama dari penelitian ini. Yang menjadi titik fokus utama dalam penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan motorik halus anak tunagrahita ringan dengan bermain plastisin. Plastisin sendiri menjadi salah satu permainan yang bertujuan untuk melatih anak dalam perkembangan motorik halusnya. Peningkatan motorik halus sendiri menjadi pusat perhatian peneliti dimana anak-anak yang masih kesulitan dalam menulis, menggenggam, memegang, dan membawa barang mengalami penghambatan dalam perkembangan motoriknya. Hasil penelitian ini dapat memberikan edukasi kepada orangtua lainnya untuk lebih dapat memperhatikan motorik halus dengan salah satu cara melatih bermain plastisin dengan itu dapat menjadi salah satu cara anak dalam kemampuan menulis, menggenggam, memegang, dan membawa barang
Kesadaran Berempati Terhadap Perundungan Melalui Storytelling pada SDN 10 Tanjung Lago Hurriyati, Dwi; Mega Wulansari
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.7386

Abstract

This Community Service Program aims to enhance students' empathetic awareness of bullying behavior at SD Negeri 10 Tanjung Lago through the storytelling method. Based on initial observations, a phenomenon of playful teasing was found, which students often misinterpret, indicating low awareness of the psychological impact of such actions. The intervention was carried out in three main stages: (1) interactive storytelling using the educational comic "Jendela Hati", (2) an educational word-search game with an anti-bullying theme, and (3) an evaluation of understanding and measurement of empathy using a checklist scale. The results showed active participation and enthusiasm from the students. Data from the empathy scale involving 30 fifth-grade students revealed that 90% of respondents fell into the high and very high empathy categories, with a distribution of 60% (very high) and 30% (high). These findings indicate that although cognitively the students already possess a strong foundation of empathy, its application in daily social interactions still requires guidance to distinguish between teasing and bullying. The program concludes that storytelling is effective as an educational medium for fostering empathetic awareness, improving understanding of various forms of bullying, and encouraging prosocial attitudes in the school environment, thereby contributing to the creation of a safer and more inclusive school climate.
PERAN EDUKASI LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KONTROL DIRI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN GADGET SDN 10 TANJUNG LAGO Hurriyati, Dwi; Della, Della
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.7512

Abstract

This program aims to increase students’ self-control using gadgets through digital literacy education at SD Negeri 10 Tanjung Lago. Activities are carried out through the delivery of digital literacy materials, distribution of the QR Code video, implementation of geometric games, as well as providing a checklist of self-control. Based on initial observations, students are known to have not been able to manage the use of gadgets optimally and do not yet understand the limits in choosing safe and useful digital content. After participating in a series of activities, students show an increase in understanding of the use of wise gadgets, including digital ethics and safety of personal data. The results of self-control scale indicate that 15% of students are in very high categories, 30% of high categories, 35% of moderate categories, 15% of low category, and 5% of categories are very low. The findings suggest that most students are in medium to high categories, demonstrating the increased ability.
WORK LIFE BALANCE: IMPLEMENTASI TOOL KIT WORK LIFE BALANCE PADA BEBAN KERJA Hurriyati, Dwi; Aris, Aris Giovany
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.5965

Abstract

Saat ini, salah satu masalah utama yang banyak dihadapi di tempat kerja adalah ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Jumlah lembur yang tinggi, tenggat waktu yang mendesak, dan kecenderungan untuk membawa pekerjaan ke rumah adalah bukti dari hal ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat dan menerapkan toolkit berupa e-modul yang bertujuan untuk meningkatkan work life balance melalui penerapan strategi manajemen waktu dan relaksasi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara semi-terstruktur, dan observasi menggunakan metode kualitatif deskriptif. Kemudian, data dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang menggabungkan metode Pomodoro, jurnaling reflektif, Dan latihan mindfulness dapat membantu orang mengatur waktu kerja mereka, mengurangi stres, dan memperbaiki work life balance mereka. mengembangkan strategi yang berkelanjutan untuk manajemen sumber daya manusia.