Claim Missing Document
Check
Articles

Penentuan Bobot Kriteria Pemilihan Alternatif Online-Shop dalam Memasarkan Produk Kosmetik dengan Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Ruri Artanti Prahastuti; Julianus Hutabarat; Dimas Indra Laksmana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v6i2.3186

Abstract

Kriteria pemilihan suatu alternatif menjadi suatu hal yang penting dalam membuat keputusan, tidak kecuali dalam pemilihan alternatif online-shop, kriteria merupakan alat ukur untuk pemilihan alternatif, yang menjadi persoalan bagaimana untuk membangkitkan kriteria yang baik dalam membuat keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana membangkitkan kriteria yang akan dijadikan sebagai alat ukur untuk memutuskan pemilihan alternatif online-shop. Untuk mencapai tujuan tersebut makan langkah-lang yang dilakukan meliputi pertama menentuan populasi dan sample responden dalam hal ini adalah toko-toko konvensional yang berjualan produk kosmetik, berada di Kecamatan Singosari-Malang-Jawa Timur-Indonesia sejumlah 300 toko, kedua membuat kuesioner selanjutnya disebarkan kepada responden sesuai jumlah sample yang telah dihitung dalam hal ini menggunakan rumus Bernoulli, ketiga membuat kuesioner untuk mendapatkan data penilaian berpasangan antar kriteria dengan skala 1-9, selanjunya data diolah dengan menggunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dari penelitian ini diperoleh 5 jenis kriteria yaitu kriteria 1: Biaya Promosi diToko online-shop terjangkau, kriteria 2: Sikap Admin online-shop dalam menjalin relationship dengan para penjual, kriteria 3: Tampilan Web jelas dan dapat dimengerti, krioteria 4: Banyak subsidi Ongkos Kirim, Kriteria 5: banyak menyediakan Voucher Discount, dengan besarnya bobot kriteria masing-masing kriteria 1: 0,291, kriteria 2: 0,205, kriteria 3:0,256, kriteria 4: 0,125 dan kriteria 5: 0,122. Kesimpulan bobot kriteria yang paling diperlukan dan paling menjadi perhatian adalah kriteria Biaya Promosi di Toko online-shop terjangkau.
Penerapan Six Sigma pada Perbaikan Kualitas Produk Batako Menggunakan Design of Experiment Response Surface Methodology (RSM) dengan Control SOP David Nasrun; Fuad Achmadi; Julianus Hutabarat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v7i1.3357

Abstract

CV. Souru Blok adalah perusahaan manufaktur (Bahan Konstruksi) yang bergerak dalam bidang pembuatan batako (berbahan dasar pasir). Perusahaan berkeinginan untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan untuk menciptakan masa depan perusahaan yang lebih baik. Namun dalam kenyataan yang dialami perusahaan, terdapat berbagai kasus terjadinya cacat pada proses produksi. Untuk dapat mencapai target kualitas yang diinginkan oleh perusahaan, serta untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap produk Perusahaan, maka dibutuhkan perbaikan terhadap proses produksi batako dengan menggunakan pendekatan six sigma agar dapat memenuhi kriteria standar yang diinginkan oleh konsumen. Pada penelitian ini akan menggunakan metode Define Measure Analyze Improve Control (DMAIC) yang diintegerasikan dengan Respone Surface Metodology (RSM) dan Kontrol Standard Operational Prosedure (SOP). Dari ketiga faktor, yaitu Komposisi Pasir Laut (PL), Komposisi Pasir Sungai (PS), dan komposisi Semen: Pasir yang berpengaruh terhadap terhadap jumlah produk, yaitu komposisi PS dan komposisi S:P saja yang mempunyai pengaruh paling besar atau berpengaruh nyata terhadap produksi batako tersebut. Titik optimum yang diprediksi dari komposisi PS dan komposisi S:P yang menghasilkan produk yang paling maksimum yaitu, untuk komposisi PS = 1 (100%) dan komposisi S:P = 0,10 (1:10) mampu menurunkan jumlah cacat produk dari 9,96 % menjadi 0,003% dan meningkatkan nilai sigma dari 2,97 menjadi 4,25. Dari hasil eksperimen maka menghasilkan SOP dengan instruksi kerja 100 % bahan baku pasir menggunakan pasir sungai dan perbandingan material 1:10 (Semen:Pasir).
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Servqual (Studi Kasus PT.Balistha Gapala Nandya) Panji Priya Sahita; Julianus Hutabarat; Nelly Budiharti
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v7i1.3363

Abstract

Kepuasan pelanggan adalah perbandingan antara kinerja yang diharapkan oleh pelanggan dibandingkan dengan kinerja actual performance dilapangan, PT.Balistha Gapala Nandya perusahaan yang bergerak dalam bidang maintenance elevator ini belum maksimal dalam memuaskan pelanggan, hal ini dapat dilihat dari tingkat keluhan yang diterima perusahaan dari customers. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang ada dalam pelaksanaan pelayanan jasa maintenance elevator. Maka dari itu perlu dianalisis faktor apa saja yang berpengaruh pada kualitas pelayanan sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan sesuai dengan yang diharapkan. Kualitas pelayanan yang meliputi variabel reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangible, yang dianalisis menggunakan metode servqual untuk mengetahui Gap antara harapan dari customers dan actual performance yang dilakukan oleh perusahaan. Gap terbesar pada variabel tangible sedangkan pada variabel empathy memiliki gap yang positif sehingga dapat diartikan bahwa variabel emphaty telah memenuhi harapan dari customer. Keempat variabel lain harus diprioritaskan dalam perbaikan dan peningkatan kualitas layanan agar dapat memeperkecil gap serta memenuhi harapan customer. Kata Kunci : Gap, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, Servqual.
PENERAPAN MESIN PENGOLAHAN KOMPOS UNTUK PENINGKATAN HASIL PRODUKSI KOMPOS ORGANIK PADA URBAN FARM KELURAHAN RAMPAL CELAKET KOTA MALANG Julianus Hutabarat; Harimbi Setyawati; Dwi Ana Anggorowati
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Bersahaja merupakan Urban Farm yang berada di tengah perkotaan,terletak di wilayah RW 01 Kelurahan Rampal Celaket Kota Malang. Kelompok tani yang bergerak di bidang tanaman organik dengan cara memanfaatkan pekarangan di lingkungan rumah tempat tinggal anggota. Kegiatan bertanam sayuran ini pada awalnya sebagai salah satu kegiatan hoby ibu-ibu kemudian berkembang sebagai peluang bisnis untuk menambah pendapatan keluarga. Serta untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sayuran keluarga yang bebas dari pestisida, bersih untuk dikonsumsi dan sayuran yang masih fresh, membuat tanaman dalam polibag, vertikultur, dan vertiminaponik.Selain menghasilkan tanaman dan sayuran organik, kelompok tani ini juga memproduksi pupuk/kompos, dimana pada proses pembuatannya masih dilakukan secara manual, perajangan bahan pupuk/kompos dipotong-dipotong dengan pisau sederhana dalam jumlah banyak dan ukuran yang dihasilkan juga tidak seragam. Hal ini tentunya sangat menyulitkan bagi para petani, dikarenakan tiap bulannya untuk permintaan kompos sangat banyak.Pada kegiatan pengabdian ini akan dibuat mesin perajang bahan dan mesin pengayak kompos, yang menggunakan motor bensin untuk menggerakkan motor penggerak perajang. Dengan adanya mesin pengolahan kompos terutama mesin perajang bahan dan mesin pengayak kompos ini diharapkan dapat mempercepat waktu proses untuk merajang dan mengayak bahan kompos, serta untuk meningkatkan kualitas produksi kompos.
PERANCANGAN MEJA LAPTOP YANG ERGONOMIS UNTUK CAFE HOTSPOT LESEHAN Julianus Hutabarat; I Ketut Artana
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan meja laptop yang ergonomis yang dapat digunakan untuk meletakkan laptop dan juga makanan/minuman. Sehingga konsumen merasa nyaman dalam menggunakan laptop sambil menikmati makanan/minuman.Tujuan penelitian ini adalah merancang meja laptop cafe hotspot lesehan yang ergonomis dan nyaman agar konsumen merasa nyaman untuk meletakkan laptop, makanan dan minuman. Oleh karenanya dilakukan penelitian awal untuk mengetahui kriteria-kriteria apa saja yang diinginkan oleh konsumen terhadap meja laptop cafe hotspot lesehan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada konsumen yang kemudian dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas terhadap data kuesioner yang diambil kemudian dilakukan pembobotan dengan metode AHP. Setelah didapatkan kriteria-kriteria meja, kemudian membuat peta morfologi untuk mendapatkan alternatif desain yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang diinginkan konsumen. Setelah itu dilakukan perhitungan zero-one untuk mendapatkan satu desain terpilih. Kemudian menghitung antropometri tubuh konsumen untuk mendapatkan ukuran/dimensi sebenarnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa desian yang terpilih yang sesuai dengan keinginan konsumen adalah desain meja laptop untuk individu/personal yang dilengkapi tempat makan & minum. Warna meja laptop adalah warna cokelat. Dengan material dari kayu. Dan dengan ukuran/dimensi : Panjang meja= 56 cm, lebar meja= 34 cm, tinggi meja = 36 cm.
PERANCANGAN ALAT TERAPI YANG ERGONOMIS BAGI ANAK PENDERITA CEREBRAL PALSY Julianus Hutabarat; Renny Septiari
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i2.2796

Abstract

Cerebral Palsy adalah berbagai perubahan yang abnormal pada organ gerak atau fungsi motor sebagai akibat dari kondisi tonus otot yang mengalami hipertoni. Letak kelainan ini terdapat pada sistem saraf pusat. Cerebral Palsy ditandai oleh adanya kelainan gerak, sikap atau bentuk tubuh gangguan koordinasi, terkadang juga disertai gangguan psikologis dan sensoris yang disebabkan oleh adanya kerusakan atau kecacatan pada masa perkembangan otak. Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang sebuah alat terapi untuk penderita Cerebral Palsy dengan metode observasi mengenai stimulus koordinasi gerak antara tangan dan kaki pada anak yang diterapkan pada sistem mekanisme alat terapi, pengukuran antropometri dari penderita juga dibutuhkan untuk menentukan dimensi alat terapi, sehingga dapat digunakan secara nyaman dan aman bagi penderita sesuai dengan kaidah ergonomi. Perancangan ini diawali dengan pengumpulan data hasil kuesioner yang disebarkan kepada responden untuk mengetahui kriteria apa saja yang diinginkan oleh pengguna (Voice of Customer) dengan menggunakan skala Likert, uji validitas dan reliabilitas. Setelah didapatkan hasil dari kuesioner tersebut, maka diperoleh beberapa alternatif rancangan desain alat terapi bantu jalan yang sesuai dengan kriteria terpilih. selanjutnya dilakukan pengukuran dimensi alat terapi sesuai prinsip-prinsip ergonomis. Hasil dari rancangan ini adalah alat terapi yang sesuai keinginan pengguna dan menghasilkan alat terapi yang ergonomis. Dimensi alat terapi secara keseluruhan dengan panjang 55 cm, lebar 45 cm dan tinggi 85 cm.
Analysis of the Effect Composite Exhaust Silincer Models Using Banana Stem Fiber on the Engine Power of the Toyota Kijang 7K Car Aladin Eko Purkuncoro; Julianus Hutabarat; ‪Eko Budi Santoso‬

Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v9i3.3549

Abstract

Along with the development of the technological era, human needs are also increasing. In addition, environmental problems also arise such as air pollution, sound/noise. Composite materials are expected to be used to become exhaust materials, of course as a solution to prove that the composite materials are able to reduce noise. The purpose of this study was to determine the power of exhaust engines made from composite materials, to determine the effect of composite exhaust on the power contained in the car. The data collection method used in this study is the observation method and literature study, namely by testing using a dynamometer and the engine used is the Toyota Kijang 7K type. From the data analysis of the relationship between engine speed (rpm) and engine power (HP), it can be concluded that the higher the rpm used, the more horse power will be affected. The urgency of this research includes making a composite exhaust, conducting power testing using a dynotest, the car that will be used for testing is a Toyota Kijang 7K type composite exhaust, and the cylinder models used are cylinder 1 model, cylinder 2 model, and cylinder model 3.
PENERAPAN MESIN PENGASAPAN IKAN PADA SENTRA USAHA IKAN ASAP KABUPATEN SIDOARJO Sany Andjar; Julianus Hutabarat; Dayal Gustopo; Dwi Ana Anggorowati; Muhammad Fatkhurozi; Yoga Putra Alviansyah; Nur Efendi; Widhiyanto
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.941 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v2i1.3438

Abstract

On the northeast coast of Sidoarjo Regency, East Java, most people carry out smoking business activities and have become a superior product for Sidoarjo Regency. The delicacy of smoked milkfish from the area which is the gateway to East Java Province is produced only from freshly caught fish. Fish are cultivated by paying attention to good water circulation so that they do not smell like the soil. Not only that, to produce savory smoked fish, fish must be processed traditionally, only with natural ingredients. The smoked fish craftsmen have fully memorized these conditions and guarded them for the continuity of their business. Smoked fish business centers in Sidoarjo are scattered in Sedati and Tanggulangin Districts. However, the largest is in Penatarsewu Village, Tanggulangin District. Processed fish is not limited to milkfish, but almost all types of fish caught in the sea and cultivated, such as tilapia, catfish and tuna. Different from the character of the village in general, almost every resident's house in Penatarsewu has a burning chimney. Some of the chimneys were made of iron, but others were constructed of red bricks mixed with sand and cement.
PELATIHAN PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI DI DY GALLERY DESA DUREN SEWU PASURUAN Nelly Budiharti; Kiswandono Kiswandono; Sony Haryanto; Renny Septiari; Julianus Hutabarat
PEMANAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : PEMANAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v1i1.13896

Abstract

Selama ini pewarnaan pada batik masih 90 % menggunakan pewarna sintetis. Bimbingan                      yang masih sangat diharapkan adalah menerapkan penggunaan pewarna alami. Mengingat pewarna alami ini sangat banyak macam warna dan asal bahannya, maka perlu mempelajari satu per satu sifat pengunaan dari masing- masing pewarna alami tersebut. Pada pengabdian  masyarakat ini pewarna alami yang digunakan adalah pewarna alami yang bahan bakunya dari bahan yang banyak di sekitar masyarakat tapi tidak digunakan yaitu Daun Mangga, Daun nangka dan Kulit Bawang Merah. Daun Mangga yang digunakan pada pelatihan ini yaitu Daun Mangga Harum Manis/ Daun Mangga Gadung. Sebelum melakukan percobaan peserta diberikan terlebih dahulu teori singkat yang terkait. Dalam pelatihan ini setiap peserta melakukan urutan proses pewarnaan sampai proses penjemuran
DESAIN KOMPETITIF BEBAN KERJA FISIK MENGGUNAKAN CARDIOVASCULAR LOAD Julianus Hutabarat
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v13i2.7681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan desain beban kerja yang kompetitif dan memastikan kesehatan serta kesejahteraan para pengrajin tahu. Proses produksi tahu Kediri memerlukan aktivitas vital dalam penyaringan bubur kedelai yang dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan para pekerja. Melalui pengukuran dan penilaian beban kerja menggunakan cardiovascular load, peneliti dapat mengidentifikasi masalah dan strategi untuk mengurangi dampak negatif dari beban kerja pada kesehatan dan kinerja para pekerja. Survei dilakukan terhadap 15 tenaga kerja dengan menggunakan alat Finger Oximeter, dilanjutkan dengan focus group discussion untuk usulan intervensi yang tepat. Setelah dilakukan intervensi selama 2 minggu, hasil observasi menunjukkan pentingnya desain beban kerja yang kompetitif, seperti pengurangan kapasitas bahan baku, adopsi istirahat setiap 3 jam selama 25 menit, dan pemanasan serta peregangan sebelum dan setelah bekerja. Meski demikian, ditemukan beberapa responden yang mengalami peningkatan %CVL setelah intervensi sehingga perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut. Diperlukan pemahaman lebih baik mengenai faktor-faktor yang berdampak pada kesehatan dan keselamatan kerja para pekerja serta upaya perbaikan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para pekerja di tempat kerja. Penelitian ini menunjukkan pentingnya perhatian pada desain beban kerja yang tepat pada proses penyaringan bubur kedelai guna memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja serta meningkatkan produktivitas dan kinerja mereka