Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

INTERNALIZING MULTICULTURAL VALUES IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION AT BOARDING SCHOOLS Akbar, Mahathir; Sahrodi, Jamali; Suherman, Aris; Arifudin, Iis; Zuhri, Saefudin
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i001.9370

Abstract

Background: Indonesia’s social, cultural, and religious diversity requires Islamic education to promote tolerance, mutual respect, and social harmony. Purpose: This study aims to examine the internalization of multicultural values in Islamic Religious Education (PAI) at MA Terpadu Tunas Cendekia Babakan Ciwaringin, Cirebon Regency. Method: Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation involving PAI teachers, dormitory supervisors, and students, and analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing. Result: The findings indicate that multicultural values are internalized through three stages: value transformation, value transaction, and value transinternalization, with key values including tolerance, equality, justice, harmony, and social responsibility. The boarding school system reinforces these values through habituation, role modeling, and integrated socio-religious activities. Conclusion: This study demonstrates that PAI grounded in universal Islamic values can effectively cultivate inclusive and harmonious student character and offers a practical model that may be adapted in other schools, particularly those implementing integrated or boarding-based educational systems.
PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL MELALUI SEMINAR HYBRID BERBASIS MIRRORING CLASS DALAM FESTIVAL BUDAYA INDONESIA-RUSIA Reza Hariyadi, Ade; Johardi, Ali; Ningsih, Sari; Supriyatno, Budi; Failasufa Aziza, Pretty; Setyawati, Kiki; Zuhri, Saefudin; Irawati, Ike; Plaksina, Elena; Porosov, Roman; Postnikova, Alena; Istianda, Meita; Starkova, Daria; Petukhova, A.; Zavialova, Natalia; Eryomina, Svetlana; Kolesova, Elena; Pramitasari, Anisa; Sulistyono, Achmad; Cori, Catarina
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v3i2.1007

Abstract

Pengabdian masyarakat internasional merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan penguatan literasi global masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan pengabdian masyarakat internasional melalui seminar hybrid berbasis mirroring class dalam rangka Festival Budaya Indonesia–Rusia. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Oktober 2025 dengan melibatkan narasumber dari Indonesia dan Rusia serta peserta yang berasal dari mahasiswa, pelajar sekolah menengah, guru, akademisi, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang memadukan seminar hybrid (luring dan daring) dengan mirroring class untuk mendorong pembelajaran dua arah dan dialog lintas budaya. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi kegiatan, dan catatan diskusi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model seminar hybrid berbasis mirroring class mampu memperluas akses partisipasi masyarakat, meningkatkan keterlibatan peserta, serta memperkuat pemahaman lintas budaya dan lintas bahasa. Selain berdampak secara akademik, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana diplomasi budaya berbasis pendidikan yang inklusif dan partisipatif. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pengabdian masyarakat internasional yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan di era transformasi digital.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berkelanjutan melalui Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Internasional Indonesia-Rusia Reza Hariyadi, Ade; Failasufa Aziza, Pretty; Starkova, Daria; Ningsih, Sari; Setyawati, Kiky; Yani, Indri; Pramitasari, Anisa; Zuhri, Saefudin; Ardiyansah, Ardiyansah; Petukhova, Petukhova; Sri Sulasih, Endang
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v3i2.1008

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan yang berkelanjutan di kawasan perkotaan, terutama terkait rendahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya praktik pemilahan sampah, serta minimnya pemanfaatan limbah secara praktis di tingkat komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) internasional ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut melalui pemberdayaan masyarakat dan pertukaran pengetahuan lintas negara antara Indonesia dan Rusia. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran lingkungan masyarakat dengan memperkenalkan praktik pengelolaan sampah yang aplikatif serta didukung oleh perspektif internasional. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Krisnadwipayana dan universitas mitra di Rusia, yang berlokasi di Kelurahan Duren Jaya. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan partisipatif, dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif untuk memperkuat pemahaman konseptual, sementara pelatihan difokuskan pada praktik langsung pemanfaatan limbah, khususnya pengolahan minyak jelantah menjadi produk ramah lingkungan. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif melalui observasi, diskusi peserta, dan evaluasi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman dan kemampuan praktis masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Terjadi pergeseran dari tingkat kesadaran yang rendah menuju pemahaman yang lebih aplikatif, disertai dengan tingginya partisipasi masyarakat. Keterlibatan narasumber internasional memperkaya proses pembelajaran melalui perspektif perbandingan yang relevan dan dapat diadaptasi secara kontekstual di tingkat lokal.
Islamic Religious Education and Student Academic Achievement and Motivation: A Systematic Review of Pedagogical Strategies and Value Internalization Mechanisms Djundjunan, Yovie; Ali, Moh; Zuhri, Saefudin
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 15 No. 01 (2026): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v15i01.1708

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) is mandatory in Indonesia's national curriculum, yet how it shapes academic achievement and motivation remains poorly understood. This systematic review synthesises the pedagogical strategies and mediating factors through which PAI influences these outcomes among Indonesian learners. Following PRISMA 2020 guidelines, we searched Scopus, Web of Science, ERIC, and Garuda for peer-reviewed studies published January 2015 and April 2026; of 312 records, 47 met inclusion criteria after dual independent screening (Cohen's κ = 0.84), with quality appraised using CASP and MMAT and findings synthesised through Braun and Clarke's reflexive thematic analysis. Three mechanisms emerged: intrinsic motivation grounded in religious meaning-making (thalabul 'ilm), non-cognitive competencies cultivated through character-based instruction, and academic identity formed through value internalisation. The review grounds these in a framework linking al-Ghazali's anthropology (nafs, qalb, ruh, 'aql) with Self-Determination Theory and Achievement Goal Theory; the convergence between ikhlas and autonomous motivation is especially productive, as both describe the same inner orientation. Active learning, technology integration, and curricular coherence amplified these mechanisms; teacher quality and institutional leadership moderated their impact on measurable gains. Limitations include restriction to English and Indonesian sources, a ten-year window that underweights foundational work, and the inability to estimate effect sizes. Future meta-analyses, longitudinal studies, and multilingual reviews would address each of these. When pedagogically rigorous and institutionally supported, PAI is a meaningful driver of academic outcomes, not merely a doctrinal subject at the margins of the curriculum, but rather a framework for reform grounded in the Islamic ideal of insan kamil.