Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Readiness of fashion education and training institutions management in facing the industrial revolution 4.0 and society 5.0 Nurfitria, Miftahul Annisah; Widihastuti, Widihastuti; Kholifah, Nur; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 11 No. 3 (2021): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v11i3.44094

Abstract

This study aims to determine how the management of education and fashion training institutions is prepared to face the industrial revolution 4.0 and society 5.0. This research is a case study research by examining field conditions. The data collection method is triangulation with observation, interviews, and documentation. The data of this study were obtained from the head of the institution, instructors, and course students. Technique triangulation and source triangulation were carried out to check the validity of the data. The research was conducted at the Yogyakarta Career Busana course and training institute. The research results based on the principles of POAC (planning, organizing, actuating, controlling) include the condition of the institution's management such as the institution's program curriculum, institutional management, strategy, program implementation, and control strategies and techniques in management. The results show that a strategy is needed to increase the readiness of educational institutions and fashion training for industrial revolution 4.0 and society 5.0. The development strategy can be seen from several aspects of the management function, namely planning, organizing, activating, and controlling. Institutions that have good readiness for the industrial revolution 4.0 and society 5.0 have aspects of management functions that are by the development, needs, and conditions of the industrial revolution 4.0 and society 5.0.
PENERAPAN TEKNIK LATIHAN GRAPHOMOTOR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN PADA SISWA CEREBRAL PALSY DI SKH NEGERI 01 PANDEGLANG Apriliani, Ayu Indri; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik latihan graphomotor dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan pada siswa cerebral palsy kelas VII di SKh Negeri 01 Pandeglang. Permasalahan yang melatarbelakangi adalah kesulitan siswa dalam menyalin huruf abjad secara optimal akibat kurangnya variasi teknik pembelajaran menulis yang diberikan oleh guru. Teknik graphomotor diterapkan sebagai solusi karena dikenal sebagai teknik latihan keterampilan yang berfungsi untuk mengatasi kesulitan dalam menulis. Metode penelitian menggunakan eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain reversal A-B-A. Target behavior (variabel dependen) dalam penelitian ini yaitu kemampuan menulis permulaan, sedangkan variabel bebas (variabel independen) yaitu teknik latihan graphomotor. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dengan nilai rata-rata 20% pada fase baseline 1 (A1), meningkat menjadi 87% pada fase intervensi (B), dan tetap tinggi pada fase baseline 2 (A2) sebesar 60%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik latihan graphomotor berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan pada siswa cerebral palsy di SKh Negeri 01 Pandeglang.
Sosialisasi Hak dan Peran Penyandang Disabilitas untuk Peningkatan Kesadaran Berpendidikan Masyarakat Pesisir Laut Al-Anshori, Dody Bakhtiar; Maslahah, Sayidatul; Utami, Yuni Tanjung; Aningrum, Rizki; Irmawanti, Irmawanti
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.249

Abstract

Latar Belakang: Masalah utama yang dihadapi di masyarakat pesisir Desa Domas adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pendidikan bagi disabilitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pesisir tentang hak dan peran penyandang disabilitas dalam pendidikan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif. Metode ini melibatkan kolaborasi antara tim pengabdi, masyarakat, dan penyandang disabilitas. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dirancang secara sistematis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang hak-hak pendidikan penyandang disabilitas. Program ini juga berhasil menggeser stigma sosial dan mengubah perilaku orang tua penyandang disabilitas menjadi lebih proaktif dalam mendukung pendidikan anak mereka. Kesimpulan: Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan kepercayaan diri. Namun keberlanjutan pendidikan inklusif memerlukan dukungan yang lebih komprehensif dari berbagai pihak.
PENGARUH MEDIA FLASHCARD BERBASIS AUGMENTED REALITY TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA FUNGSIONAL ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Puspita, Agnes; Asmiati, Neti; Maslahah, Sayidatul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41936

Abstract

Functional reading ability is an essential skill that supports the independence of students with moderate intellectual disabilities in daily life. However, cognitive limitations and the low attractiveness of instructional media often hinder the learning process of reading skills. This study aimed to analyze the effect of augmented reality–based flashcard media on the functional reading ability of students with moderate intellectual disabilities. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pretest–posttest design. The research subjects consisted of three students with moderate intellectual disabilities. The instrument used was a functional reading ability test. Data were analyzed using the Wilcoxon test to examine differences in reading ability before and after the use of the media. The results indicated that the use of augmented reality–based flashcard media showed a positive effect on improving functional reading ability among students with moderate intellectual disabilities. These findings suggest that the integration of augmented reality technology into visual learning media can enhance students’ understanding and learning motivation. Therefore, augmented reality–based flashcard media shows potential as an alternative instructional medium to support functional reading learning for students with moderate intellectual disabilities.
PENGARUH MEDIA PUZZLE BRAILLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN BRAILLE PADA ANAK TUNANETRA KELAS IV DI SLB NEGERI BEKASI JAYA Rahmania, Salsabila Mutti; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3877

Abstract

Anak tunanetra merupakan anak yang mengalami gangguan pada indra penglihatannya, sehingga mengalami keterbatasan dalam menerima informasi secara visual termasuk dalam pembelajaran mengenal lambang bilangan. Keterbatasan tersebut membuat anak tunanetra mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran yang bersifat abstrak, oleh karenanya diperlukan suatu media yang bersifat konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media puzzle braille dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan braille pada anak tunanetra kelas IV di SLB Negeri Bekasi Jaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah A-B-A dengan pendekatan single subject research (SSR). Subjek pada penelitian ini adalah satu anak tunanetra total (totally blind). Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan tes menggunakan instrumen yang telah melalui uji validasi isi berupa expert judgement. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ditampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan data yang telah dianalisis menunjukkan adanya perubahan yang lebih baik terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan braille 1-10 dibandingkan dengan kemampuan awal. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata atau mean level pada fase baseline 1 (A-1) adalah 40%, setelah diberikan perlakuan pada fase intervensi (B) rata-rata atau mean level mengalami peningkatan menjadi 91,09% dan rata-rata atau mean level pada fase baseline 2 (A-2) sebesar 73,75%. Maka dapat disimpulkan bahwa media puzzle braille berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan braille 1-10 pada anak tunanetra kelas IV di SLB Negeri Bekasi Jaya.
PENGGUNAAN METODE DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SENI PANTOMIM PADA ANAK TUNARUNGU DI SKHN 01 KOTA SERANG Khoirunnisa, Lathifah; Pratama, Toni Yudha; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Direct Instruction dalam meningkatkan keterampilan seni pantomim pada anak tunarungu di SKH Negeri 01 Kota Serang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya partisipasi siswa kelas kecil (SD) dalam pembelajaran pantomim, yang selama ini didominasi oleh siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah empat siswa tunarungu kelas 2 SD. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan pantomim dari pretest ke pretestI, baik dari segi ketepatan gerakan, ekspresi wajah, maupun kepercayaan diri siswa. Metode Direct Instruction efektif digunakan karena memberikan contoh konkret dan tahapan terstruktur yang memudahkan siswa tunarungu memahami materi. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Toni Yudha Pratama (2021:45) bahwa pembelajaran yang bersifat langsung dan terstruktur membantu siswa berkebutuhan khusus memahami materi dengan lebih cepat. Temuan ini juga diperkuat oleh Sayidatul Maslahah (2020:62) yang menekankan pentingnya model pembelajaran yang memfasilitasi interaksi visual dan praktik langsung bagi anak tunarungu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN Maulidinnisa, Amelia; Utami, Yuni Tanjung; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak dengan hambatan pendengaran di kelas III SDKH SKh Negeri 01 Kota Serang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri dari 4 anak dengan hambatan pendengaran. Instrumen penelitian meliputi tes tertulis kemampuan menyimak dan lembar observasi ketahanan konsentrasi. Hasil pretest menunjukkan rata-rata skor kemampuan menyimak sebesar 52,5 dengan persentase 59%. Setelah perlakuan berupa pembelajaran dengan model Think Pair Share selama empat pertemuan, hasil posttest meningkat menjadi rata-rata 95 dengan persentase 95%. Peningkatan rata-rata skor adalah 43 poin dengan persentase 43% dari skor maksimal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi < 0,01, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan kemampuan menyimak anak dengan hambatan pendengaran.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM KHUSUS BINA DIRI TOILET TRAINING BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB C DIAN GRAHITA JAKARTA B.Koba, Gracia Paskahlista; Mulia, Dedi; Maslahah, Sayidatul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43141

Abstract

This research is motivated by the limitations of the intellectual functions of children with mental retardation, which affect their adaptive abilities, particularly in self-care skills such as toilet training. Toilet training is a basic skill that plays an important role in supporting children's independence in daily life, thus requiring a special program that is planned and tailored to the individual characteristics and needs of the child. This study aims to describe the implementation of a special self-care toilet training program at SLB C Dian Grahita Jakarta, covering objectives, planning, implementation, and evaluation, as well as identifying obstacles and efforts made. The research uses a qualitative approach with a descriptive method. The informants of the study consisted of three class teachers, namely for grades II, III, and V. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation, then analyzed through stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that the program was implemented through planning based on an initial assessment tailored to the child's abilities. Implementation involved hands-on practice, the use of concrete materials, and providing positive reinforcement. Evaluation was conducted daily to monitor the child's progress. Challenges included tantrum behaviors, limited support, and lack of continuity in practice at home. Efforts made included adjusting strategies, teacher collaboration, and communication with parents.