Claim Missing Document
Check
Articles

[RETRACTED] Pengaruh kulit buah pisang ambon terhadap peningkatan warna gigi Mangatas Halomoan Parluhutan Hutagalung; Suci Erawati; Dini Arta Lestari Dalimunthe
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 5 No. 1 (2022): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v5i1.2539

Abstract

Retraction Notice Artikel ditarik karena ditemukan indikasi plagiarisme,  yang mengacu pada  link: https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/8073. Oleh karena itu, seluruh konten dan referensi yang berkaitan dengan artikel tersebut dihapus dari Prima Journal of Oral and Dental Sciences.    
Effectivity of Jatropha multifida L. Leaves Extract as Antibacterial on Streptococcus mutans using In Vitro Testing Methods Listyaning Kartiko Kinasih; Idamawati Nabahan; Suci Erawati; Rouli Natasia M. Simanjuntak
Biomedical Journal of Indonesia Vol. 7 No. 2 (2021): Vol 7, No 2, 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bji.v7i2.384

Abstract

Intoduction : Health is the condition of the entire body and body parts of an individual who is free from disease both physically, mentally and socially, thus enabling the individual to be able to carry out daily activities more productively. However, many people neglect their own health, especially in the field of dental and oral health. Caries is one of the most common oral and dental problems. The prevalence of dental caries in Indonesia is high, namely 88.8%. Dental caries is caused by Streptococcus mutans bacteria which plays a role in the conversion of sucrose to lactic acid. Infection due to Streptococcus mutans bacteria can be treated by taking antibiotics. Apart from drugs, antibiotics can also be obtained from natural ingredients, one of which is the tintir castor plant (Jatropha multifida Linn) or commonly known as the betadine. Objective: To see the effect of the antibacterial content of tintir leaves against Streptococcus mutans bacteria and to determine the differences in the antibacterial effect of betadine leaf extract (Jatropha multifida L.) from a concentration of 25%, 50%, 75%, and 100% against Streptococcus mutans. M ethods: The type of research used in this study was a laboratory experimental study with a post-test-only control group design as the research design and to test the sensitivity of bacteria using the paper disc diffusion test. Data analysis using One -Way ANOVA. Result: The results of this study indicate the effect of tintir castor leaf extract (Jatropha multifida L.) in inhibiting the growth of Streptococcus mutans bacteria.
Pengaruh kadar pH air kolam renang terhadap kesehatan rongga mulut atlet renang Doni Aldi Lumbantobing; Mangatas Halomoan Parluhutan Hutagalung; Suci Erawati
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 5 No. 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v5i2.2822

Abstract

Kadar pH dibawah 7 mengakibatkan air kolam renang bersifat asam sehingga menyebabkan erosi gigi, iritasi mata, merusak bagian kolam renang yang terbuat dari besi, dan merusak dinding kolam renang. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh kadar pH air kolam renang terhadap kesehatan rongga mulut atlet renang di Kota Medan Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan di kolam renang Primbana kota Medan dengan menggunakan disain cross sectional pada bulan November 2021 sampai dengan Februari 2022. Hasil penelitian pH air kolam renang Primbana Kota Medan adalah 6,8 dan erosi gigi sebesar 70%. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pH air kolam renang dengan tingkat erosi gigi pada atlet renang di kolam renang Primbana Kota Medan. Sehingga dibutuhkan peningkatan pemahamanan bahaya keasaman pada pengelola kolam renang dan upaya perawatan gigi yang intensif bagi atlet agar mencegah erosi  gigi.
Overview of Knowledge, Attitudes, and Behaviors Related to Halitosis in Online Motorcycle Taxi Drivers in Sei Putih Tengah Sub District, Petisah District, Medan, Indonesia Suci Erawati; Idamawati Nababan; Anisa Ulfah
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 6 No. 18 (2023): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v6i18.743

Abstract

Background: Halitosis is a sign of dental and oral health problems. Halitosis is characterized by the presence of an unpleasant odor in the oral cavity. Halitosis is caused by many things, one of which is a result of impaired saliva production, which is caused by smoking. Online motorcycle taxi drivers are in a community that is very close to smoking. This study aimed to provide an overview of aspects of knowledge, attitudes, and behavior related to halitosis in online motorcycle taxi drivers in Sei Putih Tengah Sub District, Petisah District, Medan, Indonesia. Methods: Descriptive observational study. A total of 36 research subjects, namely online motorcycle taxi drivers, participated in this study. Observation of knowledge, attitudes, and behavior refers to a questionnaire developed by the halitosis clinic at the University of Basel, Switzerland. Univariate analysis was carried out with the help of SPSS software. Results: The majority of research subjects are independently aware of bad breath and experience similar complaints <1 year. The majority of research subjects felt bad breath after waking up in the morning. The majority of research subjects also stated that dentists were the choice for consultation regarding bad breath disorders. The majority of research subjects know the origin of bad breath, the source of bad breath, and know that smoking is the cause of bad breath. Most research subjects did not feel ashamed of other people even though they felt they had bad breath. Conclusion: Knowledge and behavior related to halitosis are good, although attitudes related to halitosis are not good among online motorcycle taxi drivers in Sei Putih Tengah Sub District, Petisah District, Medan, Indonesia.
HUBUNGAN INDEKS OHI-S DENGAN KEBIASAAN MEROKOK PADA PENGENDARA OJEK ONLINE DI KELURAHAN SEI PUTIH TENGAH KECAMATAN PETISAH KOTA MEDAN Suci Erawati; Susiani Tarigan; Mery Delvi Irianti Nababan
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.17418

Abstract

Merokok masih menjadi masalah kesehatan dunia. Merokok adalah kebiasaan umum yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan komprehensif di masyarakat. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penumpukan plak gigi. Kebaruan penelitian ini karena peneliti menganalisis korelasi indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pada pengemudi ojek online. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis korelasi indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pada pengemudi ojek online di Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Petisah, Kota Medan. Jenis penelitian ini korelasi deskriptif  Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan sampel pengemudi ojek online yang berada di Kecamatan Sei Putih Tengah, Petisah, Kota Medan, berjumlah 30 orang. Pengumpulan data validasi menggunakan kuesioner untuk mengetahui kebiasaan merokok dan pemeriksaan OHI-S menggunakan indeks dari Green dan Vermillion, yaitu Oral Hygiene Index Simplified.  Data dianalisis menggunakan  uji Chi Square. Hasilnya, indeks OHI-S sampel terbesar adalah 20 orang (55,6%), dan hanya 16 orang (44,4%). Tingkat merokok tertinggi adalah sedang pada 14 orang (38,9%), berat pada 12 orang (33,3%), dan ringan hanya 10 orang (27,8%). Disimpulkan didapat korelasi yang signifikan dari indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pengemudi ojek online di Sei Putih Tengah Kecamatan Petisah.
Faktor risiko karies gigi pada ibu hamil Hasya Prana Dewi; Susi Susi; Surma Adnan; Suci Erawati
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v6i1.3429

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit yang sering terjadi pada ibu hamil dan prevalensinya tergolong tinggi di beberapa negara. Karies gigi disebabkan oleh interaksi berbagai faktor risiko. Penulisan studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko karies gigi pada ibu hamil. Studi literatur ini dilakukan dengan cara menelusuri, mengumpulkan dan menelaah berbagai literatur ilmiah melalui PubMed, ScienceDirect, Scopus, Google Scholar dan Portal Garuda. Perubahan hormonal dan perubahan lingkungan sekitar gigi dan mulut pada ibu hamil meningkatkan risiko terjadinya karies. Hasil dari tinjauan artikel disimpulkan bahwa kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi karena. Hal ini diperparah oleh beberapa faktor risiko terjadinya karies gigi pada ibu hamil yaitu tingkat pendidikan dan pengetahuan, faktor demografi, sosial ekonomi dan oral hygiene sehingga memengaruhi kehidupan ibu hamil selama masa kehamilan.
Perilaku orang tua sebagai faktor risiko karies pada balita Nada Adriantoni; Susi Susi; Nova Elvira; Surma Adnan; Suci Erawati
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v6i1.4174

Abstract

Karies gigi pada balita memiliki prevalensi yang cukup tinggi di berbagai negara. Prevalensi karies gigi balita di Indonesia yaitu sebesar 81,5%. Karies gigi pada balita dapat menimbulkan masalah kesehatan bahkan bisa berlanjut hingga usia dewasa. Penulisan literature review ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko karies gigi pada ibu hamil. Literature review ini dilakukan dengan cara menelusuri, mengumpulkan dan menelaah berbagai literatur ilmiah melalui Scopus, Google Scholar dan Portal Garuda. Hasil dari literature review dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penelitian menunjukkan perilaku orang tua memiliki pengaruh terhadap kejadian karies pada balita. Orang tua dengan perilaku baik memiliki balita dengan kejadian karies yang rendah dibandingkan orang tua dengan perilaku buruk. Perilaku orang tua dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pengetahuan, pendidikan, sikap, dan tindakan dalam menjaga kesehatan gigi anaknya.
Korelasi karies gigi dan status gizi pada anak usia 3-5 tahun Wibowo, Angga Arjuno; Rusip, Gusbakti; Erawati, Suci
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karies gigi dengan status gizi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Araskabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang pada bulan Oktober 2022 hingga Desember 2022. Besar sampel pada studi ini sebanyak 70 orang.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner serta dilakukan pemeriksaan indeks DMF-T berdasarkan WHO melalui pemeriksaan klinis pada rongga mulut menggunakan diagnostic set disposable dan pencahayaan dari headlamp. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat (uji Chi Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada kaitan antara karies gigi dengan status gizi pada anak usia 3-5 tahun (p=0,357). Namun dengan tingginya prevalensi karies gigi (61,1%) maka perlu adanya perhatian khusus untuk mengintervensi melalui pemantauan berkala, memperhatikan konsumsi makanan anak dan memberikan edukasi pada orang tua dan pihak sekolah.
Uji organoleptik produk obat kumur minyak atsiri buah kapulaga Savant, Andika Marcho; Erawati, Suci; Adriana, Shirley; Molek, Molek; Sinamo, Sopan; Susanto, Chandra; Nababan, Idamawati
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 6 No. 2 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v6i2.4756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis uji organoleptik produk obat kumur minyak atsiri buah kapulaga pada pasien di Halitosis Care Center RS Siti Hajar Medan. Jenis penelitian adalah survei dengan desain cross sectional denganxpopulasi pasien halitosis yang berobat di Halitosis Care Center RS Siti Hajar Medan. Besar sampel dihitung menggunakan rumus estimasi proporsi dan diperoleh sampel sebanyak 35 orang. Pengujian organoleptik dengan cara menyebarkan kuesioner kepada sampel melalui Google form dengan memberikan penilaian terhadap produk obat kumur minyak atsiri buah kapulaga ditinjau dari rasa, aroma, warna, dan bentuk. Data dianalsiis secara deksriptif. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden menyebutkan bahwa rasa dari obat kumur adalah enak (40%), dan segar (51,4%), sangat beraroma (51,4%) dengan aroma yang wangi dan segar (45,7%), warna yang sangat menarik (45,7%), dan bentuk dari produk membuat responden sangat tertarik untuk dibeli (54,3%). Produk obat kumur minyak atsiri buah kapulaga telah memiliki kualitas yang sangat baik.
The Relationship between the Level of Satisfaction of Dental Students in the Appearance of Anterior Teeth in Terms of Orthodontic Treatment at Universitas Prima Indonesia Rusip, Gusbakti; Suci Erawati; Daniel Yantonius Simamora
Community Medicine and Education Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Community Medicine and Education Journal
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/cmej.v5i1.465

Abstract

One aspect of appearance that increases self-confidence among students is having an aesthetic smile. To achieve this, it is important to pay attention to the anterior teeth because the appearance of the teeth determines aesthetic appeal. If the anterior teeth experience malocclusion, this has an impact on reducing the level of self-confidence, creating difficulty interacting socially, and creating dissatisfaction with the appearance of the anterior teeth for students. To fill the gap, this study aims to further investigate the relationship between the satisfaction level of the dental education undergraduate study program in the appearance of anterior teeth in terms of orthodontic treatment at Universitas Prima Indonesia. A total of 44 respondents were students of the dental education undergraduate study program who were sampled in the study using the online survey method. This study used univariate and bivariate analysis through SPSS v.24. There is a significant relationship between fixed orthodontic treatment and the satisfaction of the appearance of the anterior teeth of UNPRI dental education undergraduate students.
Co-Authors Adelia Pratiwi Kacaribu Adriana, Shirley Andika Putri Andre Gideon Lase Angeline Fransisca Panjaitan Anisa Ulfah Anna Maria Annisa, Yinka Mutiara Aritonang, Barita Astari Dwi Jayanti Beatrice Gabriela Dear Beatrice Gabriela Dear Bella Fernanda Benarivo Timothy G Chindy Jhonel Putri Chrismis Novalinda Ginting Cindy Amallia P Cindy Denhara Wijaya Clarita Utami Daniel Yantonius Simamora Daryono Daryono, Daryono Dian Soraya Tanjung Dina Fitriana Dini Arta Lestari Dalimunthe Dini Arta Lestari Dalimunthe Dini Arta Lestari Dalimunthe Dinisya Camila Doni Aldi Lumbantobing Dzul Akbar Insani Febriani Claudia Sanulo Zebua Firdha Muharraran Fitwy Inka Teresha Br. Silaban Fitwy Inka Teresha Silaban Florenly Florenly Florenly Florenly Florenly Gusbakti Rusip Hans Wijaya Hasya Prana Dewi Hendrik Steven Henny Paulina Gultom Hutagalung, Mangatas Halomoan Parluhutan Idamawati Idamawati Idamawati Nababan Idamawati Nababan Idamawati Nababan Idamawati Nababan Idamawati Nababan Idamawati Nabahan Irene Anastasia Irene Anastasia Tampubolon Ivonna Hasfika Jessey Graldine Olivia Siahaan Siahaan Kelvin Kelvin Kinasih, Listyaning Kartiko Linda Chiuman Listyaning Kartiko Kinasih Lumbansiantar, Ruben Tutamana Mangatas H.P Hutagalung Mangatas hutagalung Maria, Vonny May Sarah Fadilla Nasution Member Reni Purba Member Reni Purba Member Reni Purba Mery Delvi Irianti Nababan Molek Molek Molek Molek Molek Molek, Molek Monang Panjaitan Mourent Miftahulaila Muhamad Wandy Arianto Muhammad Khusairi nababan, idamawati Nada Adriantoni Nadiyah Santika Nasution, Ali Napiah Natasya Soraya Nova Elvira Nur Mala Sari Purba, Member Reni Rapael Ginting Rouli Natasia M Simanjuntak Rouli Natasia M. Simanjuntak RR. Ella Evrita Hestiandari Salsabila Razmi Harahap Savant, Andika Marcho Shanna Sukmadara Sinamo, Sopan Sinurat, Ariel Oertega Sitepu, Rahmadani Sitorus, Friska Ernita Sri Lestari Ramadhani Nasution Sri Yasa Hasibuan Sucy Hasfya Surya Agung Susanto, Chandra Susi Susi Tiffany Leomandra Titin Clarita Siagian Tommy Syahputra Pardede Veranyca Chiuman Welly Effendy Seba Wibowo, Angga Arjuno Wilvia Wilvia Winda Surta Simbolon Yanti, Rahma Yogie Setiawan Yustini Alioes