Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Fenomena Citizen Journalism di Media Sosial pada Akun Instagram @Infocikarang-Karawang Pebriani, Dhea Melsya; Arindawati, Weni A.; Nurkinan, Nurkinan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8133

Abstract

Salah satu fenomena yang muncul dari berkembangnya teknologi adalah keberadaan citizen journalism. Citizen journalism adalah sebuah sebutan untuk warga biasa yang berusaha untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas. Keberadaan citizen journalism ini sejalan dengan tingkat kebutuhan masyarakat akan sebuah informasi. Mulanya, masyarakat merupakan objek pasif media dalam menyampaikan informasi dimana masyarakat sebagai audience hanya dapat menerima informasi dari satu arah dan menjadikannya referensi sebagai acuan pengetahuan. Namun semenjak hadirnya new media masyarakat pasif ini mulai mengikuti alur dan memanfaatkan new media sebagai wadah dalam menyampaikan aspirasi dan ikut serta dalam produksi informasi kepada khalayak. Salah satu citizen journalism yang memanfaatkan media sosial instagram adalah akun @InfoCikarang-Karawang. Dari adanya fenomena diatas, maka penelitian ini berangkat dari rasa penasaran peneliti terhadap motif, makna dan pengalaman pemilik akun @InfoCikarang-Karawang sebagai seorang citizen journalism.Penelitian ini menggunakan teori Participatory Media Culture dengan metode penelitian kualitatif dan pendekatan desktriptif. Sumber data pada penelitian ini didapat dari sumber data primer yaitu observasi dan wawancara serta sumber data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, terdapat dua motif dari pemilik akun instagram @InfoCikarang-Karawang menjadi seorang citizen journalism yaitu participatory based on pleasure dan participatory based on appreciation. Fenomena citizen journalism dimaknai sebagai pemberi informasi dan pemuasan diri bagi pemilik akun instagram @InfoCikarang-Karawang. Terdapat beragam pengalaman yang didapatkan oleh pemilik akun instagram @InfoCikarang-Karawang selama menjadi citizen journalism mulai dari kesulitan mencari informasi, penulisan dan pengolahan berita hingga ancaman dari pihak-pihak tertentu.
Pengaruh Menonton Tayangan Beauty Vloger Tasya Farasya Dalam Video Youtobe Terhadap Perilaku Fomo Pembelian Produk Kecantikan Merek Luxcrime Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSIKA Angkatan 2020: Ilmu Komunikasi Salsabila, Delia; Yuni Dharta, Firdaus; Nurkinan, Nurkinan
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 12 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i12.4909

Abstract

This study aims to determine the influence of Message Content, Communicator, Effect of watching Tasya Farasya's beauty vlogger show on FOMO behavior in purchasing Luxcrime brand beauty products on communication science students at Singaperbangsa University, Karawang, class of 2020. The theory used is SOR (Stimulus-Organism-Response) by Houland. The method used is quantitative with nonprobability sampling samples with saturated sampling techniques. The number of respondents used in this study was 101 respondents. The analysis used includes descriptive analysis, normality test, simple linear regression test, coefficient of determination, and t-hypothesis test. The results showed that Tasya Farasya's beauty vlogger show in YouTube videos had a positive influence of 16.9% on FOMO behavior in purchasing Luxcrime brand beauty products, while the remaining 83.1% was influenced by other factors.
Self-disclosure pada Game Online Mobile Legends dalam Komunikasi Interpersonal untuk Mendapat Pasangan Virtual Penggunanya Azizah, Aulia Nur; Nursanti, Siti; Nurkinan, Nurkinan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10464685

Abstract

Semakin majunya teknologi maka akan semakin banyak pula pengguna smartphone, dari kalangan muda hingga lansia. Banyak orang menggunakan berbagai aplikasi atau program yang tersedia di ponselnya untuk menyalurkan hobinya, salah satunya adalah aplikasi Mobile Legends. Remaja dan orang dewasa mencari kesenangan melalui Mobile Legends yang merupakan aplikasi game mobile berbasis online . Selain itu, game online ini dimanfaatkan oleh para penggunanya untuk bertemu dengan kenalan baru atau relasi, bahkan hingga pasangan, dimana mereka harus bisa menjelaskan diri mereka sendiri agar dapat meyakinkan lawan jenis, yang dikenal dengan proses self-disclosure. Pengenalan diri pada aplikasi Mobile Legends akan menunjukkan pertumbuhan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya. Alhasil, keterbukaan diri melalui aplikasi Mobile Legends menjadi hal yang penting untuk saling mengenal. Menurut Jourard, self-disclosure yang memiliki tiga dimensi: keluasan, kedalaman, dan target. Ketiga dimensi tersebut akan dijadikan acuan dalam penelitian ini. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, menggunakan metode netnografi, yang mengadopsi metodologi penelitian etnografi untuk mengkaji budaya dan komunitas yang ada melalui komunikasi yang dimediasi komputer (CMC) melalui media baru. Temuan studi menunjukkan bahwa pengguna aplikasi game online Mobile Legends secara bertahap mengungkapkan diri mereka kepada orang lain, dengan luas dan dalamnya pengungkapan diri meningkat dengan kedekatan koneksi dan intensitas waktu bermain.
MAKNA WISATA RELIGI MAQOM SYEKH QURO At Tajdidi, Ahmad Chaidir; Yusup, Eka; Nurkinan, Nurkinan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11169638

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan kerja merupakan salah satu faktor yang Ziarah kubur merupakan wisata religi, ziarah kubur merupakan tradisi yang berkembang di masyakarat Indonesia khususnya di Karawang ini. Permasalahan yang ditemukan yaitu banyaknya orang yang melakukan ziarah kubur ke makam Syekh Quro. Ritual ziarah kubur ini banyak dilakukan peziarah, bahkan pada hari besar dalam Islam, seperti Tahun Baru Islam dan kelahiran Nabi Muhamad SAW atau lebih dikenal dengan Muludan. Penelitian ini berjudul “Makna Wisata Religi Maqom Syekh Quro” yang memiliki tujuan untuk mengetahui motif peziarah mengunjung Maqom dan mengetahui makna diri serta pengalaman peziarah ketika mengunjungi Maqom Syekh Quro. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi dengan mencari tahu masalah dan fenomena yang terjadi berdasarkan pengalaman dari para informan yang dialami secara langsung. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah kalangan masyarakat yang mengunjungi Maqom, dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh informan sebanyak 3 (tiga) orang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Fenomenologi dan Teori Interaksi Simbolik yang menjadi landasan peneliti dalam melakukan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna diri para peziarah yaitu ingat akan kematian dan doa cepat dikabulkan. Persepsi dan sudut pandang para informan ialah motif ziarah yang dilakukannya karena mengikuti kata hati dan mendapatkan keberkahan. Selain itu pengalaman yang mereka dapat ialah ziarah banyak yang menyalahgunakan dan dapat menjadikan pribadi yang tidak sombong dan lupa diri.
Strategi Komunikasi Instagram @Akutahu Dalam Menyampaikan Berita & Informasi Positif Khoirunnisa, Zakiyah; Poerana, Ana Fitriana; Nurkinan, Nurkinan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 24 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10443537

Abstract

Several Press in Indonesian media have adopted the "Good News is Good News" approach by presenting positive news and information to their readers. Media AKUTAHU is one of the media outlets that utilizes the Instagram social media platform to deliver positive news to its audience, especially the younger generation seeking a balance and a dose of positive news amidst the prevalence of negative news. This research employs a qualitative descriptive method to describe behaviors, perceptions, motivations, and actions of the research subjects. The communication strategy used by Media AKUTAHU, based on Anwar Arifin's model, includes the following elements: 1) Understanding the audience: Media AKUTAHU directs its communication strategy towards the Indonesian society, particularly the younger generation interested in positive news. Their main target is their Instagram followers. 2) Crafting the message: Media AKUTAHU has its own playlist of topics such as sports, technology, education, culture, and health. The use of the slogan "Tahukah Kamu?" ("Did You Know?") serves as a key attention-grabber for readers. 3) Determining the method: Media AKUTAHU uses the methods of Redudancy/Repetitive and Overall, providing flexibility in selecting the delivery method that suits the content of the news and information they possess. 4) Media selection: Media AKUTAHU primarily chooses the Instagram social media platform as their main tool to disseminate positive news because of its popularity among Indonesian society, especially the younger generation
Pengalaman Komunikasi Anggota Pemuda Pancasila dalam Organisasi Masyarakat di Kecamatan Tarumajaya Nisa, Choirun; Utamidewi, Wahyu; Nurkinan, Nurkinan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11436557

Abstract

This study explores communication experiences, motivations, and meaning within the Pemuda Pancasila community organization in Tarumajaya district, Bekasi. Using qualitative methods and Alfred Schutz's phenomenological framework, it examines internal and external communication dynamics, reasons for joining, and the significance of membership. Data collection involves interviews, observations, and document analysis, with thematic analysis focusing on communication, motivation, and meaning. The findings reveal complex communication experiences and various motivations for joining, from societal contributions to upholding Pancasila's values. The study also explores the meaning members attribute to their roles and how communication experiences influence this. This research offers valuable insights into Pemuda Pancasila members in community organizations, aiding our understanding of their role in the broader social context and informing policies supporting youth participation in community development.
PEMANFAATAN INSTAGRAM PADA AKUN @KINTAMANIBAKERY DALAM MENINGKATKAN PERHATIAN PENGGUNA INSTAGRAM Sanggit Handadi, Rizqi; Oktariani Lubis, Fardiah; Nurkinan, Nurkinan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i7.2022.2608-2614

Abstract

Seiring perkembangan teknologi dan informasi, kini manusia sudah dapat melakukan suatu interaksi satu sama lain tanpa harus bertatap muka, salah satu hasil dari perkembangan teknologi adalah media sosial yang dimana Instagram merupakan salah satu media sosial dengan pengguna paling banyak di dunia, sehingga kini banyak yang memanfaatkannya sebagai media komunikasi pada suatu bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Instagram dalam meningkatkan minat pengguna sekaligus untuk mengetahui tanggapan dari pengguna Instagram. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan menggunakan metode kualitatif, pendekatan penelitian kualitatif memanfaatkan data berbentuk narasi, cerita, ungkapan dan bahasa asli hasil konstruksi dari informan, data itu dapat diperoleh dari teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi, hal ini dilakukan agar sesuai dengan teori yang peneliti gunakan yaitu teori AIDDA. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dimana informan penelitian ini di pilih menyesuaikan kriteria yang di tentukan peneliti, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial Instagram dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi dalam akun @KintamaniBakery, Instagram dapat di-manfaatkan sebagai sebuah sarana penyampaian informasi, sebagai sarana promosi, dan sebagai media komunikasi antara @KintamaniBakery terhadap pengikut dan pengguna Instagram lainnya, Instagram, juga dapat meningkatkan minat pengguna Instagram,lainnya kerena keaktifan akun tersebut, serta dengan konten-konten yang bagus dan menarikÂ