Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kajian Bentuk dan Makna Tradisi Matak Ayek Kupek pada Masyarakat Suku Lintang Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang Kirani, Maya; Anda, Vebbi; Khermarinah, Khermarinah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i1.1260

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk dan pemaknaan tradisi Matak Ayek Kupek pada masyarakat Suku Lintang Desa Tanjung Agung Kabupaten Empat Lawang. Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya. Kehidupan manusia inilah yang pada akhirnya terbentuk menjadi suatu masyarakat. Masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama yang saling membutuhkan satu sama lain dan bisa menghasilkan kebudayaan. Dengan demikian, tidak ada masyarakat yang tidak menghasilkan kebudayaan dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanpa adanya masyarakat, karena masyarakat sebagai tempat dan pendukungnya. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahuin bentuk, dan makna, tradisi Matak Ayek Kupek pada masyarakat suku lintang Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. subjek penelitian ini adalah ketua agama, kepala adat, dan masyarakat Desa Tanjung Agung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis tradisi matak ayek kupek merupakan tradisi peninggalan nenek moyang masyarakat Desa Tanjung Agung. Prosesi tradisi tedak siten dilakukan dipagi hari, adapun simbol-simbol dalam tradisi matak ayek kupek yaitu mandi air yang ada tujug warna bunga, makan bubur gemok manis, menyiram tapai ketan hitam, memasukan kulit telur puyuh, akar bungo rayo dan akar tali jambar, dan di mandikan. Tradisi matak ayek kupek memiliki makna pembentukan karakter anak dan nilai positif untuk kebaikan anak dari orang tua dalam meraih cita-cita, memiliki jiwa sosial dan mengajarkan anak tentang rasa syukur kepada Allah SWT.
Peningkatan Hasil Belajar Akidah Akhlak Menggunakan Model Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Madrasah Tsanawiyah Patimah, Siti; Khermarinah, Khermarinah
Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): JIKPI, Volume 1, Issue 2 (2025): May - August Period
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jikpi.v1i2.267

Abstract

Background: This study was motivated by the low learning outcomes of grade X IPS-2 students in the Akidah Akhlak at MAS Mansyaul Ulum, even though this subject is important for students' character and moral development. Objective: This study aims to improve the learning outcomes of grade X IPS-2 students in the Akidah Akhlak subject at MAS Mansyaul Ulum through the Student Team Achievement Division (STAD) cooperative learning model. Method: The research design used Classroom Action Research (CAR) conducted in three cycles, each consisting of planning, implementation, and reflection, with 21 students as subjects. Data were collected through observation and learning achievement tests and analyzed quantitatively based on the Minimum Competency Criteria (KKM) of 75%. Results: There was a significant increase in student activity and learning outcomes: in the first cycle, student activity was 54.2% with learning outcomes of 28.57%; in the second cycle, activity increased to 71.42% with learning outcomes of 66.67%, and in the third cycle, activity reached 95.23%, with 100% of students achieving the MCC and an average class score of 91.42. Conclusion: The STAD model effectively improves student activity and learning outcomes in Akidah Akhlak. Contribution: This study contributes as a cooperative model that can enhance student engagement in learning based on moral and religious values.
Analisis Nilai Moral Dan Nilai Sosial Dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye Dan Pemanfaataanya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Purnama, Etria; Khermarinah, Khermarinah; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai moral dan sosial dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye serta mengeksplorasi pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di tingkat SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis sosiologi sastra, menekankan keterkaitan antara teks, pengarang, dan konteks sosial budaya. Data penelitian berupa kutipan frasa, kalimat, dan paragraf yang mengandung nilai moral dan sosial, dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan novel ini mengandung 35 data yang terbagi menjadi 17 nilai moral dan 18 nilai sosial. Nilai moral mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri (kesabaran, keikhlasan, tanggung jawab), dengan orang lain (nasehat, kasih sayang, empati), dan dengan Tuhan (iman, doa, ritual keagamaan). Nilai sosial meliputi kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Novel ini memiliki potensi tinggi sebagai bahan ajar karena mendukung pengembangan literasi, kemampuan analisis, dan karakter peserta didik melalui kegiatan analisis unsur intrinsik, diskusi, penulisan resensi, serta refleksi nilai kehidupan. Penelitian ini menegaskan bahwa novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka, mengintegrasikan sastra, literasi, dan pendidikan karakter.
Improving Elementary School Students’ Learning Outcomes through Cooperative Learning Models in Islamic Religious Education Arnilawati, Arnilawati; Khermarinah, Khermarinah
Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): JIKPI, Volume 2, Issue 1 (2026): January-April Period
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jikpi.v2i1.364

Abstract

Background: Learning outcomes in Islamic Religious Education at the elementary school level are strongly influenced by the learning models applied by teachers. Teacher-centered instructional practices tend to limit student participation and understanding, thus requiring the use of more interactive learning models, such as cooperative learning. Objective: This study aims to analyze the implementation of cooperative learning models and their effectiveness in improving the learning outcomes of fourth-grade elementary school students in Islamic Religious Education. Method: This research employed a quantitative approach. Data were collected through classroom observations and learning outcome tests. Data analysis was conducted using simple statistical techniques, including calculating mean scores, learning completeness, and learning achievement levels. Results: The findings indicate that applying the cooperative learning model improved students’ learning outcomes. This improvement is reflected in higher average test scores and greater learning completeness among students. Conclusion: The study concludes that cooperative learning models are effective in enhancing students’ learning outcomes in Islamic Religious Education at the elementary school level. Contribution: This research provides empirical evidence supporting the effectiveness of cooperative learning as an instructional strategy and offers practical insights for teachers to improve the quality of Islamic Religious Education instruction in elementary schools.
The Improvement of Learning Outcomes of Elementary School Students in Islamic Religious Education through the Index Card Match Model Zunta, Titin; Khermarinah, Khermarinah
Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): JIPPG, Volume 3, Issue 1 (2026): January-April Period
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jippg.v3i1.374

Abstract

Background: Islamic Religious Education instruction in elementary schools should ideally be interactive and engaging, fostering deep conceptual understanding and the internalization of religious values. Objective: This study aims to implement and evaluate the effectiveness of the Index Card Match learning model in improving engagement and learning outcomes among fourth-grade students on the topic of Asmaul Husna at SDN 02 XIV Koto. Method: This study employed Classroom Action Research (CAR) across two cycles, using data collection techniques such as observation, interviews, learning outcome tests, and documentation. Data were analyzed using a mixed-methods approach: qualitative descriptive analysis to describe learning activities and quantitative analysis to measure improvements in student achievement. Result: The findings indicate a significant increase from the pre-cycle to cycle II, with mastery learning improving from 25% to 80%, along with consistent growth in student participation and motivation in each meeting. Conclusion: The Index Card Match model is effective in enhancing student engagement, conceptual understanding, and Islamic Religious Education learning outcomes, particularly in the Asmaul Husna material. Contribution: This study strengthens the empirical evidence on the effectiveness of game-based cooperative learning models in Islamic Religious Education and provides practical recommendations for teachers to implement active learning strategies aligned with the developmental characteristics of elementary school students.