Claim Missing Document
Check
Articles

MUTU PENDIDIKAN DAN KRITERIA SEKOLAH EFEKTIF DALAM LITERASI PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 BULANGO TIMUR Antukai, Verawati; Djafri, Novianty; Lamatenggo, Nina
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i8.9350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu pendidikan dan mengidentifikasi kriteria sekolah efektif dalam konteks literasi pendidikan di SMP Negeri 1 Bulango Timur. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengevaluasi sejauh mana mutu pendidikan di sekolah tersebut mempengaruhi pencapaian literasi siswa, serta menentukan faktor-faktor yang menjadikan sekolah ini efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kualitatif, yang melibatkan observasi langsung, wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta analisis data hasil ujian dan survei literasi. Penelitian ini menyarankan agar SMP Negeri 1 Bulango Timur terus meningkatkan kualitas pengajaran melalui pelatihan guru, memperluas akses bahan bacaan yang berkualitas, dan mengimplementasikan program literasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan mutu pendidikan dan literasi siswa dapat terus meningkat, menjadikan sekolah ini sebagai contoh sekolah efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
DESAIN MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DALAM KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN GURU SECARA SENTRALISASI DAN DESENTRALISASI DI SDN INPRES BOLITAN Sallata, Olivia Melda; Djafri, Novianty; Lamatenggo, Nina
Damhil Education Journal Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v4i2.2591

Abstract

Manajemen mutu pendidikan yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui kebijakan yang bersifat sentralistik dan dengan memberikan otonomi kepada sekolah dalam pengambilan keputusan (desentralisasi). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen mutu pendidikan di SDN Inpres Bolitan dengan menggunakan pendekatan sentralisasi dan desentralisasi, serta mengkaji peran kepala sekolah dan guru dalam implementasinya. . Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pendekatan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sentralisasi memberikan standar yang jelas dan memudahkan pengawasan, namun kurang fleksibel dalam memenuhi kebutuhan lokal. Di sisi lain, desentralisasi memberikan kebebasan bagi sekolah untuk berinovasi sesuai dengan kebutuhan lokal, meskipun kesenjangan dalam implementasi kebijakan masih menjadi tantangan. Kepala sekolah dan guru memainkan peran penting dalam menciptakan sinergi antara pendekatan-pendekatan ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Rekomendasi dari studi ini mencakup perlunya pelatihan berkelanjutan bagi kepala sekolah dan guru, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat untuk memastikan keberhasilan implementasi manajemen mutu pendidikan.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Laiya, Sindi; Lamatenggo, Nina; Zulystiawati, Zulystiawati
Student Journal of Educational Management VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v4i2.2504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Gorontalo ditinjau dari (1) program kepala sekolah, dan (2) upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran meliputi program pembelajaran berbasis lingkungan (green school), program kewirausahaan (koperasi siswa), kerja sama dengan berbagai lembaga hukum dan masyarakat, serta program supervisi secara rutin. Adapun untuk upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sudah berjalan dengan optimal dengan melakukan peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan forum ilmiah, melakukan pengembangan kurikulum yang relevan dengan IPTEK maupun kebutuhan siswa, menciptakan iklim kondusif untuk belajar, serta melakukan peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran.
Enhancing Children's Reading Interest through the Management of Otawa Library: An Innovative Approach to Library Services Lamatenggo, Nina; Razak, Intan Abdul; Jeni Rasdianti Olii
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v7i3.62892

Abstract

Lack of access to quality reading materials and limited opportunities to develop a reading culture are major challenges faced by foster children. This study aims to explore how the management of the Ottawa Library can increase reading interest among foster children. This study investigates how library circulation can increase reading involvement, availability of reading materials, and efforts to form a reading culture. The subjects involved in this study were the head of the library, head of sub-section, library manager, and foster children. This type of research is a case study with data collection through observation, interviews, and documentation. The data analysis process includes data collection, condensation, presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that library circulation helps increase reading interest through services such as book lending, book returns, and library service hours. Reading materials in the library are quite complete, with ongoing efforts to meet the needs of foster children. In addition, the development of a reading culture is supported through collaborative programs with communities, such as the Lipu'u Pustaka community. This study recommends that the government train library staff to improve management skills, especially in circulation administration, as well as the importance of monitoring and evaluating the impact of libraries on children's reading interest. Thus, effective library management can play an important role in forming a sustainable reading culture among fostered children. The latest information in this study has implications for optimal library management to improve reading culture.
Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bulango Selatan Radjak, Sri Wahyuni; Djafri, Novianty; Lamatenggo, Nina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 2,No 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1ftn2360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gaya kepemimpinan demokratis oleh kepala SMK Negeri 1 Bulango Selatan dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan serta hubungan antar elemen di sekolah. Gaya kepemimpinan demokratis, yang menekankan partisipasi aktif dan komunikasi dua arah antara kepala sekolah, guru, staf, siswa, dan juga masyarakat, diyakini dapat meningkatkan motivasi, rasa tanggung jawab, serta kualitas pembelajaran peserta didik Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMK Negeri 1 Bulango Selatan berhasil menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dengan baik, yang terlihat dalam keterlibatan semua pihak dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, serta peningkatan kolaborasi antar anggota sekolah. Dampak positif dari penerapan gaya kepemimpinan ini mencakup suasana belajar yang lebih baik, peningkatan kualitas pendidikan, serta hubungan yang lebih harmonis antara guru, staf tata usaha, siswa, dan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model kepemimpinan demokratis di sekolah-sekolah menengah kejuruan, serta rekomendasi untuk penguatan komunikasi dan partisipasi aktif dalam pengelolaan pendidikan.   
Pengembangan Manajemen Layanan Perpustakaan Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Literasi Baca Peserta Didik Di SMA Negeri 1 Gorontalo Utara Tanipu, Feybi Octaviani; Djafri, Novianty; Lamatenggo, Nina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 2,No 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/92mx7a64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan manajemen layanan perpustakaan berbasis digital dalam meningkatkan literasi baca peserta didik.. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen pada sebuah sekolah menengah Atas di Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah berperan penting dalam mendukung kegiatan pembelajaran, baik secara langsung maupun tidak langsung. Guru memandang perpustakaan sebagai fasilitas pendukung yang menyediakan referensi akademik, sementara siswa menganggapnya sebagai tempat yang kondusif untuk belajar mandiri dan mencari informasi tambahan. Namun, terdapat beberapa kendala yang menghambat optimalisasi perpustakaan, seperti keterbatasan koleksi buku yang relevan, kurangnya pelibatan pustakawan dalam kegiatan pembelajaran, dan minimnya pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dapat ditingkatkan melalui peningkatan fasilitas, pengintegrasian teknologi, dan kolaborasi aktif antara pustakawan, guru, dan siswa. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengelola sekolah untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran modern.  
Manajemen Administrasi Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Layanan di SD Inpres 3 Banggai Musa, Linda Budiarsi; Djafri, Novianty; Lamatenggo, Nina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 2,No 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qsbca386

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran manajemen administrasi sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan di SD Inpres 3 Banggai, yang menghadapi tantangan serius dalam pelayanan administratif. Observasi awal menunjukkan bahwa pengelolaan dokumen dan komunikasi dengan orang tua siswa masih kurang efektif, yang berdampak negatif pada pengalaman belajar. Metode yang digunakan adalah observasi deskriptif dengan pendekatan kualitatif, termasuk wawancara dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian mengungkap bahwa tenaga administrasi belum menjalankan perannya secara optimal, dengan rendahnya responsivitas dan pengelolaan dokumen yang tidak teratur. Untuk meningkatkan kualitas layanan, direkomendasikan pengelolaan dokumen yang lebih terstruktur, pelatihan bagi tenaga administrasi, serta peningkatan kolaborasi antara semua pihak terkait. Penggunaan teknologi informasi juga diusulkan untuk efisiensi administrasi. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan SD Inpres 3 Banggai dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada siswa dan orang tua, serta mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.  
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SAINS DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 PAGUYAMAN KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI KABUPATEN BOALEMO Hamzah B Uno; Nina Lamatenggo
Akademika Vol 7 No 02 (2018): Akademika : Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Akademika : Jurnal Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/akademika.v7i02.313

Abstract

The purpose of this study was to (1) knowing the difference of students studying in science subjects are studied by using individual learning approach that uses the group learning approach. (2) know the interactions between learning approach and the initial capacity of students learning outcomes in subjects science. (3) know the difference results of learners studying in science subjects that have high initial capacity and learning through individual learning approach and the group learning approach (4) know the difference results of learners studying in science subjects with low initial ability and learning through individuallearning approach and the group learning approach. This study uses the method on two classes eksprimen who had treated the class got a treat with eksprimen materials science teach individual approach and the control class received treatment through group learning approach. The data in this study using the test results of 28 studies on learners. The data analyzed in this study is descriptive and inferential. The research concluded that (1) On the whole the results of studying science subjects that students learn with individual learning approach does not provide significant differences in learning results in science subjects students are studying with a group learning approach. This means that the overall approach to learning kemangkusan individual is better than the group learning approach. (2) There is interaction between learning and the ability modeol beginning to learn to appreciate the science lesson. This means that individual learning approach is superior to the group learning approach for students who have a high initial capacity, while for students who have low initial ability is more suited to group learning approach. (3) Learners who have a high initial capacity, individual learning approach to learning results in science subjects better when compared with the results of studying science subjects in the group learning approach. (4) For pupils who have a high initial capacity, individual learning approach to learning results in science subjects better when compared with the results of studying science subjects in the group learning approach.
Optimalisasi Edukasi Penggunaan Obat Khusus dan Pemeriksaan Kesehatan di Apotek Aljafni Farma sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Ombulo Uno, Wiwit Zuriati; Iman, Dian Pratiwi; Lamatenggo, Nina
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i1.24038

Abstract

Public health is an important factor in creating prosperity, but there are still many people who do not understand how to use medicine properly and the importance of regular health checks. The aim of this activity is to optimize education on the use of special drugs and health checks at the Aljafni Farma Pharmacy as an effort to improve the quality of health in Ombulo Village, West Limboto District. The method used in this service is a direct outreach approach to the community, as well as simple health checks such as measuring blood pressure, blood sugar and cholesterol. The results of this activity show an increase in public understanding regarding the correct use of medicines and the importance of routine health checks. Apart from that, people are also more aware of the importance of a healthy lifestyle. It is hoped that the continuation of this program will support the creation of a healthier society that is better informed about managing personal health.
MODEL PEMBELAJARAN COMPONENT DISPLAY THEORY-SELF CONFIDENCE (CDT’S) DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hasyim Mahmud Wantu; Novianty Djafri; Nina Lamatenggo; Masri Kudrat Umar
Irfani (e-Journal) Vol. 18 No. 2 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i2.3060

Abstract

Menggunakan model pembelajaran yang dikembangkan oleh David Merrill tahun 1983 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam cenderung belumlah cukup, karena harapan akhir dari Pembelajaran Agama Islam adalah pada tataran pengamalan. Untuk sampai pada tingkat pengamalan maka tingkat unjuk kerja (1) mengingat (baik mengingat verbal maupun memahami), (2) menggunakan dan (3) menemukan, hendaknya ditambah dengan meyakini sehingga potensi pengamalan akan lebih besar. Meyakini (self-cinfidence) selanjutnya menjadi tambahan unjuk kerja CDT sehingga menjadi CDT’s (Component Display Theory-Self confidence). Model ini dipandang cenderung lebih tepat, mengingat bahwa keyakinan diri lebih dekat pada pengenalan diri, dan pengenlan diri lebih dekat dengan pengenalan pada Tuhannya untuk selanjutnya mengenal Allah SWT. Untuk menemukan Model CDT’s digunakan penelitian pengembangan menurut Borg & Gall 1983. Kesimpulannya adalah Model CDT’s (1) adalah pengembagangan Model CDT Merril yang pada tingkatan unjuk kerja ada penambahan “meyakini” , dan (2) pada tipe isi ajaran/materi sajian pembelajaran ada penambahan “fardhu ‘ain (wajib). Dengan demikian dua konten utama yang menambah model CDT menjadi CDT’s yaitu; keyakinan dan ‘ain (wajib). Dan (2) Keyakinan adalah perilaku melaksanakan (taat) yang menunjukkan kemampuan diri dalam melakukan sebuah tindakan dan menyelesaikannya dengan pencapaian sesuai harapan yang tertinggi. Dalam persepektif PAI, keyakinan itu adalah sikap tunduk pada perintah Allah SWT pada yang wajib (‘ain), dan melaksanakannya dengan sempurna.