Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN STATUS GIZI DAN UMUR DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 SURANTIH Yani Maidelwita; Rini Rahmayanti; Sri Suciana; Fitria Alisa; Okta Bima Hasanah
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/y2cznn94

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berpotensi dipengaruhi oleh status gizi serta umur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan umur dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilaksanakan pada Desember 2025 di SMAN 1 Surantih. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Surantih. Sampel sebanyak 50 remaja putri dipilih dengan teknik accidental sampling (siswi yang hadir dan bersedia mengikuti pemeriksaan pada saat kegiatan). Kejadian anemia ditentukan melalui pemeriksaan hemoglobin dengan ambang Hb <12,0 g/dL (World Health Organization, 2011). Status gizi dinilai menggunakan indeks massa tubuh (IMT = BB/TB²) dan dikategorikan menjadi IMT normal dan IMT tidak normal. Analisis menggunakan uji chi-square dan Fisher’s exact (?=0,05) serta disajikan odds ratio (OR) dan 95% confidence interval (95% CI). Kejadian anemia lebih tinggi pada remaja putri dengan status gizi tidak normal (51,7%) dibanding status gizi normal (4,8%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=21,43; 95% CI: 2,54–181,70). Berdasarkan umur, kejadian anemia pada kelompok 18–19 tahun (66,7%) lebih tinggi dibanding 16–17 tahun (6,9%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=0,04; 95% CI: 0,007–0,203). Disarankan skrining Hb berbasis sekolah serta penguatan edukasi gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Fitria Alisa; Weny Amelia; Lola Despitasari; Febriyanti; Vivi Syofia Sapardi; Viki Yusri; Fawnia Lyra Alma
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/2nb30r59

Abstract

Diabetes melitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit diabetes yang umum terjadi pada orang yang memiliki gaya hidup tidak sehat, ditandai dengan gejala peningkatan kadar glukosa dalam darah  yang disebabkan karena adanya produksi insulin sehingga terjadi resistensi insulin. Angka kejadian DM Tipe 2 yaitu dengan jumlah 537 juta jiwa orang pada usia 20–79 tahun di dunia. Salah satu terapi yang dapat mengatasi dan menurunkan kadar gula darah adalah terapi murottal al-qur’an. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuinya pengaruh terapi murottal al-qur’an terhadap kadar gula darah puasa pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di kelurahan gunung sarik RW 01 wilayah kerja puskesmas belimbing padang. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 12 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengolahan data menggunakan uji paired sample T-test. Hasil penelitian didapatkan rerata skor kadar gula darah puasa sebelum diberikan intervensi adalah 267,75 dan rerata skor kadar gula darah puasa sesudah diberikan intervensi adalah 213,92. Terdapat perbedaan antara skor kadar gula darah puasa sebelum dan sesudah intervensi dengan p-value = 0,001 (p-value ? 0,05), dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian terapi murottal al-qur’an terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2 di kelurahan gunung sarik RW 01  wilayah kerja puskesmas belimbing padang. Disarankan bagi pelayanan keperawatan dapat memberikan intervensi terapi murottal al-qur’an pada pasien DM yang berkunjung ke pelayanan kesehatan.