Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI OPTIMALISASI LAHAN SUBOPTIMAL DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN PRODUKSI DAN PENCAPAIAN KETAHANAN PANGAN Yuliani, Fitria; Hermawan, Hari; Suryana, Esty Asriyana
Agrica Ekstensia Vol 18 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55127/ae.v18i2.204

Abstract

Dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, mengakibatkan meningkatnya kebutuhan pangan. Untuk memenuhi kebutuhan pangan tersebut salah satunya adalah meningkatkan produksi beras. Produksi dapat ditingkatkan melalui kegiatan perluasan lahan pertanaman padi. Tetapi ketersediaan lahan terbatas dan alih fungsi lahan terus terjadi. Sementara itu lahan suboptimal memiliki potensi yang luas dan dapat digunakan sebagai lahan tanaman padi. Lahan rawa adalah lahan yang cocok untuk budidaya padi. Untuk memanfaatkan lahan rawa sebagai lahan budidaya tanaman padi, maka diperlukan strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa dalam konteks peningkatan produksi dan meuwujudkan ketahanan pangan. Fokus utama dibahas mengenai strategi dan langkah-langkah taktis optimalisasi lahan rawa. Untuk telah dilakukan kajian secara literatur untuk menghasilkan strategi-strategi yang diperlukan. Adapun kesimpulan hasil kajian adalah sebagai berikut: a). Untukmeningkatkan produksi tanaman padi di lahan rawa dapat dilakukan dengan strategi, yaitu: perbaikan infrakstruktur, perbaikan kualitas tanah, penggunaan bibit padi yang toleran, pengendalian hama dan penyakit, dan kebijakan pemerintah; dan b). Langkah-langkah strategi taktis untuk mewujudkan terbangunnya ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan rawa adalah sebagai berikut: penetapan Kawasan Sentra Produksi Pangan pada wilayah agroekosistem rawa, pengembangan industry pertanian berkelanjutan, pengembangan infrastruktur pendukung, pengembangan kelembagaan agribisnis, dan menarik investasi melalui pemberian insentif.
Galur Isogenik Xanthomonas oryzae pv. oryzae Hasil Penyinaran Ultraviolet dan Potensinya Sebagai Penginduksi Resistensi Padi terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri Yuliani, Fitria; Giyanto, Giyanto; Mutaqin, Kikin Hamzah
Jurnal Fitopatologi Indonesia Vol. 13 No. 2 (2017)
Publisher : The Indonesian Phytopathological Society (Perhimpunan Fitopatologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.854 KB) | DOI: 10.14692/jfi.13.2.59-66

Abstract

Bacterial leaf blight (BLB) caused by Xanthomonas oryzae pv. oryzae is an important rice disease and may cause 50% plant damage. One approach to manage this disease is using isogenic non-pathogenic strain that can induce plant resistance. This study was conducted to obtain isogenic strains of X. oryzae pv. oryzae through ultraviolet irradiation and evaluate ability of the isolates in inducing plant resistance. Bacteria X. oryzae pv. oryzae were exposed to UV for 3, 5, 10 and 15 min. A total of 99 colonies obtained were selected through pathogenicity tests, followed by confirmation using XOR-F and XOR-R2 primers.  As much as 16 isogenic strain isolates were obtained with the ability to produce  exopolysaccharides (EPS) ranges between 1.4–9.8 mg mL-1 compared to wild-type 6.0 mg mL-1. Five isogenic strains isolates (M313, M57, M101, M1513 and M1515) caused virulence reduction of 92.8–98.6%.  Application of those five isogenic isolates prolonged incubation period of X. oryzae pv. Oryzae, i.e. 6.6–5.4  days compared to the wild-type i.e. 4.8 days after inoculation. Suppression of disease progression was also observed with AUDPC value 615.0-827.5, which was lower than those caused by wild-type and control, i.e.  863.3 and 682.5, respectively. Application of isogenic strain isolates did not affect plant growth but it increased plant productivity.  Isogenic strain M101 was the best isolate with an incubation period of 5.7 days after inoculation, having the lowest AUDPC value (615.0), and yielded dry weight of 100 grains higher (2.8 g) than those of the wild-type (2.0 g). 
Hoax dan Tanggung Jawab Sosial Pengguna Sosial Media Mukhlizar Mukhlizar; Fitria Yuliani
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v6i2.7695

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hoax dan tanggung jawab sosial pengguna sosial media. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan Hoax paling banyak ditemukan di sosial media karena informasi atau pesan dalam bentuk konten di sosial media dapat disampaikan secara langsung oleh pengguna kepada pengguna lainnya secara mudah dan cepat, tanpa adanya penyaringan pihak ketiga, maupun tanpa adanya pemeriksaan fakta dan kebenaran informasi. Kemampuan literasi media kepada pengguna sosial akan menunjukkan bahwa penggunaan media, harus disertai dengan kemampuan dalam menganalisis pesan media, menggunakan media secara cerdas, dan cermat. Tanggung jawab sosial merujuk pada tindakan dan rasa tanggung jawab, tidak hanya pada diri kita sendiri, tapi juga kaitannya dengan orang lain. Simpulan penelitian bahwa dalam menggunakan media sosial perlu memastikan kebenaran informasi agar tidak menyesatkan orang lain atu bahkan membawa dampak negatif bagi orang lain. Kata Kunci: Hoax, Literasi Media, Pengguna, Sosial Media, Tanggung Jawab Sosial
S-COMMERCE AND DIGITAL MARKETING TRANSFORMATION THROUGH TIKTOK PLATFORM Yuliani, Fitria; Sri Dwi Fajarini; Juliana Kurniawati
Journal of Economic and Economic Policy Vol. 2 No. 4 (2025): Journal of Economics and Economic Policy
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/ijecep.v2i4.73

Abstract

Objective: Nowadays, people view TikTok not just as an entertainment medium, but as a key platform driving the growth of S-Commerce. Through TikTok, people can easily market, promote, and buy goods. TikTok has also become a very promising platform for business and marketing by business actors. Method: This study uses a qualitative approach with literature review analysis, utilizing secondary data from articles, books, journals, and research reports. Researchers analyze TikTok’s role in S-Commerce by observing interactions related to marketing, purchases, promotions, and user-generated references, structuring findings into a systematic framework. Results: S-Commerce through the TikTok platform shows a form of digital marketing transformation where there is a change in the form of marketing which is not only centered on sellers in marketing and promoting products through buying and selling platforms but collaborates with users. Novelty: TikTok enables social media and e-commerce activities to be combined in one platform with the efficiency and convenience it offers.
REPRESENTASI SOLIDARITAS DALAM RELASI SOSIAL DI LINGKUNGAN PENJARA DALAM FILM MIRACLE IN CELL NO.7 VERSI INDONESIA Kirana, Desinta Sasi; Yuliani, Fitria
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana film Miracle in Cell No.7 versi Indonesia menggambarkan solidaritas sebagai inti dari hubungan sosial di lingkungan penjara yang kerap diasosiasikan dengan kekerasan dan dehumanisasi. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap narasi dan karakter dalam film untuk mengidentifikasi bentuk solidaritas yang muncul serta nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas dalam film tersebut bukan sekadar interaksi sosial biasa, melainkan ikatan emosional dan moral yang menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi para narapidana. Kedermawanan dalam situasi kekurangan, keberadaan anak kecil yang menghadirkan kehangatan, serta kasih sayang keluarga antara Dodo dan anaknya menggambarkan bahwa cinta dan kepedulian sosial mampu mengatasi batasan fisik dan status sosial. Solidaritas juga diwujudkan melalui saling tolong-menolong yang penuh keberanian dan empati dalam menghadapi situasi paling sulit, termasuk eksekusi Dodo. Film ini memperkuat nilai budaya Indonesia seperti gotong royong dan kepedulian sosial sebagai penangkal dehumanisasi bahkan dalam kondisi yang paling mengekang sekalipun. Kata kunci: Representasi Solidaritas Relasi Sosial
KOMUNIKASI NONVERBAL SEBAGAI STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA DALAM FILM NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI Putri, Safvira Yoan Eka; Yuliani, Fitria
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap komunikasi nonverbal antara Aurora dan ayahnya sebagai cerminan konflik dalam hubungan orang tua-anak. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana perbedaan nilai dan pandangan hidup antar generasi memengaruhi interaksi emosional dalam keluarga. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif terhadap film sebagai studi kasus,dengan pendekatan fokus pada komunikasi nonverbal sebagai media utama penyampaian emosi yang sulit diungkapkan secara verbal. Pengamatan mendalam terhadap simbol-simbol nonverbal sepertiekspresi wajah, gestur, dan tindakan fisik seperti pelukan dianalisisuntuk menggali makna emosional yang tersembunyi di balik dialog yang terbatas. Hasil penelitian menunjukkan adanya jarak emosional yang signifikan antara Aurora dan ayahnya, yang disebabkan oleh dominasi nilai pragmatis dan kontrol dari pihak ayah serta kebutuhan pengakuan emosional dari Aurora. Ketimpangan ini menciptakan ketegangan dan keterasingan yang diperparah oleh kurangnya komunikasi terbuka dan empati antar generasi. Meskipun terdapat momen rekonsiliasi melalui komunikasi nonverbal, penelitian menegaskan bahwa penyembuhan hubungan keluarga memerlukan komitmen berkelanjutan untuk membangun dialog yang terbuka, setara, dan penuh empati. Temuan ini menyoroti pentingnya pola komunikasi yang menghargai perasaan anak dan menciptakan ruang bagi dialog emosional guna menghadapi dinamika perubahan nilai dalam keluarga. Kata Kunci: Komunikasi Nonverbal, Konflik Keluarga, Film NKCHT
MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN LANSIA: STUDI DI PUSKESMAS MUARA BANGKAHULU Fitriani, Anisa; Yuliani, Fitria
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8399

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji komunikasi antara dokter dan pasien lansia diPuskesmas Muara Bangkahulu melalui pendekatan teori interaksisimbolik George Herbert Mead. Metode yang digunakan dalam penelitianini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwaefektivitas komunikasi sangat dipengaruhi oleh pemaknaan simbolikyang terbentuk dalam proses interaksi sosial. Tiga konsep utama teoriMead mind, self, dan society memegang peran penting dalam membentukstrategi komunikasi yang adaptif terhadap kebutuhan lansia. Temuan inimenegaskan bahwa komunikasi yang efektif dengan pasien lansiamemerlukan pemahaman simbolik yang mendalam serta keterampilaninterpersonal yang sensitif terhadap konteks sosial dan budaya. Keywordskomunikasi efektif, dokter, pasien lansia
STRATEGI INFORMASI DAN LITERASI MAHASISWA BARU MELALUI INSTAGRAM @umbengkulu Anata, Erisa; Yuliani, Fitria
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8454

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran strategis akun Instagram @umbengkulu dalam mendukung literasi informasi dan proses adaptasi akademik mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB). Temuan menunjukkan bahwa @umbengkulu tidak hanya menjadi sumber informasi utama yang akurat dan konsisten, tetapi juga menyajikan konten edukatif secara menarik, komunikatif, dan mudah dipahami, sesuai dengan karakteristik generasi digital. Pemanfaatan berbagai fitur Instagram seperti feed, reels, story, dan IGTV mencerminkan strategi komunikasi multimodal yang efektif. Selain itu, interaksi dua arah melalui Direct Message (DM) dan kolom komentar menunjukkan responsivitas tinggi yang berkontribusi dalam mengurangi kebingungan dan memperkuat keterikatan emosional mahasiswa terhadap institusi. Akun ini juga berfungsi sebagai agen literasi digital, membantu mahasiswa memilah informasi kredibel di tengah banjir informasi digital. Kendati demikian, penelitian juga menemukan tantangan, terutama dalam penyampaian istilah akademik yang kompleks. Oleh karena itu, disarankan inovasi konten yang lebih interaktif seperti sesi tanya jawab, polling, kuis, dan live session bersama civitas akademika. Secara keseluruhan, @umbengkulu terbukti menjadi media sosial edukatif dan partisipatif yang efektif dalam menjembatani mahasiswa baru dengan dunia akademik yang dinamis dan kompleks.   Kata kunci : Instagram, Informasi, Literasi    
OPTIMALISASI INSTAGRAM SEBAGAI STRATEGI BRANDING (STUDI KASUS PADA @minumin.bengkulu) Pitaloka, Nara; Yuliani, Fitria
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8461

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi penggunaan Instagram sebagai strategi branding melalui studi kasus pada akun @minumin.bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram bukan sekadar media promosi satu arah, melainkan juga berfungsi sebagai alat komunikasi strategis dalam membangun brand awareness yang kuat melalui pendekatan sosial dan emosional. Akun @minumin.bengkulu secara efektif mengimplementasikan lima indikator utama social media marketing, yaitu hiburan (entertainment), interaksi (interaction), tren (trendiness), kustomisasi (customization), dan penerusan informasi (forward information). Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi social media marketing yang menyeluruh pada platform Instagram dapat membangun komunitas konsumen yang loyal dan aktif, serta menjadi aset penting dalam mendukung keberlanjutan brand di era digital. Kata Kunci: Instagram, Optimalisasi, Strategi Branding
KONSTRUKSI IDENTITAS AYAH TUNGGAL DALAM SINEMA INDONESIA: STUDI KASUS FILM SEJUTA SAYANG UNTUKNYA Ramadanti, Wita; Yuliani, Fitria
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8523

Abstract

Di Indonesia kehidupan rumah tangga lebih didominasi oleh peran ibu, terutama dalam urusan rumah dan mengurus anak. Sedangkan seorang Ayah hanya fokus bekerja mencari nafkah. Biasanya ibu yang bertugas mengurus anak karena budaya kita masih menganut sistem patriarki. Tapi sekarang, mulai ada fenomena ayah tunggal yang menjadi topik menarik dalam film Indonesia. Film "Sejuta Sayang Untuknya" karya Herwin Novianto adalah salah satu film yang mengangkat cerita ayah tunggal dengan sudut pandang yang berbeda dari film keluarga lainnya. Penelitian ini ingin melihat bagaimana sosok ayah tunggal digambarkan dalam film tersebut, terutama bagaimana perubahan pandangan tentang peran pria dan ayah di Indonesia. Penelitian menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk mempelajari gambar dan cerita dalam film. Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana makna tentang ayah tunggal dibentuk melalui cara pengambilan gambar, percakapan, dan jalan cerita. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang memberikan hasil penelitian berupa penggambaran dnegan kata-kata bukan angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film "Sejuta Sayang Untuknya" menggambarkan ayah tunggal sebagai sosok yang berbeda dari stereotip pria pada umumnya. Hal ini terlihat dari bagaimana tokoh ayah mampu melakukan pekerjaan rumah tangga, menunjukkan perasaan yang lembut, dan mengutamakan kepentingan anak daripada dirinya sendiri. Film ini menciptakan gambaran baru tentang "ayah yang ideal" yaitu ayah yang tidak hanya mencari nafkah, tetapi juga merawat anak dengan penuh perhatian.Gambaran ayah seperti ini menunjukkan bentuk kejantanan yang lebih terbuka dan manusiawi. Kata Kunci: Konstruksi Identitas, Ayah Tunggal, Film, Semiotika Roland Barthes