Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA REMAJA KORBAN BULLYING DI KARAWANG Afni Jahara Ainy; Wina Lova Riza; Dina Aisha
Psikodidaktika Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Psikodidaktika
Publisher : Guidance and counseling the university of Prof. Dr. Hazairin. SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/psikodidaktika.v8i2.3956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar pada remaja korban bullying di Karawang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah kausalitas asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja korban bullyingdengan rentang usia 12 tahun sampai 22 tahun yang berdomisili di Karawang dengan jumlah yang tidak diketahui. Sehingga teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling, dengan metode samplingnya accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 reponden. Skala yang digunakan untuk mengukur pola asuh orang tua adalah Parenting Style Inventory-II. Sedangkan skala yang digunakan untuk mengukur motivasi belajar adalah Accademic Motivation. Uji analisis aitem dengan menggunakan metode correct aitem-total corelation. Uji reliabilitas menggunakan teknik alpha ) dengan Cronbach’s Alpha Guilford > 0,80. Uji normalitas menggunakan uji kolmogorov-smirnov dengan taraf signifikansi 5%. Uji linearitas menggunakan uji anova dengan signifikan 0,556 > 0,05. Hasil uji regresi linier sederhana pada penelitian ini 0,000 <0,05 yang berarti hipotesis penelitian ini diterima yaitu, ada pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar pada remaja korban bullying di Karawang. Hasil uji koefisien determinasi dengan R Square 0,249, maka besaran pengaruh variabel pola asuh orang tua terhadap variabel motivasi belajar adalah 24,9%.
PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP PERILAKU CELEBRITY WORSHIP PADA REMAJA PECINTA J-POP CULTURE DI KARAWANG Faisal, Iman Agus; Wina Lova Riza; Citra Hati Leometa
Psikodidaktika Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Psikodidaktika
Publisher : Guidance and counseling the university of Prof. Dr. Hazairin. SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/psikodidaktika.v9i1.4023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri terhadap perilaku celebrity worship pada remaja pecinta J-Pop Culture di Karawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja rentang usia 13 tahun sampai 18 tahun yang memiliki minat terhadap J-Pop culture yang berdomisili di Karawang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah non-probability sampling, dengan metode sampling insidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 112 responden. Skala yang digunakan untuk mengukur konsep diri adalah personal self concept questionare (PSCQ) dari. Sedangkan, skala yang digunakan untuk mengukur perilaku celebrity worship adalah Celebrity Attitude Scale (CAS). Uji normalitas menggunakan menggunakan uji kolmogorov-smirnov dengan taraf signifikansi 0.200 > 0.050 sehingga berarti data berdistribusi normal. Uji linearitas menggunakan uji anova dengan signfikansi 0.000 < 0.050 sehingga dapat ditarik kesimpulan hubungan antara konsep diri dan celebrity worship linear. Hasil uji regresi linier sederhana pada penelitian ini adalah 0.000 < 0.050 yang berarti hipotesis penelitian ini diterima dengan koefisien determinasi R2=0.779 atau 77.9%. Artinya, ada pengaruh signifikan antara konsep diri terhadap perilaku celebrity worship pada remaja pecinta J-Pop culture di Karawang.
PENGARUH KELEKATAN TEMAN SEBAYA TERHADAP CELEBRITY WORSHIP PADA REMAJA PENGGEMAR BOYBAND KOREA NCT DI KABUPATEN KARAWANG Samsiyah; Wina Lova Riza; Devi Marganing Tyas
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 3 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v3i3.1041

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelekatan teman sebaya terhadap celebrity worship pada remaja penggemar boyband Korea NCT di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas dengan sampel sebanyak 115 responden remaja perempuan dan laki-laki penggemar boyband Korea NCT dengan rentang usia 12-21 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik sampel snowball sampling, instrumen penelitian ini menggunakan skala jenis likert. Skala kelekatan teman sebaya yaitu inventory of parent and peer attachment (IPPA) dan skala celebrity worship yaitu celebrity attitude scale (CAS). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh kelekatan teman sebaya (X) terhadap celebrity worship (Y). Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi dari variabel kelekatan teman sebaya sebesar 0,000<0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada pengaruh kelekatan teman sebaya terhadap celebrity worship pada remaja penggemar boyband NCT di Kabupaten Karawang. Besaran pengaruh kelekatan teman sebaya terhadap celebrity worship remaja penggemar boyband NCT di Kabupaten Karawang sebesar 41,9%. The purpose of this study was to determine the effect of peer attachment to celebrity worship among young fans of the Korean boyband NCT in Karawang Regency. This study used a quantitative method with a causality research design with a sample of 115 female and male respondents who are fans of the Korean boy band NCT with an age range of 12-21 years. The sampling method used was non-probability sampling with the snowball sampling technique, the research instrument used a Likert type scale. The peer attachment scale is the inventory of parent and peer attachment (IPPA) and the celebrity worship scale is the celebrity attitude scale (CAS). The analysis technique used is multiple regression analysis to determine the effect of peer attachment (X) on celebrity worship (Y). The results showed that the significance value of the peer attachment variable was 0.000 <0.05, so Ha was accepted and H0 was rejected, meaning that there was an influence of peer attachment to celebrity worship among young NCT boy band fans in Karawang regency. The magnitude of the influence of peer attachment to celebrity worship of youth fans of the boy band NCT in Karawang Regency is 41.9%.
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI DI SMK BHINNEKA KARAWANG Mahalisna Chairul Nisa; Wina Lova Riza; Nur’Ainy Sadijah
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 3 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v3i3.1043

Abstract

Seorang siswa tidak terlepas dari aktivitas belajar dan keharusan untuk dapat menyelesaikan setiap tugas akademik. Namun pada kenyataannya banyak siswa tidak mengumpulkan tugas sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh tenaga pendidik. Hal ini dikarenakan para siswa kesulitan menyisihkan sebagian waktunya untuk mengerjakan tugas. Bahkan banyak dari mereka tidak mengetahui kapan waktu yg tepat untuk mengerjakan tugas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik pada siswa XI di SMK Bhinneka Karawang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Bhinneka Karawang yang berjumlah 298 siswa. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Kemudian berdasarkan rumus Slovin, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 171 siswa. Kemudian pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala manajemen waktu dan skala prokrastinasi akademik. Data penelitian ini kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana dengan hasil Sig. 0,000 ≤ 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Kemudian pada uji koefisien determinasi diperoleh hasil 0,313. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kemampuan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di SMK Bhinneka Karawang dengan kontribusi pengaruh manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik sebesar 31,3%. A student is inseparable from learning activities and the necessity to be able to complete every academic task. But in reality, many students do not submit assignments according to the deadline set by the educators. This is because students have difficulty setting aside part of their time to do assignments. Even many of them do not know when is the right time to do the task. The purposaze of this study was to determine the influence of time management skills on academic procrastination in students XI of class XI at SMK Bhinneka Karawang. The population in this study were all students of class XI at SMK Bhinneka Karawang with a total of 298 students. The sample technique used in this study is accidental sampling. Then based on the Slovin formula, sample in this study were 171 students. Then data collection in this study was carried out using the time management scale and the academic procrastination scale. The research data was then analyzed using simple linear regression with the results of Sig. 0.000 ≤ 0.05 so that it can be stated that Ha is accepted and H0 is rejected. Then on the test of the coefficient of determination the result is 0,331. Then the conclusion is a negative effect of time management skills on academic procrastination in class XI students at SMK Bhinneka Karawang with a contribution of time management skill to academic procrastination of 31,3%.
PENGARUH KECANDUAN GAME ONLINE TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI KABUPATEN KARAWANG Citra Dewi; Wina Lova Riza; Citra Hati Leometa
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 1 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v4i1.1062

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecanduan game online terhadap perilaku agresif pada remaja di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal-komparatif dengan sampel sebanyak 173 orang remaja yang ada di Kabupaten Karawang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik sampel incidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala psikologi jenis likert yaitu skala Game Addiction Scale (GAS) dari Lemmens, Valkenburg, dan Peter (2009) dan skala Aggression Questionare (AQ) dari Buss dan Perry (1992). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada pengaruh kecanduan game online terhadap perilaku agresif pada remaja di Kabupaten Karawang. Hasil uji determinasi dapat diketahui bahwa nilai R square sebesar 0,276 atau 27,6%, maka besaran pengaruh variabel kecanduan game online terhadap variabel perilaku agresif sebesar 27,6%, sedangkan sisanya 72,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. The purpose of this study was to determine the effect of online game addiction on aggressive behavior in adolescents in Karawang Regency. This study used a quantitative approach with a causal-comparative research design with a sample of 173 adolescents in Karawang Regency. The sampling method used was non-probability sampling with incidental sampling technique. This research instrument uses Likert-type psychological scales, namely the Game Addiction Scale (GAS) scale from Lemmens, Valkenburg, and Peter (2009) and the Aggression Questionare (AQ) scale from Buss and Perry (1992). The results of this study indicate that the significance value is 0.000 <0.05, then Ha is accepted and H0 is rejected, meaning that there is an influence of online game addiction on aggressive behavior in adolescents in Karawang Regency. The results of the determination test can be seen that the R square value is 0.276 or 27.6%, so the amount of influence between the online game addiction variable on the aggressive behavior variable is 27.6%, while the remaining 72.4% is influenced by other variable not examined in this study.
EFEKTIVITAS PELATIHAN MINDFULNESS TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG Nurul Fitriani; Nuram Mubina; Wina Lova Riza
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 1 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v4i1.1067

Abstract

Kecemasan merupakan pengalaman yang umum dan semua orang pasti pernah mengalami kegelisahan atau ketakutan yang terkait dengan kecemasan termasuk mahasiswa. Kecemasan dalam menyusun skripsi menjadi salah satu kecemasan yang kerap dialami oleh mahasiswa. Salah satu faktor penyebab kecemasan mahasiswa selama menyusun skripsi yaitu karena pengalaman yang tidak menyenangkan serta kekhawatiran terhadap pengalaman yang akan dialami di masa depan yang sebenarnya belum pasti akan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan mindfulness terhadap penurunan kecemasan dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang. Penelitian dilakukan dengan metode quasi experiment one group pretest-posttest design. Skor kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari tiga mahasiswa yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kecemasan setelah responden diberikan pelatihan mindfulness. Namun karena jumlah sampel yang terbatas, maka efektivitas pelatihan mindfulness terhadap penurunan kecemasan dalam penyusunan skripsi belum terlihat, sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak dengan nilai Sig. 0.109 > 0.05. Anxiety is a common experience and everyone must have experienced anxiety or fear related to anxiety, including students. Anxiety about writing a thesis is one example of the anxiety that is often experienced by students. One of the factors that causes student anxiety during thesis writing is past unpleasant experiences and concerns about experiences that will be experienced in the future that are not certain to happen. This study aims to determine the effectiveness of mindfulness training on reducing anxiety in thesis preparation for Faculty of Psychology students at Buana Perjuangan Karawang University. The research was conducted using a quasi-experimental one-group pretest-posttest design. Anxiety scores were measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The sample in this study consisted of three students who were taken using a purposive sampling technique. Data analysis was carried out with the Wilcoxon Test. The results showed a decrease in anxiety scores after respondents were given mindfulness training. However, due to the limited number of samples, the effectiveness of mindfulness training on reducing anxiety in thesis preparation has not been seen, so the hypothesis in this study was rejected with the value of Sig. 0.109 > 0.05.
Sebuah Pemikiran Bunuh Diri pada Mahasiswa: Dapatkah Harga Diri dan Dukungan Sosial Memprediksi? Karyum Sutarya; Wina Lova Riza; Dinda Aisha
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga diri dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri mahasiswa di Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif, dengan desain penelitian kausalitas. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa yang berdomisili di Karawang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dan jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 395 responden. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan skala psikologi yaitu skala harga diri menggunakan skala Rosenberg Self Esteem Scale (RSES), skala dukungan sosial menggunakan skala Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), skala ide bunuh diri menggunakan skala Revised-Suicide Ideation Scale (R-SIS). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis regresi linear berganda serta uji tambahan yaitu uji koefisien determinasi dan uji kategorisasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat pengaruh antara harga diri dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri, dengan nilai signifikansi sebesar 0.00. Diketahui harga diri berpengaruh terhadap ide bunuh diri dengan nilai signifikansi 0.00, dan pada variabel dukungan sosial diperoleh nilai signifikansi 0.00, yang menunjukan bahwa ada pengaruh dukungan sosial terhadap ide bunuh diri. Hasil uji koefisien determinasi menunjukan bahwa harga diri dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri memiliki pengaruh sebesar 70%.
KELEKATAN DAN ALEXITHYMIA SEBAGAI PREDIKTOR TERHADAP NOMOPHOBIA PADA DEWASA AWAL Wina Lova Riza; Dinda Aisha; Shenni Rahma Sari
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 9 No 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i2.8313

Abstract

This study aims to analyze the influence of attachment and alexithymia on nomophobia in early adults in Karawang. Using a quantitative approach with a correlational design, data were collected from 150 early adult respondents (aged 20-40 years) through convenience sampling. Research instruments included the Nomophobia Questionnaire Scale (NMP-Q), Revised Adult Attachment Scale (RAAS), and Toronto Alexithymia Scale-20 (TAS-20). Multiple regression analysis revealed that attachment (p < 0.05) and alexithymia (p < 0.05) significantly influenced nomophobia both partially and simultaneously, contributing 40% (R² = 0.40). Individually, attachment contributed 13% and alexithymia contributed 27%. This study concludes that attachment and alexithymia are significant predictors of nomophobia. he implications include developing psychological interventions to manage emotional relationships and health technology usage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelekatan dan alexithymia terhadap nomophobia pada dewasa awal di Karawang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional, data dikumpulkan dari 150 responden dewasa awal (usia 20-40 tahun) melalui convenience sampling. Instrumen penelitian meliputi Nomophobia Questionnaire Scale (NMP-Q), Revised Adult Attachment Scale (RAAS), dan Toronto Alexithymia Scale-20 (TAS-20). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kelekatan memiliki nilai p < 0,05) dan alexithymia memiliki nilai p < 0,05) secara parsial maupun simultan signifikan memengaruhi nomophobia, dengan kontribusi sebesar 40% (R² = 0,40). Secara individu, kelekatan memberikan sumbangan efektif sebesar 13% dan alexithymia sebesar 27%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelekatan dan alexithymia adalah prediktor penting untuk memahami nomophobia. Implikasi penelitian mencakup pengembangan intervensi psikologis untuk mengelola hubungan emosional dan penggunaan teknologi secara sehat.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL PASANGAN TERHADAP KESEPIAN PADA DEWASA AWAL YANG MERANTAU Bunga Cigita Iriani; Wina Lova Riza; Citra Hati Leometa
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 1 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v5i1.1368

Abstract

Kesepian merupakan perasaan tidak menyenangkan yang dirasakan individu berupa kegelisahan, perasaan terasing dan tertolak akibat dari hubungan sosial yang kurang bermakna. Kesepian rentan dialami oleh perantau karena harus tinggal terpisah dari keluarganya. Timbulnya kesepian pada perantau dapat dipengaruhi oleh dukungan sosial. Dukungan sosial dapat diperoleh dari berbagai sumber, salah satunya yaitu dari pasangan, seperti memberikan tindakan suportif, memberikan rasa aman, memberikan bantuan tenaga, bersedia meluangkan waktu dan membangkitkan motivasi pasangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial pasangan terhadap kesepian pada dewasa awal yang merantau di Kabupaten Karawang, dimana mayoritas penduduknya merupakan perantau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan bentuk penelitian asosiatif dengan melibatkan 150 responden dewasa awal yang merantau di Kabupaten Karawang dalam rentang usia 18-40 tahun dan sedang menjalani hubungan romantis. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis accidental sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis didapati nilai signifikansi dari variabel dukungan sosial pasangan sebesar 0.000 < 0.05, hal ini berarti terdapat pengaruh dukungan sosial pasangan terhadap kesepian pada dewasa awal yang merantau di Kabupaten Karawang. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan oleh dukungan sosial pasangan terhadap kesepian yaitu sebesar 7,9%. Loneliness is an unpleasant feeling experienced by individuals characterized by anxiety, feelings of alienation, and rejection due to a lack of meaningful social relationships. Loneliness is particularly vulnerable for migrants because they have to live apart from their families. The emergence of loneliness in migrants can be influenced by social support. Social support can be obtained from various sources, one of which is from a partner, such as providing supportive actions, giving a sense of security, offering physical assistance, being willing to spend time, and boosting their partner's motivation. This study aims to determine the influence of partner social support on loneliness in early adults who migrate to Karawang Regency, where the majority of the population are migrants. The method used in this study is a quantitative method with an associative research form involving 150 early adult migrants in Karawang Regency, aged 18-40 years, and currently in a romantic relationship. The sample was taken using non-probability sampling with accidental sampling type. The analysis technique used is simple regression. Based on the results of the analysis, it was found that the significance value of the partner social support variable is 0.000 < 0.05, which means that there is an influence of partner social support on loneliness in early adults who migrate to Karawang Regency. The results of the determination coefficient test show that the influence provided by partner social support on loneliness is 7.9%
The Hidden Self Behind the Screen:  The Role of Social Support in Self-Discrepancy? Desmiranahari, Alya; Wina Lova Riza; Dinda Aisha
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 10 No. 2 (2025): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v10i2.31841

Abstract

Users of roleplay accounts on social media exhibit interaction patterns that encourage the construction of ideal identities alongside the free expression of alternative identities. This study aims to investigate the influence of social support on self-discrepancy. Employing a quantitative approach with a causal associative design, the research involved 339 roleplay account users. Instruments utilized included the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (Zimet et al., 1988) and a Self-Discrepancy scale based on Higgins’ (1987) theory, adapted by the researcher. Results indicate a significant positive effect of social support on self-discrepancy, accounting for 21.3% of the variance. Higher perceived social support correlates with greater self-discrepancy. These findings suggest that social support does not uniformly yield positive outcomes, particularly when individuals experience pressure to conform to expectations within virtual identities. This study contributes significantly to advancing theoretical understanding of social support mechanisms in digital environments and provides an empirical basis for developing adaptive mental health interventions tailored to the complexities of social media interactions.  Keywords: Social Support, Virtual Identity, Social Media, Roleplay, Self-Discrepancy