Dewi, Ratih Kemala
Production Technology And Agricultural Community Development, College Of Vocational Studies, IPB University, Indonesia

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR Budiarto, Tri; Fitriani, Syahayyunur; Sulaeman, Revalina; Azkyah, Sylvina; Surya Aditama, Galih; Azzahra, Fauziah; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard; Hasian Situmeang, Widya; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.340-349

Abstract

Penguatan kelembagaan petani organik di Kelurahan Mulyaharja, khususnya bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha tani organik. Kegiatan ini mencakup serangkaian aktivitas seperti Focus Group Discussion (FGD), pelatihan pembuatan pestisida nabati, pemaparan analisis usaha tani, serta monitoring dan evaluasi untuk menilai perkembangan dan dampak program. FGD bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi anggota kelompok, sementara pelatihan pestisida nabati memberikan pengetahuan praktis dalam mengelola hama tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Pemaparan analisis usaha tani membantu petani memahami aspek keuangan dan peluang usaha tani organik, sedangkan monitoring dan evaluasi memastikan implementasi yang efektif serta memberikan umpan balik untuk perbaikan program. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kelembagaan KWT Ciharashas dalam mendukung pertanian organik yang berkelanjutan.
PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PABRIK SAGU KOTA BOGOR BAGI KARYAWAN PABRIK Julio Pratama, Agief; Prayudha Hidayat, Agung; Nurulhaq, M. Iqbal; Dharmawan, Leonard; Zaim Adzkiya, M. Agung; Budiarto, Tri; Hasian Situmeang, Widya; Wiraguna, Edi; Kemala Dewi, Ratih; Intan Kusuma, Zefania
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.407-413

Abstract

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada aktivitas kerja termasuk dalam salah satu target pembangunan berkelanjutan yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kualitas kerja yang baik pada suatu pekerjaan dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam memproduksi barang maupun jasa yang dihasilkan. Pabrik pengolahan sagu menjadi pati sagu merupakan salah satu areal kerja yang cukup banyak menyerap tenaga kerja dengan beberapa risiko kecelakaan kerja seperti bahaya kebakaran. Pemahaman karyawan pabrik perlu ditingkatkan dalam rangka meminimalisir kejadian kecelakaan kerja di pabrik. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini antara lain memperkenalkan budaya K3 di lingkungan kerja dan peningkatan pemahaman karywan dalam penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman karyawan dalam mengaplikasikan APAR serta meningkatkan pemahaman karyawan terhadap kondisi-kondisi yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan melakukan tindakan pengendalian yang tepat, selain itu penerapan K3 di pabrik telah dilakukan seperti penggunaan alat pelindung diri.
Karakter Morfologi dan Potensi Produksi Beberapa Aksesi Sagu (Metroxylon spp.) di Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Dewi, Ratih Kemala; Bintoro, Muhammad Hasyim; Sudradjat, dan
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 44 No. 1 (2016): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.407 KB) | DOI: 10.24831/jai.v44i1.12508

Abstract

ABSTRACTSago palm is a carbohydrate source which has the highest carbohydrate content compared to the other crops. It can produce about 200-400 kg per trunk of sago dry starch. More than 50% sago palm population in the world are grown in Indonesia and 90% sago palm in Indonesia is found in Papua. This research was aimed to characterize several sago palm accessions in South Sorong District, West Papua. There were 12 accessions observed, i.e. Fasai, Fasampe, Falia, Fanomik, Fasongka, Fafion, Fakattao, Fanke, Fablen, Failik, Fakreit and Fasinan. Among these accessions, there were many differences based on morphological characteristics such as shoots color, crown shape, trunk height, number of leaf, existence of spine, starch content, also pith and starch color. Fablen was the only non-spiny type. Most of sago accessions were high yielding accessions with the potential yield more than 200 kg per trunk of sago dry starch. Fanomik had the highest potential yield. Sago palm productivity in the natural forest of Saifi Subdistrict, South Sorong District, West Papua was estimated to reach approximately 34.59 ton ha-1 per year of sago dry starch.   Keywords: accessions, starch, yield, food
OPTIMALISASI JERAMI HASIL PERTANIAN SEBAGAI KOMPOS DENGAN INOVASI METODE TAKAKURA DI KELURAHAN KAPAS KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN NGANJUK Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Budiarto, Tri; Julio Pratama, Agief; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henry; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Surya Aditama, Galih; Bekti Fajarwati, Aliana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.722-728

Abstract

Limbah jerami hasil pertanian yang cukup berlimpah cenderung kurang banyak dimanfaatkan oleh petani. Jerami yang dihasilkan akan dibakar kemudian lahan sawah akan langsung diolah untuk penanaman selanjutnya. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih para petani mengolah jerami sebagai kompos dengan menggunakan teknik pengomposan Takakura, dan disertai dengan upaya menjaga kesehatan dan kesuburan lahan pertanian. Adapun metode yang digunakan yaitu ceramah, demonstrasi cara, serta pendampingan petani untuk mengidentifikasi kesuburan lahan secara sederhana dan evaluasi menggunakan pre test dan posttest. Hasil dari kegiatan ini, sebanyak 38% petani peserta mengalami peningkatan pengetahuan berkaitan dengan kesehatan tanah dan pembuatan kompos, rata-rata nilai pre test 72% dan rata-rata nilai posttest 78%. Hasil demonstrasi pengomposan jerami berhasil diperoleh pupuk kompos dalam jangka waktu 4 minggu setelah pengomposan.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR : PENGUATAN PROSES PANEN DAN PASCAPANEN Budiarto, Tri; Azkyah, Sylvina; Sulaeman, Revalina; Surya Aditama, Galih; Aurel Kanayla, Alleta; Gadhah Kun Atha, Rabbani; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henry; Sekar Mardisiwi, Ririh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.592-599

Abstract

Proses panen yang kurang terampil dan minimnya pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja (K3), menjadi permasalahan yang dirasakan oleh KWT Ciharashas dalam praktik budidaya pertanian. Tujuan kegiatan pengabdian dan pengembangan masyarakat (PPM) adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan intensif bagi seluruh anggota KWT Ciharashas guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam proses panen dan pascapanen dengan teknik ramah lingkungan dan efisien. Pada akhirnya kegiatan ini akan Mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas hasil panen dan mengurangi kerugian pascapanen. Pendekatan kegiatan meliputi: lokakarya bersama pemangku kepentingan (Pemerintah Kelurahan Mulyaharja, PPL, Anggota KWT Ciharashas, dan warga), re-assessment terkait masalah dan kebutuhan prioritas terkait panen dan pascapanen, pelatihan fasilitasi penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik : sortasi, grading, packaging, storage dan limbah pertanian, pendampingan proses penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan antara lain bahwa re-assessment menunjukkan penanganan saat panen dan proses panen belum semua anggota paham dan belum menerapkan prinsip K3 yang sesuai. Program pelatihan Good Handling Practices (GHP) dan sosialisasi aturan keselamatan di lahan menjadi program utama untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan anggota KWT Ciharashas. Dalam kegiatan pelatihan inovasi yang dihasilkan berupa cardboard langkah GHP, tanam sayur-rawat bumi, keselamatan kerja dan aturan keselamatan di lahan KWT Ciharashas. Selain itu, pelatihan biocomposser dengan media bag composserjuga menjadi inovasi yang telah diterapkan oleh KWT Ciharashas. Program PPM terpusat dan terpadu Sekolah Vokasi di Mulyaharja merupakan rangkaian kegiatan lanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dan stakeholder enggagementyang telah dibangun antara Sekolah Vokasi dengan KWT Ciharashas. Bentuk komitmen yang dibangun adalah menindaklanjuti roadmap pengabdian kepada masyarakat hingga 2027 melalui laboratorium sosial.
Manajemen Terpadu Budidaya Kale dalam Rumah Kaca untuk Meningkatkan Kualitas, Produktivitas, dan Nilai Ekonomi Hanaa Hafizhah; Muhamad Fadhilah Yahya; Lulu Dwi Ghania; Syifa Maharani; Neila Maulidya; Dwi Kartika Andini; Nisrina Nasila Anbarwati; Haidar Dhiya Razzan; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6204

Abstract

Postharvest handling of leafy vegetables, such as kale (Brassica oleracea var. acephala), is crucial for maintaining product quality and market value. This study aims to review the application of sorting and grading processes in improving the quality of horticultural products. The method used is a literature review of scientific journals and relevant references related to postharvest handling of vegetables. The findings indicate that sorting functions to separate damaged and unmarketable products based on physical condition, while grading classifies products into quality categories based on size, shape, and visual appearance. These processes contribute to reducing postharvest losses, improving product uniformity, and increasing market value. Furthermore, proper sorting and grading support quality control and enhance efficiency in distribution and marketing systems. Therefore, sorting and grading are essential components of postharvest management to ensure product quality and market competitiveness.
Inovasi Budidaya Sawi Hidroponik Berbasis Otomasi Greenhouse untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Tesyahtul Senni Khairiyah; Nazwa Mirandes; Ellisa Umami; Desta Fauziah Setiawan; Adinda Aulia Dinasta; Hafiz Reyhan; Sayyida Shalikha Asy Syamsi; Nishtu Nur Holisah; Requelme Citra Purnama; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6205

Abstract

Hydroponic cultivation of mustard greens (Brassica juncea L.) in greenhouses is an effective alternative for overcoming land limitations, particularly in urban areas. Hydroponic systems enable plants to obtain nutrients optimally through the application of the Nutrient Film Technique (NFT) and Deep Flow Technique (DFT), thereby promoting more efficient plant growth. In addition, the success of hydroponic mustard cultivation is influenced by environmental control, including temperatures ranging from 15–35°C and relative humidity levels of 70–90%. Plant nutrient requirements are supplied through an AB Mix nutrient solution with a pH range of 5.5–6.5 and an electrical conductivity (EC) value of 1.5–3.0 mS/cm. This review aims to analyze various factors affecting the growth of hydroponic mustard greens, including nutrient management, environmental conditions, and biological pest and disease control using beneficial agents such as Trichoderma and Bacillus. Furthermore, this study discusses several technical and economic challenges that may influence cultivation success. The findings indicate that hydroponic systems can significantly improve crop productivity and yield quality, reduce the use of chemical pesticides, and support the implementation of sustainable and environmentally friendly urban agriculture in Indonesia.
Pengembangan Budidaya Cabai Hidroponik Berbasis Greenhouse untuk Mendukung Produksi Berkelanjutan Rabbani Gadhah Kun Atha; Putri Salwa Zanjambila; Tiara Levana; Ahmad Fauzi Inu Kertopati; Nisrina Hamidah; Iva Iryana Kaban; Frida Mutia Sari; Nasywa Nurayudya Irawan; Muhammad Farrel Raya Syamsuddin; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6206

Abstract

Chili pepper (Capsicum annuum L.) is recognized as one of the horticultural commodities with significant economic value and an important contribution to food security in Indonesia. However, conventional cultivation practices still face various challenges, including limited land availability, climate uncertainty, and disturbances from plant pests and diseases. These conditions highlight the need for the implementation of innovative technologies to improve production efficiency while maintaining yield stability. One approach that has been increasingly developed is the hydroponic system, a cultivation technique that does not rely on soil as a growing medium but instead utilizes nutrient solutions as the primary source of essential elements. This article aims to examine various aspects of hydroponic chili cultivation, including the roles and benefits of the plant, different types of hydroponic systems, abiotic and biotic stress factors, and cultivation management strategies. Based on the review conducted, hydroponic systems, when supported by optimal nutrient management and environmental conditions, are capable of enhancing both the yield and quality of chili plants. Therefore, the development of hydroponic-based chili cultivation is considered to have promising prospects as a solution to support sustainable agriculture in the future.
Pendekatan Terpadu Manajemen Nutrisi pada Sistem Hidroponik untuk Meningkatkan Hasil Mentimun Adiba Azzahra; Noerisma Addawiyah Alqadri; Nabila Intan Fadiyah; Dewi Ismul Latif; Anindya Putri Inayaah; Annisa Rezki Amanda; Aannisa Suhaila; Ihza Fadlan Izzuddin; Navez Azzam Martana; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6207

Abstract

The consistent decline in cucumber production in Indonesia indicates limitations in conventional cultivation systems, particularly due to land scarcity and inefficient resource management. This condition has encouraged the development of hydroponic systems as a more controlled and productive cultivation alternative. This study aims to critically analyze the key factors determining the success of hydroponic cucumber cultivation and to identify the most influential management aspects in improving yield. The method employed is a literature review, examining various recent studies related to hydroponic systems, nutrient management, growing media, and environmental factors. The results show that the advantages of hydroponics lie not only in land and water efficiency but also in the ability to precisely control growth variables. However, optimal productivity highly depends on the proper integration of nutrient management, particularly the regulation of pH, electrical conductivity (EC), and nutrient balance, as well as the control of environmental factors such as temperature, humidity, and light intensity. Inaccuracy in a single component can significantly reduce plant performance, even when other factors are optimal. Therefore, an integrated approach combining nutrient and environmental management simultaneously is essential to enhance hydroponic cucumber productivity. This study confirms that hydroponics has strong potential as a strategic solution to support sustainable agriculture amid land limitations in Indonesia.
Analisis Sistem Budidaya Tomat Hidroponik dalam Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Sumber Daya Alleta Aurel Kanayla; Padly Rachmat Hanansyah; Nadya Ayu Narasanti; Hafizha Novrilia Azzahra; Rifki Awaludin; Keisha Aulia Tsani Susanto Putri; Frita Zulfira; Ayesha Ayu Naura; Azzahra Putri Nathasya; Agief Julio Pratama; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6208

Abstract

Poor soil quality and inefficient nutrient utilization remain major constraints in tomato (Solanum lycopersicum L.) cultivation, often resulting in reduced plant growth, lower productivity, and suboptimal fruit quality. This study aims to evaluate the growth performance of rose tomatoes through the integration of open-field cultivation and hydroponic planting systems. The research methods included land preparation using the Pythagorean technique to ensure proper spacing and planting layout, the application of organic fertilizers to improve soil fertility, and the transition to a hydroponic drip irrigation system using rockwool as the growing medium during weeks 1 to 7 of plant development. Plant growth parameters, including plant height, leaf development, stem vigor, and overall plant health, were observed throughout the cultivation period. The results indicated that the combination of appropriate soil management practices and precise nutrient delivery in the hydroponic system significantly enhanced nutrient uptake and supported healthy plant growth. Furthermore, the drip irrigation system helped optimize water use efficiency while reducing nutrient losses. This integrated cultivation approach demonstrated its potential as an effective solution for maintaining crop quality and productivity, particularly in areas with limited land resources. Overall, the findings suggest that integrated management practices can provide a practical, efficient, and sustainable strategy for farmers seeking to improve horticultural production in modern agricultural systems.
Co-Authors A.A. Ngr. Anom Mayun K. Tenaya Aannisa Suhaila Adelika Adelika Adiba Azzahra Adinda Aulia Dinasta Adinda Maharani Hidayat Adinda Regita Wardani Agief Julio Pratama Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Ahmad Fauzi Inu Kertopati Ailsa Rahmadita Yusuf Ajeng Dwi Rahayu Akbar , Rizal Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Alleta Aurel Kanayla Andi Razan Ramiro Anggia Kamila Maharani Anindya Putri Inayaah Anisa Dwi Ariani Anna Sabrina Annisa Rezki Amanda Aprilia Viola Wulandari Arina Destyana Arya Dwi Praja Usman Aulia, Dhiva Luthfi Aura Nurkhalis Aurel Kanayla, Alleta Ayesha Ayu Naura Azkyah, Sylvina Azzahra Putri Nathasya Azzahra, Fauziah Bekti Fajarwati, Aliana Bima Yeremia Hutahaean Bonar Tua Sihite Budiarto, Tri Bunga Fariza Hamid Butarbutar, Pesalmen Cindona Aura Ramadhan Danis Syah Nabil Dany Boy Surbakti Davina Marsha Fadina Deden Satria Asih Supriyadi Dela Watic Suyatno Dema Mariska Desta Fauziah Setiawan Dewi Ismul Latif Dristi Nuraini Dwi Kartika Andini Edi Wiraguna Ega Maulana Ellisa Umami Fairuz Syifa Hidayat Faizatul Ulya Fauzan Adima Simbolon Fitriani, Syahayyunur Frida Mutia Sari Frita Zulfira Gadhah Kun Atha, Rabbani Galih Surya Aditama Hafiz Reyhan Hafizha Novrilia Azzahra Haidar Dhiya Razzan Hanaa Hafizhah Henry Kasmanhadi Saputra Ihza Fadlan Izzuddin Ilham Januar Pratama Intan Kusuma, Zefania Iva Iryana Kaban Julie Ekasari Karmann Ghia Budi Oktarini Kasmanhadi Saputra, Henri Keisha Aulia Tsani Susanto Putri Kenji Faiz Kusuma Leonard Dharmawan Lesmanawati, Wida Levina Atha Nailah Lianessy Nurul Baety Lulu Dwi Ghania M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq M. Iqbal Nurulhaq Maharani Dinda Zakiyah Maheswari Kusti Nabilah Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Melda Rizki Indriani Siregar Muhamad Bagus Jatmiko Muhamad Fadhilah Yahya Muhamad Mulya Azhar Muhammad Fadhlan Restu Muhammad Faqih Muhammad Farrel Raya Syamsuddin Muhammad Hasyim Bintoro, Muhammad Hasyim Muhammad Raihan Yahya Muhammad Sidiq Haryadi Sutisna Mulya, Muhammad Arif Mumpuni, Restu Puji Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Mu’jiyah Yuli Isnaini Nabila Intan Fadiyah Nadya Ayu Narasanti Najla Natasha Nisrina Ridwan Nasywa Nurayudya Irawan Navez Azzam Martana Nazwa Mirandes Neila Maulidya Neisha Yessi Yusticha Nike Nurindah RSB Nishtu Nur Holisah Nisrina Aprilda Conita Nisrina Hamidah Nisrina Nasila Anbarwati Noerisma Addawiyah Alqadri Nova Irawan Noval Khoeri Hidayah Noviana Yuliawati Nurcahyo Ramadhan Nurshadrina Alifah Sajidah Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Nyoman Dewi Pebryani Padly Rachmat Hanansyah Park Haneul Glebova Pesalmen Butarbutar Putri Salwa Zanjambila Qisti, Hanifah Zul Rabbani Gadhah Kun Atha Requelme Citra Purnama Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Ribka Wahyuni Simarmata Ridho Syahputra Lanay Ridwan Siskandar Rifki Awaludin Rika Candra Nur Aini Rina Octavia Hasanah Salma Tri Ambarsari Sayyida Shalikha Asy Syamsi Siti Fitriah Sudradjat, dan Sulaeman, Revalina Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Syifa Khoirunnisa Syifa Maharani Taufik Hidayat Tera Fit Rayani Tesyahtul Senni Khairiyah Tiara Levana Tri Budiarto Wanda Haura Salsabiella Widya Hasian Situmeang Wiyoto Wiyoto Yuni Resti Yuni Resti Yuza, Feimas Beringin Zaskia Citra Izati