Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Klasifikasi Kepuasan Pengguna Layanan Aplikasi Shopee Menggunakan Metode Decision Tree C4.5 Haekal, Ballya Vicky; Ernawati, Iin; Chamidah, Nurul
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 17 No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v17i3.3648

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, Saat ini sudah banyak sekali layanan aplikasi perdagangan online yang digunakan oleh masyarakat. Salah satu layanan aplikasi yang sering digunakan masyarakat adalah Shopee. Semakin banyak pengguna yang menggunakan aplikasi tersebut, tingkat kepuasan tiap pengguna pun semakin beragam. Dalam menganalisis tingkat kepuasan pengguna layanan aplikasi shopee, penelitian ini menggunakan data yang diambil dari kuesioner yang telah disebarkan dalam bentuk google form. Kuesioner tersebut disebarkan melalui beberapa media sosial seperti Twitter, Instagram, WhatsApp dan Shopee dengan total jumlah data yakni 184 data yang akhirnya menjadi 171 data setelah dilakukan cleaning data. Dari berbagai algoritma klasifikasi yang ada, penelitian ini menggunakan algoritma Decision Tree C4.5 sebagai metode klasifikasinya. Dengan pembagian data sebesar 80% untuk data latih dan 20% untuk data uji. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini terdapat nilai Accuracy sebesar 97%, nilai Recall sebesar 96.9%, nilai Precision sebesar 100% untuk Class “Ya” dan 66.6% untuk Class “Tidak”.
Klasifikasi Ulasan Aplikasi Jenius pada Google Play Store Menggunakan Algoritma Naive Bayes Adyatma Subagja, Raihan; Widiastiwi, Yuni; Chamidah, Nurul
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 17 No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v17i3.3652

Abstract

Dengan perkembangan teknologi, semakin banyak aplikasi inovatif mempermudah kebutuhan manusia, salah satunya aplikasi m-banking. Aplikasi m-banking memudahkan kebutuhan pengguna untuk transaksi perbankan dan membuat penggunanya dapat melakukan transaksi langsung dari smartphone. Jenius merupakan kartu debit yang dirilis oleh Bank BTPN dalam bentuk aplikasi m-banking. Aplikasi Jenius telah diunduh sebanyak 5 juta kali di Google Play Store. Dengan banyaknya pengguna Jenius, pastinya banyak opini masyarakat terhadap aplikasi tersebut. Opini tersebut dapat disalurkan melalui ulasan aplikasi pada Google Play Store. Untuk mempermudah mengolah informasi yang didapat dari ulasan tersebut, diperlukan klasifikasi terhadap ulasan aplikasi Jenius yang terdapat pada Google Play Store. Algoritma klasifikasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Naive Bayes. Data diambil dengan cara scraping. Data yang diambil sudah memiliki label sesuai dengan rating yang diberikan pengguna. Selanjutnya data ulasan yang terkumpul dibagi ke dalam data latih sebesar 70% dan data uji sebesar 30%.  Penelitian ini menghasilkan nilai accuracy sebesar 57%.
Analisis Cluster Kepuasan Pengguna Terhadap Layanan Shopee Menggunakan Algoritma K-Means Patimah, Endah; Ermatita, Ermatita; Chamidah, Nurul
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 17 No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v17i3.3654

Abstract

Di era teknologi yang semakin berkembang, keseharian manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari semakin mudah, salah satu diantaranya adalah belanja online. Aplikasi yang bergerak dibidang itu Shopee. Shopee merupakan aplikasi belanja online yang paling besar di Indonesia, dikarenakan promosi yang sering dan beragam, membuat masyarakat tertarik untuk menggunakan aplikasi Shopee. Oleh karena alasan itu, Shopee harus mengetahui kepuasan pelanggannya. Mengetahui kepuasan pelanggan adalah salah satu hal yang harus diketahui oleh pihak Shopee. Di mana kepuasan pelanggan dapat membuktikan kualitas yang dimiliki oleh pihak Shopee. Di dalam penelitian ini, akan dilakukan pengelompokkan kepuasan pelanggan Shopee dengan menggunakan algoritma K-Means. K-Means adalah salah satu algoritma Clustering, di mana K-Means akan menghasilkan kelompok berdasarkan kepada kemiripannya, sehingga metode ini cocok untuk digunakan dalam penelitian ini. Nilai cluster yang digunakan adalah 2,3,4 dan 5, di mana cluster yang telah dibentuk akan dievaluasi dengan menggunakan Davies Bouldin Index (DBI). Di mana cluster yang memiliki nilai DBI paling kecil adalah cluster yang paling optimal. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menghasilkan cluster yang paling optimal yaitu K-Means dengan k=2 memiliki nilai DBI sebesar 1.587617820812729.
Penerapan Algoritma Apriori untuk Mencari Pola Penjualan Produk Herbal (Studi Kasus: Toko Hanawan Gemilang) Haryandi, Pratama; Widiastiwi, Yuni; Chamidah, Nurul
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 17 No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v17i3.3655

Abstract

Produk herbal merupakan produk yang berasal dari tumbuhan obat. Produk herbal termasuk kedalam berbagai macam produk seperti suplemen, vitamin ataupun obat herbal. Toko Hanawan Gemilang merupakan salah satu penjual produk herbal yang berada di Jakarta. Penelitian ini mencari pola dengan aturan asosiasi yang berhubungan dengan data transaksi penjualan yaitu nilai support dan confidence. Teknik data mining yang digunakan yaitu association rule dengan teknik Apriori, dengan tujuan untuk menghasilkan aturan asosiasi. Setelah support ditemukan, barulah dicari aturan asosiasi yang memenuhi syarat minimum untuk confidence aturan asosiasi sehingga menghasilkan rule antar kombinasi produk herbal. Setelah diujikan beberapa kali pada data, nilai Minimum Support dan Minimum Confidence yang diambil yaitu 10% dan 58%. Dengan nilai Minimum Support yang Minimum Confidence diambil menghasilkan 5 aturan asosiasi yang memenuhi syarat dan nilai Confidence terbesar adalah 71% pada aturan, jika membeli Kunyit Putih dan Bilberry Carrot maka membeli Garlic
Penerapan Fuzzy C-Means dan Fuzzy Sugeno dalam Memprediksi Cuaca Ispramono Hadi, Sigit; Ermatita, Ermatita; Chamidah, Nurul
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 18 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v17i4.4103

Abstract

Cuaca memiliki pengaruh yang besar pada masyarakat Indonesia. Indonesia sebagai negara ekuator mengalami anomali cuaca melebihi negara-negara yang jauh dari ekuator yang menyebabkan sulitnya memprediksi perubahan cuaca karena pengaruh interaksi antara laut dan atmosfer di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik yang mengapit Indonesia. Dalam memprediksi kondisi cuaca dengan akurat, diperlukan sistem yang dapat menganalisis dan memprediksi kondisi cuaca yaitu aplikasi prediksi cuaca menggunakan fuzzy c-means (FCM) dan fuzzy sugeno. Data cuaca yang dipakai adalah data cuaca BMKG Stasiun Geofisika Bandung tahun 2015 – 2020 dengan variabel data input suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin yang menghasilkan data output berupa curah hujan dan cuaca. Proses dimulai dengan membuat fungsi keanggotaan input dengan FCM dan prediksi cuaca dengan fuzzy sugeno. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sistem prediksi cuaca yang menggunakan data cuaca secara online atau data cuaca dari input pengguna dengan tingkat akurasi hasil prediksi sebesar 71,10 %.
Pengaruh Seleksi Fitur Particle Swarm Optimization terhadap Sentimen Analisis Aplikasi Pedulilindungi di Twitter dengan Algoritma Support Vector Machine Putra, Irza Ramira; Widiastiwi, Yuni; Chamidah, Nurul
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 18 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v18i3.4681

Abstract

PeduliLindungi merupakan aplikasi yang ditujukan kepada masyarakat guna menangkal serta menangani COVID-19 di Indonesia. Aplikasi ini wajib dimiliki oleh masyarakat Indonesia, sebagai salah satu hal untuk kewajiban yang dibuat oleh pemerintah dari perundangan yang dibuat untuk memasuki fasilitas publik. Tentunya aplikasi ini juga mendatangkan beberapa tanggapan dari masyarakat. Tanggapan tersebut bisa diungkapkan melalui media sosial yang cukup populer seperti twitter. Melalui twitter, mereka bebas mengungkapkan pendapat mereka tentang penggunaan aplikasi tersebut. Penelitian ini bermaksud untuk mendapatkan informasi sentimen terkait opini masyarakat yang berhubungan dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, dengan mengaplikasikan algoritma Support Vector Machine serta kernel Radial Basis Function dan algoritma seleksi fitur yaitu Particle Swarm Optimization dalam mengklasifikasikan opini masyarakat terhadap aplikasi PeduliLindungi dari data tweet yang sudah diperoleh serta diberi label sentimen bersifat positif dan label sentimen bersifat negatif. Model Support Vector Machine menghasilkan akurasi sebesar 76.24%, recall (sensitivity) sebesar 82.14%, presisi sebesar 76.67%, dan specificity sebesar 68.89%, sedangkan model Support Vector Machine ditambahkan seleksi fitur yaitu Particle Swarm Optimization mengalami pengingkatan akurasi sebesar 88.12%, recall (sensitivity) sebesar 96.43%, presisi sebesar 84.36%, dan specificity sebesar 77.78%.
Analisis Sentimen terhadap Aplikasi PeduliLindungi pada Jejaring Sosial Twitter Menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan Seleksi Fitur Particle Swarm Optimization Hanif Razka, Muhamad; Theresiawati, Theresiawati; Chamidah, Nurul
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 19 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v19i1.4688

Abstract

Aplikasi PeduliLindungi merupakan sebuah aplikasi resmi dari Kominfo yang bekerjasama dengan beberapa kementerian lainnya. Aplikasi ini bertujuan untuk membantu mencegah penyebaran virus COVID-19 karena selalu terhubung dengan penggunanya berdasarkan lokasi. Penelitian ini menggunakan data opini publik terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi dari hasil tweets masyarakat menggunakan kata kunci seperti Peduli Lindungi, hastag #PeduliLindungi dan pengguna yang menyebutkan username @PLindungi. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 13 Maret hingga 11 April 2022. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan proses mengkategorikan sebuah data tweet menjadi sentimen bersifat positif dan negatif dan menggunakan algoritma Naïve Bayes untuk proses klasifikasinya kemudian menerapkan penggunaan seleksi fitur Particle Swarm Optimization untuk selanjutnya masuk ke dalam tahap evaluasi dengan confusion matrix guna melihat perbandingan akurasi penggunaan seleksi fitur bagi algoritma klasifikasi tersebut. Dan dari hasil pengujian menggunakan algoritma klasifikasi Naïve Bayes mendapatkan nilai akurasi sebesar 76.23%, Recall sebesar 76.78%, serta Precission sebesar 79.62%. Sementara penggunaan seleksi fitur Particle Swarm Optimization pada algoritma Naïve Bayes mendapatkan hasil terbaik pada proses iterasi PSO sebanyak 250 kali dengan peningkatan nilai akurasi menjadi 80.19% kemudian nilai recall menjadi 85.71% serta terdapat peningkatan pada precission menjadi 80%. 
Reconstructing Cultural Tourism Destinations and Communication Strategies for the Development of a National-Level Cultural Tourism Area in Gegesik, Cirebon Regency, West Java Province Chamidah, Nurul; Nurhidayah, Nurhidayah; Inderapermana, Yusa; Kusumayanti, Dwi
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 4 (2025) October - December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i4.450

Abstract

The development of culture-based tourism has emerged as a key strategy for enhancing the competitiveness of regional destinations, including Cirebon Regency. Gegesik was chosen as the research site due to its rich artistic and cultural heritage, yet it faces challenges such as the absence of representative tourism amenities and limited human resources in tourism management. This study aims to formulate a revitalization concept for the Gegesik town square as a cultural attraction center and to design a communication strategy for developing culture-based tourism at the national level. Using an exploratory qualitative approach, data were collected through documentation, field observations, in-depth interviews with community leaders and local officials, and focus group discussions with academics, artists, and agencies. Analysis employed a communication science perspective to examine interaction patterns, community participation, and message delivery. Findings reveal the square serves as a hub for cultural, artistic, religious, and social activities, with 74 intangible cultural heritage forms, 80 local culinary types, and active art studios. However, its physical condition requires revitalization based on local wisdom. The ACADA model (Assessment, Communication Analysis, Design, Action) guided the formulation of educational tourism programs such as school cultural visits. The study emphasizes combining physical revitalization with participatory communication to strengthen Gegesik’s image as a cultural tourism destination, with recommendations for consistent government support, community capacity building, and sustainable educational initiatives.
Strategi Komunikasi dalam Pengembangan Pariwisata Religi Bahari Berbasis Sejarah di Cirebon Chamidah, Nurul; Mansur, Daduk Merdika; Kardiyanti, Endah Nurhawaeny; Supardi, Dea Angkasa Putri; Permana, Yusa Indera
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.647

Abstract

Pengembangan pariwisata di kawasan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, hingga saat ini masih terkonsentrasi pada wisata ziarah makam Sunan Gunung Jati, sementara potensi bahari, sejarah maritim, dan lingkungan pesisir di sekitarnya belum terintegrasi sebagai satu kesatuan destinasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan pariwisata religi bahari sebagai alternatif pembangunan pariwisata berkelanjutan melalui perspektif komunikasi pembangunan dengan menggunakan teori Difusi Inovasi sebagai kerangka teoretik utama untuk menjelaskan proses penyebaran gagasan pariwisata berbasis kawasan dan adopsinya oleh masyarakat. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa inovasi pariwisata akan lebih mudah diterima apabila dikomunikasikan melalui saluran berbasis komunitas, selaras dengan nilai religius lokal, dan menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif yang dilaksanakan pada periode 2022–2025 melalui studi dokumen kebijakan (RPJMD, RIPPARDA/Raperiparda, dan RTRW), observasi lapangan dan pemetaan potensi pariwisata di Kecamatan Gunung Jati, wawancara mendalam dengan aktor penggerak masyarakat, tokoh agama, pemerintah kecamatan, serta Bapelitbangda, dan Focus Group Discussion (FGD) multipihak. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña untuk mengidentifikasi aktor komunikasi, saluran komunikasi, tahapan adopsi inovasi, serta bentuk partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata religi bahari dipahami sebagai inovasi sosial yang bertumpu pada narasi sejarah, penguatan kapasitas masyarakat, dan pembelajaran sosial bertahap, dengan komunitas mangrove dan pelaku UMKM sebagai early adopters serta tokoh agama dan penggerak komunitas sebagai change agents. Temuan ini memperkuat relevansi teori difusi inovasi dalam konteks pariwisata berbasis nilai religius dengan strategi guna mengurai konsentrasi wisata ziarah, memperluas destinasi pendukung, dan mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.
Efektivitas Edukasi Menggunakan Media Flip Chart terhadap Peningkatan Pengetahuan Higiene dan Sanitasi Proses Produksi Makanan pada UMKM Kuliner Boga Bahari di Desa Ambulu Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon: The Effectiveness of Education Using Flip Chart Media on Improving Knowledge of Hygiene and Sanitation in Food Production Processes among Culinary MSME’s of Boga Bahari in Ambulu Village, Losari District, Cirebon Regency Yulistianingsih, Ari; Prasetyo, Tri Budi; Suhara, Rizki Budhi; Johan, Johan; Chamidah, Nurul; Callista, Arla Bela; Sa’adah, Azizah Nur
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 4 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i4.10952

Abstract

Food hygiene and sanitation play a crucial role in ensuring food quality and safety, particularly within the micro, small, and medium enterprises (MSMEs) sector. According to data from the Indonesian Food and Drug Authority (BPOM, 2022), 72 outbreaks of food poisoning were reported in Indonesia, a 44% increase from the previous year. The majority of these cases were caused by catering services (31.94%) and street food (23.61%), highlighting the urgent need for proper hygiene and sanitation practices among food handlers. This community service activity was conducted at a food-processing MSME in Ambulu Village, Losari Sub-district, Cirebon Regency, aiming to evaluate the effectiveness of using a flip chart as an educational medium to improve workers' knowledge regarding food production hygiene and sanitation. The method involved an initial interview-based knowledge assessment, educational sessions using flip charts, and a follow-up interview using the same set of questions. The subjects were two MSME employees. Results showed an improvement in the average knowledge score from 60 to 90, with a total increase of 30 points. The use of flip charts proved effective in delivering information visually, interactively, and comprehensively, making it easier for participants to understand the concepts presented. This approach demonstrates that flip-chart-based education can be an effective strategy to enhance food hygiene and sanitation practices among MSMEs, particularly in rural areas.