Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Agri Analytics Journal

Minat Peternak Domba Untuk Bergabung Dalam Peternakan Terkoleksi Studi Kasus Kecamatan Bangsalsari Jember Zakaria, Dwi Nouval; Prayuginingsih, Henik; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i1.1865

Abstract

Domba salah satu ternak sumber penghasil daging dan susu selain sapi, namun peternakan ini menghasilkan kotoran ternak yang mencemari lingkungan. Kandang domba sistem terkoleksi dianggap tepat untuk menanggulangi pencemaran lingkungan karena mengolah kotoran domba yang dipisahkan dari urine sehingga bernilai jual dan menambah pendapatan peternak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui minat peternak domba untuk bergabung pada peternakan terkoleksi. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja) dan terpilih, yaitu di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik Pengambilan sampelnya menggunakan Teknik snowball sampling yaitu teknik pengambilan sumber data yang pada awalnya jumlahnya sedikit kemudian menjadi membesar dengan Jumlah responden 20 orang peternak. Metode analisis data menggunakan tabulasi silang dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% peternak memiliki minat yang tinggi untuk bergabung dalam peternakan terkoleksi, 20% tidak berminat dan 15 % peternak ragu ragu.
Efisiensi Usahatani Kedelai Di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember Saputra, Firman Hadi; Prayuginingsih, Henik; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.1991

Abstract

Kedelai berperan sebagai sumber protein nabati yang dibutuhkan dalam industri pangan dalam peningkatan gizi. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan: (1) efisiensi biaya usahatani kedelai (2) efisiensi teknis usahatani kedelai di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Penelitian dilaksanakan pada musim tanam kemarau 2022 menggunakan metode penelitian kuantitatif dan deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan sampel Cluster dan Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis R/C ratio dan analisis regresi berganda model Cob-Douglas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) efisiensi penggunaan biaya usahatani kedelai di Kecamatan Bangsalsari belum tercapai dengan nilai R/C ratio sebesar 0,90 (2) efisiensi teknis usahatani kedelai di Kecamatan Bangsalsari belum tercapai untuk faktor produksi lahan. Sedangkan faktor jumlah tenaga kerja, jumlah tanaman kedelai, dan pupuk anorganik terhadap produksi sudah tidak efisien namun tidak signifikan.
Strategi Pengembangan dan Pemasaran Ternak Domba di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember (Studi Kasus Pada Najah Farm) Fazar Annurrofiq , Rizqi; Nurdiana Widjayanti , Fefi; Fathiyah Fauzi, Nurul
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.2018

Abstract

Usaha peternakan domba merupakan salah satu sektor usaha peternakan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di masa yang akan datang. Salah satu usaha ternak domba yang ada di Kecamatan Bangsalsari yaitu Najah Farm. Usaha ini memiliki permasalahan dalam kegiatan operasionalnya. Usaha peternakan domba merupakan salah satu sektor usaha peternakan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan yang dapat dilakukan oleh Najah Farm. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Responden dalam penelitian ini yakni pengelola peternakan domba Najah Farm di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah Business Model Canvas (BMC). Hasil penelitian menunjukkan Najah Farm bermitra dengan petani dan peternak. Kemudian memiliki aktivitas kunci berupa operasional, pemasaran dan manajemen keuangan. Nilai bisnis yang ditawarkan sistem kandang terkoleksi, tabungan qurban, pemasok domba, penjualan pupuk. Najah Farm menjalin hubungan dengan pelanggan melalui pemberian pelayanan terbaik dan menyediakan fasilitas tabungan qurban. Pelanggan Najah farm yaitu distributor daging domba, lembaga aqiqah, instansi, Masyarakat umum, petani dan rumah makan. Sumber daya yang dimiliki oleh Najah farm yaitu sumber daya manusia yang merupakan para petani, serta sumber daya alam yang berupa lingkungan alam. Biaya yang diperlukan untuk mengelola Najah Farm meliputi biaya pengadaan kandang, biaya pengadaan kambing, pakan, kendaraan, dan mesin pendukung. Sumber pendapatan Najah Farm berasal dari penjualan produk.
Pengaruh Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kiner-ja Petani Padi Di Kabupaten Jember Jailani , Ahmad; Prayuginingsih, Henik; Fathiyah Fauzi, Nurul
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.2020

Abstract

Motivasi diartikan sebagai usaha yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang diinginkan. Kepuasan kerja diartikan sebagai perasaan positif pada suatu pekerjaan, yang merupakan dampak atau hasil evaluasi dari berbagai aspek pekerjaan ter-sebut.. Motivasi dan kepuasan kerja diperkirakan berpengaruh terhadap kinerja petani padi di Kabupaten Jember, kinerja dalam penelitian ini diukur dengan produktivitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja petani. Metode yang dilakukan menggunakan metode deskriptif korelasional terhadap data primer dan sekunder. Pengambilan sampel dilakukan secara Cluster dan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Data dianalisis dan diuji dengan metode uji analisis jalur. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata tingkat motivasi petani padi Kabupaten Jember sebesar 2,58 atau dalam kategori rendah, (2) Rata-rata tingkat kepuasan kerja petani padi Kabupaten Jember sebesar 3,06 atau dalam kategori cukup tinggi. (3) Secara bersama sama motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh nyata terhadap produktivitas. Secara parsial motivasi berpengaruh nyata terhadap produktivitas sebesar 12,3% dan kepuasan kerja berpengaruh tidak nyata terhadap produktivitas sebesar 12,8%.
Analisis Komparatif Usaha Ternak Sapi Perah Input Konsentrat Dan Usaha Ternak Sapi Perah Non Konsentrat Di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember Wira Adibrata, Arya; Nurdiana Widjayanti , Fefi; Fathiyah Fauzi, Nurul
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.2021

Abstract

Usaha peternakan sapi perah Indonesia dibedakan menjadi dua jenis: 1) usaha peternakan sapi perah rakyat, 2) perusahaan peternakan sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan jumlah produksi susu peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, (2) menganalisis perbedaan keuntungan peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, (3) menganalisis perbedaan efisiensi biaya peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, (4) mengetahui apakah peternakan sapi perah input konsentrat dan non input konsentrat sudah mencapai keun-tungan maksimum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah responden 2 peternak sapi perah. Analisis yang digunakan da-lam penelitian adalah: (1) analisis produksi, (2) analisis keuntungan, (3) analisis efisiensi biaya, (4) analiisis keuntungan maksimum, (5) analisis uji t beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) produksi susu peternakan sapi perah input konsentrat sebesar 3.393 liter lebih tinggi dibandingkan non konsentrat sebesar 2.921 liter, (2) keuntungan di peternakan sapi perah non konsentrat sebesar Rp. 12.073.499 lebih besar dibanding-kan dengan keuntungan peternakan sapi perah input konsentrat sebesar Rp. 2.157.605, (3) tidak ada perbedaan yang signifikan antara efisiensi biaya peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, nilai RC-ratio input konsentrat sebesar 1.7 sedangkan non konsentrat sebesar 1.1, tergolong sudah efisien dalam penggunaan biaya produksi, (4) peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat sudah mencapai keuntungan yang maksimum dimana nilai MR>MC dengan nilai 10.000 > 5.867 untuk peternakan sapi perah non konsentrat dan peternakan sapi perah input konsentrat dengan nilai 12.000 >11.364.27.
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo Amiruddin, Muhammad; Fefi Nurdiana Widjayanti; Nurul Fathiyah Fauzi
Agri Analytics Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v2i1.2184

Abstract

Tahu merupakan produk hasil dari pengolahan kedelai dengan metode fermentasi menggunakan asam asetat atau cuka. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk menghitung besar tingkat keuntungan agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (2) Untuk menganalisis efisiensi agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (3) Untuk menghitung besar nilai tambah agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik serta menggunakan data primer dan sekunder dengan lokasi penelitian di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 15 responden. Analisis data menggunakan analisis keuntungan, analisis efisiensi dan metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata keuntungan yang didapatkan pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp. 23.185/kg kedelai atau Rp. 8.431/kg tahu, (2) Hasil analisis efisiensi pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo sebesar 1,84 sehingga disimpulkan bahwa agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan sudah efisien atau layak untuk diusahakan, (3) Rata-rata nilai tambah dihasilkan dari agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp. 27.801/kg kedelai.
Tipologi Nafkah Keluarga Penyadap Karet PTPN XII Sumber Tengah Di Desa Silo Kecamatan Silo Kabupaten Jember ari eko, Ari Eko Wicaksono; Prayuginingsih, Henik; Fathiyah Fauzi, Nurul
Agri Analytics Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v2i2.2264

Abstract

Tanaman karet memiliki peranan yang besar dalam kehidupan perekonomian Indonesia, baik sabagai penghasil keuntungan usaha maupun sebagai tempat mencari nafkah, seperti masyarakat di sekitar kebun karet PTPN XII Sumber Tengah di Desa Silo Kabupaten Jember yang banyak berprofesi sebagai penyadap getah pohon karet. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tipologi nafkah keluarga penyadap karet, dan (2) menganalisis pengelolaan nafkah keluarga penyadap karet PTPN XII Sumber Tengah, Desa Silo, Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2023. Sampel Penelitian ini adalah penyadap karet di PTPN XII Perkebunan Sumber Tengah sebesar 44 orang atau 25% dari populasi penyadap karet di lokasi penelitian, terdiri atas 37 penyadap karet laki-laki dan 7 penyadap karet perempuan. Data diolah dengan metoda tabulasi silang dan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tipologi nafkah keluarga penyadap karet adalah pendapatan menyadap berkisar antara Rp1.050.000-Rp2.100.000 per bulan, selain itu 40% penyadap laki-laki memiliki pekerjaan sampingan, sedangkan penyadap perempuan yang memiliki pekerjaan sampingan sebanyak 42,86%, (2) rata-rata pengeluaran rumah tangga penyadap karet laki laki mencapai Rp1.073,883 per bulan sedangkan perempuan Rp1.215,756 per bulan, lebih dari 50% diantaranya digunakan untuk keperluan pangan dengan ratio pemenuhan pendapatan terhadap konsumsi sebesar 1,97 pada keluarga penyadap laki-laki dan 1,51 pada keluarga penyadap perempuan, kelebihan pendapatan digunakan untuk membeli ternak atau perhiasan.
Kemitraan Petani Tembakau Dengan PT. Pandu Sata Utama Di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Mohamad Holil Baihaki; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v2i2.2313

Abstract

Abstrak: Tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Jember. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui bentuk pelaksanaan kemitraan petani tembakau dengan PT. Pandu Sata Utama di Kecamatan Kalisat, (2) Mengetahui dampak yang dirasakan petani selama bermitra dengan PT. Pandu Sata Utama, (3) Mengetahui berapakah pendapatan usahatani tembakau yang melakukan kemitraan dengan PT. Pandu Sata Utama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, kualitatif dan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Kalisat. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis pendapatan dengan jumlah responden 30 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Pola kemitraan yang dijalankan oleh petani mitra di Kecamatan Kalisat menggunakan pola Inti Plasma, (2) Pelaksanaan kemitraan antara PT. Pandu Sata Utama memberikan dampak positif seperti jaminan harga, adanya kemitraan dapat mengurangi resiko produksi dengan adanya pendampingan teknis, kemitraan bisa meningkatkan kesejahteraan petani, mendapatkan jaminan midal dari perusahaan, dan memberikan dampak negatif seperti harga tembakau tidak stabil, petani tidak dapat melakukan tawar menawar, peani memiliki resiko harga lebih rendah, adanya ketidakadilan petani satu sama lain, (3) Kemitraan yang terjalin memberikan keuntungan bagi petani. Besarnya pendapatan yang diterima Rp. 428,437,911. Dengan total biaya Rp. 760, 803,066 dan total penerimaan Rp. 1,189,240,978. Kata Kunci: Kemitraan, Usahatani dan Tembakau. Abstract: Tobacco is a leading commodity in Jember Regency. The objectives of this research are: (1) To find out the form of implementation of the partnership between tobacco farmers and PT. Pandu Sata Utama in Kalisat District, (2) Knowing the impact felt by farmers while partnering with PT. Pandu Sata Utama, (3) Find out how much income a tobacco farming business in partnership with PT. Pandu Sata Utama. This research uses quantitative, qualitative and descriptive methods. The research location was carried out in Kalisat District. The analysis method uses descriptive analysis and income analysis with a total of 30 respondents. The results of the research concluded that (1) The partnership pattern implemented by partner farmers in Kalisat District uses the Plasma Core pattern, (2) Implementation of a partnership between PT. Pandu Sata Utama provides positive impacts such as price guarantees, partnerships can reduce production risks with technical assistance, partnerships can improve farmers' welfare, get midal guarantees from companies, and negative impacts such as unstable tobacco prices, farmers cannot bargain, farmers have the risk of lower prices, there is injustice between farmers towards each other, (3) The existing partnership provides benefits for farmers. The amount of income received was Rp. 428,437,911. With a total cost of Rp. 760, 803,066 and total receipts Rp. 1,189,240,978. Keyword: Partnership, Farming and Tobacco.
Rencana Pengembangan Kedai Kopi Angkringan Helikopter di Kabupaten Bondowoso Ajusalanov, Tirta Ashar; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v3i1.2712

Abstract

Kedai kopi merupakan tempat tren saat ini yang biasa disebut angkringan, banyaknya angkringan yang muncul membuat persaingan semakin ketat. Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui faktor internal (2) faktor eksternal yang dimiliki angkringan helikoper serta, (3) mencari alternatif strategi pengembangan dalam mempertahankan bisnis di Angkringan Helikoper Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada Angkringan Helikopter. Sampling sebanyak 5 orang terdiri dari 2 owner dan 3 konsumen tetap. Penelitian ini menggunakan perhitungan IFAS dan EFAS dengan metode Analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa: (1) faktor internal angkringan helikopter yaitu variasi menu yang beragam, harga yang terjangkau, menjaga kualitas produk, citarasa produk, pelayanan yang baik terhadap konsumen, suasana kedai nyaman, lokasi berdekatan dengan yang lain, promosi penjualan belum maksimal, SDM yang terbatas, pengelolaan keuangan secara manual dan kurangnya fasilitas penunjang, (2) faktor eksternal angkringan helikopter yaitu lokasi strategis dipusat kota, adanya paguyuban angkringan, tren penjualan meningkat, perubahan gaya hidup masyarakat, dukungan kebijakan pemerintah terhadap UMKM, tingkat persaingan yang tinggi, ketergantungan pada cuaca, harga bahan baku yang tidak stabil, lemahnya daya beli masyarakat, razia petugas keamanan dan adanya protes dari warga, (3) alternatif strategi yang bisa diterapkan Angkringan Helikopter adalah memperluas jangkauan pasar, menciptakan menu inovasi baru dengan mengikuti tren dan memberikan promosi diskon dihari tertentu.