Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Menuju Unggulnya Pendidikan: Peran Vital Supervisi dalam Pengembangan Tenaga Kependidikan Syafaruddin, Syafaruddin; Mardhiyah, Mardhiyah; As'ari, As'ari; Saputra, Ramli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12953

Abstract

Supervisi pendidikan memainkan peran kunci dalam pengembangan tenaga kependidikan, meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembinaan keterampilan kepala sekolah dan guru. Fokusnya termasuk pengembangan metode pengajaran yang inovatif, penyesuaian kurikulum, dan peningkatan sarana prasarana. Supervisi efektif mendukung keterlibatan guru, menciptakan lingkungan belajar kondusif, dan membantu pengembangan profesional berkelanjutan. Meskipun dihadapi hambatan seperti kompleksitas tugas kepala sekolah dan kurangnya persiapan guru, solusinya melibatkan peningkatan keterampilan kepala sekolah dan dukungan pemerintah. Supervisi pendidikan menjadi alat vital untuk mencapai keterampilan pengajaran yang lebih baik dan hasil belajar yang optimal bagi siswa.
Peran Supervisi Pelaksanaan Kurikulum dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Mardhiyah, Mardhiyah; Zuanda, Sary; As’ari, As’ari; Mudasir, Mudasir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13045

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran di sekolah ditentukan oleh peranan guru yang mengajar. Hal ini disebabkan pernana guru sebagai pemimpin maupun fasilitator dalam setiap proses pembelajaran di kelas. Segala aktivitas guru menjadi upaya dalam mencapai tujuan dan kualitas pendidikan dalam sekolah. Peran guru juga turut memberikan pengaruh terhadap proses pembelajaran yang direncanakan melalui kurikulum. Supervisi dalam pendidikan diartikan sebagai bentuk pembinaan berupa pemberian bimbingan dan perbaikan atas penerapan kurikulum maupun penetapan tujuan pendidikan dalam satuan pendidikan. Supervisi kurikulum memiliki urgensi dalam mengawasi proses pelaksanaan dan penerapan kurikulum dalam satuan pendidikan sebagai proses pembinaan dan peningkatan kemampuan guru dalam memimpin proses belajar mengajar. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan sebagai metode untuk mengumpulkan data dari literatur yang pernah ada yang kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil kajian ini, dalam melakukan supervisi ada beberapa program yang perlu diperhatikan supaya dapat mengembangkan dan mencapai kegiatan belajar mengajar yang relevan serta efektif melalui profesionalitas dan mutu guru melalui bidang-bidang kegiatan supervisi kurikulum dengan pendekatan humanis, kompetensi, maupun klinis sehingga tercapai kualitas dan kemampuan guru.
Potential Combination of Cermai (Phyllanthus acidus) and Mulberry (Morus alba) Fruit Extract as a Candidate For Tyrosinase Inhibitor Susanti, Erna; AS, Nour Athiroh; Ramadhan, Majida; Mardhiyah, Mardhiyah; Noor, Mahanem Mat
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 18 No. 2 (2025): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v18i2.42571

Abstract

Melanin, a pigment derived from UV radiation, is crucial in preventing skin damage and can cause aesthetic and dermatological problems such as hyperpigmentation or hypopigmentation. Melanogenesis is a complex process involving enzymes and cytokines, with UV being a primary contributor. Tyrosinase is a key enzyme in melanin synthesis. This study aims to test the potential of combining cermai fruit extract (CE) and mulberry fruit (ME) as a tyrosinase inhibitor. The tests included antioxidant activity using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) method, total phenolic content using the Folin Ciocalteu method, flavonoid content using the AlCl3 colorimetric method, and sun protection factor (SPF) value using UV-Vis spectrophotometric method. The results showed that the highest total phenolic content was observed in (CE), followed by the combination of ME: CE in the ratio of 1:3, 1:1, 3:1, and then ME. The same pattern was seen in the flavonoid content assay results. The antioxidant activity, as indicated by the IC50 values, followed the following order CE 418.30%; ME: CE (1:3) 400.49%; ME: CE (1:1) 367.73%; ME: CE (3:1) 358.04%; and ME 344.43%. The highest SPF value was observed in ME. It can be concluded that this study shows that the combination of CE and ME extracts has potential as a tyrosinase inhibitor and skin protective agent from hyperpigmentation due to UV exposure.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN ALQURAN DAN HADITS Mardhiyah, Mardhiyah; Dahlan, M.; Suhandi, Tjetjep
FIKRAH Vol 2 No 1 (2018): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v2i1.20495

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi seperti apa saja yang digunakan oleh guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Al-qur’an dan hadits serta untuk mengetahui seperti apa faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Al-qur’an hadits di MTs Negeri kota bogor tahun pelajaran 2017-2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang di dapat dari lapangan, kemudian dianalisis, direduksi, diverivikasi kemudian ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa strategi pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Negeri Kota Bogor, guru menerapkan beberapa strategi yaitu: melakukan tes membaca Al-Qur’an, menyampaikan langkah-langkah pembelajaran, pembiasaan dalam belajar, melakukan pra-instruksional, pemberian rewards dan punishment, metode yang bervariatif, dan evaluasi atau refleksi di akhir pembelajaran. Adapun faktor pendukung yang memotivasi siswa dalam belajar Al-Qur’an Hadits dari fasilitas sekolah yang memadai, dan input siswa hampir 90% bisa membaca AL-Qur’an dan lingkungan kelas dan sekitarnya yang bersih dan rapi sehingga membuat anak nyaman dalam belajar. Adapun solusi yang dilakukan guru ketika mengalami faktor penghambat adalah guru berinisiatif meminjamkan e-book untuk memudahkan belajar peserta didik, melakukan pendekatan baik dengan murid maupun dengan orang tua murid terkait perkembangan anak dalam belajar.
The Role of Mentawai Night in Cultural Preservation and Increasing Social Participation of the Mentawai Community Asnur, Lise; Fransiska, Serly Dwi; Mardhiyah, Mardhiyah; Putra, Sandra Yusda; Vanni, Vino Gion; Nofrializa, Nofrializa
Journal of English Language and Education Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i5.1695

Abstract

Mentawai Night is a regular cultural agenda serving a dual and crucial role in preserving local cultural heritage and increasing social participation among the Mentawai community. By featuring traditional arts and rituals, such as the Sikerei dance or gong music, and actively involving all community segments, the event not only provides a platform for authentic cultural expression but also significantly strengthens social cohesion and bonds. Nevertheless, organizers face significant challenges: a massive surge in visitors is typically observed only on the opening night, followed by a sharp decline in attendance during the subsequent week of the event. Therefore, innovative sustainability strategies—including program diversification or interactive workshops—are essential to maintain the event's appeal and relevance throughout its entire duration. By addressing these challenges, Mentawai Night holds substantial potential to evolve into an inclusive, self-sufficient, and sustainable model for community-based cultural activities for other island territories.