Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENDAMPINGAN PRODUKSI PESTISIDA NABATI PADA PETANI HORTIKULTURA DI DESA SUKORAMBI KABUPATEN JEMBER Mohammad Hoesain; Ankardiansyah Pandu Pradana; Suharto Suharto; Fariz Kustiawan Alfarisy
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.7999

Abstract

ABSTRAKDesa Sukorambi adalah salah satu desa sentra produk hortikultura di Kabupaten Jember. Permasalahan yang dihadapi adalah ketergantungan penggunaan pestisida sintetis. Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah mengenalkan pestisida nabati sebagai alternatif pengganti pestisida sintetis dan menurunkan residu pestisida pada produk hortikultur. Pengabdian ini dilakukan di Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan terdiri dari FGD (Focus Group Discussion) dan praktek produksi dan aplikasi pestisida nabati. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatakan pengetahuan dan keterampilan petani dalam produksi pestisida nabati baik secara mandiri maupun kelompok. Forum diskusi terbagi menjadi dua sesi, yaitu pemaparan materi dan tanya jawab pelaksana dengan petani. Untuk aplikasi di lahan, petani diberikan penjelasan mengenai teknik aplikasi dan kalibrasi. Kemudian petani melakukan aplikasi pestisida pada lahan tanaman bayam. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah wawasan dan keterampilan petani terkait dengan pestisida nabati semakin meningkat. Diharapkan mampu memproduksi masal pestisida nabati untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida sintetis dan mengurangi residu pestisida.   Kata kunci: berkelanjutan; hortikultura; pemberdayaan; produksi; residu. ABSTRACTSukorambi Village is one of the centers for horticultural products in Jember Regency. The main problem is dependence on the use of synthetic pesticides. The purpose of community service is to introduce botanical pesticides as an alternative and reduce pesticide residues in horticultural crops. This service is carried out in Sukorambi Village, Sukorambi District, Jember Regency. The implementation method consists of FGD (Focus Group Discussion) and production practices and application of botanical pesticides. The results of the service show that there is an increase in the knowledge and skills of farmers in the production of bpotanical pesticides, both independently and in groups. The discussion forum was divided into two sessions, namely the presentation of the material and the question and answer session with the farmers. For applications in the field, farmers are given an explanation of the application and calibration techniques. Then the farmers applied pesticides to the spinach plantations. The conclusion of this service is that the insight and skills of farmers related to botanical pesticides are increasing. It is expected to be able to mass produce botanical pesticides to reduce dependence on and reduce pesticide residues. Keywords: sustainable; horticulture; empowerment; production; residue.
POTENSI BIJI MAHONI (Switenia mahogany (L). Jack) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN HAMA Spodoptera Exigua Hubner PADA TANAMAN BAWANG MERAH Muhammad Najiruddin Alfaridzi Siahaan; Mohammad Hoesain
Berkala Ilmiah Pertanian Vol 5 No 2 (2022): Mei
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.207 KB) | DOI: 10.19184/bip.v5i2.28958

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan nasonal selain cabe dan kentang, hal tersebut dikarenkan bawang merah memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan menjadi campuran bumbu masak yang wajib ada di dapur. Salah satu hama yang berpotesi untuk menjadi kendala produksi bawang merah ialah Spodoptera exigua Hubner. Insektisida nabati adalah pilihan yang tepat untuk pengendalian Organisme Penganggu Tanaman. Insektisida nabati menggunakan bahan-bahan dari tumbuhan yang memiliki khasiat racun bagi OPT, salah satu diantaranya adalah biji mahoni. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian insektisida biji mahoni terhadap mortalitas dan aktivitas S. exigua pada tanaman bawang merah dan untuk mengetahui konsentrasi yang tepat pemberian insektisida nabati biji mahoni untuk mengendalikan S. exigua pada tanaman bawang merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan diantaranya P0: kontrol, P1: 39 ml ekstrak/100 ml aquades, P2: 52 ml ekstrak/100 ml aquades, P3: 65 ml ekstrak/100 ml aquades dan P4: 78 ml ekstrak/100 ml aquades. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis of varians (ANOVA), apabila hasil menunjukkan pengaruh nyata maka akan dilakukan uji BNT pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan; (1) pemberian insektisida nabati biji mahoni berpengaruh terhadap mortalitas dan kerusakan daun pada tanaman bawang merah; (2) pemberian insektisida nabati biji mahoni dengan konsentrasi 78 ml ekstrak/100 ml aquades merupakan perlakuan terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
PENDAMPINGAN PRODUKSI MASAL SEDIAAN ORGANIK MELALUI TEKNOLOGI BIOFORMULATOR PADA KELOMPOK TANI JAYA II DI KABUPATEN JEMBER Mohammad Hoesain; Rachmi Masnilah; Aryo Fajar Sunartomo; Fariz Kustiawan Alfarisy
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1637

Abstract

Sediaan organik seperti pupuk dan pestisida organik merupakan kebutuhan vital dari sistem pertanian organik. Hal ini dikarenakan tidak dianjurkan menggunakan bahan sintetis untuk proses budidaya. Desa Rowosari, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember merupakan salah satu desa unggulan yang mengembangkan usaha pertanian organik. Produk organik yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan untuk wilayah se tapal kuda dan Jawa Timur. Namun untuk memenuhi permintaan dengan mutu kualitas yang baik diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan mutu produk. Kelompok Tani Jaya II merupakan kelompok tani yang telah berbadan hukum dengan Nomor AHU-0035438.AH.01.07 dan memiliki sertifikat organik yang dikeluarkan oleh LeSOS (Lembaga Sertifikasi Organik Seloleman). Namun ada beberapa kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Jaya II dalam mengembangkan usaha pertanian organik. Adapun masalah yang dihadapi adalah (i) sediaan input organik masih berupa pupuk organik cair, (ii) membutuhkan varian pupuk organik dalam bentuk granul yang lebih kaya nutrisi namun terbatas dengan alat produksi, (iii) belum memiliki bioinsektisida unggul untuk mengendalikan hama utama pada tanaman budidaya organik, (iv) tantangan manejemen agroindustri yang belum terstruktur, serta (v) masalah pemasaran dan kelembagaan. Tujuan umum dilakukan PKM ini adalah membantu Kelompok Tani Jaya II dalam meningkatkan nilai tambah dalam pengembangan usaha pertanian organik. Sedangkan untuk tujuan khusus yaitu (i) menyediakan sediaan organik berupa pupuk organik granul dan dilengkapi dengan alat bioformulator, (ii) melakukan produksi masal bioinsektisida unggul yang telah teruji sebagai upaya proteksi tanaman terhadap serangan hama, (iii) membantu dalam mengembangkan usaha dalam agroindustri yang berkelanjutan, dan (iv) meningkatkan sumber daya pemberdayaan masyarakat melalui peran kelembagaan dan strategi pemasaran bisnis. Hasil dari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat atau petani organik dalam menyediakan teknologi untuk sediaan organik. Kemudian hasil berikutnya petani mampu menyediakan sediaan organik dengan formula granul, cair (pupuk dan pestisida organik) yang efektif untuk kegitan proses budidaya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah disemenasi hasil teknologi untuk pemberdayaan masyarakat dalam menyediakan paket teknologi granulator dan formula cair.
Pengaruh konsentrasi ekstrak daun mimba dan biji pinang terhadap mortalitas keong mas (Pomacea canaliculata L.) Ma'wa, Niswatul; Hoesain, Mohammad
Jurnal Proteksi Tanaman Tropis Vol 1 No 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Universitas Jember - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jptt.v1i1.15580

Abstract

The golden Apple Snail is one of the rice pest that damaging by shredding the leaves of young plant. The common control has some negative impacts on the environment, so that the application of phyto-moluscides becomes a solution forming environmentally friendly agriculture. Neem and areca nut are one of the raw materials that can be used to control golden apple snails. This study aims to determine the effect of the concentration of neem and areca leaf extracts so the result of the study can be information and recomendations for controlling golden apple snail. This study uses a factorial Completely Randomized Design method, the first factor is extract raw material consisting of neem leaf, areca nut, and combination, while the second factor is consentration 0.25 g/L, 0.50 g/L, 0.75 g/L and control, each treatment gets 3 replications. Extract was applied by direct aplication method. Observations are carried out every 12 hours for 96 hours after aplication. The observed variable is behavior change, inhibition of eating activity and golden snail mortality. Data was analyzed by ANOVA then continued whit Duncan’s advanced test. Based on the result on the parameters that have been tested, raw materials and concentration have the effect of changing behavior from the start of the aplication, inhibition of eating activity, even an increase in mortality of up to 100% in the treatment of areca extract and combination application.
Pemberdayaan Masyarakat Sukorambi Melalui Implementasi Pertanian Sehat ADU (Anti Residu) Upaya Menghasilkan Produk Hortikultura Bebas Residu Pestisida Hoesain, Mohammad; Masnilah, Rachmi; Prastowo, Sigit; Pradana, Ankardiansyah Pandu; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Wagiyana, Wagiyana; Suharto, Suharto; Hasjim, Saifuddin; Sunartomo, Aryo Fajar
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i2.2773

Abstract

AbstrakDesa Sukorambi merupakan Desa Sentra Tanaman Hortikultura untuk pemasok di Kabupaten Jember. Masyarakat di desa tersebut mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Sistem budidaya tanaman hortikultura yang diterapkan oleh Masyarakat Desa Sukorambi menggunakan sistem pertanian intensif dengan input pupuk dan pestisida sintetis, menjadi suatu permasalahan. Selain sistem pertanian, Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) menjadi masalah utama dalam budidaya tanaman. Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah memberikan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat mengenai implementasi pertanian sehat dengan teknologi produksi Anti Residu (ADU) untuk alternatif ketergantungan terhadap pestisida sintetis. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian desa binaan dilaksanakan dengan dua metode yaitu Focus Group Discussion (FGD) dan praktek di beberapa kelompok tani. Tujuan dilakukan FGD adalah untuk memberikan penyuluhan dan wawasan terkait implementasi pertanian sehat. Metode praktek teknologi produksi bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat terkait teknologi produksi ADU yang telah berhasil efektif dan teruji dalam skala laboratorium maupun di lahan percobaan untuk mengendalikan permasalahan seputar OPT. Kegiatan pengabdian desa binaan melibatkan beberapa perangkat desa, tokoh masyarakat, dan petani yang menjadi sasaran. Hasil program pengabdian ini memberikan respon positif untuk transfer teknologi mengenai implementasi pertanian sehat, petani mengetahui produksi ADU secara mandiri, dan memberikan pengaruh positif dalam menghasilkan produk-produk pertanian sehat bebas residu pestisida.Kata kunci: Anti Residu, Berkelanjutan, Desa Binaan, Terpadu.
The Potential of Deleterious rhizobacteria to Control Primary Weed Echinochloa sp. on Rice Hoesain, Mohammad; Masnilah, Rachmi; Nurchayanti, Suhartiningsih Dwi; Pradana, Ankardiansyah Pandu; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Sari, Dwi Tirta; Ramadhan, Farchan Mushal Al; Rismayani; Tarigan, Sri Ita
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 16 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v16i2.3422

Abstract

Deleterious rhizobacteria (DRB) is one of the rhizobacteria that can be used as a bioherbicide and can stimulate plant growth. The objectives that can be obtained from this study are to determine the potential of DRB on the growth of weeds Echinochloa crusgalli and Echinochloa colona on rice. Variables observed in this study were identification of secondary metabolites, measurement of weed sprouts, percentage effectiveness of bacterial isolates against weed seeds, normal sprouts, abnormal sprouts, fresh seeds that did not grow and dead seeds. The aim of this study is to explore biological agents that can be used to control the main weeds of rice crops. This candidate could be a recommendation for environmentally friendly controls. Exploration of the DRB group was obtained by collecting soil samples around the roots of rice crops. Then isolate it, identify as morphologically and physiologically, and test it in vitro studies. The results showed that DRB had the potential to control weed growth and could stimulate the growth of rice. The application of PFA and PFB isolates had a significant effect on inhibiting the length of weed roots and buds, the average percentage of control effectiveness > 80-90%. Novelty in this study could be found as candidate groups of DRB bacteria with specific locations to control the weed Echinochloa sp. on rice crops. For society, this research could be an alternative to reduce dependence on synthetic herbicides . DRB has the potential to be formulated into a bioherbicide  to control weeds.
Program Konservasi Penanaman 1000 Pohon Berbasis Masyarakat di Wilayah Hulu DAS Bedadung Jember: Conservation Program for Planting 1000 Tress Based on Society in the Upstream Area of the Bedadung Jember Watershed Habriantono, Bakhroini; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Suharto, Suharto; Wagiyana, Wagiyana; Nurcahyanti, Suhartiningsih Dwi; Masnilah, Rachmi; Hoesain, Mohammad; Nusantara, Alrio Putra; Hakim, Tiara Oktavia Putri; Lestari, Resti Putri; Risqianti, Riza; Fa'ayunina, Miftakhul; Merina, Gusna; Ramadhani, Farchan Mushaf Al; Putra, Dimas Ganda Permana
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 11 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i11.7794

Abstract

Environmental degradation in the Bedadung Watershed (DAS) in Jember has led to natural disasters such as floods and landslides. A conservation effort through a program of planting 1,000 trees in the upstream area of the watershed was initiated to restore environmental health and improve the welfare of the local community. This program was conducted over nine months in Sucopangepok Village, coordinating with local authorities and residents. The tree seedlings, including Teak, Coffee, Sengon, and Soursop, were provided by BPDASHL Brantas Sampean Jember. Planting was done in vacant land using technical, social, and focus group discussion (FGD) approaches. Active community participation was evident in the planting and maintenance of the trees. The outreach and discussions increased awareness about the importance of conservation and disaster mitigation. Planting economically valuable trees is expected to provide long-term benefits for the environment and the community’s economy. The program results showed a reduction in natural disaster risks and an increase in community awareness and participation. Support from the government, private sector, and non-governmental organizations is crucial to ensure the success and sustainability of this conservation program.
Studi Keanekaragaman Tanaman yang Berpotensi sebagai Pestisida Nabati dalam Mengendalikan Hama Plutella xylostella Zuhro, Fatimatuz; Hoesain, Mohammad; Suharto, Suharto
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 2 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i2.2102

Abstract

Plutella xylostella dikenal sebagai hama oligofag (menyerang pada beberapa famili tanaman), pada semua stadia, baik vegetatif maupun generatif, mulai dari bagian pucuk dan daun tanaman, dari proses pembibitan hingga panen. Plutella xylostella merupakan jenis hama yang rakus dan berpotensi menghancurkan seluruh bagian tanaman jika tidak segera dikendalikan. Tingkat serangannya dapat mengurangi produktivitas tanaman mencapai 100%.  Hama Plutella xylostella telah mengalami resistensi terhadap beberapa jenis insektisida yang digunakan oleh para petani. Berdasarkan hasil uji toksisitas, juga diketahui bahwa Plutella xylostella resisten terhadap beberapa  jenis insektisida, oleh karena itu pemanfaatan pestisida nabati dalam mengendalikan Plutella xylostella merupakan salah satu solusi alternatif yang bijak dan mendukung dalam tercapainya sistem pertanian yang berkelanjutan. Pada umumnya  setiap jenis tanaman mengandung senyawa aktif khusus yang membuatnya dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati, seperti; senyawa  alkaloid, torpenoid, fenolik, dan senyawa metabolit sekunder lainnya. Beberapa hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa setiap jenis tanaman memiliki memiliki sifat, toksisitas, dan tingkat efektivitasnya tersendiri dalam mengendalikan Plutella xylostella. Potensi beberapa jenis tanaman dalam mengatasi Plutella xylostella  diulas dalam artikel ini, dengan metode mengumpulkan data dan teori dari hasil penelitian terdahulu. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi bagi para petani, ilmuwan, dan berbagai pihak yang terkait, khususnya dalam mengatasi permasalahan serangan hama Plutella xylostella pada proses budidaya tanaman.
Biophysical Analysis of the Land Carrying Capacity to Organic Rice Plantations in Jember, East Java, Indonesia Hoesain, Mohammad; Pradana, Ankardiansyah Pandu; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Soekarno, Siswoyo; Wahyuningsih, Sri; Al Ramadhani, Farchan Mushaf
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 47, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v47i3.4583

Abstract

Organic rice is cultivated without synthetic materials, offering high economic value and health benefits. Supportive biophysical components are essential for optimal growth and improving organic rice productivity. This research aims to identify the biophysical components that contribute to the land's carrying capacity for organic rice growth. The research was conducted in Rowosari Village, Jember Regency, East Java. The study analyzed on-farm activities, including producing organic fertilizers and pesticides, land mapping, agroclimate, and assessing biological components. The results show that biophysical factors significantly influence organic rice growth. Indicators of the success of organic fertilizer produced are N of 0.15%, P of 0.04%, K of 0.22%, and fertilizer pH of 4.98. The qualitative analysis of organic pesticides revealed the presence of secondary metabolites like tannin, saponin, flavonoid, alkaloid, and terpenoid with the code (+++). A high biological diversity was observed, with a Shannon-H index exceeding 1. Additionally, the concentration of organic fertilizers and pesticides significantly increased the number of rice plant saplings during the vegetative phase. The study concludes that the biophysical components of the land provide strong support for the growth of organic rice, demonstrating their vital role in the sustainability and productivity of organic farming systems.
Community Empowerment Through the Solid Organic Fertilizer Production Program as a Waste Management Effort to Support Sustainable Agriculture in Jember Regency Rahayu, Puji; Maulida, Zulfa; Utami, Ratih Apri; Avivi, Sholeh; Hoesain, Mohammad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.6738

Abstract

Jember Regency has potential in the agricultural sector with abundant biodiversity, as well as a community culture that respects nature. This potential has not been managed optimally due to various problems such as limited creativity and knowledge of farmers regarding production, access, and limited market opportunities. To overcome this problem, it is necessary to empower the community through technology transfer, one of which is the manufacture of solid organic fertilizer from local ingredients in Jember district. This activity is an effort made to create environmentally friendly agriculture and can reduce organic waste pollution, one of which is animal waste. The specific aim of carrying out this activity is so that farmers can process organic materials in the surrounding environment to make organic fertilizer, thereby reducing farmers' dependence on inorganic fertilizers. This training in making organic fertilizer can increase farmers' knowledge and skills in increasing soil fertility and increasing production using organic materials. Implementation methods include socialization or counseling and training.