Articles
HOTSEP Analysis to Develop Disaster Research Integrated Book for Vocational Education (Drica) in 21st-Century
Primarini, Hendrica Etmi;
Rahmayanti, Henita;
Widiasanti, Irika;
Ichsan, Ilmi Zajuli;
Koc, Isil;
Rogayan Jr., Danilo V.;
Darussyamsu, Rahmawati;
Titin, Titin;
Marhento, Giry;
Nurfadhilah, Nurfadhilah;
Sa’diyah, Rika
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 6 No 2 (2021): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tadris.v6i2.8710
This study analyzed Higher-Order Thinking Skills of Environmental Problem (HOTSEP). It was conducted in March 2021. The sample comprised 114 vocational high school students, 66 male and 49 female students from several schools in Jakarta, Indonesia. The data was collected online using Google Form and Microsoft Excel for data analysis. The results showed that the HOTS score with analyzing environmental problems (C4) obtained an average score of 50. The thinking aspect of evaluating environmental problems (C5) obtained an average score of 49. The thinking aspect of making programs to overcome environmental problems (C6) obtained an average score of 47. Therefore, the study showed that the HOTS scores were relatively low since the average score was 51. The results showed that the HOTSEP score on the criticizing environmental problems (C4) obtained an average score of 24. The thinking aspect of environmental problem solving (C5) obtained an average score of 25. Furthermore, the thinking aspect of environmental innovation development (C6) obtained an average score of 23. Therefore, the study showed that the HOTSEP score was poor since the average score was 26. The research results suggest that learning media employed requires an improvement related to disaster mitigation. One media that can be developed is Disaster Research integrated book for Vocational Education (Drica). It can be concluded that the research results generally indicate that the vocational education students remain lacking in the HOTSEP aspect.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Kurikulum Merdeka Kelas X Semester I pada Mata Pelajaran Biologi Di SMA Negeri 16 Padang
Fadillah Mutia;
Zulyusri, Zulyusri;
Darussyamsu, Rahmawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurikulum difungsikan sebagai acuan untuk memenuhi kebutuhan semua peserta didik yang mempunyai potensi beranekaragam sehingga dapat menghindari terjadinya pembatasan di berbagai bidang keilmuan (Anita Jojor &Hotmaulina Sihotang). Pembelajaran diferensiasi diharapkan mampu menjadi pendukung terlaksananya teori belajar kognitivisme dan konstruktisme karena lebih mementingkan proses dari pada hasil belajar. Teori ini menyebutkan bahwa belajar yang dilaksanakan adalah hasil interaksi mental dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan pada pengetahuan beserta perilaku sehingga diberikan saran dalam pembelajaran sebaiknya menggunakan media yang bersifat nyata untuk menghindari pemikiran anak secara abstrak (Nurhadi, 2020: 18). Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa pembelajaran diferensiasi dan dua teori ini sangat berkesinambungan karena lebih mementingkan kebutuhan belajar peserta didik daripada hasil untuk memenuhi proses yang bermakna dalam mencapai tujuan utama pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dengan teknik observasi melalui diskusi langsung bersama guru mata pelajaran disertai dengan penulis terjun sebagai guru Praktik Lapangan Kerja (PLK) periode Juli-Desember 2022 dan studi dokumentasi di SMA Negeri 16 Padang. Pembelajaran diferensiasi ini seharusnya menjadi terobosan baru bagi setiap sekolah yang mengadopsinya untuk memajukan kreativitas guru dalam mengelola kelas dan memperbesar peluang peserta didik untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya namun tidak bisa dipungkiri dalam penerapan tidak berjalan mulus karena masih bersifat baru sehingga banyak kendala yang dirasakan bagi pelaksananya. Implementasi kurikulum merdeka sebagai penyempurnaan kurikulum sebelumnya belum sepenuhnya bisa tercapai jika tidak didorong oleh semua stakeholder dan unsur sekolah.
Meta Analisis Validitas dan Praktikalitas Pengembangan LKPD sebagai Media Pembelajaran
Dewi, Mulyani Puspita;
Darussyamsu, Rahmawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14929
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada dimasa sekarang dapat memberikan kesempatan bagi guru untuk mengembangkan berbagai media pembelajaran sebagai sumber belajar. Media pembelajaran merupakan salah satu faktor penentu dalam mencapai tujuan dan keberhasilan pembelajaran, salah satu media pembelajaran yang dapat dikembangkan oleh guru adalah LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik). LKPD yang memenuhi kriteria baik akan menciptakan sebuah proses pembelajaran yang efektif. Oleh karena itu, sebelum menggunakan LKPD sebagai media pembelajaran perlu dilakukan validitas dan praktikalitas untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan penggunaan LKPD sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan praktikalitas LKPD, meta analisis dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis artikel dari beberapa jurnal melalui internet. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 artikel terkait pengembangan LKPD sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat validitas pengembangan LKPD sebagai media pembelajaran adalah sebesar 86,83% (valid) dan rata-rata tingkat praktikalitas oleh guru dan peserta didik adalah sebesar 88,69% (sangat praktis). Hasil analisis pengembangan LKPD sebagai media pembelajaran menunjukkan bahwa LKPD telah dapat dikategorikan layak dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SISTEM KOORDINASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Musarillawanty, Nora;
Selaras, Ganda Hijrah;
Fadilah, Muhyiatul;
Darussyamsu, Rahmawati
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1064
Penggunaan media berbasis teknologi belum pernah serta belum pernah diterapkannya multimedia interaktif dalam pembelajaran biologi merupakan salah satu penyebab rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia interaktif sistem koordinasi terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik SMAN 1 Luhak Nan Duo. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (quasy eksperiment) dengan rancangan one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar peserta didik berupa soal pilihan ganda. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2024 dengan populasi peserta didik Fase F SMAN 1 Luhak Nan Duo yang memilih mata pelajaran biologi Tahun Ajar 2023/2024 dan sampel sebanyak 62 peserta didik. Analisis data menggunakan uji paired sample t test. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan diketahui bahwa nilai signifikansi < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif sistem koordinasi berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.
Waste Management Awareness Education for Elementary School Teachers and Students; the Implementation of Sustainable Environmental Education
Darussyamsu, Rahmawati;
Helendra, Helendra;
Arsih, Fitri;
Ristiono, Ristiono;
Fajrina, Suci;
Ramayani, Mia;
Riski, Shintia Putri
Pelita Eksakta Vol 7 No 1 (2024): Pelita Eksakta, Vol. 7, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol7-iss1/217
In fact, awareness of waste management is still low in Nagari Tanjung Balik, Solok Regency. Based on initial observations, it is known that students at Nagari Tanjung Balik Elementary School do not yet have awareness of waste management. Furthermore, even though since 2022, Nagari Tanjung Balik has had a Waste Bank under the guidance of Universitas Negeri Padang Community Development Team, there has been no contribution from the total of five elementary schools in Nagari Tanjung Balik to the Waste Bank. This is of course not in line with the Nagari Tanjung Balik program which has attempted to intensify waste management in order to create a sustainable environment. Therefore, the solution offered is to provide education to elementary school students who are members of the KKG Cluster III Tanjung Balik Elementary School, X Koto Above District regarding waste management.
The Effectiveness of Project-Based Learning Model with RAHMA Syntax to Improve Prospective Biology Teachers’ Critical Thinking Skills
Darussyamsu, Rahmawati;
Lufri, Lufri;
Ahda, Yuni;
Alberida, Heffi;
Ambiyar, Ambiyar;
Samsudin, Syakirah
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 13 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/xy8mr440
This research aims to measure the effectiveness of the Project-Based Learning Model with RAHMA Syntax (PjBL-RAHMA) in improving prospective biology teachers’ critical thinking skills. RAHMA is an acronym for Recognizing Problems, Analyzing Problems, Handling Projects, Monitoring Progress, and Assessing Results. This research was quasi-experimental with a posttest-only control group design. This research involved 223 prospective biology teachers from three well-accredited public universities in Sumatra, Indonesia. Data from the critical thinking skills test results were analyzed using JASP software. Prospective biology teachers’ achievement of critical thinking skills after learning using the PjBL-RAHMA model showed that the experimental class was better than the control class. This research concludes that PjBL-RAHMA effectively improves prospective biology teachers’ critical thinking skills. This research also explains the contribution of each PjBL-RAHMA syntax in improving prospective biology teachers’ critical thinking skills. The PjBL-RAHMA syntax has increased prospective biology teachers’ ability to understand and analyze real-life problems, providing good reasons, logical thinking, and creating solutions to problems, especially in pedagogy.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Ajar Berbasis PjBL-RAHMA pada Materi Bakteri dan Jamur
Suci, Indah Bonu;
Darussyamsu, Rahmawati;
Fadilah, Muhyiatul;
Arsih, Fitri
Bioeducation Journal Vol 9 No 1 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/bioedu.v9i1.532
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan untuk mengembangkan modul ajar berbasis model PjBL-RAHMA pada materi bakteri dan jamur pada fase E SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berorientasi pada pengembangan suatu produk. Subjek pada penelitian ini yaitu seorang guru mata pelajaran biologi SMA Negeri 13 Padang yang mengajar ppada fase E. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Analysis Interactive Miles-Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini diperoleh beberapa hasil yaitu pertama sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka pada setiap aspek dalam proses pembelajaran sehingga modul ajar sudah sesuai dengan Kurikulum yang digunakan. Kedua guru sudah mencoba membuat pembelajaran proyek namun dalam proses pelaksanaannya belum mampu mengarahkan murid secara mandiri memecahkan masalah dan menentukan solusi dalam proyek, karena penentuan masalah dan solusi yang terlalu berpusat pada guru, selain itu hal ini belum diintegrasikan ke dalam modul ajar. Ketiga murid memiliki kesulitan dalam mempelajari materi bakteri dan jamur karena materi cukup rumit dan padat. Selain itu murid masih belum bisa membedakan peranan yang dilakukan oleh jamur dan bakteri. Berdasarkan hasil temuain di lapangan dan studi literature diketahui bahwa perlu dikembangkan modul ajar berbasis model PjBL-RAHMA pada materi bakteri dan jamur fase E SMA yang mampu membantu guru dalam mengembalikan proses pembelajaran proyek dengan sebagaimana mestinya.
Analisis Kebutuhan Modul Ajar Bebasis Model PjBL-RAHMA pada Materi Virus dan Bakteri Fase E SMA/MA
Afifah, Fadhilah;
Darussyamsu, Rahmawati;
Fadilah, Muhyiatul;
Arsih, Fitri
Bioeducation Journal Vol 9 No 2 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/bioedu.v9i2.533
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar berbasis Project Based Learning (PjBL) RAHMA pada materi virus dan bakteri fase E SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik wawancara guru biologi dan angket kebutuhan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,3% peserta didik mengalami kesulitan pada materi bakteri dan 31,1% pada materi virus, disebabkan oleh materi yang padat dan banyak istilah ilmiah. Peserta didik menginginkan bahan ajar yang menarik, mudah dipahami, dan dilengkapi gambar (39,4%). Selain itu, 32,4% peserta didik menyukai pembelajaran praktik langsung, menunjukkan potensi penerapan model PjBL. Dengan demikian, pengembangan modul ajar berbasis PjBL-RAHMA dinilai relevan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran biologi.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MURID BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI SDGs PADA MATERI EKOSISTEM
Afani, Fadilla;
Helendra;
Darussyamsu, Rahmawati;
Kurniati, Rahmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v11i03.60079
This study aims to analyze the needs for developing student worksheets (LKM) based on the Problem Based Learning (PBL) model integrated with the Sustainable Development Goals (SDGs) on ecosystem material for Phase E senior high school students. This study used a qualitative descriptive method oriented towards product development, with a biology teacher and 35 Phase E students at SMAN 6 Padang as subjects. Data were collected through interview guidelines and questionnaires, then analyzed using Miles and Huberman's Interactive Analysis, covering data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that although the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) had been implemented, the teacher had not developed a PBL-based worksheet, and the application of SDGs in learning was still not optimal. Students considered ecosystem material the most difficult to understand due to numerous confusing terms and its memorization-oriented nature. Students showed strong interest in using worksheets integrated with real environmental issues and SDGs. Based on these findings, the development of an SDGs-integrated, PBL-based student worksheet on ecosystem material is needed to support meaningful and contextual biology learning.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MURID BERBASIS MODEL PJBL-RAHMA TERINTEGRASI SDGS PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN
Adiputri, Atika;
Darussyamsu, Rahmawati;
Zulyusri;
Kurniati, Rahmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v11i03.60080
This study aims to analyze the need for developing Student Worksheets (LKM) based on the PjBL-RAHMA model and integrated with the SDGs, specifically for the digestive system topic in Grade XI. A descriptive method was employed, utilizing interviews and questionnaires administered to two biology teachers and 32 students from class XI F2 at SMAN 15 Padang. The results indicate that the learning process remains teacher-centered, evidenced by the fact that 27.53% of students learn primarily by listening to teacher explanations. A total of 33.33% of students found the digestive system material difficult to comprehend, largely due to the abundance of confusing terminology and the complexity of the subject matter. Although 87.5% of students had previously used student worksheets and 96.87% found them helpful, the existing worksheets lacked integration with the SDGs; this is reflected in the finding that 68.75% of students had never heard of the SDGs, and 71.87% had never experienced SDG-integrated learning. The students expressed interest in PjBL-RAHMA-based worksheets integrated with the SDGs. These findings suggest that developing PjBL-RAHMA-based worksheets integrated with the SDGs is highly relevant for enhancing student engagement and conceptual understanding of the digestive system.