Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Seksual Berbasis Pemahaman Biologis, Komunikasi Efektif Dan Aspek Hukum Bagi Siswa Di SMAN 14 Konawe Selatan Burhan, Samsi; Mahdar, Mahdar; Yedi Kusnadi; Syahruddin, Syahruddin; Ashar Hasyim; Mahendra, Mahendra; Anggi, Anggi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.10969

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan guru SMAN 14 Konawe Selatan mengenai isu-isu seksual melalui pendekatan interdisipliner. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya literasi biologi seksual, minimnya kemampuan komunikasi asertif terkait seksualitas, serta kurangnya pemahaman terhadap konsekuensi hukum dari tindakan seksual yang menyimpang. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi komunikasi, dan studi kasus hukum. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata skor siswa meningkat dari 56,7 menjadi 83,2 dan guru dari 64,5 menjadi 89,3. Selain itu, analisis kualitatif menunjukkan perubahan positif dalam sikap, keberanian menyampaikan pendapat, dan pemahaman hukum di kalangan peserta. Matriks penilaian digunakan untuk menilai indikator pemahaman peserta secara sistematis. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi seksual terpadu yang disampaikan dengan metode partisipatif mampu menciptakan ruang dialog yang sehat dan efektif di lingkungan sekolah, serta dapat direplikasi di institusi pendidikan lainnya.
Analisis Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 - 2024 Anggi, Anggi; Firayanti, Yuni; Mahardhika, Tubagus
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 2 No. 8 (2025): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/aksioma.v2i8.1716

Abstract

This study aims to analyze the financial performance of PT. Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019 - 2024 period through a financial ratio analysis approach. The research method used is Qualitative Descriptive with secondary data in the form of the company's annual financial reports. The analysis was carried out using liquidity ratios (Current Ratio and Quick Ratio), solvency ratios (Debt to Asset Ratio and Debt to Equity Ratio), profitability ratios (Return on Asset, Return on Equity, and Net Profit Margin), and market ratios (Earnings Per Share). The results of the study indicate that the financial performance of PT. Garudafood fluctuated during the 2019 - 2024 period where the Current Ratio and Quick Ratio liquidity ratios were below industry standards, indicating the company's ability to meet short-term obligations still needs to be improved. The Debt to Asset Ratio solvency ratio exceeds industry standards, indicating the company's high dependence on debt funding. The Debt to Equity Ratio exceeds industry standards, indicating an increasing dependence on debt. Profitability ratios (ROA, ROE, and NPM) have consistently been below standard, reflecting challenges in generating optimal profits. Meanwhile, Earnings Per Share (EPS) has increased significantly, indicating improved market performance.
THE EFFECT OF DEBT AND DIVIDEND POLICY ON FIRM VALUE MODERATED BY MANAGERIAL OWNERSHIP: ( Case Study of Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange) Anggi, Anggi; Taswan, Taswan
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i3.3142

Abstract

Introduction: The objective of this study is to investigate the effect of debt policy and dividend policy on company value, moderated by managerial ownership, among groups listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2023. Methods: The unbiased variables analyzed in this study are debt coverage and dividend coverage, while the dependent variable is organisational price. Managerial possession serves as a moderating variable.The population in this study comprises manufacturing businesses listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2023. Results: A total of sixty-four groups have been determined as samples using purposive sampling. The consequences of the examination indicate that Debt policy has a significant and widespread impact on firm cash, while Dividend insurance has a significant effect on firm fees. Managerial possession has a nice impact on the company's fee. Managerial ownership moderates the connection between debt coverage and company cost. Managerial ownership also moderates the relationship between dividend policy and a company's stock price. Keywords: Debt Policy, Managerial Ownership, Dividends, Firm Value
Pengaruh Kemasan Produk Susu Bear Brand Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada PT. Oze Power Switch Di Makassar Rijal Nur, Andi Asad; Purnama Alam, Andi Rifqah; Anggi, Anggi
Movere Journal Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/mv.v1i2.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kemasan susu Bear Brand terhadap keputusan pembelian konsumen pada PT.Oze Power Switch Makassar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan yaitu deskriptif jawaban hasil kuesioner dengan skala likersdan analisis statistik berupa analisis regresi sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis regresi yang didapatkan persamaan y=8,09+ 0,65x serta hasil analisis koefisien korelasia= 8,09 b= 0,65, 0,41 dan determinasi 0,1681 atau 16,81% serta diperoleh t hitungsebesar 3,272 lebih besar dari pada 1,674 (3,272 > 1,674)yang artinya terdapat pengaruh kemasan produk susu Bear brand terhadap keputusan pembelian konsumen pada PT. Oze Power Switch Makassar.
Integrasi Nilai Budaya Lokal ke Dalam Pembelajaran PPKn SMPN 9 Palu Sukmawati, Sukmawati; Jamaludin, Jamaludin; Alanur, Shofia Nurun; Septianingsi, Andi Alda; Febyanti, Ni Made; Lasaka, Risnawati A; Aditya, Aditya; Budiman, Noslin Margareta; Anggi, Anggi; Pratiwi, Mei; Saputri, Hazad; Fahrul, Moh
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai budaya lokal, sehingga nilai tersebut dapat di integrasikan dalam pembelajaran dalam pembelajaran PPKn di SMAN 9 Palu sebagai penguatan karakter siswa. Kemunculan budaya lokal yang terjadi secara turun-temurun dan terdapat arti yang dalam dibalik kehadirannya. Kearifan lokal merupakan salah satu sumber pengetahuan kebudayaan masyarakat yang terdapat dalam tradisi, sejarah, seni, agama dan dalam dunia pendidikan formal maupun informal. Pada umumnya hampir setiap kelompok yang ada dalam masyarakat memiliki nilai kearifan lokal masing-masing. Nilai budaya lokal pada umumnya terdapat pada kearifan lokal (local wisdom) seperti nilai gotong royong, nilai kejujuran dan tanggung jawab serta nilai harmoni. dimana nilai budaya ini dilihat sebagai ide, kepercayaan, aturan dan unsur suatu materi. Ide meliputi hal-hal seperti nilai, intelektual, dan pengalaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif desktiftif. Hal tersebut didasari oleh masalah yang diteliti bersifat deskriftif kualitatif yang membutuhkan observasi, wawancara, mengkaji dokumen, menguji keabsahan data melalui tahapan triangulasi, dalam mengungkap kebermaknaan secara interpretatif sebagai jawaban dalam pemecahan masalah penelitian.
Evaluasi Kepatuhan Minum Obat Antidiabetes pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Siloam Jakarta Anggi, Anggi
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12208

Abstract

The patient's routine activities in consulting a doctor will affect the level of adherence in antidiabetic treatment. Health workers, especially pharmacists, play an important role in educating the use of insulin pens and education on taking medication regularly. Most patients are less compliant in treatment because they feel bored taking medicine regularly every day, plus patients feel they don't have to take medicine when they don't feel sick. In this case, the family or the environment around the patient should play a role in monitoring taking medication and providing motivation in patient treatment. This study aims to describe the compliance of diabetic patients in taking antidiabetic drugs in the hospital. This study used a qualitative method with case studies and interviews with respondents (diabetic patients). Respondents were interviewed to determine the level of patient compliance in carrying out routine treatment to the hospital and to obtain information about the patient's monthly routine control. Respondents were interviewed that taking medication regularly makes them bored and bored, the use of an insulin pen is also one of the reasons for being obedient in taking medication. It was concluded that the role of pharmacists was very important in providing education to take medication regularly, checking blood sugar regularly and using insulin pens. After education, it is hoped that the patient will comply more with antidiabetic treatment. Adhering to antidiabetic medication means preventing complications and maintaining the patient's health condition in the long term.Keywords: antidiabetic; take medicine; obedience; education; insulinABSTRAK Kegiatan rutin pasien dalam melakukan konsultasi ke dokter akan mempengaruhi tingkat kepatuhan dalam pengobatan antidiabetes. Tenaga kesehatan terutama farmasi sangat berperan penting dalam melakukan edukasi penggunaan insulin pen dan edukasi minum obat secara teratur. Kebanyakan pasien kurang patuh dalam pengobatan karena merasa bosan minum obat secara rutin setiap hari, ditambah lagi pasien merasa tidak harus minum obat saat dirinya tidak merasa sakit. Dalam hal ini, harusnya keluarga atau lingkungan sekitar pasien berperan dalam memantau minum obat dan memberikan motivasi dalam pengobatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan kepatuhan pasien diabetes dalam minum obat antidiabetes di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus dan wawancara dengan responden (pasien diabetes). Responden diwawancarai untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien dalam melakukan pengobatan rutin ke rumah sakit dan menggali informasi tentang kontrol rutin setiap bulan pasien. Reseponden diwawancarai bahwa minum obat secara rutin membuat mereka bosan dan jenuh, penggunaan insulin pen juga menjadi salah satu alasan untuk patuh dalam minum obat. Disimpulkan bahwa peran tenaga farmasi sangat penting dalam melakukan edukasi untuk minum obat secara teratur, pengecekan gula darah secara teratur dan penggunaan insulin pen. Setelah dilakukan edukasi maka diharapkan pasien akan lebih mematuhi pengobatan antidiabetes. Mematuhi pengobatan antidiabetes berarti mencegah terjadinya komplikasi dan menjaga kondisi kesehatan pasien dalam jangka waktu lama.Kata kunci: antidiabetes; minum obat; kepatuhan; edukasi; insulin
Preferensi Penggunaan Benih Bersertifikat Terhadap Produksi Padi di Desa Padangloang Kabupaten Sidenreng Rappang: Farmers’ Preferences in the Use of Certified Seeds on Rice Production in Padangloang Village Sidenreng Rappang District Anggi, Anggi; Trisnawaty AR.; Muhanniah, Muhanniah
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 13 No. 3 (2025): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v13i3.6452

Abstract

Benih merupakan unsur vital dalam keberhasilan budidaya tanaman, karena menjadi cikal bakal kehidupan tanaman dan berperan penting dalam penentuan hasil usaha tani. Namun, permasalahan terkait benih masih menjadi kendala utama dalam pengembangan komoditas pertanian, termasuk padi. Beberapa permasalahan tersebut antara lain ketidaktepatan dalam pemilihan benih, perubahan iklim, serta gangguan hama dan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap petani terhadap penggunaan benih bersertifikat, melihat peningkatan penggunaannya, dan dampaknya terhadap hasil produksi padi. Penelitian dilaksanakan di Desa Padangloang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, selama Januari hingga April 2025, dengan metode survei terhadap 176 petani dari 11 kelompok tani menggunakan teknik simple random sampling.  Berdasarkan hasil penelitian data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya, 56,25% petani menggunakan benih bersertifikat, 93,93% menyatakan kualitasnya baik, dan 92,92% menilai manfaatnya sebanding. Korelasi signifikan ditemukan pada variabel pendidikan, pengetahuan varietas, dan tempat perolehan benih. Seed is a vital element in the success of crop cultivation, as it is the forerunner of plant life and plays an important role in determining the results of farming. However, problems related to seeds are still a major obstacle in the development of agricultural commodities, including rice. Some of these problems include inaccuracy in seed selection, climate change, and pest and disease problems. This study aims to analyze farmers' attitudes towards the use of certified seeds, see the increase in their use, and their impact on rice production. The research was conducted in Padangloang Village, Dua Pitue Subdistrict, Sidenreng Rappang District, from January to April 2025, using a survey method on 176 farmers from 11 farmer groups using a simple random sampling technique.  Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation. As a result, 56.25% of farmers used certified seeds, 93.93% stated the quality was good, and 92.92% rated the benefits as comparable. Significant correlations were found in the variables of education, varietal knowledge, and place of acquisition.
Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Es Krim Sari Kecambah Kedelai Hitam (Glycine max Var. Mallika) dengan Variasi Pengemulsi (Physicochemical and Organoleptic Properties of Black Soybean Sprouts Ice Cream (Glicyne max Var. Mallika) with Emulsifier Variations). Anggi, Anggi; Rahayu, Wahidah Mahanani; Rahmadhia, Safinta Nurindra
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 2 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i2.792

Abstract

Es krim merupakan suatu produk yang terbuat dari bahan dasar susu baik hewani ataupun nabati. Es krim nabati merupakan es krim dengan kandungan lemak yang lebih rendah. Alternatif bahan yaitu sari kecambah kedelai hitam. Pengemulsi merupakan salah satu bahan tambahan yang membantu tersuspensinya suatu cairan ke dalam cairan lain dengan polaritas berbeda. Kuning telur mengandung lesitin dan lesitoprotein yang secara aktif bertindak sebagai pengemulsi. Lesitin kedelai digunakan sebagai pengemulsi dalam pengolahan makanan. Ester sukrosa adalah pengemulsi molekul kecil mengandung gugus sukrosa hidrofilik dan gugus asam lemak lipofilik. Mono-digliserida (MDGS) adalah pengemulsi yang banyak digunakan pada produk pangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sifat fisikokimia dan organoleptik es krim sari kecambah kedelai hitam dengan penambahan variasi pengemulsi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 taraf perlakuan. Metode pembuatan es krim yang digunakan adalah metode konvensional dengan memanfaatkan mixer. Hasil penelitian dianalisis dengan metode one way ANOVA menggunakan SPSS, dilanjutkan dengan uji menggunakan DMRT dengan taraf signifikan 0,05. Pengemulsi ester sukrosa dan MDGS berpengaruh positif pada sifat fisikokimia overrun, daya leleh, viskositas, warna, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat es krim sari kecambah kedelai. Sedangkan sifat organoleptik dari parameter warna, aroma, rasa, mouthfeel, dan aftertaste es krim yang menggunakan pengemulsi MDGS lebih disukai panelis.   Ice cream made from animal or plant-based milk. Plant-based ice cream is ice cream with a lower fat content. An alternative ingredient is black soybean sprout juice. Emulsifiers are one of the additives that help the suspension of a liquid into another liquid with a different polarity. Egg yolk contains lecithin and lecithoproteins that actively act as emulsifiers. Soy lecithin is used as an emulsifier in food processing. Sucrose esters are small-molecule emulsifiers containing hydrophilic sucrose groups and lipophilic fatty acid groups. Mono-diglycerides (MDGS) are emulsifiers that are widely used in food products. The purpose of this study was to determine the physicochemical and organoleptic properties of black soybean sprout juice ice cream with the addition of emulsifier variations. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of 4 levels of treatment. The conventional method of making ice cream is using a mixer. The results were analyzed using one ANOVA method using SPSS, followed by a DMRT test with a significant level of 0.05. Sucrose ester emulsifier and MDGS positively affected the physicochemical properties of overrun, melting power, viscosity, colour, protein content, fat content, and carbohydrate content of soybean sprout juice ice cream. The organoleptic properties of colour, aroma, taste, mouthfeel, and aftertaste parameters of ice cream using MDGS emulsifiers are preferred by panellists.
Pembuatan Material Sensor Kelembaban Relatif Berbasis Film Polianilin-Selulosa Ampas Tebu Anggi, Anggi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.2.107-112.2017

Abstract

Telah dilakukan pembuatan material sensor kelembaban relatif berbasis film polianilin-selulosa ampas tebu. Sintesis selulosa ampas tebu dilakukan menggunakan metode hidrolisis dengan penambahan NaOH 17,5% dan HCl 0,1 M. Pembuatan PANi-selulosa menggunakan 10 ml anilin dengan variasi selulosa  0,50 g, 1,00 g dan 1,50 g. PANi-selulosa yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan FTIR. Film PANi-selulosa dibuat dengan metode dip coating selama 10 menit. Pengukuran resistansi film PANi-selulosa terhadap perubahan kelembaban relatif menggunakan ohmmeter dilakukan dalam chamber. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan penambahan selulosa menghasilkan ikatan amina, alkana, alkena yang lebih banyak. Sintesis selulosa menghasilkan selulosa sebanyak 12,71 g dari 50,00 g ampas tebu. Material sensor kelembaban relatif yang dibuat dari bahan PANi-selulosa ampas tebu dapat bekerja pada kelembaban relatif 32,65 – 93,10 %. Pengukuran resistansi menunjukkan penambahan selulosa dan peningkatan kelembaban relatif akan memperkecil nilai resistansi. Linearitas sensor yang tertinggi didapatkan pada sampel dengan penambahan selulosa 1,00 g dengan R2 = 0,932. Uji durabilitas selama 18 hari menunjukkan nilai resistansi naik terutama pada kelembaban relatif di atas 75,51 %. Durabilitas tertinggi diperoleh pada sampel dengan penambahan selulosa 0,50 g.Kata kunci : polianilin, selulosa ampas tebu , sensor kelembaban
Gambaran Penggunaan Obat Nonsteroidal Anti-Inflamatory Drugs (NSAID) pada Pasien Osteoarthtritis (OA) Geriatri Anggi, Anggi; Aqsa, Kathina Deswi; Meilinasary, Khairunnisa Azani
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i2.1199

Abstract

Nyeri kronis adalah gejala umum dari osteoartritis (OA), kondisi sendi degeneratif yang sebagian besar menyerang lansia.  Pengobatan lini pertama untuk pereda nyeri OA adalah NSAID.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dalam mengobati pasien OA lanjut usia di poliklinik RSUD Dr. Abdul Aziz Singkawang menggunakan Wong-Baker Faces Scale (WBFS).  Sembilan puluh dari 115 pasien di masyarakat menjadi subjek penelitian observasional retrospektif ini. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pasien adalah perempuan (67%) dan NSAID yang paling banyak digunakan adalah Etoricoxib (67%). Namun, NSAID yang paling efektif dalam menurunkan nyeri adalah Meloxicam dengan rata-rata penurunan skor WBFS sebesar 2,18 (p<0.05) dan Etorixocib kurang efektif dalam menurunkan nyeri dengan rata-rata penurunan skor WBFS sebesar 1,83. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Meloxicam lebih efektif dibandingkan NSAID lainnya seperti Etoricoxib dalam meredakan nyeri OA pada pasien geriatri.