Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) BERBAHAN PANGAN LOKAL RONO TAPA TERHADAP BERAT BADAN BALITA DENGAN GIZI KURANG DI UPTD PUSKESMAS SINGGANI Asrianti, Asrianti; Tangkas, I Made; Sumarni, Sumarni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54283

Abstract

Gizi kurang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat pada balita di Indonesia dan berkaitan erat dengan praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yang belum optimal. Berdasarkan laporan kinerja UPTD Puskesmas Singgani bulan Agustus 2025, masih ditemukan 93 kasus gizi kurang (4,8%). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi PMBA berbahan pangan lokal Rono Tapa terhadap berat badan balita dengan gizi kurang di wilayah kerja UPTD Puskesmas Singgani. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan one-group pretest–posttest. Sampel terdiri atas 32 ibu yang memiliki balita usia 6–24 bulan dengan gizi kurang, dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa edukasi PMBA berbahan pangan lokal Rono Tapa diberikan melalui sesi edukasi terstruktur selama tiga minggu. Variabel yang diukur meliputi pengetahuan, sikap, dan praktik PMBA ibu, asupan zat gizi makro balita, serta perubahan berat badan balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna pada pengetahuan, sikap, dan praktik PMBA ibu, peningkatan asupan zat gizi makro, serta perubahan positif berat badan balita setelah intervensi (p < 0,05). Edukasi PMBA berbahan pangan lokal Rono Tapa berbasis digital efektif dalam memperbaiki praktik PMBA dan meningkatkan berat badan balita dengan gizi kurang, serta berpotensi menjadi model intervensi gizi berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan di layanan kesehatan primer.
Digital Literacy and Digital Ethics Strengthening Program For Generation Z in The Information Era for High School Students Masni, Masni; Asrianti, Asrianti; Gani, Andika Wahyudi; Muhtar, Muhtar; Suwahyu, Irwansyah; Asriadi, Muhammad
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i5.2533

Abstract

This community engagement program aims to enhance digital literacy and digital ethics among Generation Z, particularly high school students in grades XI and XII in Wonomulyo, in response to the complex challenges of the information era. As digital naives, Generation Z has broad access to technology but often lacks the critical and ethical skills necessary for responsible digital media use. This program was designed to provide a comprehensive understanding of how to use digital platforms wisely, safely, and ethically through participatory and experiential learning methods. The implementation included socialization sessions, interactive workshops, case simulations, group discussions, and student-led digital campaigns. The results showed a significant improvement in students’ conceptual understanding, critical thinking abilities, and ethical awareness in navigating digital content. Participants also displayed strong enthusiasm in formulating a digital code of ethics and raising collective awareness about the dangers of misinformation, cyberbullying, and negative digital footprints. With active support from school officials and facilitators, the program effectively fostered responsible digital citizenship. It is hoped that this initiative can be sustainably replicated within the school environment and further developed as part of a character education curriculum rooted in digital competence. Strengthening digital literacy and ethics is a crucial step in preparing young generations to face global challenges wisely and ethically.