Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS NILAI SOSIAL DALAM CERPEN SORE KERIKA ANGIN LAUT UTARA MEMANGGIL KARYA ANNISA MOEZHA Ayu, Dwi Kusuma; Wakhyudi, Yukhsan
DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Vol 9 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/jdpbsi.v5i1.2602

Abstract

This study aims to analyze the social values contained in the short story Sore Ketika Angin Laut Utara Memanggil by Annisa Moezha using a literary sociology approach. The short story portrays various aspects of the social life of coastal communities through its main character, Muzayyin. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques consisting of reading and note-taking. The findings show that the short story contains three main categories of social values according to Zubaedi: (1) compassion, (2) responsibility, and (3) harmony in life. Muzayyin is depicted as a figure who strongly upholds these values, although in the end, he succumbs to social and economic pressures. This short story not only conveys the social realities of village life but also reflects a shift in values due to changing times. The findings affirm the important role of literature as a medium for social criticism and a preserver of humanitarian values.
Resepsi Siswa Terhadap Nilai Moral dalam Cerita Anak dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar: Array Yukhsan Wakhyudi; Mulasih Mulasih
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v3i1.488

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu, pertama mendeskripsikan dan menjelaskan resepsi siswa terhadap nilai-nilai moral dalam cerita anak. Kedua, mendeskripsikan dan menjelaskan relevansi nilai-nilai moral dalam cerita anak dengan pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi dan pendekatan objektif. Teknik Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data interaktif. Dokumen dalam penelitian ini adalah lima belas cerita anak. Penelitian ini menggunakan validasi data triangulasi teori. Analisis dokumen dilakukan dengan cara membandingkan dokumen dari hasil catatan-catatan temuan, hasil tes esai dan wawancara dengan siswa. Hasil penelitian tentang resepsi sastra berkaitan dengan pemahaman terhadap tokoh utama, nilai pendidikan moral, perbandingan cerita anak yang ditulis orang dewasa dan cerita yang ditulis anak-anak, serta pentingnya kedudukan sastra anak. Hasil analisis berkaitan dengan relevansi nilai-nilai dalam cerita anak menunjukkan bahwa keseluruhan nilai pendidikan moral dalam lima belas cerita anak memiliki relevansi dengan pendidikan karakter di Sekolah Dasar sebagai upaya penanaman karakter siswa.
Kontribusi Sastra dalam Pendidikan: Array Yukhsan Wakhyudi; Ditia Yuliana Anggraeni
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2019): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v3i2.505

Abstract

Pembelajaran sastra mempunyai peranan yang penting dalam perkembangan kehidupan seorang anak. Hal ini disebabkan di dalam karya sastra terkandung nilai-nilai positif yang diyakini dapat membantu proses pembentukan karakter siswa. Seperti pada jenis karya sastra umumnya, sastra anak juga berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan, membentuk kepribadian anak, serta menuntun kecerdasan emosi anak. Sastra pada hakikatnya adalah citra dan gambaran kehidupan. Sastra berbicara tentang kehidupan, tentang berbagai persoalan hidup manusia, tentang kehidupan di sekitar manusia, tentang kehidupan pada umumnya, yang semuanya diungkap dengan bahasa yang khas. Artinya baik cara pengungkapan maupun bahasa yang dipergunakan untuk mengungkapkan berbagai persoalan hidup, atau biasa disebut gagasan, adalah khas sastra, khas dari pengertian lain daripada yang lain. Karena sastra berbicara mengenai kehidupan, sastra sekaligus juga memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kehidupan tersebut. Pemahaman itu datang dari eksplorasi terhadap berbagai bentuk kehidupan, penemuan dan pengungkapan berbagai macam karakter manusia dan lain-lain informasi yang dapat memperkaya pengetahuan dan pemahaman pembaca.
Implementasi Pendidikan Karakter Islami di Sekolah Dasar Islam Taallumul Huda Bumiayu: Array Yukhsan Wakhyudi; Yusup Wibisono
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2020): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v4i1.553

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Pendidikan Karakter Islami di Sekolah Dasar Islam Taalumul Huda Bumiayu. Pada dasarnya tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memaparkan bagaimana penerapan pendidikan karakter islami di Sekolah Dasar Islam Taalumul Huda Bumiayu. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif, di mana seluruh aspek dipaparkan secara deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi. Pendekatan tersebut dipilih karena peneliti menilai dapat mengidentifikasi hakikat pengalaman manusia tentang suatu fenomena tertentu dengan lebih objektif dan proporsional khususnya tentang pendidikan karakter islami. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter islami di Sekolah Dasar Islam Taalumul Huda Bumiayu dapat dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu: 1) Tahap Implementasi Pendidikan Karakter Islami di SD Ta’allumul Huda Bumiayu, 2) Bentuk Kegiatan, dan 3) Faktor pendukung dan penghambat. Pada bagian pertama yakni Tahap Implementasi Pendidikan Karakter Islami di SD Ta’allumul Huda Bumiayu memaparkan tentang perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Bagian kedua yakni bentuk kegiatan memaparkan tentang kegiatan kurikuler /intrakurikuler, kegiatan ko-kurikuler, dan kegiatan ekstrakurikuler. Pada bagian ketiga yakni faktor pendukung dan penghambat memaparkan tentang faktor pendukung dan faktor penghambat.
Internalisasi Nilai Moral pada Cerpen Kuda Terbang Pelepah Pisang Karya Sri Widyastuti: Array Mulasih Mulasih; Yukhsan Wakhyudi
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v4i2.638

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui internalisasi moral yang terdapat dalam cerpen Kuda Terbang Pelepah Pisang Karya Sri Widiyastuti. Objek penelitian ini adalah internalisasi nilai moral yang terdapat dalam cerpen Kuda Terbang Pelepah Pisang Karya Sri Widiyastuti. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan moral. Hasil penelitian terhadap cerpen Kuda Terbang Pelepah Pisang Karya Sri Widiyastuti menunjukan bahwa cerpen tersebut banyak mengandung Internalisasi nilai moral di dalamnya. Internalisasi yang ditemukan dalam cerpen tersebut adalah: 1) nilai moral tentang hubungan manusia dengan diri sendiri, 2) nilai moral tentang hubungan manusia dengan manusia lain, dan 3) nilai moral tentang hubungan manusia dengan lingkungan alam.
CERITA SEBAGAI MEDIA PENYAMPAIAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI: Array Yukhsan Wakhyudi; Ririn Setyorini
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Dialektika Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i2.901

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter Islami yang terkandung dalam cerita anak Anak Muslim Baca Hamdalah; Kumpulan Cerita Indahnya Bersyukur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian berupa Buku cerita anak Anak Muslim Baca Hamdalah; Kumpulan Cerita Indahnya Bersyukur. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Qibla yang memuat 10 cerita. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anak Muslim Baca Hamdalah; Kumpulan Cerita Indahnya Bersyukur karya Mulasih Tary”sebagai suatu karya sastra mengandung nilai pendidikan karakter Islami yang meliputi: 1) ajaran untuk senantiasa bersyukur; (2 peduli terhadap kesusahan orang lain; 3) ajaran untuk menghormati dan menghargai orang lain 4) ajaran untuk berperilaku hidup sehat dan bersih; 5) ajaran untuk senantiasa berusaha dan berdoa.Nilai-nilai yang ada dalam cerita anak tersebut menjadi dasar bahwa karya sastra dalam bentuk cerita anak dapat digunakan sebagai media atau sarana menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter islami yang berupa akhlak rasulullah pada anak-anak.
DIGLOSIA TUTURAN DALAM BAHASA KESEHARIAN MASYARAKAT DESA TARABAN, KECAMATAN PAGUYANGAN, KABUPATEN BREBES: Array Lilis Farkhatin; Ririn Setyorini; Yukhsan Wakhyudi
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Dialektika Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i2.903

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui variasi segi keformalan dan bentuk diglosia tuturan dalam bahas keseharian di masyarakat Taraban, Paguyangan, Brebes tinjauan sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan dalam percakapan yang berkaitan dengan bahasa diglosia dalam masyarakat di Desa Taraban, Paguyangan, Brebes. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Taraban, Paguyangan, Brebes ada 5 teknik pengumpulan data dalam penelitian ini: 1. Mengobservasi dengan mengamati peristiwa bertutur yang terjadi di masyarakat Desa Taraban, Paguyangan, Brebes, 2. Mentranskipkan percakapan yang didengar ke dalam bahasa tulis, 3. Mengidentifikasi tuturan yang mengacu pada diglosia, 4. Memberi kode data untuk tiap data yang dikumpulkan, 5. Mengklasifikasikan data yang berhubungan dengan diglosia sesuai dengan kajian sosiolinguistik. Hasil penelitian ini adalah variasi segi keformalan diglosia tuturan dalam bahasa keseharian di masyarakat Taraban, Paguyangan, Brebes.
Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan pada Buku Cerita Anak Terdampar di Dunia Plastik Karya Sukini: Array Mulasih .; Yukhsan Wakhyudi
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v6i1.1186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji buku anak dengan judul “Terdampar di Dunia Plastik” karya Sukini yang memuat pendidikan karakter peduli lingkungan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam buku tersebut terdapat sampah plastik sampai penyebab kerusakan alam yang berbahaya pada kelangsungan ekologi, serta cara-cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut seperti 1) membawa tas kain saat berbelanja; 2) membawa botol dan kotak makanan ketika bepergian; 3) tidak menggunakan peralatan makan dan minuman dari plastik sekali pakai; dan 4) menggunakan produk kemasan kaca atau kardus.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM SEJUTA SAYANG UNTUKNYA SUTRADARA HERWIN NOVIANTTO: Array Karina, Meti Fitrotunnisa; Wakhyudi, Yukhsan
DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Vol 3 No 1 (2022): DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.249 KB) | DOI: 10.58436/jdpbsi.v2i1.1199

Abstract

This study aims to describe and analyze the expressive speech acts in the film “Sejuta Sayang Untuknya” directed by Herwin Novianto. This study uses a ptagmatic approach The data of this research is in the form of dialogues quotes from characters in the film “Sejuta Sayang Untuknya” director by Herwin Novianto, which is indicated to contain expressive speech act. The source of this research data is the film “Sejuta Sayang Untuknya” director Herwin Novianto. The data collection technique used listening and note-talking techniques. The data analysis technique uses Miles and Huberman model analysis, which includes the process of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The results of the study found as many 57 data of expressive speech acts, including; a) expressive praise, beauty, kidness; b) expressive gratitude, good deeds, honesty, and awards achieved; c) expressive blaming, regretting the actions that have been done, and ; d) expressive flattering, other people are embarrased; e) expressive apologize, for disappointing the speaker; f) expressive criticizing, disrespectful treatmen, increasingly complicated education; g) expressive complaining, feeling disappointed because of the actions taken.
WUJUD KEBUDAYAAN DALAM ANTOLOGI CERITA RAKYAT BREBES SELATAN GALUH PURBA Yuliyanti, Amelia; Wakhyudi, Yukhsan
DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Vol 4 No 2 (2023): DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/jdpbsi.v2i2.1420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan dan menganalisis permasalahan wujud kebudayaan dalam antologi cerita rakyat Brebes Selatan Galuh Purba. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Objek penelitian adalah wujud kebudayaan dan kearifan lokal dalam Galuh Purba. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik catat, dan teknik wawancara. Sementara, teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan panarikan simpulan. Hasil penelitian membuktikan adanya wujud kebudayaan yang berupa wujud ideal berupa sapaan, aturan membunyikan klakson saat melintasi brug bodol, adagium lokal, dan lain-lain, wujud berupa aktivitas atau sistem sosial berupa ritual piwulang, tradisi tundan, dan lain-lain, dan wujud berupa artefak atau wujud fisik berupa Candi Pancurawis, Candi Mas Cilik, dan lain-lain   Kata kunci: wujud kebudayaan, cerita rakyat, antropologi sastra