Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

CERITA SEBAGAI MEDIA PENYAMPAIAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI: Array Yukhsan Wakhyudi; Ririn Setyorini
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Dialektika Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i2.901

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter Islami yang terkandung dalam cerita anak Anak Muslim Baca Hamdalah; Kumpulan Cerita Indahnya Bersyukur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian berupa Buku cerita anak Anak Muslim Baca Hamdalah; Kumpulan Cerita Indahnya Bersyukur. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Qibla yang memuat 10 cerita. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anak Muslim Baca Hamdalah; Kumpulan Cerita Indahnya Bersyukur karya Mulasih Tary”sebagai suatu karya sastra mengandung nilai pendidikan karakter Islami yang meliputi: 1) ajaran untuk senantiasa bersyukur; (2 peduli terhadap kesusahan orang lain; 3) ajaran untuk menghormati dan menghargai orang lain 4) ajaran untuk berperilaku hidup sehat dan bersih; 5) ajaran untuk senantiasa berusaha dan berdoa.Nilai-nilai yang ada dalam cerita anak tersebut menjadi dasar bahwa karya sastra dalam bentuk cerita anak dapat digunakan sebagai media atau sarana menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter islami yang berupa akhlak rasulullah pada anak-anak.
DIGLOSIA TUTURAN DALAM BAHASA KESEHARIAN MASYARAKAT DESA TARABAN, KECAMATAN PAGUYANGAN, KABUPATEN BREBES: Array Lilis Farkhatin; Ririn Setyorini; Yukhsan Wakhyudi
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Dialektika Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i2.903

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui variasi segi keformalan dan bentuk diglosia tuturan dalam bahas keseharian di masyarakat Taraban, Paguyangan, Brebes tinjauan sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan dalam percakapan yang berkaitan dengan bahasa diglosia dalam masyarakat di Desa Taraban, Paguyangan, Brebes. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Taraban, Paguyangan, Brebes ada 5 teknik pengumpulan data dalam penelitian ini: 1. Mengobservasi dengan mengamati peristiwa bertutur yang terjadi di masyarakat Desa Taraban, Paguyangan, Brebes, 2. Mentranskipkan percakapan yang didengar ke dalam bahasa tulis, 3. Mengidentifikasi tuturan yang mengacu pada diglosia, 4. Memberi kode data untuk tiap data yang dikumpulkan, 5. Mengklasifikasikan data yang berhubungan dengan diglosia sesuai dengan kajian sosiolinguistik. Hasil penelitian ini adalah variasi segi keformalan diglosia tuturan dalam bahasa keseharian di masyarakat Taraban, Paguyangan, Brebes.
Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan pada Buku Cerita Anak Terdampar di Dunia Plastik Karya Sukini: Array Mulasih .; Yukhsan Wakhyudi
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v6i1.1186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji buku anak dengan judul “Terdampar di Dunia Plastik” karya Sukini yang memuat pendidikan karakter peduli lingkungan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam buku tersebut terdapat sampah plastik sampai penyebab kerusakan alam yang berbahaya pada kelangsungan ekologi, serta cara-cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut seperti 1) membawa tas kain saat berbelanja; 2) membawa botol dan kotak makanan ketika bepergian; 3) tidak menggunakan peralatan makan dan minuman dari plastik sekali pakai; dan 4) menggunakan produk kemasan kaca atau kardus.